• No results found

Text ABSTRAK pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2020

Share "Text ABSTRAK pdf"

Copied!
9
0
0

Loading.... (view fulltext now)

Full text

(1)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Perkembangan dunia usaha di Indonesia cukup pesat. Untuk tetap eksis

perusahaan harus memperhatikan kegiatan pemasaran, karena pemasaran

merupakan kegiatan pokok perusahaan, selain kegiatan produksi dalam rangka

mempertahankan kehidupan perusahaan, untuk mendapatkan keuntungan dari

produknya. Kegiatan pemasaran berusaha untuk memenuhi kebutuhan harapan

konsumen, dengan tujuan agar produk yang dihasilkan dapat dikenal oleh

konsumen, dengan tujuan agar produk yang dihasilkan dapat dikenal dan diterima

oleh konsumen.

Menurut Sunarto (2003:6)

(2)

Untuk mencapi hal tersebut diperlukan suatu cara yang didasarkan pada

pertimbangan untuk memberikan kepuasan kepada konsumen. Konsumen adalah

individu yang cenderung bersifat dinamis yang akan mempengaruhi pada

perubahan selera dan kebutuhannya. Dengan demikian perusahaan harus mampu

memahami perilaku dan selera konsumen. Selera dan kebutuhan konsumen dapat

berupa gaya, kecanggihan produk, dan kwalitas produk. Semua produk

diharapkan mampu memberikan nilai lebih kepada penggunanya misalnya, produk

berupa computer, peralatan rumah tangga, alat kecantikan, dan khususnya produk

otomotif.

Dewasa ini perkembangan otomatif berkembang pesat di Indonesia, khususnya

produk sepeda motor. Kenyataan ini terlihat dengan banyaknya dealer sepeda

motor dengan berbagai merek seperti Yamaha, Suzuki, KTM, Kawasaki, Honda,

dan masih banyak lagi. Merek Honda cukup dikenal dan sudah menjadi “trend mark” dipasaran otomotif Indonesia. PT Bintang Kharisma Jaya merupakan salah

satu perusahaan yang memasarkan sepedah motor Honda dan sebagainya

distributor motor Honda. PT Bintang Kharisma Jaya harus mampu menjaga

kepuasan konsumen untuk mempertahankan pasar. Untuk itu perusahaan Honda

harus mampu melihat keinginan (style atau gaya motor) dan kemampuan

(3)

Tabel.1Tipe Sepeda Motor Honda yang Ditawarkan PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung

NO JENIS MODEL HARGA

1 SPORT VERZA 150 STD RP. 18.053.000

VERZA 150 CW RP. 18.903.000

MEGAPRO STD RP. 19.965.000

MEGAPRO CW (NEW) RP. 21.273.000

ALL NEW MEGAPRO FI RP. 21.466.000

TIGER RP. 27.308.000

CB150R RP. 24.341.000

CBR 250 R STD RP. 51.213.000

CBR 250 R C-ABS RP. 59.310.000

CBR 150 1N RP. 43.679.000

CBR 150 5IN RP. 43.679.000

CBR 150 3IN RP. 44.429.000

VERZA 150 CW BLASTER (DM9) RP. 19.183.000

CB150R BLASTER (DK9) RP. 24.672.000

2 BEBEK REVO FIT RP. 12.571.000

ABSOLUTE REVO STD RP. 13.006.000

ABSOLUTE REVO SPORTY RP. 13.772.000

ALL NEW REVO FIT FI RP. 13.130.000

ALL NEW REVO STD FI RP. 13.680.000

ALL NEW REVO CW FI RP. 14.455.000

NEW BLADE S RP. 15.185.000

NEW BLADE R RP. 15.577.000

NEW BLADE R REPSOL RP. 15.776.000

SUPRA X 125 DISC RP. 15.881.000

SUPRA X 125 SPORTY RP. 17.058.000

SUPRA X 125 HELM-IN FI RP. 17.656.000

REVO TECHNO AT RP. 16.885.000

3 MATIC BEAT FI SPOKE RP. 13.368.000

BEAT FI CW RP. 14.218.000

BEAT FI SPORTY RP. 14.773.000

SPACY HELM-IN FI RP. 14.269.000

SCOOPY STYLISH FI RP. 15.479.000

SCOOPY SPORTY FI RP. 15.479.000

VARIO CW RP. 15.680.000

VARIO TECHNO 125 CBS ISS FI RP. 17.675.000

BEAT FI BLASTER (FX8) RP. 15.153.000

SCOOPY BLASTER (FN8) RP. 15.859.000

VARIO TECHNO 125 ISS BLASTER (GA8) RP. 18.135.000

Sumber: PT. Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung, Tahun 2014.

Berdasarkan Tabel 1 sepeda motor Honda pada PT Bintang Kharisma Jaya Bandar

Lampung ada tiga jenis yaitu sport, bebek dan matic dengan harga yang

bervariasi, harga terendah yaitu Rp. 13.006.000 dan harga tertinggi Rp.

(4)

Strategi pemasaran dalam Melakukan Pelayanan adalah sebagai berikut:

1. Strategi Produk

Menurut Philip Kotler

produk (product) adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan, termasuk barang fisik, jasa, pengalaman, acara, orang, tempat, property, organisasi, informasi, dan ide.

Produk yang ditawarkan oleh PT Bintang Kharisma Jaya terdiri dari berbagai

macam tipe dan harga yang terjangka. PT Bintang Kharisma Jaya berusaha untuk

memuaskan konsumen dengan strategi produk yang diterapkan dan pelayanan

yang baik. Jenis kendaraan yang ditawarkan yaitu sport, bebek dan matic dengan

model yang bervariasi. (Lihat Tabel 1)

2. Strategi Harga

Menurut Phillip Kotler (2009):

Harga adalah suatu elemen bauran yang menhasilkan pendapatan; elemen lain menghasilkan biaya. Mungkin harga adalah elemen termudah dalam program pemasaran untuk disesuikan; fitur produk, saluran, dan bahkan komunikasi membutuhkan lebih bnyak waktu. Harga juga mengomunikasikan positioning nilai yang dimaksudkan dari produk atau merek perusahaan ke pasar. Produk dirancang dan dipasarkan dengan baik dapat dijual dengan harga tinggi dan menghasilkan laba besar.

Strategi harga yang diterapkan perusahaan menawarkan sepeda motor Honda

dengan harga yang sesuai dimana penetapan harga jual tersebut didasarkan pada

pertimbangan biaya perolehan dan persentase laba. Harga tertinggi yang

ditawarkan yaitu sepeda motor jenis sport CBR 250 R C-ABS dengan harga Rp.

59.310.000 dan harga terendah yaitu sepeda motor jenis bebek Absolute Revo

(5)

3. Strategi Promosi

Menurut Philip Kotler (2009;510):

Promosi adalah berbagai cara untuk menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung tentang suatu produk atau brand yang dijual.

Kegiatan Promosi yang dilakukan PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung

adalah sebagai berikut:

a. Periklanan (Advertising)

Periklanan yang dilakukan oleh PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung

yaitu melalui brosur-brosur, spanduk baliho, media surat kabar harian

Lampung dan Radar Lampung.

b. Penjualan Perorangan (personal selling)

Perusahaan memberikan pelayanan kepada konsumen secara langsung dengan

bantuan karyawan/sales yang berjumlah 8 orang pada saat mereka berkunjung

ke perusahaan, selain itu calon konsumen dapat melihat produk yang ada di

Showroom.

c. Publisitas

Perusahaan menjadi sponsor kegiatan kegiatan tertentu, seperti event Wow

Cusmoter yang dilakukan setiap bulan di pusat perbelanjaan Chandra Way

Halim Bandar Lampung.

d. Promosi penjualan (sales promotion)

1. Program servis gratis

Promosi penjualan yang dilakukan oleh PT Bintang Kharisma Jaya Bandar

Lampung yaitu dengan cara memberikan jasa servis gratis dari 500

(6)

2. Program Kegiatan WOW Customer

a. Pemberian hadiah khusus bagi satu orang konsumen yang merayakan

imlek atau berulang tahun pada hari imlek

b. Memberikan kejutan pada saat pendistribusian kendaraan kerumah

konsumen, dengan memberikan paket belanja/hadiah/helm tambahan

didalam bagasi sepeda motor.

3. Mengadakan pameran di pusat perbelanjaan Chandra Tanjung Karang dan

Mall Kartini Bandar Lampung.

4. Jumlah Karyawan Sales Promotion pada PT Bintang Kharisma Jaya

Bandar Lampung adalah :

Sales Counter : 8 Orang

Sales Man : 6 Orang

4. Strategi Saluran Distribusi

Menurut Philip kotler (2007;122):

Saluran distribusi adalah suatu perangkat organisasi yang tergantung, yang tercakup dalam untuk digunakan atau dikonsumsi oleh konsumen atau pengguna bisnis.

PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung dalam mendistribusikan sepeda

motornya menggunakan saluran distribusi tingkat no atau zero stage (Philip kotler,

(7)

PT BINTANG KHARISMA JAYA BANDAR LAMPUNG

Gambar 1. Saluran Distribusi PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung

Sumber: PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung, Tahun 2014

Segmen yang dituju adalah semua kalangan dan wilayah yang dituju adalah

wilayah Lampung. Saluran distribusi yang digunakan PT Bintang Kharisma Jaya

Bandar Lampung adalah saluran distribusi langsung, dimana konsumen dapat

langsung mendatangi ruang pamer (showroom) yang terletak di Jalan Raya By

Pass Soekarno Hatta no 5A Tanjung Senang Bandar Lampung PT Bintang

Kharisma Jaya membuat kerja sama dengan PT Federal Internassional Finance

(FIF), WOM Finance, dan Mega Central Finance (MCF) untuk memudahkan

[image:7.595.218.420.123.245.2]

konsumen melakukan pembelian secara kredit.

Tabel 2. Volume Penjualan Per-unit Kendaraan Sepeda Motor Honda PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung per (2012/2013)

Sumber:PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung, Tahun 2014

NO Tahun Unit

1. 2010 4384

2. 2011 5140

3. 2012 4062

4. 2013 3273

Jumlah 16859

(8)

Berdasarkan Tabel 2 menunjukan bahwa jumlah pelanggan tahun 2011

mengalami peningkatan sejumlah 5140 unit sepeda motor yang sangat bagus

untuk sebuah perusahaan dan pada tahun 2013 perusahaan mengalami penurunan

sejumlah 3273 unit sepeda motor. Ini dikarenakan persaingan jual dengan

perusahaan Honda lainnya sangat ketat dan deler yang sama-sama menjual produk

Honda pun menawarkan kualitas produknya dengan sebaik mungkin. Bahkan

tidak hanya dengan deler Honda saja persaingan ini terjadi dengan merek motor

lainnya seperti: Yamaha, Suzuki, KTM, Kawasaki, dan masih bnyak lagi, Namun

hal tersebut bukan menjadi suatu halangan dalam mengembangkan perusahaan,

karena harga bukan sebagai prioritas utama perusahaan melainkan kualitas

pelayanan dan kepuasan pelanggan.

Berdasarkan uraian tersebut diatas penulis mengangkat sebuah judul “Tingkat

Kepuasan Pelanggan Atas Pelayanan Purna Jual Sepeda Motor Honda Pada PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung”

1.2 Permasalahan

Masalah yang dihadapi PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung adalah

persaingan terhadap perusahaan lain. Berdasarkan uraian diatas, permasalahan yang dimiliki perusahaan adalah “Apakah Tingkat Kepuasaan Pelanggan Atas

(9)

1.3Tujuan dan Kegunaan Penelitian

Tujuan dari tugas akhir adalah mengacu pada perumusan masalah serta batasan

masalah diatas maka tujan diadakan penilitian ini untuk memperoleh gambaran

yang jelas mengenai kepuasan konsumen terhadap produk Honda dan pelayanan

PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung.,

1. Adapun Tujuan Penelitian ini adalah:

Mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap produk sepeda motor Honda

di PT Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung.

Mengetahui profil konsumen bauran pemasaran sepeda motor Honda di PT

Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung yang meliputi jenis kelamin, usia,

pendidikan dan pekerjaan.

2. Adapun Kegunaan Penelitian ini adalah:

1. Bagian Perusahaan

Laporan ini di harapkan dapat memberikan masukan yang dapat digunakan

oleh perusahaan untuk pertimbangan dalam memecahkan masalah yang

dihadapi, khususnya dalam kepuasan pelanggan.

2. Bagi Universitas

Laporan ini diharapkan dapat menambah buku reference bacaan ilmiah

bagi akademik sehingga dapat menambah universitas sebagai lembaga

pendidikan dan sebagai wahana memperoleh ilmu pendidikan.

3. Bagi Penulis

Penulis diharapkan mampu menerapkan teori yang perna diperoleh dari

Figure

Tabel 2. Volume Penjualan Per-unit Kendaraan Sepeda Motor Honda PT                 Bintang Kharisma Jaya Bandar Lampung per (2012/2013)

References

Related documents

message on your voicemail with your mobile number if you do not divert your phone to your mobile..  Remember that you may be the first and only contact a person may have with

Based on the explanation above, the researcher conducted the research by the title: The Effectiveness of Rosetta Stone Software Usage on Students’ Pronunciation

A number of site walkovers of the Project area have been undertaken as part of the archaeological assessment in order to identify recorded and previously unrecorded

EFFECTS OF NECK SUCTION DURING GRADED SUPINE LEG EXERCISE ON HEART RATE, MEAN RADIAL ARTERIAL PRESSURE, FOREARM BLOOD FLOW, AND FOREARM VASCULAR RESISTANCE.. Average of

MRSA nasal carriage rates are higher in developed countries, such as the United States (2, 5, 7, 9, 11, 15, 19, 29, 34), where soldiers who were nasal carriers of MRSA strains had

Conversion from atrial fibrillation to normal sinus rhythm was clearly associated with a sig- nificant increase in cardiac output in those pa- tients in whom a considerable decrease

In addition, although no significant differences were observed in IL-4 levels between the co-cultures of myeloid cells from saline solution and CpG-ODN+IFA-treated mice (Figure

We previously reported that IGF binding protein-3 (IGFBP-3), a major IGF- binding protein in human serum, regulates angiogenic activities of human head and neck squamous cell