• No results found

01-pengantarmetodologidesain2014-141223174642-conversion-gate01.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Share "01-pengantarmetodologidesain2014-141223174642-conversion-gate01.pdf"

Copied!
102
0
0

Loading.... (view fulltext now)

Full text

(1)

POINT O1

DESIGN, DESIGNING

(RANCANGAN, MERANCANG)

(2)

Lecture Outline

1. PENGERTIAN DESAIN

• Kosa Kata Desain

a. Desainer

b. Aturan Desain c. Proses Desain d. Ilmu Desain e. Objek Desain

2. MERANCANG SEBAGAI SUATU PROSES

b. The Rational Model

c. The Action-Centric Perspective

d. Contoh Tahapan Desain dari Model Rasional

(3)

3. DISIPLIN DESAIN

4. FILOSOFI DAN STUDI DESAIN

1. Filosofi dan Pedoman Desain (Philosophies for guiding design)

2. Filosofi dan Pendekatan Desain (Design Aproach)

3. Metode Merancang (Methods of designing)

5. DESAIN DAN SENI

6. DESAIN DAN REKAYASA

7. DESAIN DAN PRODUKSI

(4)

Literature

• Jones, Cristhoper, Design Method, Willey Interscience, London, 1972,1979 • Mc Kim, Robert H., ThingkingVisually, Lifetime Learning Publication, California,

1980

• George C. Beakley & Ernest Gunther Chilton,Design Serving the Needs of Man, 1974

• Lawson, Brian, How Designer Think, The Architectural, London, 1980

• Wallsclaeger, C., & Snyder, Cynthia Busic,Basic Visual Concepts and Principles: for artists, Architects, and Designers.1992

• Nasbahry, C., Ringkasan Perkembangan Desain Grafis, Padang, Unp Press.2009 • Nasbahry C., Psikologi Persepsi dalam kawasan DKV, Padang, Unp Press.

• Design Method,2010 • Wikipedia, 2014

Craig Rusbult, An Introduction to Design Process, ://www.asa3. org/ASA/education/think/intro.htm#i

(5)

1. PengertianDesain

• Desain adalah penyusunan rencana atau

konvensi/ kesepakatan untuk pembangunan

(pembuatan) suatu obyek atau sistem (seperti

cetak biru arsitektur, gambar teknik, proses

bisnis , diagram sirkuit dan pola jahitan baju )

Ralph, P. and Wand, Y. (2009). A proposal for a

formal definition of the design concept.

– Desain memiliki konotasi yang berbeda dalam

berbagai bidang (lihat disiplin desain).

– Dalam beberapa kasus pembangunan/ pembuatan

langsung dari suatu objek ( seperti dalam tembikar,

teknik , manajemen, dan desain grafis ) juga

(6)

Sejarah Desain, Seni (art) dan Ilmu

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

Desain itu lebih tua dari seni dan Ilmu: Sumber Prof M P Ranjan CEPT University, India http://Design-for-india. Blogspot.Com/

(7)
(8)

Desain mobil (Desain Industri) & Proses

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

http://www.thomasbaron.net/2006/04/renault-laguna-estate-new-project/attachment/51/

(9)

Proses Layout desain Grafis

Untuk melihat lebih lengkap di: http://www.motionelements.com/stock-video-Khusus Desain Komunikasi Visual

(10)

Studio gambar dengan cara manual yang sudah lama ditinggalkan sejak ditemukan komputer gambar

(11)

Walaupun teknologi penyajian gambar sudah dapat digantikan dengan komputer, proses Layout desain di studio masih

(12)

Desainer sbg. Black Box, Gambar konsep dg sketsa dan

komputer dan peralatan lainnya untuk DKV

(13)

Studio film, studio foto, workshop, dan studio musik, kelengkapan profesi DKV baru, hanya sebagai media untuk proses produksi dan model produk, bukan untuk mendesain.

(14)

Salah satu model Proses DKV: Desain WEB

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

Sketsa awal & layuot Pengumpul an data (riset) Pertemuan awal KONSEP PRESENTASI KONSEP dan Pengambilan keputusan Perbaikan Konsep PENYAMPA IAN KE OWNER (eksteren) Sumber: http://paper-leaf. com/blog/category/for-our-clients/, direvisi oleh Nasbahry Couto

Final Khusus Desain Komunikasi Visual

(15)

• Secara etimologis kata ''desain'' berasal dari kata

designo (Itali) yang artinya gambar (Jervis, 1984).

Kata ini diberi makna baru dalam bahasa Inggris

pada abad ke 17, yang dipergunakan untuk

membentuk School of Design tahun 1836.

• Makna baru tersebut dalam praktek sering

semakna dengan kata craft, kemudian atas jasa

Ruskin dan Morris‑ dua tokoh gerakan anti

Industri di Inggris pada abad ke 19 - kata ''desain''

diberi bobot sebagai art & craft :yaitu paduan

antara seni dan keterampilan.

(16)

• Pada masa Revolusi Industri dan beberapa dekade

sesudahnya, kegiatan desain dikenal sebagai

Industrial Art, Commercial Art, Applied Art, Machine

Art, Decorative Art dan seterusnya.

• Dalam kamus Oxford kata design (noun) berarti :

• mental plan; scheme of attack; purpose; end in view;

adaption of means to end; preliminary sketch for

picture; delineation; pattern; artistic or Iiterary

groundwork, general idea, construction, plot, faculty

of evolving these, invention, (verb) set (thing) apart

of person; destine (person, thing) for a service;

contrive; plan; intend, make preliminary sketch of

(picture); draw plan of (building etc to be executed

by others); be a designer; concieve mentaI plan of

(book, work of art).

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

(17)

• Kata desain, oleh sekolah Bauhaus, Jerman

(1919), dulu sering dikaitkan dengan seni

terapan (aplied arts), rancang-bangun

(engineering), arsitektur (architecture), dan

usaha kreatif lainnya, digunakan sebagai kata

benda dan atau kata kerja

.

engineering Arsitektur Benda kreatif

(18)

1.Sebagai kata benda, suatu disain dipakai untuk dua pengertian

1. (solusi) rencana ( a.l. proposal, gambar, model, uraian) atau

2. hasil terapan rencana ( a.l. obyek produksi, atau hasil proses).

2. Sebagai katakerja, kata mendisain mengacu pada

proses awal dan pengembangan suatu rencana sebuah

1. produk, 2. struktur, 3. sistem, atau 4. komponen.

Oleh desainer atau tim desainer

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

Kata Kerja (Verba), mendesain Kata Benda (Noun), hasil desain

(19)

DESAIN SEBAGAI KATA KERJA = Merencanakan

sesuatu, menyusun program desain a.l:

produk, struktur, system, komponen, dsb

Etimologi/asal kata Desain Produk Desain Sistem Desain Struktur Desain Komponen

(20)

1. Solusi/ rencana ( a.l. proposal, gambar, model,

uraian) = dalam bentuk

Konsep2

a) Konsep Verbal

b) Konsep Visual

2. Hasil terapan Solusi /Rencana ( a.l. obyek

produksi, atau hasil proses).

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

(21)

ide

Konsep

DESAIN

Proses

produksi

Kerja individual dan kerja tim 1. Cara Manual 2. Cara Fabrikasi

(22)

Konsep Sebagai Solusi Problem Desain

• Konsep dalam desain diartikan sebagai

solusi atau pemecahan masalah desain,

Konsep dipakai untuk merealisir rencana

(desain) menjadi benda atau produk

(objek).

• Dikenal dua macam konsep dalam desain ,

yaitu konsep Verbal/ deskripsi, kata-kata,

dan Konsep Visual (Rupa)

(23)

Contoh Konsep Verbal dan Visual

FORMAL INFORMAL AKTIF VISIBLE Simon Collison http://24ways.org/2010/the-articulate-web-designer-of-tomorrow/

(24)

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

Contoh Desain Logo/ DKV dalam konsep verbal dan visual

Khusus Desain Komunikasi Visual

Konsep verbal: rincian

Konsep visual

(25)

Gambr Teknik: Detail Design

Contoh desain teknik

(26)

Pengertian Desain, Mendesain

secara formal (Resmi)

• Secara formal merancang didefinisikan sebagai

mengikuti.

• (kata benda) satu spesifikasi yang ditunjukkan dengan jelas (

kata benda ) spesifikasi dari sebuah objek, dimanifestasikan oleh agen , yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan, khusus dalam lingkungan tertentu, menggunakan satu set komponen

tradisional, memenuhi satu set persyaratan, tunduk pada

batasan tertentu (kriteria tertentu).

• (kata kerja, transitif ) = untuk membuat desain, dalam suatu

lingkungan (di mana desainer beroperasi / bekerja) Ralph, P. and Wand, Y. (2009). A proposal for a formal definition of the design

concept.

• Lebih formal desain telah didefinisikan sebagai berikut .

(27)

Pengertian Desain, Mendesain (samb.)

• Desain adalah petunjuk atau pendekatan strategis mencapai

satu harapan yang unik bagi seseorang atau sekelompok orang.

• Definisi lain untuk desain adalah peta jalan atau pendekatan strategis bagi seseorang untuk mencapai harapan yang unik . Ini dapat didefinisikan

sebagai spesifikasi, rencana , parameter , biaya , kegiatan , proses dan bagaimana dan apa yang harus dilakukan dalam batasan hukum, politik , sosial, lingkungan , keamanan dan ekonomi dalam mencapai tujuan

tersebut. [Don Kumaragamage, Y. (2011). Design Manual Vol 1

• Di sini, spesifikasi dapat diwujudkan sebagai salah satu rencana atau produk jadi , dan ancangan adalah unsur-unsur dari mana objek desain terbuat .

• Dengan demikian dalam hal denotasi/tafsiran yang tunggal , tidak ada bahasa universal atau lembaga pemersatu untuk desainer dari semua

disiplin ilmu . Hal ini memungkinkan untuk masuknya berbagai filosofi yang berbeda dan pendekatan yang berbeda terhadap subjek (desain)

(28)

Pengertian Spesifikasi

• Specification : detailed description: a detailed

description, especially one providing

information needed to make, build, or

produce something (usually used in the

plural), a look at the engine specification

1 Spesifikasi, perincian. dibangun menurut

perencaan yang terperinci.

2 Syarat, perincian (dari kontrak).

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

(29)

Kontrak (hub.desainer-owner DKV)

Memahami kebutuhan pemakai Menentukan Tujuan Pesan bagi pemakai Membuat Kontrak Kerja Menyusun Rincian

Hasil Pesan Visual dan alasannya

(Konsep)

Menentukan pesan/informasi

dan rinciannya

(30)

Contoh desain dengan spesifikasi (detailed description

/rincian detail

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

Pengertian Desain secara Formal (resmi)

Rincian warna di ukur dengan RGB dan CMYK, sebelah kiri adalah rincian arti lambang

(31)

Jenis huruf tempat Jenis huruf keterangan tempat Jenis dekorasi Arti lambang

Ukuran ketinggian dan lebar plank

Arti lambang

Contoh desain dengan spesifikasi (rincian) tertentu

Gambar ini dianggap sebagai konsep visual Konsep visual yang lain disajikan dalam bentuk

gambar teknik,

minimal tiga tampak (1.depan , 2.samping, 3.atas) yang lebih rinci lagi adalah dengan gambar detail dan potongan

(32)

Beberapa contoh rincian dalam desain

• Rincian Detil Desain ditampilkan dalam gambar teknik

(gambar tradisional) antara lain. • Gambar tampak (depan, atas, samping) • Gambar potongan

• Gambar Detail

• Dan ukuran-ukuran

• Rincian konsep yang ditampilkan dalam bentuk

• Konsep bentuk • Konsep fungsi • Konsep warna

• Konsep susunan/komposisi, estetik dsb • Konsep ekonomi

• Konsep waktu

(33)

Owner (Steak Holder) dan Tujuannya

Komunikasi Model Lasswell (1902-1978)

Tokoh, /pribadi, perusahaan

Apa yang akan disampaikannya

Apa medianya yg efektif

Siapa sasarannya

Apa efek yang diharapkannya Khusus Desain Komunikasi Visual

(34)

Tugas Desainer DKV: Merancang Konsep Pesan

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014 Metode Desain -01 Konsep, Ide Pesan Konsep/ desain Pesan Konsep fisik Pesan (konsep media) Konsep Pembacaan Pesan sumber Cara pesan di buat Media

pesan Cara pesan

dibaca Penerima

Sumber: www.comp.dit.ie/.../communications/L07 Khusus Desain Komunikasi Visual

(35)

3 elemen utama komponen desain pesan model DKV Wallsclaeger (meringkasnya jadi 3)

• Komponen Visual Pesan, (Visual Messaging

Components)

• Konsep, Ide dari Pesan Visual, Concept, the

idea of a Visual Message

• Komponen Fisik Pesan Visual, Physical

Component Visual Message

Wallsclaeger (1992),Menyusun matrik problem solving yang di gabung

dengan teori komunikasi David, K. Berlo

Masalah Konsep Pesan harus dibedakan

Konsep/ desain

(36)

Massage Design Concept

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

The message design family (left) includes five design genera (right): graphic design (1), information design (2), instruction design (3), mass design (4), and persuasion design (5).

(37)

2. MERANCANG SEBAGAI SUATU PROSES

• Ada ketidaksepakatan substansial tentang bagaimana desainer di berbagai bidang , baik tim amatir atau profesional , sendiri atau untuk menghasilkan desain .

• Dorst dan Dijkhuis berpendapat bahwa ada banyak cara untuk menggambarkan proses desain dan dia membahas dua dasar dan fundamental yang berbeda caranya , yang keduanya

memiliki beberapa nama. Pandangan umum yang berlaku disebut

1. The Rational Model (Model Rasional)

2. Technical Problem Solving (Penyelesaian Masalah Teknis.

3. The Reason-Centric Perspective ( Perspektif- Berpusat Alasan) . 4. Alternatif pandangan yang disebut Reflection-in-Action,

5. Evolutionary Design (Evolusi Desain), co - evolusi

(38)

Dua model proses merancang

Dari ke enam model itu , dapat diringkas menjadi

dua model (faham) saja

1. Model Rasional (berorientasi pada data),model ini

banyak pecahannya/ cabangnya tergantung

disiplin desain

2. Model Aksi (berorientasi pada tindakan), model

ini banyak dianut oleh bidang desainer grafis,

desainer mode, kriya dsb.

3. Model rasional dipakai oleh DKV dalam proyek

skala besar/sulit dan dalam bentuk kerja tim

(39)

• Para pemikir proses merancang metoda rasional adalah (1)Simon dan Pahl, G., and Beitz, W , dan (2) metoda tindakan oleh Ralph (2010)

Herbert Alexander Simon (15 Juni 1916 - 9 Februari 2001) adalah seorang ilmuwan politik Amerika, ekonom, sosiolog, psikolog, dan profesor-terutama di Carnegie Mellon University-yang penelitiannya berkisar di bidang psikologi kognitif, ilmu kognitif, ilmu pengetahuan komputer, administrasi publik, ekonomi, manajemen, filsafat ilmu,

sosiologi, dan ilmu politik. Dengan hampir seribu publikasi yang sangat-sangat dikutip, ia adalah salah satu ilmuwan sosial yang paling berpengaruh pada abad kedua puluh

Pahl, G., and Beitz, W. Engineering design: A systematic approach, Springer-Verlag, London, 1996 ISBN 3-540-19917-9

Ralph, P. "Comparing two software design process theories," International Conference

on Design Science Research in Information Systems and Technology (DESRIST 2010),

Springer, St. Gallen, Switzerland, 2010, pp. 139–153.

(40)

2.1 Model Rasional (The Rational Model)

• The Rational Model ini dikembangkan sendiri oleh Simon, 1969 dan Pahl dan atau Beitz (1996 . Dan berpendapat bahwa :

1. Desainer mencoba untuk mengoptimalkan calon desain untuk mengatasi kendala dan tujuan yang diketahui,

2. Proses desain adalah mengendalikan gerak demi gerakan rencana2 (design-driven)

3. Proses desain dipahami dari segi gambaran urutan yang bertahap .

4. The Rational Model didasarkan pada filsafat rasionalis dan mendasari (1) Waterfall Model , (2) Sistem Development Life Cycle dan banyak rekayasa desain lainnya.

5. Menurut filosofi rasionalis, desain diinformasikan oleh penelitian dan pengetahuan dengan cara yang dapat diprediksi dan dikendalikan.

6. Rasionalitas teknis adalah di tengah-tengah proses.

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

Simon, H.A. The sciences of the artificial, MIT Press, Cambridge, MA, USA, 1996 ISBN 0-262-69191-4.

(41)

2.1 Model Rasional :Waterfall Model (Top

Down)

• Model Waterfall adalah proses desain berurutan ,

sering digunakan dalam proses pengembangan

perangkat lunak (software) , di mana kemajuan

dipandang sebagai terus mengalir ke bawah ( seperti

air terjun ) melalui tahapan Conception (konsepsi) ,

Inisiasi , Analisis , Desain , Konstruksi , Pengujian ,

Produksi (Implementasi), dan Pemeliharaan.

• Model perencanaan Water Fall, berasal dari industri

manufaktur dan konstruksi; lingkungan fisik sangat

terstruktur di mana tidak mungkin untuk merubah

fakta yang menjadi penghalang dan sulit.

(42)

• Penggunaan WM dalam rekayasa perangkat lunak

(software) diselenggarakan oleh Herbert D.

Benington di Simposium metode pemrograman

tingkat lanjut untuk komputer digital pada tanggal

29 Juni 1956.

• Presentasi ini adalah tentang pengembangan

perangkat lunak (software) untuk SAGE . Pada

tahun 1983 sebuah tulisan telah diterbitkan dan

Benington memperlihatkan bahwa prosesWater

Fall pada kenyataannya tidak dilakukan top-down

secara ketat , tetapi bergantung pada prototipe

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

(43)

2.1 Model Rasional: Cooevolution (samb)

• Dalam biologi , evolusi bersama adalah

perubahan benda biologis yang dipicu oleh

perubahan dari objek yang berkaitan. Coevolution

dapat terjadi di berbagai tingkatan biologi :

misalnya dapat terjadi secara mikroskopis

misalnya mutasi yang berkaitan antara asam

amino dalam protein, atau sebagai makroskopik

sebagai kovarian ciri-ciri antara spesies yang

(44)

• Masing-masing pihak dalam hubungan coevolutionary di sisi lain melancarkan tekanan selektif, sehingga mempengaruhi evolusi masing-masing.

• Evolusi bersama dari spesies yang berbeda termasuk evolusi spesies antara inang dan parasit nya (host- parasit koevolusi ), dan contoh mutualisme yang berkembang melalui waktu .

Evolusi ini dalam hal menanggapi faktor-faktor abiotik, seperti perubahan iklim, sebaliknya tidak koevolusi biologis (karena iklim yang tidak menunjang kehidupan sehingga tidak

mengalami evolusi biologis ) .

• Kesimpulan umum adalah bahwa koevolusi mungkin

bertanggung jawab untuk banyak keanekaragaman genetik yang terlihat pada populasi yang normal termasuk : plasma darah polimorfism , polimorfisme protein , sistem

histokompatibilitas , dll

(45)

STUDI MEKANISME KEJUT LISTRIK PADA BELUT LISTRIK

Adaptasi desain organisme makhluk hidup : solusi untuk pembangkit tenaga listrik , alat kejut untuk melumpuhkan penjahat

DESAIN ALAM: EVOLUSI DESAIN ALAM DAN TIRUANNYA

Sumber: George C.

Beakley & Ernest Gunther Chilton.1974, Design Serving the Needs of

(46)

• Ada sedikit bukti evolusi bersama mendorong

perubahan besar-besaran dalam sejarah Bumi, karena

faktor-faktor abiotik seperti kepunahan massal dan

ekspansi ke ecospace tampaknya memandu perubahan

dalam Kelompok utama .

• Namun, ada bukti untuk evolusi bersama di tingkat

populasi dan spesies . Sebagai contoh, konsep evolusi

bersama sempat dijelaskan oleh Charles Darwin dalam

On the Origin of Species , dan dikembangkan secara

rinci dalam Fertilisasi of Orchids. Sangat mungkin

bahwa virus dan tuan rumah mereka mungkin telah

coevolved dalam berbagai skenario .

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

(47)

Selama proses desain langkah yang dilakukan desainer

adalah menambah, memperbaiki, dan refactor

solusi/penyelesaian desain. Langkah-langkah berikut ini

merangkum praktek desain evolusi

:

1.

Memahami rincian persyaratan baru (kriteria baru)

2.

Mengidentifikasi elemen desain

3.

Tentukan bagaimana elemen bekerja sama untuk

mewujudkan skenario desain

4.

Memperbaiki keputusan desain

5.

Internal desain

6.

Mengkomunikasikan desain

7.

Memahami arsitektur/struktur desain

8.

Mengevaluasi desain

(48)

2.1 Kritik terhadap Model Rasional

• Model Rational secara luas telah dikritik

dengan dua alasan utama

1. Bukti empiris yang ekstensif telah

menunjukkan bahwa desainer tidak selalu

bertindak sebagai model yang rasional– sebab

desainer tidak selalu bekerja dengan cara ini .

2. Adalah asumsi yang tidak realistis – sebab

tujuan desain seringkali tidak diketahui ketika

sebuah proyek desain dimulai, dan sebaliknya

persyaratan/kriteria desain dan kendala terus

berubah-ubah.

(49)

2.2 Model Tindakan (Reflection-in-Action)

• Mendesain dengan cara refleksi adalah mendesain

secara intuitif, hal ini bertentangan dengan cara

rasional, dimana cara rasional berdasarkan

kebiasaan dan tujuan-tujuan yang ditetapkan.

• Dewey ( 1933) menyatakan ada perbedaan

kontras antara ' aksi rutin ' dengan ' tindakan

reflektif ' . Menurut Dewey tindakan rutin dipandu

oleh faktor-faktor seperti tradisi , kebiasaan dan

otoritas dan definisi kelembagaan dan harapannya

(50)

• Mendesain dan menjelaskan sesuatu dengan cara

refleksi adalah menjelaskan apa yang terjadi dengan

cara sendiri dan dengan perasaan sendiri pula secara

reflektif. (Aspek rasionalnya adalah pada eksplanasi)

• Boud , Keogh dan Walker (1985 : P43 ) menunjukkan

refleksi dapat menghasilkan sesuatu lebih luas dan

terarah : Refleksi merupakan aktivitas manusia yang

penting di mana orang berpedoman ke pengalaman

dan pikiran mereka sendiri dengan merenungkan &

mengevaluasinya. Ini adalah pengalaman penting

dalam belajar dan bekerja.

• Lihat Metoda Black Box Cristopher Jones (1972)

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

(51)

Perspective Action Centric

(Model Berpusat pada Tindakan)

• Aksi - Centric Perspektif adalah label yang diberikan

untuk sekumpulan konsep yang saling terkait, yang

bertentangan dengan The Rational Model. Model

berpusat pada tindakan Ini berpendapat bahwa :

1. Desainer menggunakan kreativitas dan emosi untuk menghasilkan draf atau alternatif desain,

2. Mengadakan Improvisasi dalam Proses desain

3. Tidak ada model mendesain secara universal yang

berdasarkan urutan tahapan-analisis , desain umumnya terkait erat dengan implementasi situasai saat desain dilaksanakan

(52)

METODA DESAIN ARTIKULASI DKV

• Desain itu sendiri bukan ilmu, tapi penggunaan yang

tepat dari bahasa visual (artikulatif) dan pemahaman

ilmiah memperlihatkan garis antara keefektifan dan

kecanggungan komunikasi, antara yang komunikatif

dan yang bisu.

• Dengan memperkuat pendekatan mental dan analisa.

Yang sering dilakukan desainer adalah antara

kesewenang-wenangan atau "karena kebenaran

rasa", dan atau akan merasa menjadi desainer yang

lebih baik (yang artikulatif).

• Sumber: Simon Collison, The Articulate Web Designer of Tomorrow, • http://24ways.org/2010/the-articulate-web-designer-of-tomorrow/

NASBAHRY COUTO : BAHAN KULIAH METODE DESAIN DKV UINERSITAS NEGERI

(53)

Perspective Action Centric (samb)

• Aksi - Centric Perspektif adalah didasarkan pada filosofi empiris Perspective Action Centric dan secara luas

konsisten dengan pendekatan Agile dan pengembangan amethodical (tampa metoda)

• Bukti empiris substansial mendukung kebenaran

perspektif ini dalam menggambarkan tindakan nyata desainer. Seperti Model Rasional , model Aksi - Centric melihat desain rasional sebagai diinformasikan oleh

penelitian dan pengetahuan .

• Namun, penelitian dan pengetahuan yang dibawa ke dalam proses desain melalui pertimbangan dan akal

sehat desainer sendiri - yaitu " berpikir dg pikiran mereka

sendiri" - lebih dari proses yang diprediksi dan

dikendalikan -ditetapkan oleh Model Rasional . • Desainer ' tergantung pada profesionalitas dan

(54)

Kesimpulan proses merancang

• Ada dua proses merancang, yaitu cara rasional

dan cara tindakan.

• Cara rasional umumnya dipakai dibidang desain

enginering dan juga oleh pengembangan produk

oleh perusahaan melalui riset

• Cara rasional dipakai juga oleh bidang DKV , dan

hal ini tergantung faham yang dianut desainernya.

• Bagi desainer freelance atau bebas, lebih

cendrung menggunakan metode refleksi/

tindakan

(55)

Inti Metode Merancang (Design Method)

Proses Rasional Proses Tindakan Metode Tradisional Metode Baru 5 Metode Desain Metoda Jones

Pengembangan Metoda Jones 3 Metode

(56)

1. Divergen – Adalah metoda desain dengan menjelajahi

kemungkinan dan kendala situasi diwariskan dengan menerapkan pemikiran kritis melalui metode penelitian kualitatif dan kuantitatif untuk menciptakan pemahaman baru (ruang masalah) menuju solusi desain yang lebih baik 2. Transformasi- Adalah metoda desain dengan penyesuaian

spesifikasi solusi desain yang sebagai pedoman yang lebih baik untuk kegiatan desain tradisional dan kontemporer dan / atau respon multidisiplin (arsitektur, grafis, industri, informasi, interaksi, et al.)

3. Pemusatan /Convergence- Adalah metoda desain dengan

prototyping skenario yang mungkin untuk solusi desain yang lebih baik yang bertahap atau secara signifikan memperbaiki situasi awal yang diwariskan

• .

NASBAHRY COUTO, METODOLOGI DESAIN

(57)

4. Keberlanjutan - Adalah metoda desain

dengan mengelola eksplorasi proses,

mendefinisikan dan solusi prototyping

desain secara terus menerus dari waktu ke

waktu

5. Artikulasi - Adalah metoda desain dengan

melihat hubungan verbal maupun visual di

antara bagian dan keseluruhan

(58)

Pengertian problem solving/ pemecahan

masalah

• Pemecahan masalah adalah pemikiran yang

diarahkan pada tujuan dan tindakan dalam situasi,

dimana tidak ada solusi desain yang bersifat rutin

(contoh solusi yang telah ada sebelumnya).

• Pemecah masalah memiliki tujuan lebih atau kurang

didefinisikan dengan baik, tetapi tidak segera jelas

bagaimana untuk mencapai itu.

• Ketidaksesuaian antara tujuan dan pelaksanaan

merupakan masalah.

• Pemahaman tentang situasi masalah dan perobahan

langkah-demi-langkah, berdasarkan perencanaan

dan penalaran, merupakan proses pemecahan

masalah.

(59)

3. DISIPLIN DESAIN

• Arsitektur • Desain Komunikasi • Desain tehnik • Fashion desain • Desain permainan • Desain grafis • Arsitektur Informasi • Desain Industri • Desain Instruksional • Desain Interaksi •Desain Interior • Arsitektur Landscape • Desain pencahayaan

• Desain Meodologi Militer • Desain produk • Desain Proses • Desain Layanan • Desain Software • desain Suara • Desain Transisi • Desain Perkotaan • Desain Visual • Desain Web

(60)

Deskripsi kegiatan desain

• Setidaknya dua pandangan aktivitas desain yang

konsisten dengan Aksi - Centric Perspektif .

Keduanya melibatkan tiga kegiatan dasar .

• Dalam paradigma - Refleksi - in Action , desainer

bergantian antara (1) framing ( membuat kerangka)

,(2) membuatnya bergerak , dan (3) mengevaluasi

gerakan tahapan desain.

1. Framing (kerangka) mengacu pada konsep masalah,

yaitu , mendefinisikan tujuan dan sasaran .

2. Bergerak adalah keputusan desain tentatif (pilihan) atau

alternatif desain.

3. Proses evaluasi dapat menyebabkan gerakan lebih

lanjut proses desain, misalnya re-desain.

(61)

Mengevaluasi Gerakan

Proses Layout desain Grafis/ DKV adalah contoh bagaimana desainer mengontrol pengembangan desainnya, cara ini umumnya dipakai di

Eromerika

Untuk melihat lebih lengkap di: http://www.motionelements.com/stock-video-Khusus Desain Komunikasi Visual

(62)

• Dalam rangka pengembangan desain, desainer

bergantian antara tiga kegiatan ini 1.Sensemaking

2. Implementasi,3. Coevolution.

1.

Sensemaking mencakup framing (kerangka) dan

mengevaluasi geraknya .

2.

Implementasi adalah proses membangun objek

berdasarkan desain

3.

Koevolusi adalah proses di mana agen desain secara

bersamaan memurnikan gambaran mental dari objek

desain berdasarkan gambaran mental dari konteks,

dan sebaliknya, bisa juga disebut penyempurnaan

desain dan objek secara siklus dan atau bersamaan.

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

(63)

4.

Filosofi dan Studi Desain

• Filosofi itu tak terhitung jumlahnya, untuk membimbing desain sebagai nilai-nilai desain dan aspek yang menyertainya dalam desain baru yang bervariasi, filosofi ini muncul baik antara

sekolah yang berbeda pemikirannya dan di antara desainer yang terlatih (profesional) .

• Filsafat Desain berguna untuk menentukan tujuan desain. • Tujuan desain sangat beragam, mulai dari perihal untuk

memecahkan masalah individu yang paling signifikan dari elemen terkecil , sampai dengan tujuan yang bersifat utopia/ khayalan yang pengaruhnya sangat holistik (menyeluruh) .

• Tujuan desain biasanya untuk membimbing desain . Namun, konflik atas tujuan langsung dan yang kecil dapat menyebabkan tujuan desain dipertanyakan, tujuan desain adalah pengatur

(64)

4.1.Filosofi dan Pedoman Desain

• Filosofi desain adalah prinsip dasar yang menentukan

bagaimana pendekatan seorang desainer dalam desain.

• Pengaruh budaya materi dan lingkungan sosial

budaya desainer dapat menghasilkan filosofi desain . • Herbert A. Simon seorang penulis menegaskan

bahwa desain telah menjadi meta - disiplin semua profesi.

• Insinyur bukan satu-satunya desainer profesional . • Setiap desain manusia yang merencanakan program

tindakan, ditujukan untuk mengubah situasi yang ada menjadi lebih disukai/ menyenangkan.

(65)

4.1.Filosofi dan pedoman desain (samb)

• Kegiatan intelektual yang menghasilkan artefak

materi secara mendasar tidaklah berbeda seperti

seseorang yang mengatur obat untuk pasien yang

sakit, atau yang merencanakan suatu rencana

penjualan baru untuk perusahaan, atau desain

kebijakan kesejahteraan sosial sebetulnya sama

penafsirannya, ini adalah inti dari semua pelatihan

profesional.

• Hal ini pertanda bahwa tidak ada perbedaan

diantara berbagai profesi ilmu-ilmu, seperti

sekolah teknik, sekolah arsitektur, bisnis,

pendidikan, hukum , dan kedokteran, sebab

(66)

4.2 Pendekatan Merancang (Design Aproach)

• Pendekatan desain adalah filosofi umum yang

mungkin atau tidak mungkin termasuk panduan

untuk metode tertentu .

• Beberapa diantaranya adalah untuk

membimbing tujuan keseluruhan desain.

• Pendekatan lainnya adalah untuk membimbing

kecenderungan desain desainer.

• Kombinasi berbagai pendekatan (aproach) dapat

digunakan jika mereka tidak bertentangan .

(67)

4.2 Pendekatan untuk merancang (Design Aproach)

• Beberapa pendekatan yang populer meliputi :

1. KISS principle, prinsip KISS , (Keep it Simple Stupid) , yang berusaha untuk menghilangkan komplikasi yang tidak perlu . 2. There is more than one way to do it. Ada lebih dari satu cara

untuk melakukannya ( TIMTOWTDI ) , filsafat untuk

memungkinkan beberapa metode dijalankan dan dipakai bersamaan .

3. Use-centered design, Desain berpusat Use/Penggunaan, adalahberfokus pada tujuan dan tugas-tugas yang terkait dengan penggunaan artefak, daripada berfokus pada

pengguna akhir/pemakai .

4. User-centered design, Desain Berpusat User/Pemakai, yang berfokus pada kebutuhan, keinginan , dan keterbatasan

pengguna akhir bagi artefak yang dirancang

5. Critical design. Desain berpusat ke kritik dan menggunakan rancangan artefak sebagai wujud kritik atau komentar

(68)

6. Service design Aproach. Pendekatan pelayanan atau Jasa.

Adalah layanan desain merancang atau mengorganisir

pengalaman sekitar produk, yaitu layanan yang terkait dengan penggunaan produk.

7. Transgenerational design Aproach, desain transgenerational ,

adalah praktik membuat produk dan lingkungan yang

kompatibel dengan orang yang mengalami gangguan fisik dan sensorik, misalnya yang berhubungan dengan penuaan dan orang yang kegiatan sehari-harinya terbatas .

8. Speculative design Aproach, desain Spekulatif adalah proses

desain yang tidak selalu menentukan masalah khusus untuk dipecahkan, tetapi menetapkan titik awal provokatif dari mana proses desain itu muncul. Hasilnya merupakan evolusi dari

ucapan yang turun-naik dan refleksi pemakaian benda-benda yang dirancang untuk memancing pertanyaan sehingga

merangsang debat dalam dimensi akademik dan penelitian

(69)

4.2.1 Contoh Design Aproach: prinsip KISS , (Keep it Simple

Stupid) , yang berusaha untuk menghilangkan komplikasi

yang tidak perlu

Desain sofware komputer umumnya menggunakan pendekatan KISS principle, karena keberhasilan desain dan kegagalan desain tidak dapat

diramalkan sebab lain karena sofware banyak di bajak oleh pengguna, hal ini untuk mengurangi kendala frustasi programmer

(70)

4.2.3 Use-centered design aproach, Desain berpusat

Use/Penggunaan, berfokus pada tujuan dan tugas-tugas yang terkait dengan penggunaan artefak , daripada berfokus pada pemakai. • Desain Produk menggunakan pendekatan Use-centered design, karena keberhasilan desain diukur sejauh mana desain dapat ekonomis, hemat bahan dan mudah di produksi

(71)

4.2.4 Contoh User-centered design Aproach, Desain

Berpusat User/Pemakai, yang berfokus pada kebutuhan, keinginan , dan keterbatasan pengguna akhir bagi artefak yang dirancang. Pendekatan ini luas pengaruhnya.

Desain bangunan rumah tinggal menggunakan

pendekatan User-centered

design, karena keberhasilan

desain diukur sejauh mana desain dapat memenuhi keinginan si pemilik rumah / bangunan

(72)

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014 Prof M P Ranjan Professor – Design Chair, CEPT University, India

7 Cara Berpikir Desainer

Kritik terhadap

model ini adalah bahwa cara

berpikir manusia lainnya ataupun desainer itu sama, oleh

karena itu perlu ada hirarkhi mana yang penting atau tidak penting didahulukan oleh profesi desain apa

Sumber: M P Ranjan,Professor – Design Chair, CEPT University, Http://Design-for-india.Blogspot.Com/ (20-8-2013

Diadaptasi oleh nasbahry Couto, 2014

(73)

4.3 Proses Merancang dan Tahapannya

• Proses merancang (berbeda dengan proses desain

yang disebutkan di atas) yang mengacu pada langkah

perencanaan rutin selain dari hasil yang diharapkan.

• Proses (secara umum) dapat dilihat sebagai tahapan

menghasilkan rancangan atau produk dari desain

(gambar-gambar desain), bukan metode desain. Istilah

ini berasal dari proses industri kimia (tahapan proses

menghasilkan zat kima).

• Dengan meningkatnya kompleksitas di era informasi,

konsultan dan eksekutif telah menemukan istilah yang

bermanfaat untuk menggambarkan proses desain

(74)

4.3.Tahapan Merancang (samb)

• Tahapan khas konsisten dengan The Rational

Model termasuk berikut ini.

• A. Desain Pra-produksi

1. Design brief (Parti pris)- awal (sering pada awal ) yaitu

pernyataan tujuan desain (statement of design goals) 2. Analisis - analisis tujuan desain saat ini

3. Penelitian - menyelidiki solusi desain yang mirip di

lapangan atau topik yang terkait

4. Spesifikasi - menetapkan persyaratan (kriteria) solusi

desain untuk suatu produk (spesifikasi produk desain atau jasa

5. Pemecahan masalah - konseptualisasi dan

mendokumentasikan solusi desain

(75)

ide

Konsep

DESAIN

Proses

produksi

Kerja individual dan kerja tim 1. Cara Manual 2. Cara Fabrikasi

(76)

B. Merancang pada saat produksi

1. Pengembangan desain - kelanjutan desain dan peningkatan

solusi desain

2. Pengujian - in situ pengujian solusi rancangan

C. Umpan balik desain Post-produksi untuk

desain-desain masa depan

3. Pelaksanaan - memperkenalkan solusi desain ke lingkungan 4. Evaluasi dan kesimpulan - ringkasan proses dan hasil ,

termasuk kritik konstruktif dan saran untuk perbaikan masa depan desain

D. Merancang Ulang ( Redesain)

5. Desain ulang - salah satu atau semua tahapan dalam proses desain ulang ( dengan koreksi ) pada setiap saat sebelum , selama, atau setelah

produksi .

6. Setiap tahap memiliki banyak praktik terbaik terkait .

(77)

5.Desain dan Seni

• Istilah desain secara luas dikaitkan dengan seni telah

digunakan dan diprakarsai oleh Raymond Loewy dan

sebagai sebuah ajaran di sekolah Bauhaus dan Ulm

School of Design di Jerman selama abad ke-20 .

• Batas-batas antara seni dan desain saat itu kabur,

terutama karena berbagai aplikasi baik untuk istilah ' art ‘

dan istilah ' desain ‘. Aplied Arts telah digunakan sebagai

istilah umum untuk menjelaskan bidang desain industri ,

desain grafis, desain fashion , dll termasuk ' seni dekoratif

• Istilah ini adalah istilah tradisional yang digunakan dalam

wacana sejarah untuk menggambarkan benda-benda

kerajinan, dan juga dalam payung Aplied Arts yang di

Indonesia di sebut dengan seni terapan.

(78)

• Dalam seni grafis ( pembuatan gambar 2D adalah

sekitar fotografi untuk ilustrasi) perbedaan yang

sering dibuat antara seni rupa dan seni komersial

adalah berdasarkan konteks di mana pekerjaan

diproduksi dan bagaimana diperdagangkan

• Untuk penamaan dan beberapa metode desain

seperti penggunakan intuisi, dibagi di seluruh

disiplin ilmu seni Terapan dan Seni rupa.

(79)

5. Perbedaan antara Seni dan Desain

• Seni yang berhasil adalah kalau dapat

diinterprtasikan maknanya secara

mendalam

• Desain yang berhasil adalah kalau

interpretasinya tunggal dan sama bagi

setiap orang

(80)

Seni itu untuk ditafsirkan demi kenyamanan mata, imajinasi dan perasaan

(81)

BERBAGAI BAHASA VISUAL PEGANGAN PINTUPutar-tarik, Tekan-tarikTarikTarik Fungsi komunikasi terlihat dari OTOMATISASI respon manusia terhadap ruang, benda dan lingkungan

(82)

Perbedaan antara seni dan desain (

by John O'Nolan, 2009)

(83)

6. Desain Dan Rekayasa

• Dalam rekayasa, desain adalah komponen dari proses

rekayasa (engineering). Banyak metode yang tumpang

tindih dan proses yang dapat dilihat ketika

membandingkannya dengan desain produk, desain

industri dan desain Teknik.

• The American Heritage Dictionary mendefinisikan desain

sebagai: Untuk memahami apa yang ada di pikiran;

penemuan (inovasi), dan rencana yang dirumuskan ,

dan engineering sebagai: penerapan prinsip-prinsip

ilmiah dan matematis untuk tujuan praktis seperti

desain, manufaktur, dan operasi yang efisien dan

(84)

• Desain dan rekayasa (engineering) adalah dua

bentuk yang berbeda namun rekayasa didefinisikan

sebagai penerapan prinsip pemecahan masalah

ilmiah dan matematis. Fokus rekayasa lebih ilmiah

dan teknis dalam praktiknya, bagaimanapun telah

meningkatkan pentingnya humanisme sebagai

pusat dan bidang baru dalam desain.

• Berapa banyak ilmu yang diterapkan dalam desain

adalah pertanyaan tentang apa yang dianggap

ilmu. Hal ini seiring dengan pertanyaan tentang apa

yang dianggap ilmu pengetahuan, ilmu sosial dan

dibandingkan dengan ilmu alam

(85)

MATA LALAT Sistem Penglihatan manusia KAMERA RADAR KAMERA DIGITAL TELEVISI LAYAR DISPLAY KOMPUTER

Terobosan Desain: Desain Rekayasa ? Dari desain alam ke desain Rekayasa

(86)

Transformasi Seni ke Desain, dan dari desain alam ke

rekayasa

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

DESAIN GRAFIS DESAIN ALAM

ENGINEERING

(87)

7. Desain Dan Produksi

• Hubungan antara desain dan produksi adalah hubungan bagian perencanaan dan pelaksanaan. Secara teoritis, rencana harus mengantisipasi dan mengkompensasi

potensi masalah dalam proses eksekusi (produk) desain. • Desain hanya terlibat dengan pemecahan masalah dan

kreativitas . Sebaliknya , produksi melibatkan suatu

proses rutin. Sebuah desain juga bisa menjadi rencana belaka yang tidak terealisir saat produksi atau proses rekayasa , meskipun pengetahuan tentang proses

tersebut biasanya diharapkan desainer .

• Dalam beberapa kasus, mungkin tidak diperlukan dan / atau tidak praktis untuk mengharapkan seorang desainer juga harus memiliki pengetahuan multidisiplin dan

memiliki pengetahuan yang khusus dan rinci tentang bagaimana untuk menghasilkan produk . Hal ini dapat dibandingkan dengan seorang layouter buku, harus

(88)

7.Desain dan produksi (samb)

• Antara rancangan (desain) dan produksi biasanya terjalin di berbagai karir profesional yang kreatif , berarti

pemecahan masalah adalah bagian dari pelaksanaan

produksi dan sebaliknya . Akibatnya biaya bagi penataan ulang (redesain) akan meningkat, jadi ada kebutuhan untuk memisahkan desain dari produksinya.

• Sebagai contoh, proyek high- budget , seperti skyscraper , membutuhkan memisahkan (desain ) arsitektur dari

(produksi ) konstruksi.

• Sebaliknya sebuah proyek anggaran rendah , seperti desain selebaran undangan pesta kantor yang dicetak

secara lokal , dapat rancang kembali dan dicetak puluhan kali dengan beberapa lembar kertas, dengan beberapa tetes tinta , dengan biaya rendah dan kurang dari satu jam gaji desktop publisher .

(89)

Desain dan produksi

Desain jarang yang sempurna dan kadang-kadang

berulang-ulang . Ketidaksempurnaan desain mungkin ditangani oleh bagian produksi (misalnya bagian percetakan ) dengan memanfaatkan kreativitas atau keterampilannya dalam

Desain dan

Produksi :

Layout buku

dan

percetakan

buku

(90)

• Hal ini bukan untuk mengatakan bahwa produksi tidak pernah terlibat dengan pemecahan masalah atau

kreativitas , atau desain yang selalu melibatkan kreativitas . • Desain jarang yang sempurna dan kadang-kadang

berulang-ulang . Ketidaksempurnaan desain mungkin ditangani oleh bagian produksi (misalnya artis produksi , pekerja konstruksi ) dengan memanfaatkan kreativitas atau keterampilannya dalam pemecahan masalah untuk

mengimbangi apa yang diabaikan dalam proses desain • Demikian juga , desain mungkin hanya pengulangan

sederhana ( copy ) dari solusi yang sudah ada sebelumnya dikenal (desain presenden) , membutuhkan sedikit

kreativitas atau kemampuan memecahkan masalah seperti yang dialami desainer profesional.

Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

(91)

Kosa Kata Desain

• Perancang : Orang merancang disebut desainer , yang juga

merupakan istilah yang digunakan untuk orang-orang yang bekerja secara profesional di salah satu dari berbagai bidang desain ,

biasanya juga menentukan daerah mana yang sedang ditanganinya ( seperti perancang busana , perancang konsep atau web desainer ) • Aturan Desain, Rincian Desain: Merancang sering memerlukan

mempertimbangkan (aturan, kriteria) estetika, dimensi ekonomi dan sosial politik fungsional untuk keduanya baik obyek desain maupun proses desain. Desain dapat melibatkan penelitian yang cukup besar, banyak pikiran, banyak pemodelan, penyesuaian interaktif , dan redesain .

• Proses Desain: urutan kegiatan desainer disebut proses desain . • Ilmu Desain: Penelitian ilmiah desain disebut ilmu desain

• Objek desain: beragam jenis benda dapat dirancang , termasuk pakaian , antarmuka pengguna grafis, gedung pencakar langit,

(92)

Konsep-Konsep Utama dalam desain

Design processes

Orang-orang telah merancang, merencanakan dan melaksanakan setting informasi, bahan-bahan informasi, dan pesan komunikasi di setiap saat. Proses desain meliputi dua aspek yaitu kognitif dan aspek kegiatan praktis. Pye (1964, 7) mencatat bahwa sementara seorang pelukis atau pematung dapat memilih bentuk yang bisa dibayangkan, seorang desainer dibatasi oleh fungsi dari sesuatu hal yang sedang dirancangnya. Mullet dan Sano (1995, p. 9) mencatat bahwa sementara seni berusaha untuk mengekspresikan ide-ide dasar dan perspektif tentang kondisi manusia, desain yang

bersangkutan dengan menemukan representasi paling cocok untuk komunikasi beberapa informasi tertentu.

(93)

• Model untuk proses desain meliputi aspek kognitif serta kegiatan praktis. Final desain merupakan hasil dari setiap proses desain tertentu, seperti proses, produk, jasa, dan sistem.

• Pada tingkat teoritis tujuan dari proses desain keseluruhan, termasuk kegiatan proses, mungkin sama terlepas dari bidang desain tertentu.

• Lexivisual, audiovisual, dan representasi multivisual tunduk pada proses desain pesan yang berbeda. Berbagai jenis representasi sebagian dipandu oleh prinsip-prinsip yang berbeda, dan alat-alat yang berbeda yang digunakan.

• Setiap proses desain meliputi pengembangan dari konsep atau ide menuju produk akhir. Langkah-langkah dalam proses desain dapat disebut kegiatan desain, seperti konseptual desain, perwujudan desain, detail desain, dan tinjauan desain.

(94)

• Area Desain/ Design areas. Daerah konsep desain meliputi

banyak bagian dari aktivitas manusia. Contohnya adalah desain pakaian, desain arsitektur, desain keramik, desain komunikasi, desain kostum, desain kriya, desain dokumen, desain editorial, desain engineering, desain lingkungan, desain pameran, desain fashion, desain furniture, desain kaca, desain grafis, desain

gambar, desain industri, desain informasi, desain instruksi, desain pesan pembelajaran, desain interaksi, desain interface, desain interior, desain lansekap, desain manufaktur, desain mekanik, desain pesan, desain molekul, desain hiasan, paket desain, pola desain, desain persuasi, desain poster, desain presentasi, desain produk, desain jasa, desain teks, desain tekstil, desain jenis dan desain perkotaan. Banyak daerah desain dipandang sebagai disiplin akademis desain.

(95)

Design levels

– Tingkat konsep desain meliputi bidang-bidang seperti desain proyek, desain proses, desain alat, desain produk, dan desain sistem.

Perspektif desain meliputi pandangan seperti: level teori, evel manual/kerajinan, level manufaktur, dan level pengguna. Wacana desain mencakup semua literatur desain dan laporan penelitian yang berkaitan dengan hal-hal desain.

(96)

Design motto

– Hari ini motto desain sangat banyak: "fungsi dapat mengambil bentuk apapun". Menurut Mijksenaar (. 1997, hal 15) kalimat ini merupakan adaptasi dari motto desain yang terkenal: "bentuk mengikuti fungsi"

(form follow function) yang dapat ditelusuri kembali ke pematung Amerika Horatio Greenough, yang telah memakai motto Bentuk dan Fungsi, yang ditulisnya pada tahun 1851.

– Namun, Mijksenaar dan Westendorp (. 1999, hal 34) menyimpulkan: "arsitek, insinyur dan desainer jarang mengikuti aturan ini." Beberapa penulis telah mencoba untuk mengembangkan aturan perusahaan, atau peraturan, mengenai bagaimana merancang bahan-bahan informasi. Hal ini, bagaimanapun, tidak mungkin untuk mengembangkan aturan desain perusahaan yang mengatakan cara terbaik untuk desainer informasi dan desain pesan tertentu adalah bagaimana mengembangkan bahan terbaik untuk informasi yang spesifik.

(97)

Design rules

– Sejumlah penulis di berbagai bidang desain telah mencatat bahwa tidak mungkin untuk memberikan aturan desain perusahaan . Beberapa

mengatakan : " . Itu Tergantung " Lohr (2003, hal 81 ) mempresentasikan " Itu Tergantung Rule . " Dia menulis : " Keputusan Desain tidak mengambil pendekatan resep buku masak .

– Terlalu banyak faktor yang mempengaruhi desain . Itulah sebabnya mengapa desain itu dianggap sebuah seni serta ilmu " Dia lebih lanjut menulis : " . Apa yang harus Anda lakukan? Hal ini tergantung ... pada peserta didik , isi, tugas , lingkungan , unsur-unsur lain dalam visual, dan tingkat keterampilan " Mungkin situasi untuk desain informasi dapat diringkas dalam ungkapan : " . Tergantung " Dalam setiap kasus khusus. Perancang informasi harus mampu menganalisis dan memahami masalah , dan menemukan satu - atau lebih - solusi desain praktis. Satu-satunya

informasi desain aturan adalah : " Menghormati hak cipta, dan undang-undang dan peraturan lainnya yang terkait dengan informasi . " Menurut Baggerman (2000, 69 ) aturan pertama desain antarmuka adalah "

(98)

• Final design

• Desain akhir, atau hanya desain, merupakan hasil dari setiap proses desain tertentu, seperti produk, jasa, proses, dan sistem. Pada tingkat teoritis

maksud dari proses desain secara keseluruhan mungkin sama lepasnya dari bidang desain tertentu.

• Dalam era informasi ini kita memiliki kebutuhan yang semakin meningkat untuk belajar berbasis komputer, interface komputer, direktori, materi pendidikan, pameran, bentuk, simbol grafis, sistem hypertext, bahan ajar, bahan pembelajaran, daftar, informasi pemeliharaan, manual, peta, produk multimedia , buku nonfiksi, bantuan online untuk mengelola sistem berbasis komputer, rencana, bantuan prosedural, deskripsi produk, sistem informasi publik di rumah sakit, museum dan sistem transportasi; buku referensi,

tanda-tanda lalu lintas jalan, deskripsi sistem, tabel, laporan teknis, tiket, peringatan, halaman Web , dan jenis lain dari bahan-bahan informasi.

(99)

informasi

• Istilah Informasi ini berasal dari kata benda informatio (Latin) , yang berarti konsepsi atau ide . Informasi oleh karenanya identik dengan 1 ) " data, detail , fakta , dan kecerdasan " . Namun, istilah informasi telah memperoleh makna tambahan. Hari ini juga dapat merujuk kepada 2) "mendatangkan data tertentu". Kemudian informasi tidak muncul sampai data diterima atau dibentuk atau dicetak, misalnya, teks atau gambar. • Selanjutnya Istilah ini juga kadang-kadang digunakan untuk 3) "data yang

diolah di komputer". Makna informasi yang lain “Makna” 4) adalah "struktur internal yang mengatur proses". Menurut The New Shorter

Oxford English Dictionary on Historical Principles (Brown, 1993, hal. 1.364) informasi juga dapat digunakan untuk, 5) "pernyataan tertulis resmi atau dakwaan", 6) “tindakan menginformasikan sesuatu terhadap seseorang ", dan 7)" pemberian bentuk atau karakter penting untuk sesuatu, inspirasi ". Informasi juga 8) istilah untuk kelompok bahan informasi dalam kategori pesan singkat.

(100)

Feed back

• Apakah yang dimaksud dengan merancang

sebagai sebuah proses berpikir?

• Apakah model rasional itu ? Apa lawan dari

model rasional ? Apa kritik terhadap model

rasional

• Jelaskan istilah-istilah ini

• Waterfall Model

• Cooevolution Model

• Perspective Action Centric Model

• Problem Solving

(101)

Feed Back: Design Aproach

• Apakah yang penting bagi Design Aproach bagi DKV ?

• User ? Apa masalah dan objek desainnya ?

• Use ? Apa masalah dan objek desainnya ?

• Jasa, layanan ? kampanye layanan masyarakat ? Apa

masalah dan objek desainnya ?

• Pendekatan transgenerational design apa objeknya ?

• Apakah desainer DKV menggunakan pendekatan

Speculative design

• Apa pendekatan Lainnya

• Diskusikan…..!!!!

(102)

Diskusi Kelas/ Laporan Kelompok

• Apakah yang dimaksud dengan desain secara resmi (formal)

• Apakah yang dimaksud dengan ide, dan konsep ?

• Melalui apakah pengembangan desain DKV itu dikontrol? • Jelaskan delapan pendekatan merancang (desain aproach). • Jelaskan 6 tahapan merancang pra produksi model

rasional

• Apa yang dimaksud dengan merancang ulang ? • Berikan contoh rincian sebuah desain DKV

• Apakah yang dimaksud dengan rincian detail desain, apa jenis gambar yang dipakai, bagaimana mengutarakan detail desain DKV? Berikan contoh

• Jawab pertanyaan di atas dalam bentuk laporan kelompok. Bahan kuliah Nasbahry Couto 2014

References

Related documents

Video analysis of bouts at the 2011 and 2013 World championships was used, looking for observable signs of concussion (OSC) from blows to the head, as a more

Mark Frydenberg Bentley ISIB 2014 Workshop: Big Data 4 Activity 2: Analyze Data using Queries in..

Cuckoo Search with Lévy Flights for Weighted Bayesian Energy Functional Optimization in Global-Support Curve Data Fitting.. Akemi Gálvez, 1 Andrés Iglesias, 1,2 and Luis

Effect sizes indicated that use of Planful Problem Solving coping strategies, such as using specific problem skills and putting them into action, accounted for approximately 27%

The word processor for blind people that can also be used by sighted people is more challenging because you need to accommodate two very different modes of interaction.. Blind

[r]

In the 1990’s, as people with AIDS started living longer, John XXIII’s mission changed to provide ongoing emotional and financial support to persons with AIDS, as well as

Our data from a 2008 rural population cohort of over 1000 individuals aged between 2 and 90 years in The Gambia showed that 6% of individuals had antibody concentrations indicative