DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
1. Deskripsi 2 jenis FMA yang diuji ... 36
2. Standar dosis pemupukan bibit kelapa sawit ... 40
3. Jadwal Pemupukan (Penelitian 1) ... 41
4. Jadwal Pemupukan (Penelitian 2) ... 48
5. Rekapitulasi analisis ragam data penelitian ... 51
6. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada tinggi tanaman .... 52
7. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada jumlah daun yang telah membuka sempurna ... 53 8. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada berat basah tajuk 54 9. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada bobot kering tajuk ... 55 10. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada jumlah akar primer ... 56 11. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada bobot basah akar primer ... 57 12. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada bobot kering akar primer ... 58 13. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada bobot basah akar sekunder ... 59 14. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada bobot kering akar sekunder ... 60 15. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada total bobot kering akar ... 61 16. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada total bobot kering tanaman ... 62 17. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada rasio tajuk/akar ... 63
18. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada volume akar ... 64
19. Pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk fosfat pada infeksi akar ... 65
20. Korelasi infeksi akar oleh FMA dengan beberapa variabel pengamatan ... 70 21. Rekapitulasi analisis ragam data penelitian ... 73
22. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada tinggi tanaman ... 74
25. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada bobot kering tajuk ... 77 26. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada jumlah akar primer ... 78 27. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada bobot basah akar
primer ... 79
28. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada bobot kering akar primer ...
80
29. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada bobot basah akar sekunder ...
81
30. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada bobot kering akar sekunder ...
82
31. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada total bobot kering akar ...
83
32. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada total bobot kering tanaman ...
84
33. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada shoot/root ... 85 34. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada volume akar ... 86 35. Pengaruh jenis mikoriza dan bahan organik pada infeksi akar ... 87 36. Korelasi % infeksi FMA pada akar dengan peubah pertumbuhan
lainnya. ...
93
37. Hasil analisis tanah penelitian 1 ... 108 38. Rekapitulasi uji homogenitas ragam ... 108 39. Data tinggi tanaman bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah
aplikasi FMA dan pupuk P ...
109
40. Analisis ragam tinggi tanaman bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
109
41. Analisis ragam tinggi tanaman bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ...
110
42. Data jumlah daun yang telah membuka sempurna pada bibit kelapa sawit umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
110
43. Analisis ragam jumlah daun yang telah membuka sempurna pada
bibit kelapa sawit umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
111
44. Analisis ragam jumlah daun yang telah membuka sempurna pada
bibit kelapa sawit umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ...
111
45. Data bobot segar tajuk bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
112
46. Analisis ragam bobot segar tajuk bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
112
47. Data bobot kering tajuk bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
113
48. Analisis ragambobot kering tajuk bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
113
49. Analisis ragam bobot kering tajuk bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ...
114
50. Data jumlah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
114
51. Analisis ragam jumlah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7
52. Analisis ragam jumlah akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ...
115
53. Data bobot basah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
116
54. Analisis ragam bobot basah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
116
55. Analisis ragam bobot basah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ...
117
56. Data bobot kering akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
117
57. Analisis ragam bobot kering akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
118
58. Analisis ragam bobot basah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ...
118
59. Data bobot basah akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
119
60. Analisis ragam bobot basah akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
119
61. Analisis ragam bobot basah akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ...
120
62. Data bobot kering akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
120
63. Analisis ragam bobot kering akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
121
64. Analisis ragam bobot kering akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ...
121
65. Data total bobot kering akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
122
66. Analisis ragam total bobot kering akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
122
67. Data total bobot kering tanaman pada bibit kelapa sawit umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
123
68. Analisis ragam total bobot kering tanaman pada bibit kelapa sawit umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
123
69. Data rasio tajuk/akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
124
70. Analisis ragam rasio tajuk/akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
124
71. Data volume akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
125
72. Analisis ragam volume akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P ...
125
73. Analisis ragam volume akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ...
126
74. Data infeksi akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah
aplikasi FMA dan pupuk P ...
75. Analisis ragam infeksi akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan
setelah aplikasi FMA dan pupuk P ... 127
76. Analisis ragam infeksi akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan pupuk P (Transformasi √x) ... 127 77. Data hasil analisis tanah ... 128
78. Data hasil analisis bahan organik ... 128
79. Komposisi bahan organik ... 128
80. Rekapitulasi uji homogenitas ragam ... 129 81. Data tinggi tanaman bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah
aplikasi FMA dan bahan organik ...
130
82. Analisis tinggi tanaman bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
130
83. Analisis ragam tinggi tanaman bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik (Transformasi √x) ...
131
84. Data jumlah daun yang telah membuka sempurna pada bibit kelapa
sawit umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
131
85. Analisis jumlah daun yang telah membuka sempurna pada bibit
kelapa sawit umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ....
132
86. Data bobot basah tajuk bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
132
87. Analisis ragam bobot basah tajuk bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
133
88. Data bobot kering tajuk bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
133
89. Analisis ragam bobot kering tajuk bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
134
90. Data jumlah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
134
91. Analisis ragam tinggi tanaman bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
135
92. Analisis ragam jumlah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik (Transformasi √x) ...
135
93. Data bobot basah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
136
94. Analisis ragam bobot basah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
136
95. Analisis ragam bobot basah akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik (Transformasi √x) ....
137
96. Data bobot kering akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
137
97. Analisis ragam bobot kering akar primer bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
138
98. Data bobot basah akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
138
99. Analisis ragam bobot basah akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
139
umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik (Transformasi
√x) ... 139
101. Analisis ragam bobot kering akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan ...
140
102. Analisis ragam bobot kering akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
140
103. Analisis ragam bobot kering akar sekunder bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik (Transformasi √x) ...
141
104. Analisis ragam total bobot kering akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
141
105. Analisis ragam total bobot kering akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
142
106. Analisis ragam total bobot kering akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik (Transformasi √x) ...
142
107. Data total bobot kering tanaman bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
143
108. Analisis ragam total bobot kering tanaman bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
143
109. Data rasio tajuk akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
144
110. Analisis ragam rasio tajuk/ akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
144
111. Analisis ragam rasio tajuk/ akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik (Transformasi √x) ...
145
112. Data volume akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah
aplikasi FMA dan bahan organik ...
145
113. Analisis ragam volume akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
146
114. Analisis ragam volume akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik (Transformasi Log x) ...
146
115. Data infeksi akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah
aplikasi FMA dan bahan organik ...
147
116. Analisis ragam volume akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan setelah aplikasi FMA dan bahan organik ...
147
117. Analisis ragam volume akar bibit kelapa sawit pada umur 7 bulan