• No results found

Text ABSTRAK pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2020

Share "Text ABSTRAK pdf"

Copied!
57
0
0

Loading.... (view fulltext now)

Full text

(1)

TEKS DESKRIPSI PADA MAJALAH ANEKA YESS PERIODE SEPTEMBER 2005 DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI

BAHAN AJAR DI SMP KELAS VII

(Skripsi)

Oleh

ROSHA GREMONIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

(2)

ABSTRAK

TEKS DESKRIPSI DALAM MAJALAH ANEKA YESSPERIODE

SEPTEMBER TAHUN 2005 DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI

BAHAN AJAR DI SMP KELAS VII

Oleh

ROSHA GREMONIA

Masalah dalam penelitian ini ialah teks deskripsi dalam majalah Aneka Yess

periode September tahun 2005 dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar di Kelas

VII SMP. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan teks dekripsi dalam majalah

Aneka Yess periode September tahun 2005 dan pemanfaatannya sebagai bahan

ajar di SMP KelasVII.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriprif kualitatif. Sumber data

penelitian ini ialah majalah Aneka Yess periode September 2005. Data dalam

penelitian ini ialah struktur dan kaidah kebahasaan teks deskripsi yang terdapat

dalam majalah Aneka Yess periode September 2005serta pemanfaatan hasil

temuan sebagai bahan ajar di SMP Kelas VII. Teknik pengumpulan data dalam

(3)

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam majalah Aneka Yes speriode

September 2005 terdapat 7 teks deskripsi yang memiliki struktur dan kaidah

kebahasaan yang lengkap yakni terdapat pada judul teks deskripsi, SMA 21

Jakarta tetap rendah hati, Tor-tor tarian istimewa, SMA 8 Jakarta Goes Tu USA,

SMA PGRI Plus Cibinong, Festival Budaya Sekolah, Concrode2010, Pentas

Seni Kemerdekaan 2005. Hasil penelitian teks deskripsi yang struktur dan

kaidah kebahasaannya lengkap dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar Bahasa

Indonesia SMP kelas VII dengan (KD) Kompetensi Dasar 3.2 Menelaah

struktur dan unsur kebahasaan dari teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat

wisata, tempat sejarah, dan suasana pentas seni) yang dibaca dan didengar dan

Kompetensi Dasar 4.2 Menyajikan data, gagasan, pesan dalam bentuk teks

deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau

pentas seni daerah) secara tulis dengan memperhatikan struktur, kebahasaan baik

secara lisan dan tulis pada kurikulum 2013 pembelajaran Bahasa Indonesia edisi

revisi 2018.

(4)

TEKS DESKRIPSI PADA MAJALAH ANEKA YESS PERIODE SEPTEMBER 2005 DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI

BAHAN AJAR DI SMP KELAS VII

Oleh Rosha Gremonia

Skripsi

Sebagai Salah SatuSyarat untuk Mencapai Gelar SARJANA PENDIDIKAN

pada

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

(5)
(6)
(7)
(8)

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Menggala, Kabupaten Tulang Bawang 22 tahun yang lalu,

tepatnya 16 Maret 1997 sebagai anak kelima dari enam bersaudara, putrid Bapak

Baharuddin dan Ibu Emmasari Maya,S.Pd. dan putri tunggal Bapak Hamdani

Alwi dan Ibu Rosnelli, S.Pdi. Pendidikan yang ditempuh oleh penulis, yaitu

Taman Kanak-kanak Darmawanita pada tahun 2002 diselesaikan pada tahun

2003, SD Negeri 1 UGI 2003 diselesaikan pada tahun 2009, SMP Negeri 1

Menggala pada tahun 2009 diselesaikan pada tahun 2012,dan SMA Negeri 1

Menggala pada tahun 2012 diselesaikan pada tahun 2015.

Pada tahun 2015 penulis melanjutkan pendidikan di Universitas Lampung,

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni,

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui jalur Seleksi

Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pada tahun 2018 penulis

menyelesaikan Praktik Profesi Kependidikan (PPK) di Madrasah Aliyah Swasta

Sinar Harapan dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sinar Harapan,Kecamatan

(9)

MOTO

Tidak ada perkara ilmu yang ringan

-Imam Malik-

Dalam setiap peristiwa pasti ada hikmahnya, nikmati proses nya dengan

kesabaran.

(10)

PERSEMBAHAN

Dengan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT, atas rahmat dan

hidayahnya dengan segala ketulusan, kerendahan hati dan rasa hormat, serta

baktiku, kupersembahkan karya ini kepada orang-orang tersayang.

1. Orang-orang terbaik yang kumiliki di dunia ini yaitu orang tuaku tercinta

Pak Baharuddin Akbar dan Mak Ema Sari Maya, S.Pd., Ayah Hamdani

Alwi dan Ibu Rosnelli, S.Pdi.yang tak pernah berhenti memberikan

untaian doa yang tulus dengan segala limpahan cinta dan kasih sayang,

perhatian, motivasi, dukungan moral maupun material, semangat, dan

nasihat yang menjadi penyemangat menyelesaikan skripsi ini.

2. Nenekku tersayang Hj.Alhana Yakub yang selalu mendoakan dan

menyemangati untuk keberhasilanku.

3. Kakak-kakak danAdikku tersayang, Gita Maya Akbar., S.E.,Regina

Scunda Maya Akbar, S.Kep., Caisar Dick Akira Akbar, S.T., Dora Nova

Ramita, S.Kom., Carl Arlyn Akbar, S.STP.,M.A., dan Carolan Akbar yang

selalu setia mendukungku dan menjadi penyemanga thidupku.

4. Keponakan-keponakanku Zalta Ulima Rahma, Rumaisha Adiba

Zulkarnain, Muhammad Kahfi Zulkarnain, dan Nabil Ulima Syafa yang

(11)

5. Almamater tercinta Universitas Lampung yang telah menjadi tempatku

meninggalkan masa remaja menuju masa dewasaku untuk menapaki

(12)

SANWACANA

Alhamdulillahirabilalamin, rasa syukur yang dapat penulis ucapkan kepada Allah

subhanahuwataala karena rahmat, kasih, sayang, dan hidayah-Nya penulis dapat

menyelesaikan skripsi dengan judul Teks Deskripsi pada Majalah Aneka Yess

Periode September 2005 dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar di SMP Kelas

VII. Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana

Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan

Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,

Universitas Lampung. Penulis telah banyak menerima bantuan dan bimbingan

dari berbagai pihak dalam penyusunan skripsi ini.Penulis menyampaikan terima

kasih kepada pihak-pihak berikut.

1. Dr. IingSunarti., M.Pd. Selaku pembimbing I yang selalu menularkan

semangat nya selama bimbingan dan tak pernah lelah serta tidak bosan

member motivasi, arahan, dan saran bagi penulis;

2. Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd. selaku pembimbing II sekaligus pembimbing

akademik yang tak pernah bosan mengingatkan penulisakan kesalahan yang

sama dan tak pernah lelah memberikan bimbingan, arahan, dan saran bagi

penulis;

3. Eka Sofia Agustina, S.Pd., M.Pd. selaku dosen pembahas yang tak pernah

(13)

4. Prof. Dr. Patuan Raja, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan;

5. Dr. Nurlaksana Eko Rusminto, M.Pd. selaku Ketua Jurusan Pendidikan

Bahasa dan Seni;

6. Dr. Munaris, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan

Sastra Indonesia;

7. Bapak dan Ibu Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia;

8. Sahabat yang setia sejak sekolah dasar hingga saat ini Diah Irmalinda dan

Dika Sari yang tak pernah bosan untuk membantu, mendukun, dan

memberikansemangat;

9. Sahabat dari masa putih abu-abu Nia Lestari, Martina, Supina Apriani, Linda

Margaretha, Ani Mala Sari, Erna Wati,Maya Safitri,Novela Daria utami,

Irawan Jaya, danArdiansyah Yoga Pratama yang selalu mendukung,

membantu, dan memberikan motivasi serta doa yang tak pernah henti;

10. Teman terbaikku Reza Stiawansyah, S.Pd. yang selalu mendukung,

memberikan semangat, dan motivasi serta doa yang tak pernah henti;

11. Sepupu-sepupuku tersayang yang selalu mendukung dan tak pernah bosan

membantuku Anisya Munatama dan Kamelia Putri;

12. Sahabat salihahku seperjuangan yang tak henti memberi bantuan, semangat,

dan doa, Maudy Sukma Dhini, Dela Alpionita, Rahmiyati, Nurfadilla, Nola

Miranda, Shara Veronica, Ghitsa Ayu Maulida,dan Ranadya Habsari;

13. Sahabat salehku Nurul Ismail dan Mat Desman yang selalu member semangat

(14)

14. Teman tertawa dan bercerita Indah Tri Rahmadhani, Tissa Sandova, Annisa

Ayu Sonia Rala, Rindu Bunga Putri, dan Siti Sarah Nurjanah;

15. Keluarga Desa Sinar Harapan, teman hidup 45 hari PPK dan KKN

Tanggamus Meli, Dina, Eky, Noviea, Otia, Etika, Ayu, Rafin,danTuchin;

16. Keluarga besarku yang senantiasa menantikan kelulusan dengan memberikan

motivasi, dorongan, semangat,dan doa;

17. Keluarga besar angkatan keren, kelas A tercinta, dan seluruh mahasiswa

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta semua pihak

yang tidak dapat penulis sebutkan semua yang telah membantu penulis

menyelesaikan skripsi ini.

Semoga ketulusan dan kebaikan Bapak, Ibu, serta rekan-rekan mendapat pahala

dari Tuhan Yang Maha Esa.Penulis berharap skripsi ini bermanfaat untuk

kemajuan pendidikan, khususnya Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Bandar Lampung, Agustus2019

Rosha Gremonia

(15)

DAFTAR ISI

Halaman

SAMPUL HALAMAN ... i

ABSTRAK ...ii

LEMBAR PENGESAHAN ...iii

RIWAYAT HIDUP ...iv

MOTO ...v

PERSEMBAHAN ...vi

SANWACANA ...vii

DAFTAR ISI ...ix

DAFTAR SINGKATAN ...xi

DAFTAR TABEL ...xii

DAFTAR LAMPIRAN ...xiii

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah ...1

1.2 Rumusan Masalah ...6

1.3 Tujuan Penelitian ...6

1.4 Manfaat Penelitian ...6

1.5 Ruang Lingkup...7

II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Teks Deskripsi ...8

2.1.1 Pengertian Teks Deskripsi ...8

2.1.2 Ciri- Ciri Teks Deskripsi ...9

2.1.3 Unsur-Unsur Karangan Deskripsi ...9

2.1.4 Aspek- Aspek Menulis Deskripsi...10

2.1.5 Langkah-langkah menulis karangan deskripsi ...12

2.1.6 Struktur Teks Deskripsi ...13

2.1.7 Jenis-Jenis Teks Deskripsi ...14

2.1.8 Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi ...14

2.1.9 Contoh-Contoh Teks Deskripsi ...15

2.2 Majalah ...18

2.2.1 Pengertian Majalah...18

2.2.2 Jenis-jenis Majalah ...18

2.2.3 Karakteristik Majalah ...19

2.2.4 Fungsi Majalah ...19

(16)

2.3 Bahan Ajar ...20

2.3.1 Pengertian Bahan Ajar ...20

2.3.2 Tujuan dan Manfaat Bahan Ajar ...21

2.3.3 Jenis Bahan Ajar ...23

2.3.4 Teknik Penyusunan Bahan Ajar ...23

2.3.5 Penyusunan Bahan Ajar ...24

2.3.6 Kriteria Pemilihan Bahan Ajar ...24

2.3.7 Langkah-Langkah Dalam Memilih Bahan Ajar ...26

2.3.8 Menentukan Cakupan Bahan Ajar ...27

2.3.9 Menentukan Urutan Bahan Ajar ...27

III. METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian ...29

3.2 Sumber Data dan Data ...29

3.3 Teknik Pengumpulan Data ...29

3.4 Teknik Analisis Data...30

3.5 Indikator Penelitian ...31

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil ...32

4.2 Pembahasan...40

4.2.1 Struktur Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess dengan Judul SMAN 21 Jakarta,Tetap Rendah Hati .. ... . 41

4.2.2 Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess denganJudul SMAN 21 Jakarta, Tetap Rendah Hati ... ...44 ...

4.2.3 Struktur Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess dengan Judul Tor-Tor Tarian Istimewa ... .48

4.2.4 Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess dengan Judul Tor-Tor Tarian Istimewa ... 50

4.2.5 Struktur Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess dengan Judul SMA N 8 Jakarta Goes To USA ... 54

4.2.6 Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess dengan Judul SMA N 8 Jakarta Goes To USA ... 56

4.2.7 Struktur Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess Dengan Judul SMA PGRI Plus Cibinong Sekolah Desa, Teknologi Kota………....60

4.2.8 Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess dengan judul SMA PGRI Cibinong Sekolah Desa Teknologi Kota………...63

4.2.9 Struktur Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess dengan Judul Festival Budaya Sekolah………...67

4.2.10 Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi dalamMajalah Aneka Yess dengan Judul Festival Budaya Sekolah………..70

(17)

4.2.12 Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka

Yess dengan Judul CONCORDE 2010 Milik: SMA Islam

Al Azhar 1, Jakarta ...………..77 4.2.13 Struktur Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka Yess dengan

Judul Pentas Seni Kemerdekaan 2005 ... 82 4.2.14 Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah Aneka

Yess dengan Judul Pentas Seni Kemerdekaan 2005 ...85 4.3 Pemanfaatanya sebagai Bahan Ajar ...88

V. PENUTUP

5.1 Simpulan ... 92 5.2 Saran ... 93

(18)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1.1.Struktur dan Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah

Aneka Yess yang berjudul SMAN 21 Jakarta ...33 Tabel 4.1.2.Struktur dan Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah

Aneka Yess yang berjudul Tor-Tor, Tarian Istimewa ...34 Tabel 4.1.3.Struktur dan Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah

Aneka Yess yang berjudul SMA N 8 Jakarta

Goes To USA ...35 Tabel 4.1.4.Struktur dan Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah

Aneka Yess yang berjudul SMA PGRI Plus Cibinong,

Sekolah Desa, Teknologi Kota ...36 Tabel 4.1.5.Struktur dan Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah

Aneka Yess yang berjudul Festival Budaya Sekolah ...37 Tabel 4.1.6.Struktur dan Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah

Aneka Yess yang berjudul Concorde 2010, Milik:

SMA Islam Al-Azhar 1, Jakarta ...38 Tabel 4.1.7.Struktur dan Kebahasaan Teks Deskripsi dalam Majalah

(19)

DAFTAR LAMPIRAN

1. Sumber Data Penelitian ...95 2. Korpus Data Penelitian Struktur Teks Deskripsi dalam

Majalah Aneka Yess Periode November 2005 ...96 3. Korpus Data Penelitian Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi dalam

(20)

DAFTAR SINGKATAN

1. DU : Deskripsi Umum

2. DB : Deskripsi Bagian

3. RK : Rujukan Kata

4. KB : Kata Berimbuhan

5. KJG : Konjungsi

6. KK : Kelompok Kata

(21)

1

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur

manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang saling

mempengaruhi dalam mencapai tujuan pembelajaran (Hamalik, 2009:57).

Halliday dan Ruqaiyah (dalam Mahsun, 2018: 1) menyebutkan bahwa teks

merupakan jalan menuju pemahaman tentang bahasa. Itu sebabnya, teks

menurutnya merupakan bahasa yang berfungsi atau bahasa yang sedang

melaksanakan tugas tertentu dalam konteks situasi.Berbicara tentang teks tidak

dapat dilepaskan dari pembicaraan tentang genre dan register karenakedua hal

diatas memiliki relasi hierarki dengan teks itu sendiri.Genre merujuk pada

nilai-nilai atau norma kultural yang direalisasikan dalam suatu proses sosial. Dengan

demikian, genre dapat didefinisikan sebagai jenis teks yang berfungsi menjadi

rujukan agar suatu teks dapat dibuat lebih efektif, baik dari segi ketetapan

tujuannya (tujuan sosial), maupun ketetapan pemilihan, dan penyusunan elemen

teks, dan ketetapan dalam penggunaan unsur tata bahasanya (Mahsun,2018:13).

Teks Deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek atau keadaan

tertentu dengan serinci-rincinya berdasarkan sudut pandang pribadi penulisnya

(22)

2

umum,dan deskripsi bagian.Teks deskripsi memiliki kaidah kebahasaan, yaitu

menggunakan rujukan kata, menggunakan kata kopula, menggunakan kata kerja

material, dan menggunakan kata-kata sifat yang bersifat emotif (Kosasih

2019:17)

.

Keistimewaan teks deskripsi berupa penggambaran secara jelas

mengenai objek yang terdapat pada teks deskripsi tersebut sehingga pembaca

dapat mengetahui informasi secara detail pada teks deskripsi tersebut.

Teks deskripsi merupakan teks yang terdapat pada kurikulum 2013 dengan

Kompetensi Dasar 3.2 Menelaah struktur dan unsur kebahasaan dari teks

deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau

suasana pentas seni daerah) yang dibaca atau didengar dan Kompetensi Dasar 4.2

Menyajikan data, gagasan, pesan dalam bentuk teks deskripsi tentang objek

(sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau pentas seni daerah) secara

tulis dengan memperhatikan struktur, kebahasaan baik secara lisan dan tulis.

Teks deskripsi dapat kita temukan pada media massa yang berupa majalah.

Majalah adalah terbitan berkala yang berisi artikel-artikel dan terbitan untuk

waktu tidak terbatas mempunyai nomor urut (Soeatminah dalam Golung

1987:44).Keistimewaan dari majalah yaitu dapat diamati lebih lama dan terdapat

rubrik-rubrik hiburan yang selalu ada baik itu cerita pendek, cerita panjang, atau

cerita bergambar yang menarik (Effendy, 2006:31).

Majalah Aneka Yess merupakan nama majalah remaja wanita yang berasal dari

Indonesia. Majalah Aneka Yess pertama kali diterbitkan pada tahun 1990 dan

diterbitkan oleh PT. Aneka Yess.Selain menjadi salah satu majalah bacaan remaja,

(23)

3

Majalah Aneka Yess ini tidak hanya bersifat informatif dan menghibur, tapi juga

memberikan kesempatan kepada para remaja untuk menjadi model terkenal di

Indonesia. Seiring dengan perkembangan jaman, majalah ini menghadirkan

informasi-informasi terkini mengenai teknologi dan pergaulan remaja.

Keistimewaan contoh teks deskripsi dalam majalah Aneka Yess, yaitu terletak

pada informasi yang disajikan karena memiliki manfaat bagi remaja yang

membaca majalah tersebut, menambah wawasan remaja pada kondisi yang terjadi

pada lingkungan sekitar.Teks deskripsi dalam majalah Aneka Yess juga

menyuguhkan informasi perihal perkembangan remaja, baik potensi dalam diri

remaja maupun kemampuan remaja. Berikut terdapat contoh kutipan artikel teks

deskripsi yang ada dalam majalah Aneka Yes.

Contoh 1

“Satu lagi SMA Negeri yang membuka kelas Internasional. Yups, SMAN 21 yang terletak di Jalan Tanah Mas Raya No.1, Jakarta. Sekolah Unggulan DKI Jakarta dan Sekolah Berbudaya Lingkungan Tingkat Nasional itu, baru tahun ini membuka kelas Internasional untuk satu kelas.”

Pada contoh tersebut, dipaparkan teks deskripsi yang memberikan informasi

kepada khalayak umum perihal kemajuan SMAN 21 Jakarta. Meskipun sekolah

tersebut sudah bertaraf Internasional, sekolah tersebut tidak merasa sebagai salah

satu sekolah yang unggul.Sekolah tersebut memiliki potensi yang baik dalam

upaya mencerdasakan generasi remaja selanjutnya. Keistimewaan dari majalah

Aneka Yess pada periode 2005 ini yaitu di dalamnya terdapat contoh-contoh teks

deskripsi yang dapat digunakan sebagai data dalam penelitian dan dapat

(24)

4

pembelajaran bahasa Indonesia yang memuat materi teks deskripsi di Sekolah

Menengah Pertama.

Teks deskripsi pada majalah Aneka yess merupakan kajian yang menarik untuk

diteliti karena di dalam teks deskripsi dijumpai sejumlah fakta yang dapat

memperluas wawasan, pengetahuan, dan keyakinan para pembaca ataupun

pendengarnya, di samping terdapat fenomena yang sesuai dengan karakteristik

teks deskripsi sehingga peneliti memanfaatkan sebagai bahan kajian yang

menarik dan terbaru.

Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru

atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan

yang dimaksudkan adalah bahan tertulis dan tidak tertulis (Amri, 2013:159).

Bahan atau materi pembelajaran pada dasarnya adalah “isi” dari kurikulum, yakni

berupa mata pelajaran atau bidang studi dengan topik/ sub topik dan rinciannya.

Bahan ajar atau materi kurikulum adalah isi atau muatan kurikulum yang harus

dipahami oleh siswa dalam upaya mencapai tujuan kurikulum. Bahan Ajar yang

dihasilkan pada penelitian ini berupa Bahan Ajar Hand Out. Kelebihan Bahan

Ajar Hand Out yaitu, Teks dan gambar dapat memanbah daya tarik,

memperlancar pemahaman informasi yang disampaikan serta lebih ekonomis dan

mudah terdistribusi.

Penelitian sejenis yang berfokus pada penelitian yang diteliti oleh Yuliyana

Susanti (2019) dengan judul PenelitianTeks Eksplanasi Kompleks Dalam Media

(25)

5

penelitian sebelumnya yaitu menunjukkan bahwa struktur teks eksplanasi

kompleks, yaitu identifikasi fenomena atau latar belakang peristiwa yang disertai

keterangan waktu dan tempat kejadian, penggambaran rangkaian kejadian lebih

banyak yang bersifat kausalitas, serta ulasan yang berupa komentar atau

penilaian, sedangkan kaidah atau fitur kebahasaan yang ditemukan, didominasi

dengan penggunaan kata penunjuk keterangan waktu karena baik teks yang

bersifat kronologis maupun kausalitas disertai dengan kata penunjuk keterangan

waktu. Perbedaan antara penelitian yang dilakukan penulis dengan peneliti yang

dilakukan penulis sebelumnyayaitu penelitian ini menggunakan teks deskripsi

yang terdapat pada Majalah Aneka Yess untuk diteliti struktur dan kaidah

kebahasaannya kemudian dimanfaatkan sebagai bahan ajar sedangkan penelitian

yang dilakukan oleh Yuliyana Susanti berkaitan dengan teks eksplanasi kompleks

yang terdapat pada surat kabar untuk diteliti struktur dan kaidah kebahasannya.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti terhadap guru yang

mengajar di SMP Negeri 1 Menggala bahwa selama ini siswa belum mengetahui

secara jelas struktur dan kaidah kebahasaan yang terdapat pada teks deskripsi dan

bahan ajar yang digunakan pada sekolah tersebut kurang bervariasi. Oleh karena

itu, peneliti memunculkan serta menampilkan ide baru yang dimanfaatkan sebagai

bahan ajar teks deskripsi yang memiliki struktur dan kaidah kebahasaan yang

lengkap agar siswa lebih memahami tentang struktur dan kaidah kebahasaan yang

(26)

6

1.2Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti merumuskan masalah dalam penelitian

ini sebagai berikut.

1. Bagaimanakah struktur teks deskripsi dalam majalah?

2. Bagaimanakah kaidah kebahasaan teks deskripsi dalam majalah?

3. Bagaimanakah pemanfaatan hasil penelitian teks deskripsi dalam majalah

sebagai bahan ajar di SMP Kelas VII?

1.3Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang telah dipaparkan di atas, tujuan yang

akandicapai peneliti dalam penelitian ini yakni sebagai berikut.

1. Mendeskripsikan struktur teks deskripsi dalam majalahAneka Yess.

2. Mendeskripsikan kaidah kebahasaan teks deskripsi dalam majalahAneka

Yess.

3. Mendeskripsikan pemanfaatan hasil penelitian teks deskripsi dalam

majalahAneka Yess sebagai bahan ajar ajar di SMP Kelas VII.

1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan dengan harapan agar berguna, baik secara teoritis

maupun praktis. Adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut.

1. Manfaat teoretis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah kajian struktur

dan kebahasaan teks deskripsi.

2. Manfaat Praktis

(27)

7

a. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan ajar teks deskripsi bagi

pendidik.

b. Informasi bagi pembaca dalam menambah wawasan mengenai struktur

dan kaidah kebahasaan teks deskripsi.

1.5 Ruang Lingkup Penelitian

Ruang lingkup penelitian ini sebagai berikut.

1. Sumber data penelitian ini adalah majalah Aneka Yess periode September

2005.

2. Objek dalam penelitian ini adalah struktur dan kaidah teks deskripsi dalam

(28)

8

II. LANDASAN TEORI

2.1Teks Deskripsi

Teks deskripsi merupakan salah satu dari beberapa teks yang dijadikan materi ajar

di kelas VII SMP dalam kurikulum. Teks deskripsi itu suatu pola yang

menggambarkan sesuatu pola, pola tersebut dibentuk melalui langkah-langkah

menyusun karangan dekripsi, yaitu : (1) menentukan tema atau objek yang akan

dideskripsikan, (2) menentukan tujuan, (3) menentukan aspek-aspek, (4)

menyusun aspek-apek secara runtut, dan (5) mengembangkan keranga karangan

(Panuju 2005:17)

2.1.1 Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah pemerian merupakan sebuah bentuk tulisan yang bertalian

dengan usaha penulis untuk memberikan perincian-perincian dari obyek yang

sedang dibicarakan (Keraf 2017:93). Teks Deskripsi adalah teks yang

menggambarkan suatu objek atau keadaan tertentu dengan serinci-rincinya

berdasarkan sudut pandang pribadi penulisnya (Kosasih 2019:16). Sehubungan

dengan itu, teks deskripsi berarti sebagai situasi karangan teks atau tulisan yang

secara spesifik menyampaikan informasi tentang situasi dan kondisi suatu

lingkungan (kebendaan ataupun kemanusian) penyampainnya secara objektif, apa

(29)

9

2.1.2 Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Beberapa ahli memberikan kejelasan mengenai ciri-ciri khususnya pada teks

karangan deskripsi dari teks karangan lain.Menurut Keraf (2005:98), ada tiga

ciri-ciri karangan deskripsi diatarannya sebagai berikut.

1. Berisi perincian-perincian sehingga objeknya seolah-olah terpajang di depan

mata pembaca;

2. Dapat menimbulkan kesan dan daya khayal pembaca, dan

3. Berisi penjelasan yang menarik minat serta perhatian orang lain atau

pembaca.

2.1.3 Unsur-Unsur Karangan Teks Deskripsi

Menurut Keraf (2005:95) pada memetakan suatu hal pada karangan deskrispsi

diperlukan unsur-unsur yang membentuknya, pada pemetaan unsur-unsur teks

deskripsi tersbut adalah sebagai berikut.

1. Data yang diolah yaitu melukiskan objek (objek teks deskripsi bersifat khusus

yaitu berisi perincian-perincian, sehingga objeknya seolah-olah terpajang di

depan mata pembaca yang berdsarkan penggambnaran imajinatif oleh

penulis.

2. Informasi, yaitu keterangan-keterangan tambahan dalam mengembangkan

yang diperoleh berdasarkan pelukisan objek.

(30)

10

2.1.4 Aspek-Aspek Menulis Teks Deskripsi

Dalam menulis teks deskripsi yang perlu diperhatikan salah satu nya yaitu

aspek-aspek mengenai cara menulis teks deskripsi. Menurut Keraf (1981 : 142),

mengemukakan aspek-apsek menulis teks deskripsi sebagai berikut.

1. Aspek titik pandang

a) Lokasi jarak umumnya

Aspek ini lebih diperhatikan. Namun, untuk mecapai suatu tempat yang

baik, pengarang harus memperhatikan pula beberapa aspek lain, yaitu aspek

lokasi waktu dan aspek pengarang.

b) Lokasi waktu

Lokasi waktu tidak bisa diabaikan sama sekali dari lokasi jarak, ia

memainkan peranan yang sangat penting. Pemandangan pada sebuah jalan

yang ramai pada pagi hari akan lebih berlainan dengan keadaan siang hari,

serta berbeda pula pada sore hari atau malam hari, sesuai dengan

kesibukan-kesibukan dan aktivitas-aktivitas manusia pada waktu tersebut.

c) Sikap pengarang

Aspek ketiga yang tidak dapat diabaikan adalah persoalan watak pengarang

dan hubungan antara objek dan penulisannya dapat dirumuskan pula dengan

(31)

11

2. Aspek-aspek deskripsi orang

a) Bidang fisik

Bidang pertama adalah deskripsi mengenai bentuk fisik seseorang, tujuan

deskripsi dalam bidang ini untuk membentuk gambaran yang

sejelas-jelasnya tentang keadaan tubuh seorang tokoh sehingga pembaca

memperoleh suatu gambaran yang jelas mengenai orang itu.

b) Bidang milik

Bidang kedua yang dapat dijadikan objek untuk membuat deskripsi orang

adalah segala sesutau yang mengelilingi atau melengkapi sesorang.

c) Bidang tindakan

Aspek ktiga yang dituangkan dalam sebuah deksripsi yang objektif adalah

mengenai tindakan-tindakan atau perbuatan yang dilakukan oleh seorang

tokoh. Seorang pengamat dapat mengikuti dengan cerman tindak-tanduk,

perbuatan atau gerak-gerik sesorang dari suatu tempat ketempat yang lain,

dari suatu waktu tertentu ke waktu yang lain.

d) Bidang perasaan

Antara tubuh dan jiwa terdapat pertalian yang erat yaitu perasaan.

Pertalian itu dapat dinyatakan dengan bermacm-macam cara. Relasi antara

unsur-unsur tubuh dan perasaan-perasaan seorang dapat menuntun seorang

pengarang kepada suatu deskripsi yang tidak langsung bertalian dengan

(32)

12

2.1.5 Langkah-Langkah Menulis Karangan Deskripsi

Dalam menulis karangan deskripsi yang harus diperhatikan salah satunya yaitu

pada langkah-langkah dalam penulisannya. Adapun langkah-langkah dalam

menulis deskripsi menurut Akhadiah (1988:2-5) sebagai berikut.

1. Menentukan Tema

Langkah paling awal dalam membuat suatu karangan adalah menentukan tema

atau topik karangan. Tema diartikan pokok pikiran, sedangkan topik adalah pokok

pembicaraan. Apabila dilihat dari sudut sebuah karang yang telah selesai tema

adalah suatu amanat utama yang disampaikan oleh penulis karangannya. Dalam

kenyataanya untuk menulis karangan, penulis harus memilih suatu topik atau

pokok pembicaraan.

2. Menetapkan Tujuan Penulis

Langkah kedua adalah menetapkan tujuan penulisam. pada langkah ini setiap

penulis harus mengungkapkan dengan jelas tujuan penulisan yang akan

dilaksanakannya. Perumusan tujuan penulisan sangat penting dan harus ditentukan

lebih dahulu karena hal ini merupakan titik tolak dalam seluruh kegiatan menulis

selanjutnya. Dengan menentukan tujuan penulisan, akan diketahui apa yang harus

dilakukan pada tahap penulisan. tujuan merupakan penentu yang pokok dan akan

mengarahakna serta membatasi karangan. Kesadaran mengenai tujuan selama

proses penulisan akan menjaga keutuhan tulisan.

3. Mengumpulkan Bahan

pada waktu memilih dan membatasi topik kita hendaknya sudah memperkirakan

kemungkinan mendapatkan bahan. Dengan membatasi pokok, maka kita pun

(33)

13

mengumpulkan bahan yang khusus pula. Bahan penulisan ini dapat dikumpulkan

pada tahap penulisan dan dapat pula pada waktu penulisan berlangsung.

4. Membuat Kerangka Karangan

langkah keempat adalah membuat kerangka karangan pada teks agar

pengorganisasian karangan dapat ditentukan. kerangka karangan adalah rencana

penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan teks yang akan

ditulis, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis,

jelas, terstruktur, dan teratur.

2.1.6 Struktur Teks Deskripsi

Menurut Kosasih (2019:16)struktur teks deskripsi sebagai berikut.

a. Judul adalah nama karangan yang dipakai untuk buku atau bab dalam buku

yang dapat menyiratkan secara pendek isi atau maksud buku atau bab itu.

Judul dituliskan beberapa kata yang mewakili isi dari teksdeskripsi dan objek

yang akan dideskripsikan.

b. Deskripsi umum, pada bagian deskripsi umum dijelaskan tentang

definisi/identitas objek yang dideskripsikan.Pada bagian deskripsi umum

dijelaskan tentang definisi/identitas objek yang dideskripsikan. Bagian ini,

teks deskripsi menjabarkan secara umum dipahami oleh publik atau

masyarakat.

c. Deskripsi bagian, pada deskripsi bagian dijelaskan pengklasifikasikan objek

yang dideskripsikan pengklasifikasikan dijelaskan secara lebih rinci dengan

memberikan gambaran-gambaran yang jelas.Pada deskripsi bagian dijelaskan

pengklasifikasikan objek yang dideskripsikan. Pengklasifikasikan dijelaskan

(34)

14

2.1.7 Jenis Teks Deskripsi

Secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua macam teksdeskripsi, yang

pertama disebut teks deskripsi imajinatif/impresionis dan yang kedua teks

deskripsi faktual/ekspositoris.

a. Teks deskripsi imajinatif/impresionis adalah paragraf yang melukiskan

ruang atau tempat berlangsungnya suatu peristiwa.

b. Teks deskripsi faktual/ekspositoris adalah paragraf yang menceritakan

peristiwa berdasarkan kenyataan atau mengandung kebenaran.

2.1.8 Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Menurut Kosasih (2019:17) teks deskripsi terdiri atas lima kaidah sebagai berikut.

a. Menggunakan rujukan kata pada nama objek beserta kata penggantinya

(kata ganti persona).Rujukan kata merupakan kelas kata pronominal

rujukan kata atau kata ganti ialah kata yang digunakan sebagai pengganti

subjek atau objek yang berupa orang dan benda.

Contoh :Bagas, kelinciku, rumah Bu Ayu.

b. Menggunakan kata kopula, seperti adalah, merupakan, yaitu. Kata-kata

tersebut digunakan untuk mengenal objek.Teks deskripsi memiliki kata

kopula yang digunakan untuk mengenalkan objek-objek yang ada di dalam

teks deskripsi. Contoh: yaitu, merupakan, adalah.

c. Menggunakan kata kerja material atau kata kerja yang menunjukkan

tindakan suatu benda, binatang, manusia, atau peristiwa. Misalanya,

melompat, mengibaskan, berdiri.

d. Menggunakan kata-kata sifat yang bersifat emotif. Misalnya,

(35)

15

bersifat emotif yang digunakan untuk menerangkan nomina dan secara

umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.

2.1.9 Contoh-contoh Teks Deskripsi

a. Contoh Teks Deskripsi Tempat-tempat Bersejarah

1. Museum Lampung “Ruwa Jurai”

Menyimpan sekitar 4.735 buah benda koleksi.Benda-benda koleksi ini terbagi menjadi 10 jenis, yaitu koleksi geologika, etnografika, historika, numismatika/heraldika, filogika, keramologika, seni rupa, dan teknografika.Koleksi yang paling banyak adalah etnografika yang mencapai 2.079. Koleksi etnografika ini

mencakup berbagai benda buatan manusia yang proses pembuatan dan pemakaiannya menjadi ciri khas dari kebudayaan masyarakat Lampung.Di antara koleksi-koleksi yang ditampilkan, antara lain pernak-pernik aksesori dari dua kelompok adat yang dominan di Lampung, yaitu Sei Bathin (Peminggir) dan Pepadun.Kedua kelompok adat ini masing-masing memiliki kekhasan dalam hal ritual adat dan aksesori yang dikenakan.

https://situsbudaya.id/museum-negeri-provinsi-lampung-ruwa-jurai/

2. Taman Purbakala Pugung Raharjo

Ditemukan pada tahun 1957, situs ini menjadi salah satu situs peninggalan sejarah yang cukup berharga. Situs yang berupa taman Purbakala ini terletak di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan

Sekampung Udik, Lampung Timur. Situs arkeologi seluas 30 hektar ini merupakan peninggalan zaman Hindu dan Budha. Di dalamnya terdapat Punden Berundak, Arca, Prasasti, Batu Mayat atau Batu Kandang, Altar Batu, Batu Berlubang, Benteng Parit Primitif sepanjang 1,2 kilometer, dan Dolmen. Selain itu, beberapa keramik peninggalan dinasti Han, Sung, dan Ming masih bisa ditemukan di taman purbakala ini.

Bagi anda yang ingin mengunjungi situs ini, untuk mencapainya, anda harus menempuh perjalanan 52 kilometer ke arah Timur dari Kota Bandar Lampung. Selama perjalanan, selama perjalanan deretan asri kebun karet yang sangat luas menjadi pemandangan yang cukup indah untuk dini.

(36)

16

b. Contoh teks deskripsi tempat wisata

1. Pulau Pahawang

Salah satu taman laut yang terkenal dengan keindahannya ada di Pulau Pahawang. Keindahannya tak hanya terkenal di kalangan turis lokal saja melainkan juga wisatawan mancanegara. Pulau Pahawang mempunyai luas 1.084 hektar, terbagi menjadi 2 pulau yaitu Pulau Pahawang Kecil dan Pulau Pahawang Besar.Dari Kota Bandar Lampung pulau ini dapat

ditempuh dalam waktu selama 1,5 jam (sampai ke dermaga Ketapang) kemudian lanjutkan perjalanan naik perahu sampai tujuan akhirnya yaitu Pulau Pahawang besar. Bagi anda yang ingin menginap, di sini tersedia penginapan dengan harga yang cukup terjangkau. Setelah badan segar di pagi hari, anda dapat melakukan penyelaman, menikmati keindahan taman lautnya. Alamat : Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran.

https://www.kompasiana.com/nelsonnsi/555d476b517 a61220a2cd4a3/keindahan-pulau-pahawang-lampung

2. Taman Nasional Way Kambas

Taman yang sudah begitu terkenal ini identik dengan gajahnya. Namanya adalah Taman Nasional Way Kambas. Di sinilah lokasi perlindungan satwa gajah sumatera yang dari hari ke hari

populasinya semakin berkurang. Taman Nasional Way Kambas yang didirikan tahun 1985 adalah sekolah gajah yang pertama di nusantara.Tempat ini awalnya mempunyai nama Pusat Latihan Gajah atau PLG, selanjutnya nama tersebut diubah kembali menjadi pusat konservasi gajah dengan harapan di tempat ini hewan gajah dapat dilatih, dijinakkan, dilindungi, tempat perkembangbiakan serta konservasi.Sampai dengan sekarang sudah lebih dari 300 ekor gajah yang dilatih dan tersebar seantero Indonesia.

https://www.ragamtempatwisata.com/2014/ 10/taman-nasional-way-kambas-lampung.html

c. Contoh Teks Deskripsi tentang Pentas Seni

(37)

17

(Ansambel), dan ;Lakon tentang sejarah-sejarah Lampung. Mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Seni Pertunjukkan Indonesia ini biasanya sebelum mereka menampilkan kepandaian mereka harus melalui tahap-tahap latihan yang biasanya dilakukan setiap hari setelah selesai mata kuliah lainnya. Jadwal pementasaan mereka pada awal bulan januari, semua sudah mereka persiapkan dengan sangat matang, suasana dalam Gedung Serba Guna

Universitas Lampung sangat ramai dan penonton terpukau dengan semua penampilan yang di tampilkan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang menampilkan “Tarian Tradisional, Tarian Kontemporer, Musik Ansambel serta yang lebih dinantikan penonton yaitu Lakon sejarah tentang Ratu Balau” yang menjadi pusat perhatian semua penonton.

(Majalah teknokra)

d. Contoh Teks Deskripsi tentang Sekolah

SMK Negeri 1 Lampung merupakan salah satu sekolah terbaik di Lampung. Sekolah ini mendapat apresiasi serta pandangan baik dari seluruh bagian masyarakat sekitar, bahkan banyak sekali calon siswa siswi baru yang ingin mendaftarkan dirinya di SMP ini. Karena SMK 1

Lampung predikatnya sudah diakui mampu menghasilkan lulusan dengan berkualitas.Disamping itu, kualitasnya juga dibuktikan dengan melalui indeks input serta output prestasi sekolah ini. Pada tahun lalu, SMK Negeri 1 Lampung ini menjadi salah satu sekolah dengan input serta output sama, ialah nomor lima untuk Pemasaran Marketing (PM) dan nomor satu untuk Ilmu Akuntansi (AK).

Tidak hanya indeks prestasi saja yang membuat SMK ini terkesan baik, tetapi lingkungan serta fasilitas yang ada disini juga menduduki peringkat atas. SMK ini terletak di Gunung Sulah, Way Halim, Jl. Pulau Morotai No.33. SMK Negeri 1 Lampung ini begitu mudah diakses bagi seluruh masyarakat karena letaknya berada dipinggir jalan, sehingga begitu mudah untuk dilalu. Walaupun letaknya berada dipinggir jalan besar, suasana disekolah ini begitu tentram dan damai karena banyaknya pepohonan disekitar lingkungan sekolah ini.SMK Negeri 1 Lampung mempunyai luas tanah sekitar kurang lebih satu hektar. Sekolah ini tidak menginginkan muridnya merasa kurang nyaman atas lingkungan sekolah yang ada. Oleh karenanya, sekolahan ini dilengkapi dengan sebuah gazebo serta lima bangunan utama sehingga para siswa merasa betah dengan situasi sekolah yang sangat luas.Selain beberapa fasilitas bangunan yang disediakan, SMK ini juga memfasilitasi para peserta didiknya dengan beberapa fasilitas yang lengkap. Dimulai dari sebuah ruang baca, kantin, ruang ibadah, lapangan voli, lapangan basket, lapangan sepak bola, ruang praktek komputer, ruang praktek pemasaran dan dengan fasilitas terbaik. Dengan begitu para siswa dapat mengeksplorasi pelajaran yang didapatkan di sekolah.

(38)

18

2.2Majalah

Majalah merupakan salah satu media cetak yang berisi tentang artikel-artikel dan

terbitan untuk waktu tidak terbatas. Berikut akan dipaparkan beberapa hal yang

berkaitan dengan majalah.

2.2.1 Pengertian Majalah

Menurut Soeatminah (dalam Golung 1987:44) majalah adalah terbitan berkala

yang berisi artikel-artikel dan terbitan untuk waktu tidak terbatas mempunyai

nomor urut. Majalah yang sifatnya umum berisi artikel-artikel dari berbagai

macam bidang. Majalah yang sifatnya khusus biasanya artikel di dalamnya juga di

sekitar bidang yang bersangkutan.

2.2.2 Jenis-jenis Majalah

Majalah dapat dibagi kedalam dua jenis sebagai berikut.

a. Majalah Umum

Majalah umum adalah majalah yang menggunakan persoalan-persoalan

yangmempunyai arti penting bagi orang banyak. Menyangkut soal politik,

ekonomi, pendidikan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang meliputi

kebutuhan manusia dalam masyarakat.

b. Majalah Khusus

Majalah khusus adalah majalah yang mengemukakan masalah

pertanian,ekonomi, teknik, ilmu pengetahuan dan lain-lain (Suhandang,

(39)

19

2.2.3 Karakteristik Majalah

Adapun karakteristik majalah sebagai berikut.

a. Penyajian lebih mendalam.

b. Nilai aktualitas lebih lama.

c. Gambar atau foto lebih lama.

d. Cover sebagai daya tarik.

2.2.4 Fungsi Majalah

Fungsi majalah terdiri dari dua fungsi sebagai berikut.

a. Fungsi Majalah untuk Penerbit

1. Majalah sebagai media belajar organisasi.

2. Majalah sebagai media komunikasi.

3. Majalah sebagai media promosi.

4. Majalah sebagai media penyaluran bakat dalam bidang penulisan.

5. Majalah sebagai sarana investasi

b. Fungsi Majalah untuk Pembaca

1. Majalah sebagai sumber informasi.

2. Majalah sebagai media komunikasi.

3. Majalah sebagai penyalur aspirasi setiap orang.

4. Majalah sebagai penyemai demokrasi.

5. Majalah sebagai media promosi.

6. Majalah sebagai media pembelajaran berbasis baca-tulis.

7. Majalah sebagai media penyalur bakat dalam bidang penulisan.

8. Majalah sebagai peningkatan kreatifitas.

(40)

20

2.2.5 Majalah Aneka Yess

Majalah aneka Yess adalah nama majalah remaja wanita yang berasal dari

Indonesia. Majalah Aneka Yess pertama kali diterbitkan pada tahun 1990 dan

diterbitkan oleh PT. Aneka Yess. Selain menjadi salah satu majalah bacaan remaja,

majalah ini juga turut berjasa mencetak dan membesarkan beberapa artis terkenal.

Majalah Aneka Yess ini tidak bersifat informativ dan menghibur, seiring dengan

perkembangan jaman majalah ini menghadirkan informasi-informasi terkini

mengenai teknologi dan pergaulan remaja. Keistimewaan pada majalah Aneka

Yess periode September 2005 ini yaitu, informasi yang disajikan memiliki manfaat

bagi remaja dan menambah wawasan remaja pada kondisi yang terjadi pada

lingkungan sekitar.

2.3Bahan Ajar

Bahan ajar berisi materi pembelajaran yang digunakan untuk membantu guru

mencapai tujuan pembelajaran. Adapun kriteria bahan ajar yaitu, Kesesuaian

dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, dapat menumbuhkan minat

belajar siswa, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Berikut akan dipaparkan

beberapa hal yang berkaitan dengan bahan ajar

2.3.1 Pengertian Bahan Ajar

Bahan ajar adalah sesuatu yang mengandung pesan yang akan disajikan dalam

proses pembelajaran (Ismawati,2015:235). Bahan atau materi pembelajaran pada

dasarnya adalah “isi” dari kurikulum, yakni berupa mata pelajaran atau bidang

studi dengan topik/ sub topik dan rinciannya. Bahan ajar atau materi kurikulum

(41)

21

mencapai tujuan kurikulum. Bahan ajar yang baik dirancang sesuai dengan

ungprinsip-prinsip instruksional.

Amri (2013:159) mengemukakan bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang

digunakan untuk membantu guru atau instrukstur dalam melaksanakan kegiatan

belajar mengajar di kelas. Bahan ajar yang dimaksud bisa bahan tertulis dan tidak

tertulis. Guru sebagai seorang pendidik dan sebagai fasilitator dalam menjalankan

kurikulum yang digunakan bertugas untuk memilih dan mengembangkan bahan

pembelajaran. Guru dapat menulis sendiri bahan ajar yang ingin digunakan dalam

kegiatan belajar mengajar (KBM). Bahan ajar yang digunakan seharusnya

dilengkapi dengan pedoman untuk mempermudah siswa dan guru dalam kegiatan

pembelajaran.

2.3.2 Tujuan dan Manfaat Penyusunan Bahan Ajar

Berikut ini akan dipaparkan beberapa hal yang berkaitan dengan tujuan dan

manfaat penyusunan bahan ajar sebagai berikut.

a. Tujuan Penyusunan Bahan Ajar

Adapun tujuan Dalam penyusunan bahan ajar sebagai berikut.

1. Menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dengan

mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, yakni bahan ajar yang

sesuai dengan karakteristik dan setting atau lingkungan sosial peserta

didik;

2. Membantu peserta didik dalam memperoleh alternative bahan ajar di

(42)

22

3. Memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran.

b. Manfaat Penyusunan Bahan Ajar

Adapun manfaat dari penyusunan bahan ajar sebagai berikut.

1. Diperoleh bahan ajar yang sesuai tuntutan kurikulum dan sesuai dengan

kebutuhan belajar peserta didik;

2. Tidak lagi tergantung pada buku teks yang terkadang sulit untuk

diperoleh

3. Memperkaya karena dikembangkan dengan menggunakan berbagai

referensi;

4. Menambah kekhasan pengetahuan dan pengelaman guru dalam menulis

bahan ajar;

5. Membangun komunikasi pembalajaran yang efektif antara guru dengan

peserta didik karena peserta didik akan merasa lebih percaya kepada

gurunya;

6. Menambah angka kredit jika dikumpulkan menjadi buku dan diterbitkan.

c. Manfaat Bagi Peserta Didik

Menurut Amri (2013:160) bahan ajar sangat banyak manfaatnya bagi peserta

didik oleh karena itu harus disusun secara bagus, manfaatnya seperti di bawah

ini.

1. Kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik;

2. Kesempatan untuk belajar mandiri dan mengurangi ketergantungan

(43)

23

3. Mendapatkan kemudahakan dalam mempelajari setiap kompetensi yang

harus di kuasai.

2.3.3 Jenis Bahan Ajar

Jenis bahan ajar harus disesuaikan dulu dengan kurikulumnya dan setelah itu

dibuat rancangan pembelajaran seperti contoh di bawah ini.

1. Bahan ajar pandang (visual) terdiri atas bahan cetak (printed) seperti, hand

out, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchati, foto/gambar

dan non cetak (non printed) seperti, model/makat;

2. Bahan ajar (audio) seperti kaset, radio, piring hitam, dan compact disk audio;

3. Bahan ajar pandang dengar (audio visual) seperti video, film, dan compact

disk audio;

4. Bahan ajar multimedia interaktif (interactive teaching material) seperti CAI

(computed assisted instruction), compack disk (CD), Multimedia

pembelajaran interaktif dan bahan ajar berbasis web (web based learning

materials)

2.3.4 Teknik Penyusunan Bahan Ajar

Teknik penyusunan bahan ajar harus disesuaikan terlebih dahulu agar kurikulum

dasarnya seperti berikut ini.

a. analisis KD (Kompetensi Dasar) – Indikator;

b. analisis sumber belajar;

(44)

24

2.3.5 Penyusunan Bahan Ajar Cetak

Penyusunan bahan ajar cetak harus disesuaikan dengan rancangan pendidikannya,

jika sudah sesuai bisa disesuaikan seperti di bawah ini.

a. Susunan tampilan;

b. Bahasa yang mudah;

c. Menguji pemahaman;

d. Stimulan;

e. Kemudahan dibaca;

f. Materi intruksional;

Bahan ajar atau materi pembelajaran (instrucsional materials) adalah

pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka

mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Secara terperinci, jenis-jenis

materi pembelajaran terdiri dari pengetahuan (fakta, konsep, prinsip,

prosedur),keterampilan, dan sikap atau nilai (Amri, 2013:162).

2.3.6 Kriteria Pemilihan Bahan Ajar

Terdapat kriteria materi pembelajaran yang akan dikembangkan dalam sistem

instruksionaldan yang mendasari penentuan strategi belajar mengajar. Dibawah

ini beberapa kriteria pemilihan bahan ajar sebagai berikut.

1. Kriteria Tujuan Instruksional

Suatu materi pelajaran yang terpilih bertujuan untuk mencapai tujuan

instruksional khusus atau tujuan-tujuan tingkah laku. Supaya materi tersebut

(45)

25

2. Materi Pelajaran Supaya Terjabar

Materi pembelajaran harus disusun secara rinci dan berdasarkan tuntutan di

mana setiap TIK telah dirumuskan dengan spresifik, dapat diamati, dan

terstruktur supaya terdapat keterkaitan yang erat antara spesifikasi tujuan dan

spesifikasi materi pelajaran.

3. Relevan dengan Kebutuhan Siswa

Melihat dari kebutuhan pokok peserta didik yang harus dicapai adalah peserta

didik harus dapat berkembang berdasarkan potensi yang mereka miliki. Maka

dari itu, setiap materi pelajaran yang disampaikan hendaknya sesuai dengan

usaha untuk mengembangkan pribadi peserta didik secara bulat dan utuh.

Terdapat beberapa aspek di antaranya adalah pengetahuan sikap, nilai, dan

keterampilan.

4. Kesesuaian dengan Kondisi Masyarakat

Setelah menempuh pendidikan maka yang diharapkan peserta didik dapat

menjadi bagian darimasyarkat yang berguna dan mampu hidup sendiri.Dalam

hal ini, materi pelajaran yang digunakan hendaknya turut mendukung peserta

didik dalam memberikan pengalaman edukatif yang bermakna bagi

perkembangan mereka menjadi manusia yang dapat menyesuaikan diri dalam

lingkungannya.

5. Materi Pelajaran Mengandung Segi-segi Etik

Hidup dimasyrakat tentu memiliki nilai dan norma yang berlaku, maka materi

pelajaran yang dipilih harus dapat membentuk dan mengembangkan karakter

(46)

26

2.3.7 Langkah-langkah dalam Memilih Bahan Ajar

Materi pembelajaran yang dipilih untuk diajarkan oleh guru dan harus di pelajari

siswa hendaknya materi atau bahan ajar yang benar-benar menunjang

tercapainnya standar kompetensi dan kompetensi dasar. Secara garis besar

langkah-langkah memilih bahan ajar meliputi :

a. mengidentifikasikan aspek-aspek yang terdapat dalam standar kompetensi

dan kompetensi dasar yang menjadi acuan atau rujukan pemilihan bahan ajar;

b. mengidentifikasikan jenis-jenis materi bahan ajar;

c. memilih bahan ajar yang sesuai atau relevan dengan standar kompetensi dan

kompetensi dasar yang telah diidentifikasikan tadi.

d. memilih sumber bahan ajar.

Secara lengkap langkah-langkah pemilihan bahan ajar sebagai berikut.

1. Mengidentifikasikan aspek-aspek yang terdapat pada standar kompetensi dan

kompetensi dasar. Sebelum menentukan materi pembelajaran terlebih dahulu

perlu diiedentifikasikan aspek-aspek standar kompetensi dan kompetensi

dasar yang harus di pelajari atau dikuasai oleh siswa;

2. Memilih materi yang sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi

dasar. Materi yang diajarkan perlu didentifikasikan termasuk jenis fakta,

konsep, prinsip, prosedur, afektif dan gabungan lebih dari satu jenis materi;

3. Memilih sumber bahan ajar. Setelah jenis materi ditentukan langkah

(47)

27

bahan ajar dapat kita temukan dari berbagai sumber seperti, buku pelajaran,

majalah, jurnal, koran, internet, media audiovisual.

2.3.8 Menentukan Cakupan Bahan Ajar

Menurut Amri (2013:165) dalam menentukan cakupan atau ruang lingkup materi

pembelajaran harus diperhatikan jenis materinya berupa aspek kognitif (fakta,

konsep, prinsip, prosedur), aspek efektif ataukah aspek psikomotorik. Selain itu,

perlu di perhatikan pula prinsip yang digunakan dalam menentukan cakupan

materi pembelajaran yang menyangkut keluasan dan kedalaman materinya.

Keluasan cakupan materi berarti menggambarkan berapa banyak materi-materi

yang dimasukkan ke dalam suatu pembelajaran materi, melainkan kedalaman

materi menyangkut seberapa detail konsep-konsep yang terkandung di dalamnya.

Prinsip berikutnya yakni prinsip kecukupan yaitu memadainya cakupan materi

agar membantu tercapainnya kompetensi dasar yang telah ditentukan.

2.3.9 Menentukan Urutan Bahan Ajar

Urutan penyajian menentukan bahan ajar sangat penting untuk menentukan urutan

memperlajari atau mengajarkanya. Tanpa urutan yang tepat, jika diantara

beberapa materi pemeblajaran mempunyai hubungan yang bersifat prasyarat akan

menyulitkan siswa dalam mempelajarinya, misalnya operasi bilangan

penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Siswa akan mengalami

kesulitan memperlajari materi perkalian jika materi pejumlahan belum dipelajari,

siswa akan sulit membagikan jika materi pengurangan belum di pelajari.

Materi pembelajaran yang sudah ditentukan ruang lingkupnya serta kedalamannya

dapat diurutkan melalui dua pendekatan pokok yakni pendekatam prosedural dan

(48)

28

langkah-langkah secara urut sesuai dengan langkah-langkah melaksanakan suatu

tugas, melainkan hirarkis menggambarkan urutan yang bersifat berjenjang dari

bawah ke atas atau dari atas ke bawah. Materi sebelumnya harus di pelajari

(49)

29

III. METODE PENELITIAN

3.1 Desain Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks deskripsi pada majalah Aneka

Yess periode September 2005 dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar di SMP

kelas VII. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah

metode deskriptif kualitatif.

3.2 Sumber Data dan Data

Sumber data pada penelitian ini yaitu majalah Aneka Yessperiode September

2005.Data yang dipilih dalam penelitian ini meliputi beberapa teks deskripsi pada

Majalah.Aneka Yess periode September 2005.

3.3 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik

dokumentasi. Dokumentasi yang dilakukan bertujuan untuk mengumpulkan

dokumen atau catatan peristiwa yang sudah berlaku.Dokumentasi bisa berbentuk

lisan, gambar, atau karya-karya seseorang, catatan harian, peraturan, dan lain-lain.

(50)

30

atau data teks deskripsi yang terdapat pada majalah Aneka

Yess(Sugiyono,2013:244).

3.4 Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis

teks. Teknik tersebut merupakan teknik yang digunakan untuk menguraikan

struktur dan kaidah teks deskripsi yang terdapat di dalam Majalah edisi Tahun

2005.Berikut tahapan dalam menganalisis data :

1. mengumpulkan teks deskripsi yang terdapat pada majalah Aneka Yess;

2. mengidentifikasikan struktur dan kaidah kebahasaan teks deskripsi pada

majalah Aneka Yess;

3. mendeskripsikan struktur dan kaidah teks deskripsi yang ada pada majalah

Aneka Yess;

4. menyusun bahan ajar tentang temuan struktur dan kaidah teks deskripsi yang

(51)

31

3.5 Indikator Penelitian

Berikut ini akan dipaparkan perihal indikator dalam penelitian tentang struktur

dan kaidah kebahasaan teks deskripsi periode September 2005 yang diambil dari

pengertian menurut Kosasih (2019:16).

No. Indikator Sub Indikator Deskriptor 1. Struktur Teks

Deskripsi

a. Judul Judul adalah nama karangan yang dipakai untuk

buku atau bab dalam buku yang dapat menyiratkan

secara pendek isi atau maksud buku atau bab itu.

Judul dituliskan beberapa kata yang mewakili isi

dari teksdeskripsi dan objek yang akan

dideskripsikan.

Adapun ciri-ciri judul :

1. tertulis jelas dengan huruf kapital.

2. terletak di atas.

3. terletak ditengah-tengah halaman.

4. tidak terlalu panjang.

b. Deskripsi Umum Pada bagian deskripsi umum dijelaskan tentang

definisi/identitas objek yang dideskripsikan.Bagian

ini, teks deskripsi menggambarkansecara umum

mengenai isi dari teks deskripsi tersebut secara

menyeluruh yang dapat dipahami oleh publik atau

masyrakat yang membaca teks deskripsi tersebut.

c. Deskripsi Bagian Pada deskripsi bagian dijelaskan pengklasifikasikan

(52)

32

dimaksud yaitu dijelaskan secara rinci dengan

memberikan gambaran-gambaran yang berkaitan

dengan teks deskripsi secara jelas yang dapat

memberikan informasi kepada publik/masyarakat

mengenai teks deskripsi yang sedang dibaca atau

didengar.

2. Kaidah

Kebahasaan

Teks Deskripsi

a. Menggunakan

rujukan kata

Teks deskripsi dalam kaidahnya memiliki rujukan

kata atau kata ganti.Rujukan kata atau kata ganti

merupakan kelas kata pronominal rujukan kata atau

kata ganti ialah kata yang digunakan sebagai

pengganti subjek atau objek yang berupa orang dan

benda. Misalnya, rujukan kata atau kata ganti

mereka”(kata ganti orang ketiga jamak); “kami”

(kata ganti orang pertama jamak).

b. Teks deskripsi

menggunakan

kata kopula.

Teks deskripsi memiliki kata kopula yang

digunakan untuk mengenalkan objek-objek yang

ada di dalam teks deskripsi. Kata kopula

terdiri atas :

1. yaitu

2. merupakan

3. adalah

c. Teks deskripsi

memiliki kata

Kata kerja material yaitu kata kerja yang

(53)

33

kerja material. yang terdapat dalam teks deskripsi.Adapun

beberapa contoh dari kata kerja material, misalnya

kata melompat, mengibaskan, dan berdiri.

d. Teks deskripsi

menggunakan

kata sifat-sifat

yang bersifat

emotif.

Kata sifat yang bersifat emotif pada teks deskripsi

yaitu kata sifat yang digunakan untuk menerangkan

nomina secara umum yang terdapat pada teks

deskrips. Misalanya, mengharu-biru, memukau,

indah, dan menawan.Kata sifat yag bersifat emotif

dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.

contohnya:

1. Gerakan tarian yang sangat indah ( gerakan pada

tarian tersebut “Indah” yang berarti enak di

(54)

92

V. PENUTUP

A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian teks deskripsi pada majalah Aneka Yessperiode

september tahun 2005 diperoleh simpulan sebagai berikut.

1. Dalam majalah Aneka yess periode September 2005 terdapat 7 judul teks

deskripsi yang memiliki struktur yang sesuai dengan toeri yang digunakan.

Struktur yang lengkap terdapat pada judul teks deskripi yaitu, SMA 21

Jakarta tetap rendah hati, Tor-tor tarian istimewa, SMA 8 Jakarta goes tu

USA, SMA PGRI Plus Cibinong, Festival budaya sekolah, Concrode 2010,

Pentas seni Kemerdekaan 2005.

2. Dalam majalah Aneka yess periode September 2005 terdapat 7 judul teks

deskripsi yang memiliki kaidah kebahasaan yang sesuai dengan teori yang

digunakan. Kaidah kebahasaan yang lengkap terdapat pada judul teks

deskripsi yaitu, SMA 21 Jakarta tetap rendah hati, Tor-tor tarian istimewa,

SMA 8 Jakarta goes tu USA, SMA PGRI Plus Cibinong, Festival budaya

sekolah, Concrode 2010, Pentas seni Kemerdekaan 2005.

3. Bahan ajar hand out pada hasil penelitian ini dapat digunakan pada

pembelajaran teks deskripsi pada SMP kelas VII yang terdapat pada

Kompetensi Dasar (KD) 3.2 Menelaah struktur dan unsur kebahasaan dari

(55)

93

suasana pentas seni) yang dibaca dan didengar. Bahan ajar ini menghadirkan

beberapa contoh teks deskripsi yang memiliki struktur dan kaidah kebahasaan

yang sudah lengkap sehingga dengan adanya bahan ajar ini siswa dapat

memahami struktur dan kaidah teks deskripsi dengan mudah.

4. Saran

1. Guru dapat menggunakan Bahan Ajar hand out pada penelitian ini sebagai

referensi baru untuk mengajarkan siswa mengenai materi struktur dan kaidah

kebahasaan teks deskripsi yang bersumber dari majalah Aneka Yess, sehingga

peserta didik dapat mudah untuk memahami dan menentukan struktur serta

kaidah kebahasaan teks deskripsi.

2. Peneliti yang tertarik pada penelitian sejenis, disarankan mengkaji struktur

dan kaidah kebahasaan teks deskripsi menggunakan media yang lain, selain

majalah dan dapat menyempurnakan penelitian dengan menemukan struktur

(56)

DAFTAR PUSTAKA

Akhadiah, Sabarti, dkk. 1998. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia, Jakarta : Erlangga.

Amri, Sofan dan lif Khoiru Ahmadi. 2010. Kontruksi Pengembangan Pembelajaran

Pengaruhnya Terhadap Mekanisme Dan Praktik Kurikulum. Jakarta: Prestasi Pustaka..

Djajasudarma, Fatimah. T. 2010. Metode Linguistik Ancangan Metode Penelitian dan

Kajian.Bandung: Refika Aditama.

Effendiy, Onong. 2006. Teori Ilmu Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ghazali, Syukur. 2013. Pembelajaran keterampilan berbahasa dengan pendektan

komunikatif-interaktif. Bandung: PT Refika Aditama.

Hamalik, Oemar. 2009. Kurikulum dan Pembelajaran.Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Ismawati, Esti. 2015. Telaah Kurikulum dan Pengembangan Bahan Ajar.Yogyakarta: PenerbitOmbak

Keraf, Gorys. 1981. Komposisi.Ende : Nusa Indah.

1987. Kamus Umum Bahasa Indonesia.Jakarta : Balai Pustaka.

2005.Diksi dan Gaya Bahasa.Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

2017. Eksposisi dan Deskripsi. Flores : Nusa Indah.

Kosasih & Kurniawan. 2019. Jenis-Jenis Teks:Fungsi, Struktur, dan Kaidah

Kebahasaan.Bandung:Yrama Widya.

Mahsun. 2018. Teks dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Depok: Raja Grafindo Persada

(57)

Sugiyono. 2013. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R dan D. Bandung : Alfabeta.

Suryabrata, Sumandi. 2012. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Grafindo Persada.

References

Related documents

18-70yr Age All SCI levels Incomplete SCI Chronic SCI SCI ≥ 1yr Clinically stable 12m F/U 24m Began 5/2014 Madrid, Spain 10 Subjects Phase 1 Single Group Open Label

Some qualifying countries have also experienced strong growth in foreign direct investment aimed at taking advantage of AGOA with positive spin-offs for increased employment

Our study confirms that women board members hold management experience in similar proportion than men and their educational background does not significantly

In order to guarantee water tightness please ensure that the tube holders are fully tightened.. This should be checked before connecting to the

As part of this bigger project to design and develop a novel automated robot cleaning solution, this thesis will look into design and simulation of such a solution and the

Transparent switching from one mobile network to the other is called handover. Handover typically occurs when current network is out of reach, but it can also be triggered when

These signals are summed with a MIC signal by the summing amplifi er (IC706), and the resulting signal goes to the D/A converter (IC705) to adjust the MOD level, and then goes to

Mean value over the test period over the daily rate of cases with unknown country of infection for days with signals for the cluster with the lowest p-value.  Cluster Area: A