Annual Report PT. Jembo Cable Company, Tbk. 2011

106 

Full text

(1)
(2)

01 • Visi, Misi, Nilai Nilai dan Kebijakan Mutu Perusahaan

The Company’s Vision, Mission, Value and Quality Policies

02 • Ikhtisar Keuangan Financial Highlight 03 • Laporan Dewan Komisaris

Report from the Board of Commissioners 05• Profil Dewan Komisaris

Profile of the Board of Commissioners 06 • Laporan Direksi

Report from the Board of Directors 08 • Profil Direksi

Profile from the Board of Directors 10 • Profil Perseroan

Company Profile 17 • Ikhtisar Mengenai Saham Highlight on Shares

18 • Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Good Corporate Governance 25 • Laporan Komite Audit Audit Committee Report

28 • Analisa dan Pembahasan Managemen Management Analysis and Review 34 • Struktur Organisasi

Organization Structure

35 • Lembar Persetujuan Dewan Komisaris dan Direksi

Approval of the Board Commissioners and the Board of Directors

37 • Laporan Auditor Auditor’s Report

DAFTAR ISI

(3)

Visi

Menjadikan PT Jembo Cable Company Tbk. sebagai produsen yang terdepan dalam industri kawat dan kabel :

• Reputasi yang sangat baik. • Posisi keuangan yang sehat. • Lingkungan kerja yang sehat.

• Pengembangan yang berkesinambungan. Misi

Menjadikan seluruh mitra usaha kita sebagai pemenang, antara lain : • Pelanggan,

• Karyawan,

• Penyalur, agen dan pemasok, • Pemegang saham.

Memberi peluang kepada karyawan untuk menjadi unggul sehingga berdampak baik bagi pertumbuhan Perusahaan.

• Dengan meletakkan dasar yang baik dan kuat sehingga

memungkinkan karyawan untuk meraih target mereka sesuai dengan kemampuannya.

Nilai-Nilai

• Memberikan nilai tambah dari apapun yang kita kerjakan. • Pelanggan adalah pusat sasaran dari seluruh yang kita kerjakan. • Pengembangan yang berkesinambungan merupakan kunci sukses kita • Setiap orang, tanpa pengecualian, terlibat, diberdayakan dan kontribusi mereka diakui serta prestasi mereka dihargai.

• Kami bertanggung jawab terhadap komunitas di tempat tinggal kita dan masyarakat dunia.

• Menjadikan PT Jembo Cable Company Tbk. tempat bekerja yang baik, menyenangkan, aman dan sehat. Kita bekerja sebagai kelompok di dalam lingkungan yang saling mempercayai, menghormati menghargai, jujur dan adil.

Kebijakan Mutu

• PT Jembo Cable Company Tbk. berusaha untuk menjadi produsen yang terdepan dalam industri kawat dan kabel di Indonesia. • Kami bertekad untuk memproduksi produk yang sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan yang diinginkan oleh pelanggan. • Setiap orang terlibat, bermotivasi dan berpengetahuan untuk membuat kemajuan yang berkesinambungan dalam rangka

Vision

To turn PT Jembo Cable Company Tbk. into the foremost producer in the wire and cable industry: • Very good reputation.

• Sound financial position. • Healthy work environment. • Continual development. Mission

To make all our stakeholders as winners, among others :

• Customers, • Employees,

• Distributor, agent and supplier, • Shareholders.

Provide opportunities to the employees to become excellent so that it will have a good impact on the Company’s growth.

• By laying a good and strong foundation enabling employees to achieve their target according to their capabilities.

Values

• Provide added value to all that we work on. • The customer is the center of the objective of all what we do.

• Ongoing development is the key to our success • Everybody without exception are involved, enabled and their contribution acknowledged and their performance appreciated.

• We are responsible to the community in our place and the global public.

• To make PT Jembo Cable Company Tbk. a good place to work, comfortable, safe and healthy. We work as a group in a trustworthy environment respecting each other, honestly and fair.

Quality Policy

• PT Jembo Cable Company Tbk. efforts to become the foremost producer in the wire and cable industry in Indonesia.

• We are determined to produce products which are according to the needs and requirements needed by our customers.

• Everybody is involved, motivated and has the knowledge to continually advance in the

VISI, MISI, NILAI - NILAI DAN KEBIJAKAN

MUTU PERUSAHAAN

THE COMPANY’S VISION, MISSION,

VALUES AND QUALITY POLICIES

Lapor an T ahunan - Annual R epor

01

(4)

Dalam Miliar Rupiah In Billion Rupiahs

(Kecuali jumlah Saham yang beredar dan laba bersih per saham) (Except for Number of outstanding Shares and Net Profit per share) Permodalan Equity

Jumlah Saham yang beredar (dalam juta lembar) Number of outstanding Shares (in million) Modal Saham Share Capital

Posisi Keuangan Financial Position

Aset Lancar Current Assets

Investasi dalam Saham Investment in Stock Aset Tetap Fixed Assets

Aset lain-lain Other Assets Jumlah Aset Total Assets Liabilitas Lancar Current Liability

Liabilitas Tidak Lancar Non-Current Liability Ekuitas Equity

Jumlah Liabilitas & Ekuitas Total Liability & Equity Hasil Usaha Operational Income

Penjualan Bersih Net Sales

Beban Pokok Penjualan Cost of Good Sales Laba (Rugi) Kotor Gross (Loss) Profit

Laba (Rugi) dari Usaha Income (Loss) from Expense Laba (Rugi) Bersih Net (Loss) Profit

Laba Komprehensif Comprehensive Profit

Laba (Rugi) Bersih per Saham (dalam rupiah penuh) Net (Loss) Profit per Share (in full rupiah)

Rasio-Rasio Keuangan Financial Ratios

Laba (Rugi) Bersih / Jumlah Aset Net (Loss) Profit / Total Assets Laba (Rugi) Bersih / Ekuitas Net (Loss) Profit / Equity

Rasio Lancar Current Ratio Liabilitas / Ekuitas Liability / Equity

Liabilitas / Jumlah Aset Liability / Total Assets Ekuitas / Jumlah Aset Equity / Total Assets

Laba Kotor / Penjualan Bersih Gross Profit / Net Sales Laba (Rugi) Usaha / Penjualan Bersih

Operating (Loss) Profit / Net Sales Laba (Rugi) Bersih / Penjualan Bersih Net (Loss) Profit / Net Sales

2011 151,2 75,6 521,1 1,8 80,0 24,1 627,0 467,8 31,8 127,4 627,0 1.267,4 1.148,4 119,0 59,6 29,7 28,8 196,4 % 4,7 23,3 111 392 79,7 20,3 9,4 4,7 2,3 2010 151,2 75,6 461,1 2,7 79,8 18,5 562,0 438,9 24,4 98,7 562,0 830,7 784,4 46,3 3,5 (1,0) 0,7 (6,7) % -105 469 82,4 17,6 5,6 0,4 -2009 151,2 75,6 459,6 1,0 83,2 43,5 587,3 465,8 19,0 102,5 587,3 762,9 694,3 68,6 23,3 15,8 -104,7 % 2,7 15,4 99 473 82,5 17,5 9 3,1 2,1 2008 151,2 75,6 558,9 1,5 90,1 22,9 673,4 568,5 17,7 87,2 673,4 1131,1 1026,6 104,5 55,4 0,08 -0,52 % -154 672,3 87 12,9 9,2 4,9 -2007 151,2 75,6 363,5 1,6 93,9 11,5 470,5 359,8 23,4 87,3 470,5 735,6 634,5 101,1 51,1 22,9 -152 % 4,9 26,2 101 438,9 81,4 18,6 13,7 6,9 3,1

IKHTISAR KEUANGAN

FINANCIAL HIGHLIGHT

(5)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

03

LAPORAN DEWAN KOMISARIS

REPORT FROM THE BOARD OF

COMMISSIONERS

Para Pemegang Saham yang terhormat,

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa yang oleh karena kasih dan anugrah-Nya, telah menghantarkan PT Jembo Cable Company Tbk. dapat melalui tahun 2011 dengan baik.

Perjalanan usaha Perseroan sepanjang tahun 2011 dapat dikatakan cukup menggembirakan. Hal ini terlihat dari adanya perbaikan dalam pencapaian akhir kinerja Perseroan dibanding tahun 2010 lalu, oleh karena itu Dewan Komisaris sangat menghargai kerja keras yang telah dilakukan oleh jajaran Direksi, dalam upaya meningkatkan produktifitas Perseroan.

Dewan Komisaris telah meneliti dan mempelajari Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan tahun 2011 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi & Rekan (member firm of BDO International) dengan pendapat ”Wajar”, dan memahami hasil yang diperoleh Perseroan di tahun 2011, dimana hasil penjualan konsolidasian Perseroan mengalami kenaikan sebesar Rp436,7 miliar atau naik sekitar 52,6%, dari Rp830,7 miliar pada tahun 2010 menjadi Rp1.267,4 miliar pada tahun 2011. Peningkatan tersebut diikuti juga dengan peningkatan hasil akhir kinerja Perseroan, dimana pada tahun 2011 Perseroan membukukan Laba Bersih sebesar Rp29,7 miliar. Hasil ini merupakan perbaikan bila dibanding dengan tahun sebelumnya dimana Perseroan mengalami kerugian.

Demi mempertahankan dan meningkatkan kinerja Perseroan, Dewan Komisaris meminta kepada jajaran Direksi untuk tetap meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan Perseroan, serta tetap memperhatikan risiko yang mungkin timbul akibat dari operasional dan sekaligus dengan langkah-langkah sebagai antisipasi penanggulangan-nya, serta mempersiapkan langkah-langkah strategis terutama dalam mengantisipasi dampak dari pasar bebas. Kemudian selalu menjaga konsistensi dalam menjalankan Perseroan agar searah dengan tekad penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dan seluruh perangkat yang terkait dengan penggunaan sistem teknologi informasi agar dapat memberi-kan informasi secara cepat, tepat dan akurat bagi penunjang pengelo-laan Perseroan. Sumber daya manusia Perseroan harus dibangun di atas landasan disiplin kerja yang ketat namun dengan kreatifitas yang tinggi. Di atas itu semua maka semangat kerja harus selalu dipelihara

Dear Shareholders,

Praise to the Lord Almighty by whose love and grace, has led PT Jembo Cable Company Tbk. through the year 2011 in good conditions. The Company’s business operation throughout 2011 may be said to be quite encouraging. This can be seen from the improvement in achieving the Company’s final performance compared to the previous year, the Board of Commissioners highly appreciate the hard work conducted by the Board of Directors, in their efforts to improve the Company’s productivity. The Board of Commissioners has studied and reviewed the Company’s Consolidated Financial Statement of 2011 audited by the Accountant Public Office Tanubrata Sutanto Fahmi & Associates (member firm of BDO International) with an “Unqualified” opinion, and understood the results obtained by the Company in 2011, where the Company’s consolidated sales result shows an increase of Rp.436.7 billion or an increase around 52.6% from Rp.830.7 billion in 2010 to become Rp.1,267.4 billion in 2011. Such increase was also followed by improvement in the Company’s final performance result, where in 2011 the Company booked a Net Profit of Rp.29.7 billion. This is an improvement compared to the previous year where the Company experienced a loss.

By maintaining and improving the Company’s perfomance, the Board of Commissioners request the Board of Directors to continue improving its supervision in conducting the Company’s activities, and still observe risks which may arise due to operational and also steps taken as anticipation of overcoming it, and prepare main strategic steps in anticipating the impact from the free market. Further to it, to always maintain consistency in running the Company to be in line with the intention to apply good company governance. Continue to improve the capability of human resources and all related instruments by application of information technology system to provide precise and accurate quick information to support the Company’s management. The Company’s human resources must be developed on the basic of tight work discipline but still with high creativity. Ultimately work spirit must

(6)

Dewan Komisaris menyetujui prospek usaha Perseroan yang telah disampaikan oleh Direksi. Untuk masa mendatang, industri kabel masih tetap memiliki peluang yang besar, karena walaupun persaingan antara produsen kabel akan semakin ketat yang diakibatkan oleh pasar bebas namun hal itu juga sekaligus menjadikan semakin terbukanya peluang di pasar internasional dengan perkembangan dan pembangunannya di berbagai belahan dunia. Dan hal yang tidak dapat dipungkiri adalah akan terus bertambahnya kebutuhan kabel di pasar domestik seiring dengan pembangunan di berbagai daerah baik yang dilakukan oleh Pemerintah maupun swasta.

Dalam menjalankan tugasnya Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit yang melakukan fungsi pengawasan terhadap jalannya

Perseroan, agar pengelolaan Perseroan tetap sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memenuhi ketentuan tata kelola perusahaan yang baik.

Pada akhirnya, Dewan Komisaris menyampaikan terima kasih kepada para Pemegang Saham, Pelanggan, mitra kerja dan semua pihak yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan bagi kami dalam usaha terus memajukan Perseroan.

The Board of Commissioners approve the Company’s business prospect submitted by the Board of Directors. For the coming years, the cable industry has still great opportunities, although the competition between cable producers shall be more stringent due to the free market but this also provide a more open opportunity in the international market with the growth and development in various part of the world. And it cannot be denied that there shall always be an increase in the need for cable in the domestic market parallel to the develop-ment in various regions both conducted by the Government or private sector.

In conducting its duties the Board of Commis-sioners is assisted by the Audit Committee who conducted its supervisory function on the management of the Company, so that the Company’s management is still consistent with applicable laws and regulation and meet the provisions of good Company governance. Lastly, the Board of Commissioners wish to convey their heartiest thanks to the Sharehold-ers, CustomSharehold-ers, partners and all parties giving us their support and trust in our efforts to promote the Company.

Tangerang, April 2012

Drs. IGM. Putera Astaman

Presiden Komisaris & Komisaris Independen President Commissioner & Independent Commissioners

(7)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

05

PROFIL DEWAN KOMISARIS

PROFILE OF THE BOARD

OF COMMISSIONERS

Drs. I Gusti Made Putera Astaman

Presiden Komisaris & Komisaris Independen

President Commissioners & Independent Commissioners

Beliau adalah Purnawirawan Kepolisian Republik Indonesia dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal Polisi. Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 1994. Aktif dalam berbagai organisasi di Indonesia.

He is a Retired Police of the Republic Indonesian Police Force with the latest rank of Police Major General. Held the Company’s Commissioner since 1994. Active in various organizations in Indonesia.

Drs. Andreas S. Soedjijanto MBA, FLMI Komisaris Independen

Independent Commissioners

Menjabat sebagai Komisaris Independen sejak tahun 2001. Mendapat gelar Master of Business Administration dari RVB Trisakti. Saat ini beliau menjabat sebagai Direktur PT. Indolife Pensiontama.

Held the position of Independent Commissioner since 2001. Obtained his Master of Business Administration from RVB Trisakti. He is currently also Director of PT. Indolife Pensiontama.

Ny. Hauw Ay Lan Komisaris Commissioners

Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 1977 hingga saat ini. Selain itu beliau merupakan Direktur Utama PT Monas Permata Persada sejak tahun 1992.

Held the position of the Company’s Commissioner since 1977 until present. She is concurrently also the President Director of PT Monas Permata Persada since 1992.

(8)

LAPORAN DIREKSI

REPORT FROM THE

BOARD OF DIRECTORS

Para Pemegang Saham yang terhormat,

Dengan penuh rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yang atas rahmat dan anugrah-Nya, kita berhasil melewati tahun 2011 dengan baik.

Tahun 2011 merupakan tahun yang penuh harapan bagi industri Kabel Indonesia, dengan peningkatan penjualan yang cukup signifikan terutama penjualan dalam negeri. Demikian pula laba bersih yang diperoleh Perseroan meningkat dibanding tahun lalu.

Berbagai langkah kebijakan strategis telah ditempuh oleh Perseroan dalam rangka perbaikan kinerja, seperti melakukan restrukturisasi organisasi, kemudian tetap menjalin kerjasama di bidang pemasaran dengan berbagai pihak. Langkah yang lainya adalah meningkatkan kapasitas produksi dan pengawasan kualitasnya yaitu dengan cara meningkatkan kemampuan beberapa mesin produksi serta melakukan penambahan beberapa unit mesin serta beberapa alat uji. Meningkat-kan produksi terhadap produk tertentu yang memberiMeningkat-kan margin tinggi juga merupakan langkah yang ditempuh oleh Perseroan. Kemudian terus menjalankan program penghematan dan perbaikan terhadap semua departemen serta memajukan dan menggiatkan gerakan Gugus Kendali Mutu, yang mendorong partisipasi karyawan dalam hal perbaikan dalam segala bidang dari unit kerja terhadap hasil ataupun usaha yang dilakukannya. Penerapan sistem Manajemen Mutu, Manajemen Lingkungan, serta Manajemen Kesehatan dan Keselamatan (K-3) juga telah memberikan dampak positif bagi kinerja Perseroan pada tahun 2011.

Dear Shareholders,

Praise to the Lord Almighty, on whose grace we succeeded in passing the year 2011 successfully. 2011 was a year full of hope for the Cable Industry in Indonesia, with the increase of quite significant sales especially domestic sales. The net profit achieved by the Company also increased compared to the previous year. Several strategic policy steps were conducted by the Company in the framework of improving its performance, such as conducting organization restructurization, still continuing its cooperation in the field of marketing with various parties. Further to it improvement in production capacity and quality supervision by improving the capability of several production machinery and providing several additional machinery units and several testing equipments. Improve production on certain products which high margins was also a step taken by the Company. Further to it cost saving programs were executed and improvement in all departments and improve and activate the Quality Control Unit, which boosted the participations of employees in improvement in all lines of work units on the results or business conducted. The application of Quality Management system, Environment Management, and Occupational Health Management and Work Safety has also given positive impact on the Company’s performance in 2011.

Results of such performance during 2011 was an increase in the Consolidated Sales of the Company of Rp.436.7 billion or around 52.6%, from Rp.830.7 billion in 2010 to become Rp.1,267.4 billion in 2011. This Consolidated Sales increase in 2011 was mainly due to the increase in domestic sales of 64.1% compared to the previous year while export sales also increased 9.9% compared to the previous year.

(9)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

07

Dari hasil kinerja yang telah dilakukan selama tahun 2011, Penjualan Konsolidasian Perseroan pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebesar Rp436,7 miliar atau sekitar 52,6%, yaitu dari Rp830,7 miliar pada tahun 2010 menjadi Rp1.267,4 miliar pada tahun 2011. Peningkatan Penjualan Konsolidasian tahun 2011 terjadi terutama karena kenaikan penjualan dalam negeri mengalami kenaikan sebesar 64,1% dibanding tahun lalu sedangkan penjualan ekspor mengalami kenaikan 9,9% dibanding tahun lalu.

Peningkatan Penjualan Konsolidasian Perseroan pada tahun 2011, juga diikuti dengan perbaikan kinerja akhir Perseroan, dimana pada tahun 2011 Perseroan memperoleh Laba Bersih sebesar Rp29,7 miliar. Pencapaian ini merupakan hal yang cukup menggembirakan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya dimana Perseroan mengalami kerugian sebesar Rp1,0 miliar. Secara rinci gambaran tentang kinerja Perseroan dapat dilihat dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011, yang telah diaudit oleh kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi dan Rekan (member firm of BDO International).

Diperkirakan dalam tahun-tahun mendatang permintaan kabel di dalam negeri akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan pembangunan dan infrastruktur, peningkatan pembangunan properti dan pemukiman baru, rencana-rencana PT PLN (Persero) dalam hal peningkatan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan listrik dari sabang sampai Merauke tentunya memberikan peluang pasar yang besar. Kemudian pada kabel telepon, jenis metalik (tembaga) masih akan tetap diperlukan, demikian pula pada kabel serat optik permintaannya akan terus meningkat baik untuk pemasangan baru dan penggantian dari kabel metalik ke serat optik.

Kami menyadari sepenuhnya bahwa pencapaian yang berhasil diraih pada tahun 2011 merupakan hasil dari kerjasama yang baik, dan tidak lepas dari kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan oleh para Pemegang Saham, Pelanggan, Pemasok, Perbankan, Penyalur dan Karyawan Perseroan. Untuk itu perkenankan kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas seluruh bantuan dan dukungan yang telah diberikan kepada Perseroan hingga saat ini.

The Company’s Consolidated Sales increase in 2011 was also followed by the Company’s final performance improvement, where in 2011 the Company achieved a Net Profit of Rp29.7 billion. This is quite a satisfactory achievement compared to the previous year where the Company experienced a loss of Rp1.0 billion. A detailed depiction regarding the Company’s performance may be seen in the Company’s consolidated financial statement for the year which ended on 31 December 2011, audited by the Accountant Public office Tanubrata Sutanto Fahmi and Associates (member firm of BDO International).

It’s estimated that in the coming years domestic demand for cable shall continue to increase in line with the upgrading of development and infrastructure, upgrading of property

development and new housing, PT PLN plans to increase its services to meet electric need from Sabang until Merauke shall of course give a great oportunity to the market. For phone cables of the metallic type (copper) shall still be needed, also optic fiber cable shall undergo an increase in demand for new installation and replacement of metallic cable to optical fiber. We are fully aware that the results attained in 2011 is the result of good cooperation, and inseparable from the trust and support constantly given by the Shareholders, Customers, Suppliers, Banking and the Company’s Employees. Allow us to convey our heartiest thanks on all assistance and support given to the Company until the present.

Tangerang, April 2012

Santoso

(10)

Antonius Benady Direktur Director

Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 1996. Memulai karier sebagai auditor. Bergabung di Perseroan setelah sebelumnya menjabat sebagai Manajer Divisi Akuntansi di Direktorat Keuangan Perseroan. Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Held the position of Director since 1996. Began his career as an Auditor. He has joined the company after previously holding the position of Accountancy Division Manager in the Company’s Financial Directorate. A graduate from the Faculty of Economics, University of Indonesia. Santoso

Presiden Direktur President Director

Beliau merupakan pendiri Perseroan. Menjabat sebagai Presiden Direktur sejak tahun 1973 hingga sekarang ini. Berpengalaman luas dalam dunia bisnis, industri dan perdagangan.

One of the founding fathers of the Company. Held the position of President Director since 1973 up to the present. Widely experienced in the business world, trade and industry.

PROFIL DIREKSI

PROFILE OF THE BOARD

OF DIRECTORS

(11)

Nany Ang Santoso DirekturDirector

Menjabat sebagai Direktur Perusahaan sejak tahun 2011. Lulusan dari Universitas Toronto. Beliau pernah menjabat sebagai Komisaris Perusahaan sejak tahun 1994 – 2004. Dan saat ini beliau juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Multi Tembaga Utama.

Appointed as the Director of the company since 2011. A Graduate from Toronto University. She was formerly the Commissioner of the company in 1994 to 2004. Currently she is also the President Director of PT Multi Tembaga Utama. Lapor an T ahunan - Annual R epor

09

Nobuo Ninomiya Direktur Director

Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2008. Lulusan dari Fakultas Teknik Elektro Univesitas Miyazaki, Miyazaki, Jepang dan sangat berpengalaman dalam bidang teknik. Lebih dari 25 tahun bergabung dengan Fujikura Limited, salah satu perusahaan kabel terkemuka di Jepang, dan saat ini juga menjabat sebagai President Direktur Fujikura Federal Malaysia.

Appointed as the Company’s Director since 2008. Graduated from the Faculty of Electric, Miyazaki University, Miyazaki, Japan and widely experienced in technical field. Joined Fujikura Limited, one of the foremost cable companies in Japan for more than 25 years. Currently, he is currently also positioned as the President Director of Fujikura Federal Malaysia Sdn. Bhd.

(12)

Data Perusahaan

Tanggal didirikanDate of Establishment

Pencatatan di Bursa Efek

Listing at Jakarta Stock Exchange

Jumlah saham yang tercatat

Total shares listed

Susunan Modal (Setelah Penawaran Umum)

Capital Structure (After PO)

• Modal DasarAuthorized Capital

• Jumlah SahamTotal Shares

• Nominal per SahamNominal Value per Share

• Modal Ditempatkan Subscribed and paid-up

Pemegang SahamShare Holders

Produk-ProdukProducts

Alamat Kantor Pusat dan Pabrik

Address of Head Office and Factory

Alamat Kantor Pemasaran

Address of Marketing Office

Entitas Anak dan Alamat

Subsidiaries and Address

Kantor Pencatat Saham

Share Registration Office

Company’s Data 17 April 1973 18 November 1992 151.200.000 Rp300 miliar billion 600.000.000 Rp500 Rp75,6 miliar billion

PT Monas Permata Persada 52,57% PT. Indolife Pensiontama 17,58% Fujikura Ltd, Japan 13,51% Fujikura Asia Ltd, Singapore 6,49% Masyarakat Umum The Public 9,85%

Kabel Listrik Tegangan Rendah Tembaga LV-CU Insulated Cable Kabel Listrik Tegangan Menengah Aluminium LV-AI Insulated Cable Kabel Listrik Tegangan Menengah Medium Voltage Cable Kabel Telekomunikasi Telecommunication Cable Kabel Serat Optik Optical Fiber Cable

Kabel Data Data Cable Energi Listrik Power Energy

Jl. Pajajaran, Kel. Gandasari – Jatiuwung, Tangerang 15137 Indonesia. Telp. (62-21) 591-9442 (Hunting)

Fax. (62-21) 556-50466 Web : http://www.jembo.com

Mega Glodok Kemayoran, Office Tower B 6th Floor Jl. Angkasa Kav B – 6, Jakarta Pusat - Indonesia Telp. (62-21) 6570-1511 (Hunting) (62-21) 2664-6933 (Hunting) Fax. (62-21) 6570-1488, 6570-1556 PT Jembo Energindo

Pembangkit : Jl. Kuda Laut No. 4, Batu Ampar - Batam Telp. (62-778) 430-164

Fax. (62-778) 430-165 Puri Datindo, Wisma Sudirman Jl. Jend. Sudirman Kav. 34-35 Jakarta 10220, Indonesia Telp. (62-21) 570-9009 Fax. (62-21) 570-9026

PROFIL PERSEROAN

COMPANY PROFILE

(13)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

11

Riwayat Singkat Perseroan

PT Jembo Cable Company Tbk. berdiri pada bulan April 1973 dengan produksi awalnya adalah kabel listrik penghantar tembaga tegangan rendah dan sejak itu Perseroan terus memberi sumbangan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan menambah varietas kabelnya dan juga memperluas serta meningkatkan kemampuan produksinya.

Mutu adalah hal yang paling diutamakan oleh Perseroan dan hal ini terintegrasi erat dalam kinerja harian Perseroan. Investasi besar telah dilakukan demi menunjang terjaganya mutu barang dan jasa secara terus-menerus, dengan melakukan pengadaan peralatan dan perleng-kapan dibidang Quality Control. Dan dalam upaya meningkatkan mutu barang dan jasa, Perseroan mendapatkan sertifikat ISO 9002 dari TUV Product Service GmbH pada tahun 1995 dan sertifikat ISO 9001 di tahun 2000 yang kemudian diperbaharui dengan sertifikat ISO 9001:2008, dimana Perseroan telah dinyatakan layak menerimanya pada bulan April 2010.

Pada tahun 1992, Perseroan membuat perjanjian kerjasama dalam bidang teknik dengan Fujikura Ltd., yang merupakan salah satu perusahaan kabel terkemuka dari Jepang.

Penerapan Sistem Managemen Lingkungan yang dilakukan oleh Perseroan sejak pertengahan tahun 2007 menjadikan Perseroan dinyatakan layak untuk mendapatkan sertifikat ISO 14001:2004 oleh Badan Sertifikasi TUV Product Service GmbH pada bulan Desember 2007. Sedangkan untuk penerapan Sistem Managemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja, pada akhir Desember 2009, Perseroan juga telah dinyatakan layak untuk menerima sertifikat OHSAS 18001:2007 oleh Badan Sertifikasi TUV Product Service GmbH.

Brief History of the Company

PT Jembo Cable Company Tbk. was incorporated on April 1973 with the initial production low voltage copper insulated electrical cable and since then the Company constantly provided contribution to the Indonesian economic growth by adding its cable variety and also expanding and improving its production capacity. Quality is a main factor conducted by the Company and this is tightly integrated in the Company’s daily performance. Big investment was conducted for the sake of supporting the maintenance of goods quality and continual services, by providing tools and equipment in the field of Quality Control. In its efforts to improve the goods and services quality, the Company obtained an ISO 9002 certificate from TUV Product Service GmbH in 1995 and the ISO 9001 certificate in 2000 which was later renewed with the ISO 9001:2008, where the Company was stated to be worthy to receive it on April 2010.

In 1992, the Company entered into a

cooperation agreement in the field of technique with Fujikura Ltd., which is one of the main cable industries in Japan.

Application of the Environment Management System conducted by the Company since medio 2007 made the Company feasible to obtain the ISO 14001:2004 by the TUV Product Service Certification Agency GmbH on December 2007. While to apply the Occupational Health Management System, at the end of December 2009, the Company was also stated to be worthy to obtain the OHSAS certificate 18001:2007 by the Product Service GmbH Certification Agency.

(14)

Perseroan mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Jakarta atau yang sekarang dikenal dengan Bursa Efek Indonesia, pada tahun 1992, dan hingga saat ini saham yang beredar sebanyak 151,2 juta lembar atau bernilai nominal sebesar Rp75,6 miliar, yang masing-masing dimiliki oleh PT Monas Permata Persada sebanyak 79.485.000 lembar saham atau 52,57%, PT. Indolife Pensiontama sebanyak 26.578.300 lembar saham atau 17,58%, Fujikura Ltd. Japan sebanyak 20.430.000 lembar saham atau 13,51%, Fujikura Asia Ltd., Singapore sebanyak 9.810.000 lembar saham atau 6,49% dan Masyarakat sebanyak 14.896.700 lembar saham atau 9,85%.

Dengan kemajuan dan pengalaman lebih dari tiga puluh lima tahun, serta semangat “TOGETHER WE GROW”, PT Jembo Cable Company Tbk. telah mampu menjadi produsen terkemuka dalam industri

kawat dan kabel.

The Company listed its chares in the Jakarta Stock Exchange or currently known as the Indonesian Stock Exchange, in 1992, and until present its outstanding shares numbers 151.2 million shares with a nominal value of Rp.75.6 billion, respectively owned by PT Monas Permata Persada 79,485,000 shares or 52.57%, PT. Indolife Pensiontama 26,578,300 shares or 17.58%, Fujikura Ltd. Japan 20,430,000 shares or 13.51%, Fujikura Asia Ltd., Singapore 9,810,000 shares or 6.49% and the Public 14,896,700 shares or 9.85%.

Improvement and experience of more than thirty-five years, and the spirit of “TOGETHER WE GROW”, enabled PT Jembo Cable Company Tbk. to become a foremost producer in the wire and cable industry.

(15)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

13

Produksi

Sejak awal berdirinya hingga saat ini, Perseroan telah memproduksi berbagai jenis kabel dengan berbagai macam ukuran yang telah memenuhi standar nasional maupun internasional, dan ini menjadikan produk-produk tersebut dapat diterima dengan baik oleh pasar domestik maupun internasional. Beberapa standar tersebut, seperti ; Standar Nasional Indonesia (SNI), Standar Perusahaan Listrik Negara (SPLN), Standard Telkom (STEL-K-QA), Japanese Industrial Standar (JIS), Deutsche Industrial Norm (DIN) International Electroctechical

Commision (IEC), American Society for Testing and Materials (ASTM), British Standar (BS) Australian Standard (AS) dan lain-lain.

Adapun berbagai jenis kabel yang dihasilkan tersebut antara lain : 1. Kabel listrik tegangan rendah dengan konduktor tembaga dan aluminium

2. Kabel listrik tegangan menengah dengan konduktor tembaga dan aluminium

3. Kabel transmisi udara/ Distribusi

4. Kabel telekomunikasi dengan konduktor tembaga dan serat optik 5. Kabel instrumen

6. Kabel kontrol 7. Kabel data

8. Kabel tahan api dan kabel flame retardant

Selain memproduksi berbagai jenis kabel, Perseroan juga memiliki usaha lain yaitu energi listrik melalui Entitas Anak yang dihasilkan untuk melayani kebutuhan energi listrik sebagian area di Pulau Batam.

Pemasaran

Perseroan memasarkan produk-produknya baik ke pasar domestik maupun ekspor.

Pada pasar lokal atau domestik penjualan Perseroan naik sebesar Rp419,1 miliar atau 64,1%, yaitu dari Rp653.5 miliar pada tahun 2010, menjadi Rp1.072,6 miliar pada tahun 2011, dengan pelanggan antara lain, PT PLN (Persero), PT Telkom (baik penjualan secara langsung maupun melalui rekanannya) kemudian pasar bebas yang terdiri dari distributor, para kontraktor serta perusahaan swasta yang masuk dalam kategori pasar bebas.

Production

Since its incorporation until present, the Company has produced various types of cables with various sizes meeting national and also international standards, making such products well accepted in the domestic and also international market. Several such standards, such as; Indonesian National Standard (SNI), State Electrical Company Standard (SPLN), Telkom Standard (STEL-K-QA), Japanese Industrial Standard (JIS), Deutsche Industrial Norm (DIN), International Electrotechnical Commission (IEC), American Society for Testing and Materials (ASTM), British Standard (BS), Australian Standard (AS), etc.

The types of cable produced are among other: 1. Low voltage electrical cable with copper and aluminium conductors

2. Mid voltage electrical cable with copper and aluminium conductor

3. Air transmission cable/Distribution 4. Telecommunication cable with copper and fiber optic conductors

5. Instrument cable 6. Control cable 7. Data cable

8. Fire resistant cable and flame retardant cable Besides producing various types of cable, the Company also own other business such as power energy through its Subsidiary produced to serve the need of power energy in the area of Batam Island.

Marketing

The Company market its product both domestically and also export.

The local market or domestic sales of the Company increases Rp.419.1 billion or 64.1%, from Rp.653.5 billion in 2010, to become Rp.1,072.6 billion in 2011, with customers such as PT PLN (Persero), PT Telkom (both direct sales or through its suppliers) further to it the free market consisting of distributors, contractors and private companies which enter into the free market category. 2010 653,5 177,2 830,7 PasarMarket LokalDomestic EksporExport

Penjualan BersihNet Sales

2011 1.072,6 194,8 1.267,4

(16)

Sedangkan untuk pasar ekspor penjualan konsolidasian juga mengalami kenaikan sebesar Rp17,6 miliar atau 9,9%, yaitu dari Rp177,2 miliar pada tahun 2010, menjadi Rp 194,8 miliar pada tahun 2011. Adapun beberapa Negara yang menjadi tujuan ekspor antara lain: Australia, Oman, Thailand, Singapore, Vietnam dan Inggris.

Dengan kenaikan penjualan yang terjadi pada pasar lokal maupun ekspor, maka secara keseluruhan pada tahun 2011 Penjualan Konsolidasian Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp436,7 miliar atau naik 52,6%, yaitu dari Rp830,7 pada tahun 2010 menjadi Rp1.267,4 miliar pada tahun 2011.

Selain berfokus pada pengembangan pasar domestik serta memperluas area cakupannya, Perseroan juga terus berupaya untuk meningkatkan dan memperluas ekspor ke mancanegara.

While for export the company’s consolidated sales also underwent an increase of Rp.17.6 billion or 9.9%, from Rp.177.2 billion in 2010, to become Rp.194.8 billion in 2011. Several Countries which are place of export destination are among others: Australia,Oman,Thailand, Singapore, Vietnam and England.

With the increase in the local market sales and also export, in overall the Company’s

Consolidated Sales in 2011 underwent an increase of Rp.436.7 billion or 52.6% from Rp.830.7 in 2010 to become Rp.1,267.4 billion. Besides focusing on developing domestic market and expand its area coverage, the Company is also striving to improve and expand its export to all over the world.

(17)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

15

Human Resources

Providing opportunities to employees to become expert so that it will have a good impact for the growth of the Company by placing good and strong fundaments which shall enable employees’ to achieve targets according to their capacity is the Mission of the Company. This matter reflects, that employees are valuable assets for the Company.

In 2011, the Company has 577 people. Several ways for the Company in developing its human resources quality, are among others:

1. Education and Training program:

This program is held both inside and outside the environtment of the Company by organizers both from inside our outside of the Company, or a combination thereof. The realization of this program is 95%, detailed as follows:

Sumber Daya Manusia

Memberikan peluang kepada karyawan untuk menjadi unggul sehingga berdampak baik bagi pertumbuhan Perseroan yaitu dengan

meletakkan dasar yang baik dan kuat sehingga memungkinkan karyawan untuk meraih target mereka sesuai dengan kemampuannya merupakan Misi dari Perseroan. Hal ini mencerminkan, bahwa karyawan merupakan aset yang sangat berharga bagi Perseroan.

Pada tahun 2011, Perseroan memiliki 577 orang karyawan. Beberapa cara dilakukan oleh Perseroan dalam rangka mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya, antara lain:

1. Program Pendidikan dan Pelatihan,

Program Pendidikan dan Pelatihan diselengarakan baik di dalam maupun di luar lingkungan Perseroan dengan pelaksana baik dari internal maupun pihak eksternal Perseroan, atau merupakan gabungannya. Realisasi dari rencana pelatihan adalah sebesar 95 %, dengan rincian sebagai berikut:

PeriodePeriod Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec Rencana Plan 17 15 23 14 14 23 20 10 21 15 10 18 200 Realisasi Realization 17 15 22 14 13 22 16 10 21 14 8 18 190 % Realisasi Realization 100% 100% 96% 100% 93% 96% 80% 100% 100% 93% 80% 100% 95%

Jumlah ProgramNumber of Program Realisasi Training Tahun 2011 Realization of Train in 2011

(18)

2. Program Beasiswa

Program ini merupakan upaya untuk memberikan kesempatan kepada karyawan menjadi lebih maju dan berkembang yaitu dengan memberikan Bea Siswa untuk program pendidikan tingkat : D3, Strata I, Strata II kepada beberapa karyawan yang berhasil melewati seleksi. Pada tahun 2011, 2 orang karyawan berhasil lolos seleksi guna melanjutkan pedidikan ke jenjang Strata I dengan dukungan program beasiswa pendidikan, dan secara keseluruhan pada tahun 2011, sebanyak 8 orang karyawan yang sedang menjalankan pendidikan di jenjang Strata I dengan dukungan program beasiswa pendidikan.

3. Program Pemilihan dan Penghargaan bagi Karyawan Terbaik Pada tahun 2011, program ini tetap dilakukan dengan tujuan guna memacu karyawan agar lebih bersemangat untuk maju dan berprestasi. Program ini dilakukan kepada karyawan mulai dari tingkat Operator sampai dengan tingkat Manager. Kemudian kepada para karyawan terbaik dipastikan memperoleh hadiah-hadiah menarik baginya dan keluarga.

Perpustakaan juga di sediakan di lingkungan Perseroan, hal ini merupakan bagian dari program pengembangkan karyawan, dengan jumlah buku sekitar 575 buku dari berbagai disiplin ilmu, seperti Teknik, Manajemen, Teknologi Informatika dan lainnya serta 33 film tentang motivasi dalam bentuk soft copy sebagai salah satu media pembelajaran.

2. Scholarship Program

This program efforts to provide opportunity to the employees to progress and improve by providing Scholarships for Strata education : D3, Strata I, Strata II to several employees passing selection. In 2011, 2 employees succeeded in passing the selection to continue study to the Strata I level with the education scholarship program, and in total in 2011, 8 employees are following education at the Strata I level supported by the education scholarship program.

3. Selection and Appreciation Program for Best Employee

In 2011, this program was continued with the objective to motivate employees to be more spirited to progress and achieve. This program is conducted for employees from the level of Operator until Manager. The best employees are given attractive present for themselves and their familiy.

A library is also provided in the Company environment, this is part of the employee development programs, with books numbering 575 from various science discipline, such as Technique, Management, Information

Technology and etc. and 33 motivational films in the form of soft copy as one of the educational media

(19)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

17

On 31 December 2011, the company’s paid-in capital did not experience any change

amounting to Rp.75.6 billion consisting of 151.2 million shares with a respective nominal value of Rp.500.00 (five hundred rupiah) per share. Such company’s share is totally listed in the

Indonesian Stock Exchange (previously Jakarta Stock Exchange) since 18 November 1992.

IKHTISAR MENGENAI

SAHAM

HIGHLIGHT ON SHARES

Terendah Lowest 2011 Triwulan ke 1 (Jan-Mar) Triwulan ke 2 (Apr-Jun) Triwulan ke 3 (Jul-Sep) Triwulan ke 4 (Okt-Des) 2010 Triwulan ke 1 (Jan-Mar) Triwulan ke 2 (Apr-Jun) Triwulan ke 3 (Jul-Sep) Triwulan ke 4 (Okt-Des) Terendah Lowest 2011 1st Quarter (Jan-Mar) 2nd Quarter (Apr-Jun) 3rd Quarter (Jul-Sep) 4th Quarter (Okt-Dec) 2010 1st Quarter (Jan-Mar) 2nd Quarter (Apr-Jun) 3rd Quarter (Jul-Sep) 4th Quarter (Okt-Dec) Harga Per Saham (Rp)

Prize per Share (Rp)

Total Transaksi Total Transaction Terendah Lowest 500 455 450 430 430 485 500 520 560 485 Tertinggi Highest 630 560 760 690 760 710 1.030 680 760 1.030 Penutupan Closing 520 500 480 600 600 610 560 610 620 620 Volume Volume 1.900.000 1.255.000 7.388.500 1.704.500 12.248.500 16.748.500 209.113.500 2.926.000 18.647.500 247.435.500 Nilai Value 1.029.500.000 650.125.000 4.584.625.000 982.377.500 7.246.627.500 10.645.142.500 190.279.570.000 1.733.980.000 12.739.065.000 215.739.757.500

Tabel Harga Saham Perseroan pada Bursa Efek Indonesia untuk periode yang bersangkutan

Table of the Company’s Share in Indonesian Stock Exchange for the concerned period Pada tanggal 31 Desember 2011, modal yang disetor Perseroan tidak

mengalami perubahan yaitu sebesar Rp75,6 miliar yang terdiri dari 151,2 juta lembar saham biasa masing-masing dengan nilai nominal Rp500,00 (lima ratus rupiah) per lembar saham. Saham-saham Perseroan tersebut, seluruhnya telah dicatatkan di Bursa Efek Indone-sia (sebelumnya Bursa Efek Jakarta) sejak tanggal 18 November 1992.

(20)

Good corporate governance has an important meaning for the company, beside useful to improve the Company’s performance and accountability to the public, the implementation of a good corporate governance has also a very important meaning in protecting the company’s assets from erroneous management and provide a guarantee that the company operate by orientation to profit, and ensure that any decision taken are based on the best decision. And in its implementation the Company adheres to five main principles, Transparency,

Independency, Accountability, Responsibility and Fairness.

As a legal entity in Indonesia, the Company complied with Company’s Law. According to this Law and according to Notarial deed Number 26 of 27 June 2008 regarding PT Jembo Cable Company Tbk amendment of the Articles of Association, the company’s governance, consist of the General Meeting of Shareholders, Board of Commissioners, and Board of Directors. General Meeting of Shareholders The Company’s General Meeting of

Shareholders (GMS) consists of: Annual General Meeting of Shareholders (Annual GMS) and Extra Ordinary General Meeting of Shareholders. The Annual GMS is held annually to protect the interest of Shareholders, the Annual GMS is held in time and according to Article 12 of the Company’s Articles of Association. In such Annual GMS are discussed, among others: Annual Report, Appropriation of profit distribution, Appointment of a Public

Accountant and can also be an appointment of the members of the Board of Commissioners and Board of Directors. An Extraordinary GMS may be held anytime based on needs or on written request of the Board of Commissioners, or one of the Shareholders or more representing 1/10 (one per ten) part of all the number of shares with voting right.

TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK

GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Tata kelola perusahaan yang baik memiliki arti yang sangat penting bagi Perseroan, selain berguna untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas Perseroan kepada publik, pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik juga memiliki arti penting dalam melindungi aset Perseroan dari pengelolaan yang tidak benar, dan memberikan jaminan bahwa Perseroan beroperasi dengan berorientasi kepada keuntungan, serta menjamin bahwa setiap keputusan yang diambil adalah

berdasarkan keputusan yang terbaik. Dan dalam pelaksanaannya Perseroan menganut lima prinsip utama, yaitu Transparansi, Kemandirian, Akuntabilitas, Pertanggung-jawaban, serta Kewajaran.

Sebagai badan hukum di Indonesia, Perseroan patuh pada

Undang-Undang Perusahaan. Di bawah Undang-Undang ini dan sesuai dengan akte Notaris No. 26 tanggal 27 Juni 2008 tentang Perubahan Anggaran Dasar PT Jembo Cable Company Tbk., struktur tata kelola Perseroan, terdiri atas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi.

Rapat Umum Pemegang Saham

Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdiri dari: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS Luar Biasa). RUPS Tahunan, diselenggarakan setiap tahun untuk melindungi kepentingan Pemegang Saham, RUPS Tahunan diselenggarakan pada waktunya dan sesuai dengan Pasal 12 Anggaran Dasar Perseroan. Dalam RUPS Tahunan, dibahas antara lain: Laporan Tahunan, Penetapan penggunaan laba, Penunjukan Akuntan Publik, dan dapat dilakukan pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS Luar Biasa), yang diadakan sewaktu-waktu

berdasarkan kebutuhan atau atas permintaan tertulis dari Dewan Komisaris, atau dari 1 Pemegang Saham atau lebih yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu per sepuluh) bagian dari seluruh jumlah saham dengan hak suara.

(21)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

19

Board of Commissioners

The Board of Commissioners consist of at least 3 (three) Commissioner members and one of them shall be appointed as President Commissioner. With the formation of 1 (one) President Commissioner and 2 (two) members of Commissioners or more. The members of the Board of Commissioners are appointed by GMS according to prevailing Laws and regulation respectively for period since the date of stipulation in GMS appointing until the closing of the third Annual GMS after the date of

appointment.

It is the duty of the Board of Commissioners to conduct supervision and provide guidance for the Board of Directors in conducting its best duties for the interest of the Company and Shareholders and monitor the affectivity of a good company governance implementation. During 2011, in conducting its duty and authority, the Board of Commissioners has conducted 4 special meetings and join meeting attended by the Board of Directors also 4 times, with an average attendance of the Board of Commissioners members of 100%.

The names and profile of the respective Board of Commissioners is depicted in the Board of Commissioners message of this Annual Report. Board of Directors

The Board of Directors consist of 3 (three) persons or more members of the Board of Directors, and one of them may be appointed as President Director with the formation of one President Director and 2 (two) or more Directors. The members of the Board of Directors are appointed by the Annual GMS. The Board of Directors is fully responsible in conducting its duties for the interest of the Company in achieving its objectives. It is the main duty of the Board of Directors to lead and manage the Company according to the

objectives of the Company and control, maintain Dewan Komisaris

Dewan Komisaris terdiri dari sedikitnya 3 (tiga) orang anggota Komisaris dan salah seorang diantaranya dapat diangkat sebagai Presiden Komisaris. Dengan formasi 1 (satu) orang Presiden Komisaris dan 2 (dua) orang anggota Komisaris atau lebih. Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS sesuai dengan peraturan

perundang-undangan yang berlaku, masing-masing untuk jangka waktu sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPS yang mengangkatnya sampai dengan penutupan RUPS Tahunan yang ke-3 (tiga) setelah tanggal pengangkatan.

Adapun tugas dari Dewan Komisaris adalah untuk melakukan pengawasan dan memberikan arahan kepada Direksi dalam

melaksanakan tugas sebaik-baiknya demi kepentingan Perseroan dan Pemegang Saham serta memantau efektifitas dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Sepanjang tahun 2011, dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, Dewan Komisaris telah melakukan rapat khusus sebanyak 4 kali dan rapat gabungan yang dihadiri oleh Direksi juga sebanyak 4 kali, dengan rata-rata kehadiran anggota Komisaris sebesar 100%.

Nama dan profil setiap anggota Dewan Komisaris, ditampilkan setelah halaman Laporan Dewan Komisaris pada Laporan Tahunan ini.

Direksi

Direksi terdiri dari 3 (tiga) orang atau lebih anggota Direksi, dan seorang diantaranya dapat diangkat sebagai Presiden Direktur dengan susunan anggota Direksi adalah seorang Presiden Direktur dan 2 (dua) orang Direktur atau Lebih. Dan para anggota Direksi diangkat melalui RUPS Tahunan.

Direksi bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk kepentingan Perseroan dalam mencapai tujuannya. Adapun tugas pokok Direksi, yaitu memimpin dan mengurus Perseroan sesuai dengan tujuan Perseroan serta menguasai, memelihara dan mengurus

kekayaan Perseroan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(22)

Collectively the member of the Board of Directors or individually have expertise with sufficient professional qualification to execute its responsible duties. Several training programs are followed by the members of the Board of Directors with the objective to improve their competence.

In conducting its duties in 2011, the Board of Directors has conducted special collective meeting with the Board of Commissioners 4 times, while special meetings which are only attended by members of the Board of Directors 45 times, with an average attendance of 91.3% of the members.

Name and profile of the members of the Board of Directors is depicted in the page of Board of Directors Report in this Annual Report. Remuneration of the Board of Commissioners and Board of Directors

In executing their duties, the respective member of the Board of Commissioners and Board of Directors receive a remuneration which is regulated in the Articles of Association with a value as stipulated in the Annual General Meeting of Shareholders.

For 2011, the total remuneration of the members of the Board of Commissioners and Board of Directors amounted to Rp.1.68 billion. Para anggota Direksi secara kolektif maupun perorangan memiliki

keahlian dengan kualifikasi profesional yang memadai untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Beberapa program pelatihan diikuti oleh para anggota Direksi dengan tujuan guna meningkatkan kompetensi dari para anggota Direksi.

Dalam menjalankan tugasnya di tahun 2011, Direksi telah melakukan rapat khusus bersama Dewan Komisaris sebanyak 4 kali, sedangkan rapat khusus yang hanya dihadiri oleh para anggota Direksi sebanyak 45 kali, dengan kehadiran anggota Direksi rata-rata sebesar 91,3%.

Nama dan profil dari para anggota Direksi ditampilkan setelah halaman Laporan Direksi pada Laporan Tahunan ini.

Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi

Dalam menjalankan tugasnya, setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi menerima remunerasi yang pemberiannya diatur dalam Anggaran Dasar dengan nilai sebagaimana yang ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.

Untuk tahun 2011, total remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi sebesar Rp1,68 miliar.

(23)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

21

Audit Committee

The Audit Committee is a Committee assisting the Board of Commissioners in conducting its supervisory function on the Company’s performance, especially related to the review in the Company’s internal Control, ensures the quality of the financial statement and improves the audit function effectiveness and compliance to prevailing laws and regulation. Beside it the Audit Committee also has the duty to provide professional opinion to provide independent professional opinion to the Board of Commissioners on the report on matters submitted by the Board of Directors to the Board of Commissioners and identify matters which need attention from the

Board of Commissioners.

The Audit Committee consist of 3 (three) persons, one independent Commissioner acting as Chairman concurrently member, and 2 (two) independent members from outside the Company, expert in the field of finance and accountancy, and another one with experience in internal control.

The members of the Audit Committee of 2011 was appointed by the Board of Commissioners and reported to the General Meeting of Shareholders, and stipulated with a decision of the President Commissioner, with the following formation:

Chairman : Drs. I. Gusti Made Putera Astaman Members : - Hartono

- Subagya Hadi Yuwono, SE. Resume of the Chairman and members of the Audit Committee:

1. Drs. I Gusti Made Putera Astaman, President Commissioner and Independent Commissioner A brief resume is depicted after the Board of Commissioners Message in this Annual Report. 2. Hartono, independent member from outside the Company

Is a retired employee of PT PLN (Persero) with an echelon rank of IV D/level II and latest position as Inspector in the field of Technique in SPI PT PLN (Persero) with experience: - Manage Administration activity and Finance of Development Project

- Conduct special examination and operational - Instructor in the field of Supervision and Operational Examination.

- As member of Audit Committee of PT Jembo Komite Audit

Komite Audit merupakan Komite yang membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasan atas kinerja Perseroan, terutama yang berkaitan dengan tinjauan terhadap sistim pengenda-lian intern Perseroan, memastikan kualitas laporan keuangan dan meningkatkan efektifitas fungsi audit, serta dipatuhinya ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu Komite Audit juga bertugas untuk memberikan pendapat profesional yang independen kepada Dewan Komisaris terhadap laporan atau hal-hal yang disampai-kan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris serta mengindentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris.

Komite Audit beranggotakan 3 (tiga) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Independen yang bertindak sebagai Ketua merangkap anggota, dan 2 (dua) orang anggota independent dari luar Perseroan, seorang berkeahlian bidang keuangan dan akuntansi, dan seorang lagi mempunyai keahlian dalam pengendalian internal.

Anggota Komite Audit untuk tahun 2011 diangkat oleh Dewan

Komisaris dan dilaporkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham, serta ditetapkan dengan Keputusan Presiden Komisaris, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua : Drs. I. Gusti Made Putera Astaman Anggota : - Hartono

- Subagya Hadi Yuwono, SE.

Riwayat Hidup Ketua dan Anggota Komite Audit adalah:

1. Drs. I Gusti Made Putera Astaman, Presiden Komisaris dan Komisaris Independen.

Riwayat Hidup singkat ditampilkan setelah Laporan Dewan Komisaris pada Laporan Tahunan ini.

2. Hartono, Anggota independen dari luar Perseroan

Adalah pensiunan pegawai PT PLN (Persero) dengan pangkat golongan IV D/ peringkat II dan jabatan terakhir Inspektur bidang Teknik pada SPI PT PLN (Persero), dengan pengalaman:

- Mengelola kegiatan Administrasi & Keuangan Proyek Pembangunan

- Melakukan pemeriksaan khusus dan operasional

- Instruktur bidang Pengawasan & Pemeriksaan Operasional. - Sebagai anggota Komite Audit PT Jembo Cable Company Tbk. sejak tahun 2002.

(24)

3. Subagya Hadi Yuwono, SE, independent member from outside the Company with experience:

- As Financial and Accountancy Manager in various companies and Senior Auditor in the Accountant Public Office

- As Audit Committee member of PT Jembo Cable Company Tbk. since 2004.

In conducting its duties in 2011, the Audit Committee has conducted 38 times meetings with average attendance of 92.1%.

Changes of the members of the Audit Committee happened after the book year of 2011, on 2 January 2012, Helmy Darwin Siregar and Ali Masykur replaced the position of Hartono and Subagya Hadi Yuwono, SE. as members of the Audit Committee. Company’s Secretary

The Company’s Secretary is responsible in assisting the Board of Commissioners and Board of Directors to follow up procedures which regulate the work activities or interaction between those two, coordinate the Annual GMS and Extraordinary GMS, prepare the report of the Board of Directors’ responsibility, act as liaison with related institution and administrate official documents such as minutes of meeting of the Board Of Commissioners and Board of Directors, register of Shareholders, and various Letters of Agreement with third parties. The Company’s Secretary position for 2011 is concurrently held by Antonius Benady who is also one of the Directors.

Internal Control and Internal Supervision In conducting the Company’s good governance and achieve the company’s vision, the internal controlling process and supervision is conducted by a unit called Internal Supervisory Unit (SPI) which evaluate the Company’s transactions, so that such process may run better and conducted more economic, effective and efficient. The result of such evaluation is discussed together with the audittee to determine its solution. 3. Subagya Hadi Yuwono, SE, Anggota independen dari luar Perseroan,

dengan pengalaman:

- Pengalaman sebagai Manajer Keuangan & Akuntansi di berbagai perusahaan dan Senior Auditor pada Kantor Akuntan Publik. - Sebagai anggota Komite Audit PT Jembo Cable Company Tbk. sejak tahun 2004.

Dalam menjalankan tugasnya di tahun 2011, Komite Audit telah melakukan rapat sebanyak 38 kali dengan tingkat kehadiran anggota rata-rata sebesar 92,1%.

Pergantian anggota Komite Audit, terjadi setelah tahun buku 2011, yaitu pada tanggal 2 Januari 2012, dimana Helmy Darwin Siregar dan Ali Masykur mengantikan posisi Hartono dan Subagya Hadi Yuwono, SE. sebagai anggota Komite Audit.

Sekretaris Perseroan

Sekretaris Perseroan bertanggung jawab membantu Dewan Komisaris dan Direksi mengikuti prosedur yang mengatur kegiatan kerja maupun interaksi antara keduanya, mengkoordinir penyelenggaraan RUPST dan RUPSLB, menyiapkan laporan pertanggung jawaban Direksi, menjadi penghubung dengan lembaga terkait, serta mengadministrasikan dokumen resmi seperti risalah rapat Dewan Komisaris dan Direksi, daftar pemegang saham, dan berbagai Surat Perjanjian dengan pihak ketiga.

Untuk tahun 2011, jabatan Sekretaris Perseroan dirangkap oleh Antonius Benady yang juga merupakan salah seorang Direktur.

Pengendalian Internal dan Pengawasan Intern

Dalam menjalankan tata kelola perusahaan secara baik serta mencapai dan visi Perseroan, proses pengendalian dan pengawasan intern dilakukan oleh unit yang disebut Satuan Pengawasan Internal (SPI) yaitu dengan mengevaluasi transaksi Perseroan, agar proses tersebut dapat berjalan lebih baik dan transaksi Perseroan dapat dilakukan secara ekonomis, efektif dan efisien. Kemudian hasil evaluasi dibahas bersama dengan auditee, untuk menentukan solusinya.

Diluar skedul audit, SPI berperan aktif dalam memenuhi permintaan dari Direksi atau Auditee, serta memberi solusi kepada unit-unit kerja yang ada.

(25)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

23

Outside its audit schedule, SPI take active part in meeting the request of the Board of Directors or Auditee and provide solution to existing working units.

SPI proposes to eradicate causes with high risk impact, with the intention that the Company’s objective may be attained.

Business Risk

Same as the previous years, the Company face several business activity risk factor which must be calculated and anticipated by precise action to minimize it, among others:

1. Raw Material Price, where Copper and Aluminum are the main raw materials with very fluctuative prices, this is due to the fact that such materials are very dependent to the demand and offer in the world trade (Copper and Aluminum based on bench mark prices of LME/London Metal Exchange)

2. Fluctuating Foreign Currency exchange or fluctuation in foreign currency especially the US Dollar is also one of the risk factors. This is closely related with the fact that many of the Company’s needs for raw material are obtained through import and the Company’s loan using such foreign exchange. And to mitigate risk on changes of the foreign currency, the Company efforts to improve its sales in American Dollar both in export and domestically.

3. Technology, especially its development in the field of telecommunication, such as the use of non cable communication channel has decreasing impact on the level of phone metallic cable demand, which also directly decreases the sales in phone cable.

4. Stringent competition between cable plants in Indonesia estimated to be around 30 companies and aggravated with the possibility of participation from overseas cable suppliers with the potential of decreasing sales prices and the Company’s profit attainment. 5. Damage on the power generator owned by the Subsidiary Entity, which result of decrease in the electrical energy produce shall severely impact the Company.

Adapun sumbang saran SPI, untuk menghilangkan penyebab-penyebab yang berakibat risiko tinggi, dengan maksud agar tujuan Perseroan dapat tercapai.

Risiko Usaha

Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Perseroan menghadapi beberapa faktor risiko kegiatan usaha yang harus diperhitungkan dan diantisipasi dengan tindakan yang tepat guna meminimalisirnya, antara lain:

1. Harga Bahan Baku, dimana Tembaga dan Aluminium merupakan bahan baku utama yang memiliki harga sangat fluktuatif, hal ini disebabkan bahan-bahan tersebut sangat bergantung pada

permintaan dan penawaran dalam perdagangan dunia (Tembaga dan Aluminium berdasarkan harga patokan LME/London

Metal Exchange).

2. Nilai Tukar Mata Uang Asing yang tidak tetap atau berfluktuasinya mata uang asing terutama nilai Dollar Amerika merupakan salah satu faktor risiko. Hal ini erat kaitannya dengan banyaknya pengadaan kebutuhan bahan baku Perseroan yang didapatkan melalui impor serta pinjaman Perseroan yang menggunakan mata uang tersebut. Dan untuk meminimalisir resiko atas perubahan mata uang asing, maka Perseoran berusaha untuk meningkatkan

penjualan dalam nilai Dollar Amerika baik untuk ekspor maupun domestik.

3. Teknologi, khusus perkembangannya di bidang Telekomunikasi, seperti penggunaan saluran komunikasi nir kabel, membawa dampak pada menurunnya tingkat permintaan kabel telepon jenis metalic, yang juga secara langsung menjadikan penjualan kabel telepon menurun.

4. Persaingan yang ketat diantara pabrik kabel di Indonesia yang diperkirakan sekitar 30 perusahaan dan ditambah lagi dengan dimungkinkannya partisipasi pemasok kabel dari luar negeri, yang mungkin berpotensi menurunkan harga jual dan perolehan laba Perseroan.

5. Kerusakan pada mesin pembangkit energi listrik yang dimiliki oleh Entitas Anak, yang menjadikan menurunnya energi listrik yang dihasilkan akan membawa pengaruh besar bagi Perseroan.

(26)

Tanggung Jawab Sosial

Perseroan memiliki kepedulian terhadap masyarakat, hal ini diwujud-kannya dengan beberapa aktifitas sosial, dan di tahun 2011 beberapa kegiatan sosial telah dilakukan antara lain Memberikan santunan kepada anak yatim-piatu di sekitar Perseroan, Melakukan kunjungan dan menyerahkan bantuan dana bagi panti asuhan, Memberikan bantuan beasiswa kepada putera-puteri karyawan yang berprestasi di sekolah, Melakukan penghijauan di Pulau Untung Jawa – Kepulauan Seribu dengan menanam Mangrove, serta memberi dukungan bagi iklan sosial pendidikan.

Social Responsibility

The Company has awareness on the community which is shown by several social activities, and in 2011 several social activities were conducted among others provide alms to orphans in the vicinity of the Company, conduct visit and financial assistance to orphanage, provide scholarship to the employees’ children, conduct greening on the Island Untung – Java Thousand Island by planting Mangrove, and provide support to education social advertisement.

(27)

Lapor an T ahunan - Annual R epor

25

Menjadi Komite Pengawas (Oversight Committee) yang efektif dalam menunjang tercapainya tata kelola perusahaan yang baik, sesuai dengan falsafah Perseroan dalam mewujudkan visi dan sasaran Perseroan dengan moto “Together We Grow” adalah merupakan visi Komite Audit PT Jembo Cable Company Tbk. Adapun misi Komite Audit dalam menjalankan fungsi oversight adalah untuk meyakinkan efektivitas sistim pengendalian intern, objektivitas dan akurasi

pelaporan keuangan serta dipatuhinya ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dalam pengelolaan Perseroan.

Fungsi pengawasan dilakukan terhadap proses audit baik yang dilakukan oleh Internal Auditor (Satuan Pengawas Internal = SPI) maupun Eksternal Auditor.

Untuk mencapai misinya, dalam tahun 2011, Komite Audit melakukan pengawasan terhadap :

- Pelaksanaan proses audit yang dilakukan oleh SPI mengenai kualitas dari temuan dan pemantauan tindak lanjut temuan.

- Pelaksanaan audit laporan keuangan oleh eksternal auditor untuk menyakini bahwa eksternal auditor yang ditunjuk merupakan auditor yang memiliki kompetensi dan integritas.

- Implementasi pengelolaan perusahaan, untuk memastikan bahwa Perseroan telah dijalankan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku (termasuk peraturan perpajakan), dan taat terhadap etika bisnis (Code of Conduct) yang disusun Perseroan.

Kegiatan Pengawasan dilakukan dengan beberapa hal, sebagai berikut : - Berhubungan dengan kegiatan-kegiatan keuangan, persediaan dan produksi.

- Melakukan penelaahan serta analisa terhadap laporan dan informasi manajemen.

- Membuat laporan hasil penelaahan dan analisanya untuk disampaikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi.

- Melakukan pembahasan dengan Manajemen mengenai hasil penelaahan dan analisannya sebagai masukan bagi Manajemen dalam mengelola Perseroan.

To become an effective Oversight Committee in supporting the attainment of good company governance, according to the Company’s philosophy in implementing the Company’s vision and mission with the motto “Together We Grow” is the vision of the Audit Committee of PT Jembo Cable Company Tbk. The Audit

Committee mission in executing its oversight function is to ensure the effectiveness of the internal control system, objectivity and accuracy of financial statement and compliance to prevailing laws and regulation, in the management of the Company.

Oversight function is conducted on the audit process both is conducted by Internal Auditor (Internal Supervision Unit = SPI) and also the External Auditor.

To achieve its mission in 2011, the Audit Committee conducted supervision on: - The implementation of audit process conducted by SPI regarding the quality on findings and monitoring of follow up findings. - Implementation on the financial statement audit by the external auditor to ensure that the appointed external auditor is auditor with competence and integrity.

- Implementation of the Company’s

management, to ensure that the Company has complied to prevailing laws and regulation (including taxation regulation) and comply to business Code of Conduct formulated by the Company.

Supervisory activities are conducted on several matters as follows:

- Related to the financial activity, inventory and production.

- Conduct examination and analysis on the management report and information - Formulate report on the examination result and analysis to be submitted to the Board of Commissioners and Board of Directors - Conduct discussion with the management regarding the result of examination and analysis as an input for management in managing the Company.

LAPORAN KOMITE AUDIT

AUDIT COMMITTEE REPORT

Figure

Updating...

References

Updating...

Related subjects :