Desain
Desain Bejana
Bejana Tekan
Tekan
Desain
Desain Bejana
Bejana Tekan
Tekan
((Bejana
Bejana Pendek
Pendek dan
dan Tinggi
Tinggi) )
((Bejana
Bejana Pendek
Pendek dan
dan Tinggi
Tinggi) )
CONTENTS
CONTENTS
Desain
Desain Bejana
Bejana Pendek
Pendek
Reference :
1. Bhattacharyya, B.C., 1976,”Introduction to Chemical Equipment Design. Mechanical
Aspect”, Madras – New Delhi.
2. Brownell, L.E., and Young, E.H., 1959, “Process Equipment Design”, 1st ed., Willey Eastern Limited, New Delhi.
3. Hesse and Rushton., 1945, “Equipemnet Process Design” Princeton, New Jersey.
4. Koolen, K.L.A., 2002, “Design of Simple and Robust Process Plants”, Wiley-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA.
5. Ulrich, G.D., 1984, “A Guide to Chemical Engineering Process Design and Economics”, J h Wil d S N Y k
John Wiley and Sons, New York.
6. Vilbrant, F.C., and Dryden, C.E., 1959, “Chemical Engineering Plant Design”, 4th. ed. , International Studernt edition, Tokyo.
Support Reference :
Coulson & Richardson, “Chemical Engineering” Vol. 6
Ludwig's “Applied Process Design for Chemical and Petrochemical Plants” Fourth Edition Ludwig s, Applied Process Design for Chemical and Petrochemical Plants , Fourth Edition
Volume 1, 2 and 3
Stanley M. Wallas, 1990, “Chemical Process Equipment; Selection and Design”, Butterworth-Heinernam
Pendahuluan
Pendahuluan
Pendahuluan
Pendahuluan
Ada
Ada beberapa
beberapa macam
pp
macam bejana
bejana yang
jj
yang didasarkan
y g
y g
didasarkan pada
pada tekanan
pp
tekanan, ,
,,
tebal
tebal, , peletakan
peletakan dan
dan tinggi
tinggi bejana
bejana..
Berdasarkan
Berdasarkan tekanannya
Berdasarkan
Berdasarkan tekanannya
tekanannya bejana
tekanannya, , bejana
bejana terdiri
bejana terdiri
terdiri dari
terdiri dari
dari ::
dari ::
a.
a. bejana
bejana bertekanan
bertekanan dalam
dalam (internal pressure)
(internal pressure)
b
b b j
b j
b t k
b t k
ll
( t
( t
l )
l )
b.
b. bejana
bejana bertekanan
bertekanan luar
luar (external pressure)
(external pressure)..
Berdasarkan
Berdasarkan tebalnya
tebalnya, , bejana
bejana bertekanan
bertekanan terdiri
terdiri dari
dari ::
a.
a. bejana
bejana berdinding
berdinding tipis
tipis
b
b bejana
bejana berdinding
berdinding tebal
tebal atau
atau mono block
mono block
b.
Berdasarkan
Berdasarkan peletakannya
peletakannya, , bejana
bejana terdiri
terdiri dari
dari ::
a.
a. bejana
bejana horizontal
horizontal
b.
b. bejana
bejana vertical
jj
vertical
Berdasarkan
Berdasarkan tingginya
tingginya bejana
bejana, , dibagi
dibagi menjadi
menjadi ::
a
a bejana
bejana pendek
pendek
a.
a. bejana
bejana pendek
pendek
b.
B j
B j
b t k
b t k
bi
bi
dib t
dib t d i
d i b j
b j
hi
hi
t k
t k
Bejana
Bejana bertekanan
bertekanan biasanya
biasanya dibuat
dibuat dari
dari baja
baja sehingga
sehingga untuk
untuk
mendesainnya
mendesainnya perlu
perlu dipahami
dipahami mengenai
mengenai stress
stress yang
yang timbul
timbul
kib t
kib t t k
t k
akibat
akibat tekanan
tekanan..
a.
a. axial stress
axial stress ; ; searah
searah dengan
dengan sumbu
sumbu vertikal
vertikal bejana
bejana
dimana
dimana stress
stress ini
ini ditimbulkan
ditimbulkan oleh
oleh tekanan
tekanan operasi
operasi dan
dan
berat
berat bejana
bejana beserta
beserta isinya
isinya..
2
4
p d
P
=
π
P = force tending to repture vessel longitudinallya = area of metal resisting longitudinal repture
4
a area of metal resisting longitudinal repture a = tπd a tπd Sehingga,gg , 2/ 4
P
p d
π
/ 4
pd
,
4
P
p d
pd
f
stress
induced stress psi
a
t d
t
π
π
=
=
=
=
=
4
pd
t
f
=
f
b
b circumferential stress
circumferential stress : stress
: stress yang
yang mengarah
mengarah dinding
dinding
b.
b. circumferential stress
circumferential stress : stress
: stress yang
yang mengarah
mengarah dinding
dinding
atau
atau keliling
keliling bejana
bejana, , dimana
dimana stress
stress ini
ini ditimbulkan
ditimbulkan oleh
oleh
tekanan
tekanan operasi
operasi dan
dan beban
beban lainnya
lainnya
tekanan
tekanan operasi
operasi dan
dan beban
beban lainnya
lainnya....
f
P
A
=
f
A
Fig. Circumferential forces acting on thin cylinder under internal y pressure
P
=
pdl
P = force tending to repture vessel circumferentiallya = area of metal resisting force a area of metal resisting force
a = 2lt a 2lt
P
l
d
,
2
2
P
p l
pd
f
stress
psi
a
tl
t
π
=
=
=
=
pd
t
=
2
t
f
=
E
l 1
E
l 1 A ¾
A ¾ i 20 BWG
i 20 BWG t d
t d
d
d
t b i
t b i
Example 1
Example 1. A ¾
. A ¾--in, 20 BWG
in, 20 BWG standar
standar condenser tube is
condenser tube is
subjected to an axial
subjected to an axial load of 500 lbs. in tension, due to
load of 500 lbs. in tension, due to
diff
i
ffi i t f
i b t
h ll d
diff
i
ffi i t f
i b t
h ll d
difference in coefficient of expansion between shell and
difference in coefficient of expansion between shell and
tubes. Calculate the unit stress in the tube.
Bejana
Beberapa
Beberapa kode
kode yang
yang biasa
biasa digunakan
digunakan dalam
dalam desain
desain bejana
bejana,,
antara
antara lain
lain ::
antara
antara lain
lain ::
a.
a.
BS
BS 1500
1500 and
and 515
515
:: dikeluarkan
dikeluarkan oleh
oleh Inggris
Inggris
b.
b.
IS
IS 2825
2825 –– 1969
1969
:: dikeluarkan
dikeluarkan oleh
oleh India
India
c.
c.
ASME
ASME section
section VIII
VIII
:: dikeluarkan
dikeluarkan oleh
oleh Amerika
Amerika
d.
Pemakaian
Pemakaian kode
kode juga
juga beragam
beragam,, antara
antara lain
lain ::
a.
a.
ASME
ASME Code
Code Welding
Welding Qualification
gg
Qualification untuk
untuk Boiler
Boiler
b.
b.
ASA
ASA Code,
Code, untuk
untuk pipa
pipa bertekanan
bertekanan
cc
API
API Code
Code untuk
untuk pengelasan
pengelasan oil
oil storage
storage
c.
c.
API
API Code,
Code, untuk
untuk pengelasan
pengelasan oil
oil storage
storage
Pemakaian
Pemakaian kode
kode dapat
dapat dilihat
dilihat pada
pada ::
a.
a.
Dimensi
Dimensi Flange
Flange and
gg
and Dishead
Dishead head
head –– ASME
ASME Code
Code
Starndar
Starndar Straight
Straight Flange
Flange –– ASME
ASME Code
Code
b.
b.
Properties
Properties dari
dari Carbon
Carbon steel
steel –– API
API Standard
Standard
b.
b.
Properties
Properties dari
dari Carbon
Carbon steel
steel API
API Standard
Standard
Spesifikasi
Spesifikasi Low
Low Alloy
Alloy Steel
Steel –– API
API Standar
Standar
Di
i
Di
i t
t
ki
ki API
API St d
St d
Dimensi
Reactor Design
Reactor Design
Reactor Design
Reactor Design
FIXED
FIXED BED REACTOR
BED REACTOR
Bagian Bagian solidssolids dalam reaksi dalam reaksi ÆÆ unsteady stateunsteady state atau atau semisemi--batch modebatch mode
Diatas beberapa waktu, Diatas beberapa waktu, solidspp ,, solids manapun digantikan atau diperbaharuimanapun digantikan atau diperbaharuipp gg pp
CA,out Regeneration Breakthrough 1 2 curve /C A,in C A,out / CA,in tt
Isothermal
Isothermal Reaction : Plug Flow Reactor
Reaction : Plug Flow Reactor
Fluida
Fluida plug flow
plug flow –– tidak
tidak ada
ada radial gradients
radial gradients, , dan
dan tidak
tidak
ada
ada axial dispersion
axial dispersion
Densitas
Densitas konstan
konstan dengan
dengan posisinya
posisinya
Superficial velocity remains
Superficial velocity remains tetap
Superficial velocity remains
Superficial velocity remains tetap
tetap
tetap
Plug Flow Modelz + dz CA,f+ dCA,f
Plug Flow Model
, , z CA,f U0 (m/s) superficial velocity
(
)
( )
2 2 0 m A s / m V U xs gas & =Mass Balance
Input – Output – Reaksi = Akumulasi
(
)
[
]
[
(
)
]
(
C z)
t dz r dC C U C U A,f A,f A,f Av ⋅∂ A,f ⋅∂ ∂ ∂ = ⋅ − − + − 0 ε 0 t ∂Bagi dengan ∂z dan mengambil batas sebagai ∂z Æ 0g g g g
Untuk hanya orde reaksi satu, hanya fluida :
dN
l
⎤
⎡
1
Void fraction(
)
A,f '' v A r Avk
C
dt
dN
V
s
reactor
m
mol
r
=
=
−
ε
⎥⎦
⎤
⎢⎣
⎡
⋅
1
1
3 Volume reactorUntuk steady state:
∂CA f 0 → ∂ ∂ t CA,f
Oleh karena itu, ,
(
1
)
0
0+
−
A,f=
' ' v f , AC
k
dz
dC
U
ε
dz
Konversi
Konversi sebagai
sebagai suatu
suatu Fungsi
Fungsi Tingginya
Tingginya
Konversi
Konversi sebagai
sebagai suatu
suatu Fungsi
Fungsi Tingginya
Tingginya
Integrasi dengan CA,f= CA,f,in at z = 0
Catatan 1: Persamaan sama perihal catalytic reactor dengan reaksi orde 1 2: Dapat digunakan dalam pseudo-homogeneous reaction
Keseimbangan
Keseimbangan pada
pada Solid
Solid
Keseimbangan
Keseimbangan pada
pada Solid
Solid
A (fluida) + S (solid) A (fluida) + S (solid) ÆÆ ProdukProduk
A (fluida) + S (solid) A (fluida) + S (solid) ÆÆ ProdukProduk
Input Input –– Output Output –– Reaksi = AkumulasiReaksi = Akumulasi Di t k ik
Di t k ik dd ii t 0 t 0 t t 0t t 0
Diatas kenaikan Diatas kenaikan dzdz: input = 0, output =0: input = 0, output =0
C
∂
(
)
(
)
z
t
C
z
r
svΔ
ε
s⋅
Δ
∂
∂
−
=
⋅
−
1
t
∂
Fraksi volume solid = m3 of solid
m3 volume reaktor
mol
m3 of solid · s
(
1
−
ε
)
∂
C
s+
r
=
0
(
1
)
+
=
0
∂
ε
r
t
sv(
−
r
av)
=
a
⋅
(
−
r
sv)
Θ
(
1
−
)
=
0
+
∂
∂
ε
a
r
t
C
s Av(
)
M
hk
M
hk
PP
i i
i i
Memecahkan
Memecahkan Persamaan
Persamaan ini
ini
Non
Non--Isothermal Packed Bed Reactor
Isothermal Packed Bed Reactor
UntukUntuk massmass continuitycontinuity ÆÆ menyeimbangkanmenyeimbangkan padapada fluidafluida dandan solidsolid
Non
Non Isothermal Packed Bed Reactor
Isothermal Packed Bed Reactor
UntukUntuk energyenergy balancebalance,, kitakita bertindakbertindak dengandengan menyeimbangkanmenyeimbangkan padapada setiap
setiap phasephase
AsumsiAsumsi:: 1)
1) ReaksiReaksi adiabatikadiabatik –– tidaktidak adaada panaspanas hilanghilang melaluimelalui shell shell keke lingkunganlingkungan 1)
1) ReaksiReaksi adiabatikadiabatik –– tidaktidak adaada panaspanas hilanghilang melaluimelalui shell shell keke lingkunganlingkungan ((no radial temperature gradients)no radial temperature gradients) q = 0q = 0
2)
2) Bi)) Biλλλλ adalahadalah kecilkecil –– T T seragamseragam digg di dalamdalam partikelpartikel ((suatupp ((suatu reaksireaksi exothermic
exothermic TTpp > > TTgg)) 3)
3) Plug flow of gas Plug flow of gas dandan digunakandigunakan TTrefref = 0 = 0 untukuntuk menghitungmenghitung enthalpyenthalpy 4)
Modeling
Modelinggg
q =0 Tf + dTf Tf z + dz z f Tf,0 U0 U kg G⎢⎡ ⎥⎤ = U ρg s m G 2 = 0ρ ⎥⎦ ⎢⎣Pengaturan
Pengaturan Persamaan
gg
Persamaan
Pecahkan semua persamaan ini bersama-sama.
(
T T)
hA T C U T C ∂ f ∂ f 0 FluidaFluida(
T T)
hA z C U t Cp f f p f s s f f f ∂ + ρ f ∂ − − = ερ , 0 , 0 SolidSolid( )
(
)
(
)
(
)
∂T SolidSolid( )
(
)
(
)
(
)
t T C T T hA H rA r s s f s p s s v ∂ ∂ − = − − Δ − ρ , 1 ε 0 , + = ∂ A f r C(
1)
= 0 + ∂ ∂Cs rAvQuasi Steady State
0 = + ∂ rAv z
(
1−)
∂t aε
D l
D l dd ii didi t t dd titi ii b ib i ili dili d diddid kk
DESAIN DIAMETER VESSEL
DESAIN DIAMETER VESSEL
DalamDalam desaindesain diameter diameter dandan tinggitinggi bagianbagian silindersilinder didasarkandidasarkan pada
pada jumlahjumlah volume liquid : volume liquid :
V Q
V Q θθ (1)(1)
V = Q .
V = Q . θθ (1)(1)
Volume total Volume total bejanabejana dapatdapat dihitungdihitung disesuaikandisesuaikan dengandengan prosesproses tt ff ii b jb j k hk h bb ii d kd k atau
atau fungsifungsi bejanabejana, , apakahapakah sebagaisebagai : : penampungpenampung, , pengadukpengaduk, , pengaduk
pengaduk dandan pemanaspemanas atauatau sebagaisebagai kontaktorkontaktor gas gas dandan liquid.liquid.
VVTT = V= Vs s + + VVrkrk (2)(2)
Gambar
V l t t l
V l t t l b jb j dd tt jj dihitdihit d id i j l hj l h ll
Volume total Volume total bejanabejana dapatdapat jugajuga dihitungdihitung daridari jumlahjumlah volume volume bagian
bagian tutuptutup bawahbawah, volume , volume silindersilinder dandan volume volume tutuptutup atasatas : :
VV V V VV VV (3)(3)
VVTT = V= Vs s + + VVdd ++VVkk (3)(3)
Gambar
V l
V l t tt t bb hh dihitdihit bb ii ll l k li l k li titi ii Volume Volume tutuptutup bawahbawah dihitungdihitung sebagaisebagai luasluas alas kali alas kali tinggitinggi, ,
diaman
diaman : : luasluas alas =alas = ππ/4 d/4 d22, , sehinggasehingga ::
2
1
4
3 2 0, 5
kd
V
d
x
tg
π
α
⎛
⎞
⎛
⎞
=
⎜
⎟
⎜
⎟
⎝
⎠
⎝
⎠
(4) (4) 34
3 2 0, 5
24 0 5
ktg
d
V
α
π
⎝
⎠
⎝
⎠
=
24 0, 5
ktg
α
volumevolume silindersilinder, , 2 (5)(5)
4
s s
V
=
π
d L
dimana
dimana RasioRasio D/Ls D/Ls → → LihatLihat didi tabeltabel 4 4 –– 25; 4 25; 4 –– 27 Ulrich 27 Ulrich ((tergantungtergantung daridari jenisjenis bejanabejana))
Volume Volume tutuptutup ataspp atas berbentukberbentuk standard dished headstandard dished head , , dapat,, ppdapat dihitung
dihitung sebagaisebagai volume volume temberengtembereng bola :bola :
(
)
2h
h
π
⎛
⎞
(6) (6) apabilaapabila padapada jenisjenis tutuptutup tersebuttersebut d = rd = r dimanadimana rr adalahadalah crown crown
(
)
23
4
dV
=
⎛
⎜
π
h
⎞
⎟
r
−
h
⎝
⎠
apabilaapabila padapada jenisjenis tutuptutup tersebuttersebut d = rd = r, , dimanadimana rr adalahadalah crown crown radius
radius dandan hargaharga h = 0,169dh = 0,169d, , makamaka ::
π
⎛
⎞
(7) (7)(
)
2(
(
)
)
0,169
3
0,169
4
dV
=
⎛
⎜
π
⎞
⎟
d
−
d
⎝
⎠
(7) (7) 30, 0847
dV
=
d
maka maka :: (8) (8) 3 2 30, 0847
24 0 5
4
T sd
V
=
π
+
π
d L
+
d
24 0, 5
4
T stg
α
UntukUntuk volume volume tutuptutup berbentukpp berbentuk torisphericaltorispherical dished headpp dished head adalahadalah ::
V = 0,000049di
V = 0,000049di33
dimana
dimana :: ddii = diameter = diameter dalamdalam vessel invessel in dimana
dimana :: ddii diameter diameter dalamdalam vessel, invessel, in V =
V = volume volume torisphericaltorispherical dished head to straight dished head to straight flange
flange cuftcuft
flange
flange, , cuftcuft
head
head jenisjenis iniini digunakandigunakan untukuntuk tekanantekanan bejanabejana : 15 : 15 –– 200 Psig200 Psig Untuk
Untuk volume volume tutuptutup berbentukberbentuk elliptical dished headelliptical dished head adalahadalah ::
UntukUntuk volume volume tutuptutup berbentukberbentuk elliptical dished headelliptical dished head adalahadalah ::
V = 0,000076di
V = 0,000076di33
dimana
dimana :: ddii = diameter = diameter dalamdalam vessel, invessel, in V = volume
V = volume elliptical dished head to straight flangeelliptical dished head to straight flange, ,
cuft cuft
TinggiTinggi bagianbagian silindersilinder padapada keadaankeadaan optimal optimal dibuatdibuat sebesarsebesar 1,5 kali diameter
Ti i
Ti i t tt t bb hh b b t kb b t k k ik i
DESAIN TINGGI BEJANA
DESAIN TINGGI BEJANA
TinggiTinggi tutuptutup bawahbawah berbentukberbentuk koniskonis
Gambar
Gambar 3. 3. TutupTutup BawahBawah berbentukberbentuk Konis Konis (9) (9)
0, 5
0 5
2 0 5
bd
d
h
=
=
Konis Konis (9) (9) UntukUntuk kontaktorkontaktor diameterdiameter bejanabejana dihitungdihitung berdasarkanberdasarkan
0, 5
2 0, 5
btg
α
tg
α
UntukUntuk kontaktorkontaktor diameterdiameter bejanabejana dihitungdihitung berdasarkanberdasarkan
supervisial
supervisial velocity,velocity, sedangkansedangkan tingginyatingginya disesuaikandisesuaikan dengandengan tinggi
tinggi liquidliquid dandan ruangruang kosongkosong didi dalamdalam bejanabejana.. tinggi
Tinggi tutupTinggigggg tutup bagianpp ggbagian atasatas berbetukberbetuk dish (dish (lihat((lihat gambargggambar) ) dihitung)) dihitunggg dengan
dengan persamaanpersamaan ::
ha = r
ha = r –– BD BD (10)(10)( )( ) dari
dari ΔΔ ABD, ABD, didapatdidapat :: BD
BD22 = AD= AD22 –– ABAB22
BD
BD = AD= AD –– ABAB = (r
= (r –– icricr))22 –– (0,5d (0,5d –– icricr))22
r r22 2icr + icr2icr + icr22 0 25d0 25d22 + d icr + d icr icricr22
= r
= r22 –– 2icr + icr2icr + icr22 –– 0,25d0,25d22 + d.icr + d.icr –– icricr22
jika
jika dianggapdianggap : r = d : r = d dandan icricr = 0,06d (= 0,06d (tutuptutup dianggapdianggap berbentukberbentuk
t d
t d d d dih ddih d h dh d) ) kk
Gambar
Gambar 3. 3. TutupTutup BawahBawah berbentukberbentuk DishDish
standar
standard d diheddihed headhead), ), makamaka :: BD
BD22 = d= d22 –– 2 x 0,06d + (0,06d)2 x 0,06d + (0,06d)22 + d x 0,06d + d x 0,06d –– (0,05d)(0,05d)22
= 0,69d
= 0,69d22 BD = 0,831 dBD = 0,831 d
dengan
dengan menggunakanmenggunakan pers. (10)pers. (10) ha = d
C t h
C t h ll 1 1 Contoh
Contoh soalsoal 1 :1 : Sebuah
Sebuah bejanabejana digunakandigunakan untukuntuk menampungmenampung liquid liquid dengandengan lajulaju lili bb 125 125 ftft/h /h dd ktkt titi ll tt t li id 1 t li id 1 alir
alir sebesarsebesar 125 125 cuftcuft/h /h dengandengan waktuwaktu tinggaltinggal ratarata--rata liquid 1 rata liquid 1 jam.
jam. TutupTutup atasatas berbentuberbentu standard dished head standard dished head dandan tutuptutup bawahbawah berbentuk
berbentuk conical conical dengandengan sudutsudut puncakpuncak 120120oo ApabilaApabila tinggitinggi
berbentuk
berbentuk conical conical dengandengan sudutsudut puncakpuncak 120120oo. . ApabilaApabila tinggitinggi
bagian
bagian silindersilinder sebesarsebesar 1,5 kali diameter 1,5 kali diameter bejanabejana dandan volume volume ruang
ruang kosongkosong 20% 20% desainlahdesainlah dimensidimensi bejanabejana tersebuttersebut!! !! ruang
G
G ti b lti b l d ld l b jb j kib tkib t dd t kt k dd tt
DESAIN
DESAIN INTERNAL PRESSURE VESSEL
INTERNAL PRESSURE VESSEL
GayaGaya yang yang timbultimbul dalamdalam bejanabejana akibatakibat adanyaadanya tekanantekanan dapatdapat dihitung
dihitung menggunakanmenggunakan persamaanpersamaan :: P i A
P i A (12)(12)
P = pi x A
P = pi x A (12)(12)
Gambar
Gambar 5. 5. gayagaya axial axial dandan Gambar
Gambar 5. 5. gayagaya axial axial dandan circumferential
circumferential padapada bejanabejana
UntukUntuk gayagaya axial :, axial :, P = pi x P = pi x ππ/4 x d/4 x dii22 (13)(13)
U t k
U t k ii ff ti l P ti l P i L i L dd (14)(14)
Untuk menghitungUntukUntukUntuk menghitungmenghitung besarmenghitung besarbesar stress yang besar stress yang stress yang terjadistress yang terjaditerjadi denganterjadi dengandengan adanyadengan adanyaadanya gayaadanya gayagayagaya tersebut
tersebut, , makamaka ::
f = P / A
f = P / A (15)(15)
f P / A
f P / A (15)(15)
pada
pada gayagaya axial axial luasanluasan yang yang akanakan menahanmenahan stress stress adalahadalah ππdtdtss ::
f =
f = PP / / ππdtdt (16)(16)
f =
f = PPaxialaxial / / ππdtdtss (16)(16)
apabila
apabila hargaharga gayagaya axial axial sepertiseperti yang yang terlihatterlihat padapada gambargambar 6, 6, besarnya
besarnya dinyatakandinyatakan dengandengan pers (13) pers (13) makamaka pers (16) pers (16) menjadimenjadi :: besarnya
besarnya dinyatakandinyatakan dengandengan pers. (13), pers. (13), makamaka pers.(16) pers.(16) menjadimenjadi ::
(
)
2/ 4
i.
ipi
d
pi d
f
(
π
)
(17)(17). .
4
i i s sp
f
d t
t
π
=
=
GambarGambar 6. Stress yang 6. Stress yang didi timbulkan
timbulkan oleholeh gayagaya axial axial timbulkan
timbulkan oleholeh gayagaya axial axial dan
Pada gayaPadaPadaPada gayagaya circumferentialgaya circumferentialcircumferential seperticircumferential sepertiseperti padaseperti padapada gambarpada gambargambar 6 gambar 6, 6, luasan6 luasanluasan yang luasan yang yang yang akan
akan menahanmenahan stressstress adalahadalah 2L2Lss.t.tss, , sehinggasehingga ::
f =
f = PP ii ff ti lti l / 2L/ 2L tt (18)(18)
f
f PPcircumferentialcircumferential / 2L/ 2Lss.t.tss (18)(18) maka
maka besarnyabesarnya streesstrees padapada gayagaya circumferentialcircumferential ::
(19) (19)
. .
.
2. .
2
s i i s s spi L d
pi d
f
L t
t
=
=
stress circumferentialstress circumferential dalamdalam bejanabejana adalahadalah yang yang terbesarterbesar, , makamaka d i
d i t b lt b l b jb j didi dd kk dd ii ff ti lti l
s s s
desain
desain tebaltebal bejanabejana didi dasarkandasarkan padapada gayagaya circumferentialcircumferential ::
.
ipi d
t
(20)(20)2
i sp
t
f
=
Pengelasan Pengelasan Pengelasan Pengelasan
SepertiSeperti telahtelah diketahuidiketahui bejanabejana dibuatdibuat daridari bahanbahan steel plate, steel plate,
sehingga
sehingga untukuntuk membuatnyamembuatnya menjadimenjadi bentukbentuk silindersilinder tutuptutup perluperlu sehingga
sehingga untukuntuk membuatnyamembuatnya menjadimenjadi bentukbentuk silindersilinder, , tutuptutup, , perluperlu disambung
disambung yang yang dinamakandinamakan pengelasanpengelasan. .
AkibatAkibat daridari pengelasanpengelasan dengandengan suhusuhu tinggitinggi akanakan menyebabkanmenyebabkan
AkibatAkibat daridari pengelasanpengelasan dengandengan suhusuhu tinggitinggi akanakan menyebabkanmenyebabkan berubahnya
berubahnya strukturstruktur dandan komposisikomposisi bahanbahan bejanabejana tersebuttersebut..
TebalTebal bahanbahan jugajuga sangatsangat menentukanmenentukan macammacam pengelasanpengelasan
TebalTebal bahanbahan jugajuga sangatsangat menentukanmenentukan macammacam pengelasanpengelasan sekaligus
sekaligus menentukanmenentukan efisiensiefisiensi atauatau faktorfaktor pengelasanpengelasan (E).(E).
Gambar
Penggunaan sambungan pengelasan dapat menyebabkan berkurangnya kekuatan pada daerah disekitar sambungan.
Pengembangan
Pengembangan PersamaanPersamaan DesainDesain TebalTebal SilinderSilinder Pengembangan
Pengembangan PersamaanPersamaan DesainDesain TebalTebal SilinderSilinder
Dari pers.(20) Dari pers.(20) dandan memperhatikanmemperhatikan hargaharga t/t/d < 0,1 d < 0,1 untukuntuk bejanabejana tipis
tipis makamaka menurutmenurut ASME ASME perluperlu ditambahkanditambahkan faktorfaktor 0 6 0 6 kedalamkedalam tipis
tipis, , makamaka menurutmenurut ASME ASME perluperlu ditambahkanditambahkan faktorfaktor 0,6 0,6 kedalamkedalam persamaan
persamaan tersebuttersebut, , dandan dengandengan memperhatikanmemperhatikan jugajuga faktorfaktor pengelasan
pengelasan dandan faktorfaktor korosikorosi, , makamaka pers.(20) pers.(20) menjadimenjadi :: p g p g ,, pp ( )( ) jj (21) (21)
(
i. i)
s p r t = + C (21)(21) (22) (22)(
)
2 0, 6 s i fE − p . i o p d C (22)(22)(
)
2 0, 4 i o s i p t C fE p = + −DESAIN TEBAL TUTUP
DESAIN TEBAL TUTUP
DESAIN TEBAL TUTUP
DESAIN TEBAL TUTUP
AdaAda duadua macammacam bentukbentuk tutuptutup :: 1
1 B t kB t k i ii i T i h i lT i h i l St dSt d di h dh ddi h dh d Elli ti l Elli ti l
1.
1. BentukBentuk piringpiring : : TorisphericalTorispherical, , StandarStandar dishedheaddishedhead, Elliptical, , Elliptical, Hemispherical
Hemispherical..
2
2 B t kB t k C i l d C i l d T iT i i li l
2.
Tutup
Tutup BerbentukBerbentuk DishDish Tutup
Tutup BerbentukBerbentuk DishDish
Gambar
Gambar 8. Gaya 8. Gaya dandan stress stress padapada tutuptutup b b k
b b k di hdi h
UntukUntuk mendapatkanmendapatkan dasardasar persamaanpersamaan mencarimencari tebaltebal tutuptutup, , makamaka
berbetuk berbetuk dishdish
Untuk
Untuk mendapatkanmendapatkan dasardasar persamaanpersamaan mencarimencari tebaltebal tutuptutup, , makamaka
stress longitudinal (f
stress longitudinal (fmm)),, perluperlu dikonversikandikonversikan keke araharah horisontalhorisontal maupun
maupun vertikalpp vertikal, , karena,, karena gayagaya padag yg y pppada tutuptutup membentukpp membentuk sudutsudut sebesar
sebesar αα terhadapterhadap sumbusumbu bejanabejana ((lihatlihat gambargambar 9). 9). stress
stress searahsearah sumbusumbu horosontalhorosontal = f= fmm coscos (90(90oo –– αα)) (23)(23) m
m (( )) ( )( )
stress
BesarBesar stress stress yanyan terjaditerjadi dengandengan memperhatikanmemperhatikan : : gayagaya P, P, luasluas
Gambar
Gambar 9. Stress yang 9. Stress yang terjaditerjadi padapada tutuptutup berbetukberbetuk dishdish
aliran
aliran (A(A11) ) dandan luasluas penampangpenampang tebaltebal bejanabejana (A(A22) ) dengandengan dimensi
dimensi jarijari--jarijari luarluar bagianbagian silindersilinder ((rroo), ), makamaka ::
ffmm.sin .sin αα = P / A= P / A22 (25)(25)
apabila
apabila hargapp harga AAgg 2222 dimasukandimasukan padapada pers.(25), pp pers.(25), makapp ( )( ) maka ::
(26) (26) 2
. .
.
i o mp
r
f sin
α
=
π
(26)(26). .
m o hf
r t
π
Sehingga
Sehingga dasardasar untukuntuk menghitungmenghitung tebaltebal tutuptutup adalahadalah :: Sehingga
Sehingga dasardasar untukuntuk menghitungmenghitung tebaltebal tutuptutup adalahadalah ::
(27) (27)
.
i o hp r
t
=
(27) (27)2
h mt
f sin
α
JikaJika, , sin sin αα = = rroo/r/r, , makamaka : :
(28) (28)
.
.
2
/
2
i o i h m o mp r
p r
t
f r
r
f
=
=
DariDari persamaanpersamaan dasardasar (28) (28) dengandengan memperhatikanmemperhatikan ASME Code ASME Code
Dari
Dari persamaanpersamaan dasardasar (28), (28), dengandengan memperhatikanmemperhatikan ASME Code, ASME Code,
maka
Torispherical
Torispherical Dished HeadDished Head
Torispherical
Torispherical Dished HeadDished Head
(29) (29)
. .
i ip r W
t
=
+
C
(29)(29)(
)
2
0,1
h it
C
fE
p
=
+
−
⎛
⎞
1
3
4
r
W
icr
⎛
⎞
=
⎜
⎜
+
⎟
⎟
⎝
⎠
BentukBentuk StandarStandar DishedheadDishedhead
⎝
⎠
Bentuk
Bentuk StandarStandar DishedheadDishedhead
((atauatau, , untukuntuk knuckle radius knuckle radius lebihlebih besarbesar daridari 6%), 6%), makamaka ::
0 885
(29a) (29a)(
0,885 .
0,1
)
c hp r
t
C
fE
p
=
+
−
Elliptical Dished Head Elliptical Dished Head Elliptical Dished Head Elliptical Dished Head
(30) (30)
. .
i ip d V
t
=
+
C
(30)(30)(
)
2
0,1
h it
C
fE
p
=
+
−
dimanadimana : : V = 1/6 (2 + kV = 1/6 (2 + k22) ) dandan k = a/bk = a/b (see to table 8.1 B & Y)(see to table 8.1 B & Y)
atau atau :: (31) (31)
(
.
)
hp d
t
=
+
C
(31)(31)(
)
2
0, 2
hfE
−
p
Hemispherical Dished Head Hemispherical Dished Head Hemispherical Dished Head Hemispherical Dished Head
(32) (32)
.
i ip d
t
=
+
C
(32)(32)(
)
4
0,1
ht
C
fE
p
=
+
−
99 BagianBagian tutuptutup, , yaituyaitu crown radius (r), knuckle radiuscrown radius (r), knuckle radius atauatau torus torus (inside corner radius,
(inside corner radius, icricr)) dandan straight flange (straight flange (SSff)), , menurutmenurut
ASME Code
ASME Code, , dapatdapat didi tetapkantetapkan berdasarkanberdasarkan tabeltabel 5.7 5.7 B & Y. B & Y.
9
9 Straight flange Straight flange berbentukberbentuk elliptical (elliptical (tabeltabel 5.11 B & Y)5.11 B & Y)
9
C i l C i l Conical Conical
Gambar
Gambar 10. 10. TutupTutup berbetukberbetuk conicalconical
ConicalConical adalahadalah suatusuatu bentukbentuk tutuptutup yang yang hampirhampir samasama dengandengan bentuk
bentuk silindersilinder, , dimanadimana jarijari--jarijari silindersilinder berubahberubah secarasecara teraturteratur ((lihatlihat gambargambar 10)10)
PadaPada titiktitik A A dimanadimana tekanantekanan (p) (p) mengenaimengenai dindingdinding secarasecara tegaktegak
PadaPada titiktitik A A dimanadimana tekanantekanan (p) (p) mengenaimengenai dindingdinding secarasecara tegaktegak lurus
lurus merupakanmerupakan titiktitik yang yang ditinjauditinjau. . PadaPada tinjauantinjauan tersebuttersebut stress stress
yang
yang terjaditerjadi merupakanmerupakan circumferential stresscircumferential stress
yang
yang terjaditerjadi merupakanmerupakan circumferential stress.circumferential stress.
ApabilaApabila daridari titiktitik A A tersebuttersebut ditarikditarik garisgaris tegaktegak luruslurus padapada sumbusumbu vertikal
vertikal makamaka panjangpanjang L L dapatdapat dihitungdihitung dengandengan persamaanpersamaan :: vertikal
vertikal, , makamaka panjangpanjang L L dapatdapat dihitungdihitung dengandengan persamaanpersamaan ::
r = L
r = L coscos αα atauatau L = r / L = r / coscos αα (33)(33)
PadaPada keadaankeadaan αα = 0= 0oo makamaka L = rL = r dengandengan demikiandemikian bentukbentuk koniskonis
PadaPada keadaankeadaan αα = 0= 0oo makamaka L = rL = r, , dengandengan demikiandemikian bentukbentuk koniskonis
hampir
hampir samasama dengandengan silindersilinder, , sehinggasehingga perhitunganperhitungan tebaltebal tutuptutup bentuk
bentuk koniskonis samasama dengandengan silindersilinder CumaCuma dipengaruhidipengaruhi oleholeh coscos
bentuk
bentuk koniskonis samasama dengandengan silindersilinder, , CumaCuma dipengaruhidipengaruhi oleholeh coscos αα, , yaituyaitu ::
pd
(34) (34)(
)
2
0, 6
cpd
t
C
cos
α
fE
p
=
+
−
UntukUntuk memperkuatmemperkuat sambungansambungan antaraantara tutuptutup dandan bagianbagian silindersilinder
UntukUntuk memperkuatmemperkuat sambungansambungan antaraantara tutuptutup dandan bagianbagian silindersilinder, , perlu
perlu dipasangdipasang cincincincin penguatpenguat dengandengan luasluas, ,
(35) (35) 2
1
8
ip
d tg
A
fE
α
α
⎛
⎞
⎛
Δ
⎞
=
⎜
⎟⎜
−
⎟
⎝
⎠
⎝
8
⎠
fE
⎝
⎠
⎝
α
⎠
Tori
Tori--Conical Conical
DesainDesain tebaltebal pad pad tutuptutup berbentukberbentuk toritori--conicalconical sepertiseperti padapada gambar
gambar, , adaada duadua tebaltebal, , yaituyaitu thth--11 padapada bagianbagian toritori--sphericalspherical
gg ,, ,, yy pp gg pp
dan
dan thth--22 padapada bagianbagian tutuptutup berbentukberbentuk conicalconical..
Gambar
Gambar 11. 11. TutupTutup berbetukberbetuk toritori--conicalconical
Diameter knuckle
Diameter knuckle ekivalenekivalen de de
Diameter knuckle
Diameter knuckle ekivalenekivalen, de, de
de =
de = didi –– 2(2(IcrIcr –– b)b) de =
de = didi –– 2 (2 (IcrIcr –– IcrIcr coscos αα)) de
de didi 2 (2 (IcrIcr IcrIcr coscos αα)) de =
Harga jariHargagg jjjari--jarijari (L) jj ( )(L) dari( ) dari sumbusumbu silindersilinder sampaisampai padapp pppada bagianbagian torus : gg torus :
L = de / 2
L = de / 2 coscos αα (37)(37)
DenganDengan memperhatikanmemperhatikan ASMEASME--Code, Code, makamaka desaindesain tebaltebal tori tori--conical
conical berdasarkanberdasarkan pers (36) pers (36) dandan (37) (37) adalahadalah ::
conical
conical berdasarkanberdasarkan pers.(36) pers.(36) dandan (37) (37) adalahadalah ::
(38) (38)
(
)
1.
i hp L W
t
=
+
C
(38)(38)(
)
12
0,1
h it
C
fE
p
−+
−
1 ⎛ ⎞ dimanadimana :: dandan L = de/2 L = de/2 coscos αα de =
de = didi –– 2 2 IcrIcr (1 (1 –– coscos ½ ½ αα))
1 3 4 r W icr ⎛ ⎞ = ⎜⎜ + ⎟⎟ ⎝ ⎠ (39) (39)
(
)
22
0 6
i e hp d
t
C
fE
−2=
(
)
+
(( ))2
0, 6
cos
h ifE
−
p
α
C t h
C t h ll 2 2 Contoh
Contoh soalsoal 2 :2 :
Sebuah
Sebuah bejanabejana berdiameterberdiameter dalamdalam 60 in., 60 in., tutuptutup bawahbawah bejanabejana b b t k
b b t k i l i l dd d td t kk 6060oo B hB h b jb j SASA 240 240
berbentuk
berbentuk conical conical dengandengan sudutsudut puncakpuncak 6060oo. . BahanBahan bejanabejana SASA--240 240
grade O
grade O. . AlatAlat iniini bekerjabekerja padapada 3535ooC, 1 atm. C, 1 atm. PengelasanPengelasan berupaberupa
double welded butt joint
double welded butt joint dengandengan faktorfaktor korosikorosi 1/16 in 1/16 in DesainlahDesainlah
double welded butt joint
double welded butt joint dengandengan faktorfaktor korosikorosi 1/16 in. 1/16 in. DesainlahDesainlah tebal
Contoh Kasus
Persamaan reaksi utama (proses dimerisasi Etilen) :
2 4( ) 2 4( ) 4 8( )
g g katalis g
Reaksi Utama
C H + C H ⎯⎯⎯→C H
Kecepatan laju reaksi orde 1 terhadap A (Etilen) , maka :
: : . . . AO AO AO AO AO Awal F F Reaksi F X F X F X − − − + 1 a A r kC − = Sisa − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − : FAO(1− X) FAO(1− X) FAO.X . Ao AO F X F X = CA = CA0 (1 – X) AO X FAA = FAoA0 (1 – X) 3 3 / / Ao Ao o F kmol h kmol C v m h m = = =
Perhitungan volume fase gas (Plug flow) :g g ( g ) : katalis Reaksi C2 4( ) C2 4( ) C4 8( ) : katalis g g g AO AO C H C H C H Awal F F + ⎯⎯⎯→ − : AO. AO. AO. Reaksi −F X − F X + F X − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − − Sisa : FAO(1− X ) FAO(1− X ) FAO.X 2 4 2 4 (1 ) (1 ) AO A AO A FC H F X F FC H F X F = − = = − = 4 8 --- AO FC H = F X + A A A F y F Total = E3-7.1 Fogler, 1992:92) (2AO ) F Total = F − X
(
1)
1 F(
− X)
X(
)
1 1 2 2 AO A AO F X X y F X X − = = − − AO AO TO C = y C Po AO AO o P C y RT = E2-3.1 Fogler, 1992:41) 1 . 2 o o A A P X P C y RT X RT − = = − 2 o o RT X RTUntuk Plug flow digunakan persamaang g p X V dX F =
∫
1 X V dX F =∫
kC 0 AO A F∫
−r FAO∫
0 kC1A X X o RT dX dX =∫
=∫
( ) ( ) 0 0 . . 1 / 2 1 2 o o o k P X X P X k X RT = = − − ⎛ ⎞ − ⎛ ⎞ ⎜ ⎟ ⎜ − ⎟ ⎝ ⎠⎝ ⎠∫
∫
(
)
(
)
(
(
)
)
(
)
0 0 0 2 1 1 . . . 1 1 . 1 . 1 . 1 X X X o o o o o o X X R T R T R T dX dX dX k P X k P X k P X ⎡ ⎛ ⎞ ⎤ − − + = = = ⎢ ⎜⎜ + ⎟⎟ ⎥ − − ⎢⎣ ⎝ − ⎠ ⎥⎦∫
(
)
∫
(
)
⎢∫
(
)
⎥ ⎝ ⎠ ⎣ ⎦(
)
. o X X 1 R T dX dX ⎡ ⎛ ⎞⎤ = ⎢∫
+∫
⎜⎜(
)
⎟⎟⎥ 0 0 . o d 1 d k P ⎢⎢⎣∫
∫
⎜⎝⎜ − X ⎟⎟⎠⎥⎦⎥(
)
. l 1 o R T V F ⎡X ln 1(
X)
⎤ . o AO o V F X X k P ⎡ ⎤ = ⎣ − − ⎦Sehingga Volume total fluida dalam reaktor gelembung adalah :
Volume total = Volume liquid + volume gas Jika safety factor 20%, maka :
Pemilihan jenis impeller tergantung pada jenis dan sifat fluida :
Propeller µ < (rendah)
Propeller µ < (rendah)
Turbin < µ < (rendah – sedang)
Paddle µ > (tinggi/viskos)
Paddle µ > (tinggi/viskos)
dimensi Impeller :
D /D 1/3 1/5 Da/Dt = 1/3 – 1/5
Zi/Da = 2,7 – 3,9 Zi = tinggi impeller dari dasar Z /D 0 75 1 31 Z ti i li id d l t ki Zl/Da = 0,75 – 1,31 Zl = tinggi liquid dalam tangki
P/Da = 0,25 P = panjang blade
L/D 0 20 L l b bl d
L/Da = 0,20 L = lebar blade
Kecepatan Impellerp p
(
. a)
V N Dπ
= liquid. rata rata
t H Sg Jumlah agitator D − =
V = kecepatan linear : u/ turbin : 200 – 250 mpm
(
a)
tp p
u/ propeler : 300 – 500 mpm
jarak antara agitator : 1 – 1,5Da (Joshi, p-389) jarak antara agitator : 1 1,5Da (Joshi, p 389)
Konsumsi Power PengadukKonsumsi Power Pengaduk
Power pengaduk yang dibutuhkan tidak dapat diprediksi secara teoritis, tetapi dengan menggunakan korelasi empiris antara, p g gg p turbulensi pengadukan, power number and froude number sehingga diperoleh korelasi :
Untuk unbaffle tank (Ludwig Vol 1 p 301) :
Untuk unbaffle tank (Ludwig Vol.1, p – 301) :
(
)
log 3 3 2 . . a Nre b a N D N Dρ
− Φ(
a)
⎡ . ⎤ a N D P g gρ
⎡ ⎤ = ⎢ ⎥ ⎣ ⎦ Reynold number 2 . .N Da Nreρ
μ
= ν = viskositas kinematisμ
2 . a N D Nreυ
=Untuk unbaffle turbin Nre >> 300 Φ = 0 9 Dari Fig 5 13 Ludwig
υ
Untuk unbaffle turbin Nre >> 300, Φ = 0,9. Dari Fig. 5.13 Ludwig vol.1 dengan menggunakan fungsi Nre didapat Φ.
2 b 40
Untuk baffle tank :
(
)
3 5 . . 10.000 P a e c N N D P Nr g ρ = → ≤(
3 5)
. . 10.000 c T a e c K N D P Nr g ρ = → ≥ c g Rasio kebutuhan daya gas sparged liquid dalam stirred tank, PG/P.
B d k d i i k i fl t bl d t bi d l b
Berdasarkan data empiris untuk six-flat blade turbine, dengan lebar
blade 1/5 da, untuk diameter tangki sampai dengan 0,6 m, namun Persamaan dibawah ini akan berlaku juga untuk tangki yang lebih Persamaan dibawah ini akan berlaku juga untuk tangki yang lebih besar di mana liquid depth-to-diameter ratio biasanya dalam region.
Log (PG/P) = -192 (d/D)4.38(d2N/v)0.115(dN2/g)1.96(d/D)(Q/Nd3)
Rasio PG/P untuk flat-blade turbine impller systems dapat diestimasi
dengan persamaan : dengan persamaan :
PG/P = 0.10(Q/NV)-1/4(N2d4/gbV2/3)-1/5
dimana V adalah volume liquid, dan b adalah impeller blade width. dimana V adalah volume liquid, dan b adalah impeller blade width.
Konsumsi Daya untuk Gas-Liquid Mixing
Energy loss melalui sparger ditentukan dari perhitungan
pressude drop untuk orifice,
2
ρ
⎛ ⎞ 2 g o spiakrkger c d u P g cρ
⎛ ⎞ Δ = ⎜ ⎟ ⎝ ⎠ket, uo adalah kecepatan melalui orifice tunggal dan cd
adalah koefisien, 0,9 untuk downstream ke upstream rasio, , p tekanan 0,4 atau kurang.
P t i l h d Potensial head,
(
1
)
g
g
⎡
⎤
Δ
p(
1
)
L g L L c cg
g
P
Z
Z
g
g
ε ρ
ερ
ρ
⎡
⎤
Δ =
⎣
−
+
⎦
≈
ket, ZL adalah ketinggian liquid tanpa gas.
Power total per unit volume dalam memompa gas (Pg)
(
)
( )
2 2 2 2/
2
2
g g g o g L L c g g o s g L d L dP
Q
u
Q
Z
g g
Q
u
g
u
V
g c V
A Z
g c V
g
ρ
ρ
ρ
ρ
=
+
=
+
ket, (us)g adalah superficial gas velocity dan Qg adalah laju
li l t ik
2
c d c L2
c d cV
g c V
A Z
g c V
g
K i P d l i
Konsumsi Power dalam sparging gas,
( )
0.45 0.45 2 3⎡
⎤
⎛
⎞
( )
( )
(
)
0.45 2 3 2 3 0.56 0.56 3/
0.08
,
/
a I a g ghp
ft
min
P ND
P
Q
ft
min
⎡
⎤
⎛
⎞
⎢
⎥
=
⎜
⎜
⎟
⎟
⎢
⎥
⎝
⎠
⎣
⎦
ket, (Pa)g adalah power gas dan Pa adalah power bukan gas.
(
/
)
g
Q
ft
min
⎝
⎠
⎣
⎦
• Daya Motor
Kebocoran tenaga akibat poros dan bearing (Gland losses)
Gland losses = 10% Power input (Pp ( ii))
Kebocoran tenaga akibat motor seperti pada belt dan gear Kebocoran tenaga akibat motor seperti pada belt dan gear
(transmision system losses).
Transmision system losses = 20%Power input Transmision system losses = 20%Power input
• Untuk operasi pengadukan moderate (propeller dan turbin)
untuk konsumsi power spesifik 0,2 – 0,5 kW/m3.
Waktu pencampuran untuk suatu Vessel batch, dapat dihitung dengan, 1/ 5 1/ 2 V V
μ
⎛ ⎞ ⎛ ⎞ 3 12.000 1, 0 V V P mμ
θ
= ⎛⎜ ⎞⎟ ⎜⎛ ⎞⎟ ⎝ ⎠ ⎝ ⎠Example : Calculate the power requirements, with and without aeration, of a 1 5 m-diameter stirred tank containing water 1 5 m deep equipped of a 1.5 m-diameter stirred tank, containing water 1.5 m deep, equipped with a six-blade Rushton turbine that is 0.5 m in diameter d, with blades 0.25d long and 0.2d wide, operating at a rotational speed of 180 rpm. Air is supplied from the tank bottom at a rate of 0.6 m3 min-1. Operation is at
room temperature. Values of water viscosity μ = 0.001 kg m-1 s-1 and
t d it 1000 k 3 h / 10 6 2 1 b d
Desain Poros Pengaduk
Poros yang terbuat dari commercial cold rolled steel.
Shear stress yang di izinkan fy g s = 550 kg/cm2.
s g
Elastic limit intension = 2460 kg/cm2.
Modulus elastisitas (E) = 9,5 x 105 kg/cm2.
Moment Puntir yang terjadi pada poros:
.75.60 2. . C hp T N
π
= N = putaran pengaduk hp = daya pengaduk hp daya pengaduk Tc = momen puntirMoment puntir max = 1 5T Moment puntir max.= 1,5TC
Modulus
Modulus polarpolar daripp dari penampangpenampang melintangpp p gp g melintang porosgg ppporos::
ffss == shearshear stressstress
1,5 C P T Z f = ss Diameter
Diameter porosporos (d)(d):: s
f
Diameter
Diameter porosporos (d)(d)::
3 . 16 P d Z =
π
BendingBending MomentMoment::
/ 2 m T F R D / 2 0, 75 m m b a b F R D R = → = Rb
l =
l = tinggitinggi tangkigggg tangki total gg total –– ZaZa l = l = panjangpanjang porosp j gp j g ppporos Bending Moment (M): Bending Moment (M): Bending Moment (M): Bending Moment (M): M = F M = Fmm . L. L
Bending moment equivalent (Me): Bending moment equivalent (Me): Bending moment equivalent (Me): Bending moment equivalent (Me):
( )
2 2 0,5 e m M = ⎡⎢M + M + T ⎤⎥ ⎣ ⎦ untukuntuk pipapipa pijalpijal::
( )
,
e ⎢⎣ m ⎥⎦
d = diameter
d = diameter porosporos
3 . 32 d Z =