Asam nitrat murni
Full text
(2) !" # #" $% !& "'' '' ( )*+%,)+-*+-+ . ! / / ! *'' *+ ## / /" /#0# # " '' ##'#"/ /#1 11 1c 2'# # c #'' # # 3''' 2$
(3) )*+% " ! 4 /"/'' )*+%5)+ )*+%5%)+ *'' *+6 ## 7 7 7 /' ' " "/# 8' '#'' # /"## #9 / '' /' # /# . : ;<7 7 < /" ##"' " '" '&# 7 ' " //''/ /" ' #'/ # /#' /#&/" '' 8 #' #'/ c # ' & "(##" / =%
(4) '#> ' '*+%'' /# ''")%+- )*+%-)+,)%+--*+%.
(5) : ;<7 7' : ;? #' < ' '/" ' / 7 #' 78'/ 9 ' " " '? #'##'##'& //# < /" ' / "79' '' *+ !-)--*+%,!--*+-)+ <7 7 ' " '' *+ /# %!-$)*+%,%! *+% -*+-)+ & ' '"' ) )/ 0 " 0 "# ! / 2 / #'( 0 -)*+% @ ,0 *+% @ -) c /# #'/# '"# # : ;8 7 &' ! " A "# c# ## /" # #'' /# #'' ##)# 7&' 7 / $
(6)
(7) : ;? '#' & '#'"# #' #'" /' '#' ' '' ''' !-)*+%,!+-*+-)+ .
(8) %!-)*+%,%!+-*+-)+. : ;< ' c
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17) ! c " # $
(18) % $. o : Pembuatan CuSO4.5H2O 1.Membuat dan mengenal sifat kristal tembaga (II) sulfat 2.Memahami proses pembentukan kristal
(19) Dalam suatu Sistem Periodik Unsur (SPU), tembaga (Cu) termasuk ke dalam golongan 11. Tembaga, perak dan emas disebut logam koin karena dipakai sejak lama sebagai uang dalam bentuk lempengan (koin). Hal ini disebabkan oleh logam ini tidak reaktif, sehingga tidak berubah dalam waktu yang lama. Tembaga adalah logam berdaya hantar listrik tinggi, maka dipakai sebagai kabel listrik. Tembaga tidak larut dalam asam yang bukan pengoksidasi tetapi tembaga teroksidasi oleh HNO3 sehingga tembaga larut dalam HNO3. Bentuk pentahidrat yang lazim terhidratnya, yaitu kehilangan empat molekul airnya pada 110 °C dan kelima-lima molekul air pada 150 °C. Pada 650 °C, tembaga (II) sulfat mengurai menjadi tembaga (II) oksida (CuO), sulfur dioksida (SO2) dan oksigen (O2) .. Tembaga (Cu) merupakan salah satu logam yang paling ringan dan paling aktif. Cu+ mengalami disproporsionasi secara spontan pada keadaan standar (baku). Hal ini bukan berarti larutan senyawa Cu(I) tidak mungkin terbentuk. Untuk menilai pada keadaan bagaimana mereka ditemukan, yaitu jika kita mencoba membuat (Cu+) cukup banyak pada larutan air, Cu2+ akan berada pada jumlah banyak (sebab konsentrasinya harus sekitar dua juta dikalikan pangkat dua dari Cu+. Disproporsionasi akan menajdi sempurna. Di lain pihak jika Cu+ dijaga sangat rendah (seperti pada zat yang sedikit larut atau ion kompleks mantap), Cu2+ sangat kecil dan tembaga (I) menjadi mantap . Tembaga (II) sulfat mempunyai banyak kegunaan di bidang industri diantaranya untuk mebuat campuran Bordeaux (sejenis fungisida) dan senyawa tembaga lainnya. Senyawa ini juga digunakan dalam penyepuhan dan pewarnaan tekstil serta sebagai bahan pengawet kayu. Bentuk anhidratnya digunakan untuk mendeteksi air dalam jumlah kelumit. Tembaga sulfat juga dikenal sebagai vitriol biru . Tembaga (II) sulfat merupakan padatan kristal biru, CuSO4.5H2O triklini. Pentahidratnya kehilangan 4 molekul air pada 1100 C dan yang ke lima pada 1500C membentuk senyawa anhidrat berwarna putih..
(20) Pentahidrat ini dibuat dengan mereaksikan tembaga (II) oksida atau tembaga (II) karbonat dengan H2SO4 encer, larutannya dipanaskan hingga jenuh dan pentahidrat yang biru mengkristal jika didinginkan. Pada skala industri, senyawa ini dibuat dengan memompa udara melaluicampuran tembaga panas dengan H2SO4 encer. Dalam bentuk pentahidrat, setiap ion tembaga (II) dikelilingi oleh empat molekul air pada setiap sudut segi empat, kedudukan kelima dan keenam dari oktahedral ditempati oleh atom oksigen dari anion sulfat, sedangkan molekul air kelima terikat oleh ikatan hidrogen Salah satu sifat dari logam tembaga yaitu tembaga tidak larut dalam asam yang bukan pengoksidasi tetapi tembaga teroksidasi oleh HNO3 sehingga tembaga larut dalam HNO3. 3Cu(s) + 8H+(aq) + 2NO3-(aq) 3Cu2+(aq) + 2NO(g) + 4H2O Logam tembaga dibuat dari tembaga sulfida (Cu2S) yang dioksidasi dengan oksigen. Cu2S + 2O2 2CuO + SO2 2CuO + Cu2S SO2 + 4Cu Garam tembaga dalam larutan berwarna biru pucat, karena membentuk ion Cu(H2O)42+. Jika larutan ini ditambah amonia akan menghasilkan ion Cu(NH3)42+ yang berwarna biru pekat. Senyawa CuCl2, Cu2Br2, Cu2I2 sukar larut dalam air dengan Ksp masing-masing 1,9.10-7, 5.10-9, dan 1.10-12. Senyawa Cu2O dan Cu2S dapat dibuat langsung dari unsurnya pada suhu tinggi. Kedua senyawa ini cenderung nonstoikiometrik karena dapat pula sebagian membentuk CuO dan CuS . Senyawa-senyawa Cu (I) berwarna putih kecuali oksidasinya merah. Sedangkan senyawa Cu (II) hidratnaya biru dan anhidratnya abu-abu. Senyawa-senyawa Cu (II) lebih stabil dalam larutan. Mereka beracun dan mengion yang berwarna gelap (biru gelap) yang terbentuk dengan larutan amonia berlebihan. Cu digunakan buat kabel/kawat/peralatan listrik; dalam logam-logam paduan; monel, perunggu kuningan, perak jerman, perak nikel untuk ketel dan lain-lain . Secara umum garam tembaga (I) tidak larut dalam air dan tidak berwarna, perilakunya mirip perilaku senyawa perak (I). Mereka mudah dioksidasi menjadi senyawa tembaga (II), yang dapat diturunkan dari tembaga(II) oksida, CuO, hitam. Garam-garam tembaga (II) umumnya berwarna biru, baik dalam bentuk hidrat, padat, maupun dalam larutan air; warna ini benar-benar khas hanya untuk ion tetraakuokuprat (II) [Cu(H2O)4]2+ saja. Batas terlihatnya warna ion kompleks tetraakuokuprat(II) (yaitu, warna ion tembaga (II) dalam larutan air), adalah 500 ʅg dalam batas konsentrasi 1 dalam 104. Garam-garam tembaga (II) anhidrat, seperti tembaga (II) sulfat anhidrat CuSO4, berwarna putih (atau sedikit kuning). Larutan amonia bila ditambahkan dalam jumlah yang sangat sedikit terbentuk endapan biru suatu garam basa (tembaga sulfat basa). Bila dalam keadaan basah dibiarkan terkena udara, tembaga (II) sulfida cenderung teroksidasi menjadi tembaga (II) sulfat, dan karenanya menjadi dapat larut dalam air. Banyak sekali panas yang dilepaskan pada proses ini . c Alat Beker gelas 1000 ml Bahan: gelas borosilikat. Volume : 1000 ml. Berskala teratur dan permanen warna putih, tingkatan untuk percobaan siswa. Kegunaan Tempat untuk percobaan, proses difusi osmosis. Gelas ukur 100 ml Gelas dengan penutup. Dasar bundar, Tingkatan: untuk siswa. Kapasitas: 100 ml. Kegunaan Untuk mengukur volume larutan.
(21) Neraca analisis : digunakan untuk menimbang padatan kimia. Batang pengaduk Batang gelas, dengan ujung bulat dan ujung yang lain pipih. Panjang 15 cm. Kegunaan Pengocok larutan Bahan H2SO4 Pekat Keping tembaga HNO3 pekat Kertas Saring Pengamatan No. Prosedur Percobaan Hasil Pengamatan 1. 2. 3. 4.. 5. 6. 7. 8. Dimasukkan air ke dalam gelas beker. Ditambahkan 8,5 mL H2SO4 pekat. Ditambahkan 5 gram tembaga. Ditambahkan 12,5 mL HNO3 pekat.. Dilakukan pengadukan terus menerus ± 30 menit. Dipanaskan. Disaring larutan Didiamkan dan Ditimbang kristal yang terbentuk.
(22) V = 50 mL Larutan bening dan hangat. Larutan berwarna bening, dan tembaga tidak larut. Larutan mendidih, warna larutan biru keruh, dan terdapat uap berwarna coklat. Tembaga melarut. Larutan berwarna biru bening, dan terdapat uap putih. Filtrat berwarna biru. Kristal berwarna biru (m = 14,18 gram). Perhitungan Diketahui : m Cu = 2,5 g m kristal = 7,8262 g BM CuSO4.5H2O = 249,55 g/mol BA Cu = 63,55 g/mol Ditanya : Rendemen = ͙.. Jawab : Reaksi : Cu2+ + SO42- + 5H2O ї CuSO4.5H2O Mol Cu = 2,5 / 63,55 = 0,0393 mol mol CuSO4.5H2O = mol Cu = 0,0393 mol Massa CuSO4.5H2O = mol CuSO4.5H2O x BM CuSO4.5H2O = 0,0393 mol x 249,55 gram/mol = 9,807 gram Rendemen = 7,8262 / 9,807 × 100% = 79,8% ß
(23) ß
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30) !
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38) "
(39)
(40)
(41)
(42)
(43) # $%&ß
(44)
(45)
(46)
(47) # '()$%&*# $%&'$%)')()% $
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63) +
(64)
(65)
(66)
(67) + ,
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74) -
(75)
(76) +
(77)
(78)
(79) .
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86) ß
(87)
(88)
(89)
(90) # '&(.%/*/# .%/)').%)'&()% !
(91)
(92)
(93)
(94) +
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)
(101) $
(102)
(103)
(104)
(105)
(106) "
(107)
(108)
(109)
(110) -
(111)
(112)
(113)
(114) -
(115)
(116)
(117) ß
(118)
(119)
(120)
(121)
(122)
(123) # '/()%'()$%&')(.%/*# $%&'()%').%)
(124)
(125)
(126)
(127)
(128) + ,
(129)
(130)
(131) 0
(132)
(133) ß
(134)
(135)
(136)
(137)
(138)
(139) (
(140)
(141)
(142) 0
(143)
(144)
(145)
(146)
(147)
(148) +
(149)
(150)
(151) 0
(152)
(153) + $
(154)
(155)
(156) .
(157)
(158) ß
(159)
(160)
(161)
(162) # .%/)'()$%&*# $%&')(.%/ # $%&'()%*# $%&()% -
(163)
(164)
(165)
(166)
(167)
(168) +
(169)
(170) .
(171)
(172)
(173)
(174) ,
(175)
(176)
(177)
(178)
(179)
(180)
(181) 0
(182) 0
(183) ß
(184)
(185) .
(186)
(187) # )''/()%'()$%&')(.%/*# $%&()%').%) -
(188)
(189)
(190)
(191) . # $%&()%
(192)
(193) 12)3)
(194)
(195)
(196)
(197)
(198)
(199)
(200)
(201) .
(202)
(203) 1425 -
(204) ß
(205) # $%&()%
(206)
(207)
(208)
(209)
(210) .
(211)
(212)
(213)
(214)
(215)
(216) # $%&()%
(217) + .
(218)
(219) # $%&()%
(220)
(221) +
(222)
(223)
(224)
(225) . # $%&()%
(226)
(227)
(228) .
(229)
(230) 12)3)
(231)
(232)
(233) # $%&()%
(234)
(235) 1425 6
(236)
(237)
(238) -
(239)
(240) -
(241)
(242)
(243) 7 844)-, ,9
(244) o): -
(245)
(246) : o
(247) 6 841)
(248) #
(249) #
(250)
(251)
(252) 6
(253) $ ;<
(254)
(255) !
(256)
(257) =# >>+++
(258)
(259) )&. 9
(260)
(261) ) 2 ß
(262) 6(8421 $ c- ß
(263) ?
(264) o/ ß
(265)
(266) : .
(267) $
(268) 9<844 c % - ? $
(269) ß-?
(270) ß o o @@ß
(271) # $%&()%Ac
(272) = 7
(273) ß
(274) ß
(275)
(276)
(277)
(278)
(279)
(280)
(281) !
(282)
(283)
(284)
(285)
(286)
(287)
(288)
(289) "
(290)
(291)
(292)
(293)
(294) # $%&ß
(295)
(296)
(297)
(298) # '()$%&*# $%&'$%)')()% $
(299)
(300)
(301)
(302)
(303)
(304)
(305)
(306)
(307)
(308)
(309)
(310)
(311)
(312)
(313)
(314) +
(315)
(316)
(317)
(318) + ,
(319)
(320)
(321)
(322)
(323)
(324)
(325) -
(326)
(327) +
(328)
(329)
(330)
(331)
(332)
(333)
(334)
(335)
(336) ß
(337)
(338)
(339)
(340) # '&(.%/*/# .%/)').%)'&()%. !
(341)
(342)
(343)
(344) +
(345)
(346)
(347)
(348)
(349)
(350)
(351) $
(352)
(353)
(354)
(355)
(356) "
(357)
(358)
(359)
(360) -
(361)
(362)
(363)
(364) -
(365)
(366)
(367) ß
(368)
(369)
(370)
(371)
(372)
(373) # '/()%'()$%&')(.%/*# $%&'()%').%).
(374)
(375)
(376)
(377)
(378) + ,
(379)
(380)
(381) 0
(382)
(383) ß
(384)
(385)
(386)
(387)
(388)
(389) (
(390)
(391)
(392) 0
(393)
(394)
(395)
(396)
(397)
(398) +
(399)
(400)
(401) 0
(402)
(403) + $
(404)
(405)
(406) .
(407)
(408) ß
(409)
(410)
(411)
(412) .
(413) # .%/)'()$%&*# $%&')(.%/ # $%&'()%*# $%&()% -
(414)
(415)
(416)
(417)
(418)
(419) +
(420)
(421) .
(422)
(423)
(424)
(425) ,
(426)
(427)
(428)
(429)
(430)
(431)
(432) 0
(433) 0
(434) ß
(435)
(436) .
(437)
(438) #. )'. '/()%'()$%&')(.%/*# $%&()%').%). -
(439)
(440)
(441)
(442) . # $%&()%
(443)
(444) 8&82
(445)
(446)
(447)
(448)
(449)
(450)
(451)
(452) .
(453)
(454) /385 -:$?ß,!c. ß
(455) # $%&()%
(456)
(457)
(458)
(459)
(460) .
(461)
(462)
(463)
(464)
(465)
(466) # $%&()%
(467) +
(468)
(469) # $%&()%
(470)
(471) +
(472)
(473)
(474)
(475) . # $%&()%
(476)
(477)
(478)
(479)
(480) 8&82
(481)
(482)
(483) # $%&()%
(484)
(485) /385 6:B:6:.$. &" #" B'' == ï
(486) C# D & D#C )
(487) 6 841)
(488) #
(489) #
(490)
(491)
(492) 6
(493) $ ;<
(494)
(495) !
(496)
(497) =# >>+++
(498)
(499) )&. 9
(500)
(501) ) 2 / ß
(502) 6 ( 8421 $ c ï
(503)
(504) ß
(505)
(506) : . <9#"E == c
(507) ï
(508)
(509) 84� 8 CC .
(510)
Related documents
Table 2 shows that the proportion of age based on the anxiety level in patients with CKD undergoing hemodialysis at the Rasyida Kidney Special Hospital, resulting patients with
Using information provided by both BTC and Vanguard, we attempted to reconcile the NRT inventory balances for the fourth quarter of Fiscal Year 2008 and identified some variances
The share of foreign companies in premiums trebled to reach 17.9% in 1997 and then doubled to 35.1% in 2002 but foreign direct investment in the insurance business remained around
Key criminal justice actors involved in the implementation of EM in Scotland include judicial officers (mainly sheriffs and, much less commonly, lay justices),
Vocalista Harmonic Choir (VHC) merupakan sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang anggotanya berasal dari 3 Fakultas, yaitu Fakultas
Hay una norma en el articulado del Convenio donde —en consonancia con su propia denominación y con lo expuesto en su preámbulo— se manifiesta a las claras la centralidad del
Any investment strategy that is based upon buying well-run, good companies and expecting the growth in earnings in these companies to carry prices higher is dangerous, since it
This research aimed to know the extent to which using picture stories is effective in improving students’ reading comprehension especially in reading narrative text at the first