MANUAL
MANUAL OPERASI
OPERASI BAGFILTER
BAGFILTER
DAN
DAN SPARK
SPARK DETECTOR
DETECTOR
H A D I I D M A N D I R
H A D I I D M A N D I R I T eI T ek n i k k n i k P T .P T .A N U G R A H D H A RA N U G R A H D H A R M A KM A K E N C A N A E N C A N A
GENERAL
GENERAL KONTRAKTOR KONTRAKTOR & & SUPPLIER SUPPLIER BOILER, BOILER, AIR AIR POLLUTION POLLUTION & & DRYER DRYER Jl.
Jl. Pontianak Pontianak 1/12 1/12 GKB GKB – – GRESIK GRESIK Jl. Jl. Muncul Muncul AC AC 11-12, 11-12, Gedangan-SIDOARJOGedangan-SIDOARJO Ph./Fax
Ph./Fax : : +62-31-3991337 +62-31-3991337 Ph. Ph. +62-31-8554319, +62-31-8554319, +62-31-8554320,+62-31-8554320, Email
Email : : [email protected] [email protected] +62-31-8554321, +62-31-8554321, Fax Fax ; ; +62-31-8554368+62-31-8554368 Email : [email protected]
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
1 PENDAHULUAN 1 PENDAHULUAN 2
2 BAGIAN-BAGIAN BAGIAN-BAGIAN DARI DARI BAGFILTER BAGFILTER SISTEMSISTEM 3 SPESIFIKASI
3 SPESIFIKASI 4
4 PRINSIP PRINSIP KERJA KERJA BAGFILTER BAGFILTER SISTEMSISTEM 5
5 START START UPUP 6
6 TROUBLE TROUBLE SHOOTINGSHOOTING 7
7 SERVICE SERVICE DAN DAN MAINTENANCEMAINTENANCE 8
8 JADWAL JADWAL PERAWATANPERAWATAN LAMPIRAN-LAMPIRAN LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Pendahuluan
1. Pendahuluan
Dust collector pada system ini berfungsi menyaring debu yang dihasilkan oleh proses Dust collector pada system ini berfungsi menyaring debu yang dihasilkan oleh proses produksi sanding
produksi sanding dan baffing. dan baffing. Terdiri dari Terdiri dari unit blower, unit blower, ducting line, ducting line, cyclone dancyclone dan bagfilter.
bagfilter. Sesuai Sesuai proses produksinya proses produksinya maka terdiri maka terdiri dari 2 dari 2 unit line unit line yaitu 1 yaitu 1 line sandingline sanding dan 1 line buffing.
dan 1 line buffing. Perbedaan pada line
Perbedaan pada line sanding dan baffing. sanding dan baffing. Pada line Pada line baffing ada tambahan baffing ada tambahan cyclonecyclone sebagai pre-separator untuk menyaring debu2 yang lebih kasar, sedangkan pada line sebagai pre-separator untuk menyaring debu2 yang lebih kasar, sedangkan pada line sanding tidak ada
sanding tidak ada tambahan cyclone. tambahan cyclone. Jenis filter yang Jenis filter yang digunakan juga berbeda digunakan juga berbeda lineline baffing menggunakan filter jenis polyester dengan lapisan Teflon dan anti-static, pada baffing menggunakan filter jenis polyester dengan lapisan Teflon dan anti-static, pada line sanding menggunakan polyester dengn lapisan water repellent.
line sanding menggunakan polyester dengn lapisan water repellent.
Sistem dust collector ini juga dilengkapi dengan spark detector unit pada masing2 Sistem dust collector ini juga dilengkapi dengan spark detector unit pada masing2 line, dan juga divert flap untuk mencegah bahaya kebakaran dan ledakan pada unit line, dan juga divert flap untuk mencegah bahaya kebakaran dan ledakan pada unit bagfilter.
bagfilter.
Manual ini mencakup keterangan tentang spesifikasi, bagian2 dust collector, cara Manual ini mencakup keterangan tentang spesifikasi, bagian2 dust collector, cara penggunaan dan pemeliharaan yang harus
penggunaan dan pemeliharaan yang harus dilakukan.
dilakukan.
2.
2. Bagian-Bagia
Bagian-Bagian dari Bagfilter
n dari Bagfilter
Sistem
Sistem
a.a. Housing Housing BagfilterBagfilter
Atau kotak tempat filter, seperti terlihat Atau kotak tempat filter, seperti terlihat pada gambar 1 housing bagfilter pada gambar 1 housing bagfilter dibagi dalam 2 bagian yaitu bagian dibagi dalam 2 bagian yaitu bagian atas dimana ruang udara bersih, dan atas dimana ruang udara bersih, dan bagian bawah nya ruang udara kotor. bagian bawah nya ruang udara kotor. Letak filter adalah pada ruang udara Letak filter adalah pada ruang udara kotor. Konstruksi dari housing harus kotor. Konstruksi dari housing harus cukup kuat menahan tekanan udara cukup kuat menahan tekanan udara (+), maupun negatif (-) /vakum. Dan (+), maupun negatif (-) /vakum. Dan kedap udara.
kedap udara. b. Filter
b. Filter
Filter berbentuk kantong silinder Filter berbentuk kantong silinder bagian atas lubang (untuk keluarnya bagian atas lubang (untuk keluarnya udara) dan pada bagian bawah udara) dan pada bagian bawah tertututp (buntu). Diameter 160 mm tertututp (buntu). Diameter 160 mm dengan jarak antara masing2 filter dengan jarak antara masing2 filter 200mm. Material filter terbuat dari 200mm. Material filter terbuat dari jenis
c.
c. Filter Filter CageCage
Berbentuk keranjang/cage/frame terletak pada bagian dalam silinder filter Berbentuk keranjang/cage/frame terletak pada bagian dalam silinder filter fungsinya adalah untuk menahan filter tetap mengembang sehingga udara fungsinya adalah untuk menahan filter tetap mengembang sehingga udara dapat lewat didalamnya. Filter cage ini terbuat dari
dapat lewat didalamnya. Filter cage ini terbuat dari Material besi galvanisdia.5-6mm.
Material besi galvanisdia.5-6mm.
d. Venturi
d. Venturi
Lihat gambar diatas venturi terletak pada bagian atas Lihat gambar diatas venturi terletak pada bagian atas cage/filter (bagian keluarnya udara dari silinder filter). cage/filter (bagian keluarnya udara dari silinder filter). Fungsinya adalah mengarahkan udara pulse jet Fungsinya adalah mengarahkan udara pulse jet pembersih filter . Penggunaan venturi akan meningkatkan pembersih filter . Penggunaan venturi akan meningkatkan efektifitas pembersihan filter, bila tanpa venturi tekanan efektifitas pembersihan filter, bila tanpa venturi tekanan compressor adalah 6-8 bar dengan venturi tekanan cukup compressor adalah 6-8 bar dengan venturi tekanan cukup 4-6 bar. Material terbuat dari plat galvanis atau aluminium 4-6 bar. Material terbuat dari plat galvanis atau aluminium cor
cor e.
e. Solenoid Solenoid ValveValve
Adalah katup pembuka aliran compressed air kedalam Adalah katup pembuka aliran compressed air kedalam tabung filter, untuk pembersihan filter. Seperti terlihat tabung filter, untuk pembersihan filter. Seperti terlihat pada gambar disamping ini.
pada gambar disamping ini. f.
f. Tabung Tabung HeaderHeader
Adalah penampung compressed air terbuat dari pipa MS Adalah penampung compressed air terbuat dari pipa MS dengan ukuran 6" atau 8". Terletak diatas bagfilter (lihat dengan ukuran 6" atau 8". Terletak diatas bagfilter (lihat gambar 1 diatas).
gambar 1 diatas). g.
g. Difragama Difragama dan dan NozzleNozzle
Adalah pipa penghubung dari solenoid valve ukurannya Adalah pipa penghubung dari solenoid valve ukurannya sama dengan solenoid valve nozzle terbuat dari pipa sama dengan solenoid valve nozzle terbuat dari pipa ukuran dia. 12 mm/14 mm.
ukuran dia. 12 mm/14 mm. h.
h. Spark Spark DetectorDetector
Merupakan alat perlengkapan untuk mencegah bahaya Merupakan alat perlengkapan untuk mencegah bahaya kebakaran bila terjadi percikan api dari lubang hisap kebakaran bila terjadi percikan api dari lubang hisap tidak sampai masuk kedalam bagfilter. Perlengkapan tidak sampai masuk kedalam bagfilter. Perlengkapan ini dipasang pada ducting line yang terdiri dari sensor ini dipasang pada ducting line yang terdiri dari sensor unit dan
unit dan spray unit. spray unit. Gambar untuk Gambar untuk penempatan sensorpenempatan sensor dan spray dapat dilihat pada gambar lampiran.
i.
i. Divert Divert FlapFlap
Juga alat untuk mencegah kebakaran yang bekerja Juga alat untuk mencegah kebakaran yang bekerja bersamaan
bersamaan dengan dengan spark spark detector. detector. Bila Bila terjaditerjadi percikan dan spark detector bekerja secara percikan dan spark detector bekerja secara bersamaan flap bekerja mengalihkan aliran udara bersamaan flap bekerja mengalihkan aliran udara yang semula masuk ke bagfilter dialihkan tidak yang semula masuk ke bagfilter dialihkan tidak melalui bagfilter tetapi langsung ke blower.
melalui bagfilter tetapi langsung ke blower.
j. Blower
j. Blower
Adalah kipas udara sentrifugal yang digerakkan oleh Adalah kipas udara sentrifugal yang digerakkan oleh electromotor, mesin ini berfungsi menghisap udara electromotor, mesin ini berfungsi menghisap udara polusi dari ruang proses produksi ke bagfilter. Jenis polusi dari ruang proses produksi ke bagfilter. Jenis kipas yang digunakan adalah radial tip fan, dengan kipas yang digunakan adalah radial tip fan, dengan penggerak
penggerak pulley pulley dan dan vent vent belt. belt. Dilengkapi denganDilengkapi dengan silencer untuk mengurangi kebisingan.
silencer untuk mengurangi kebisingan.
3.
3. Spesifikasi Bagfilt
Spesifikasi Bagfilter Sistem
er Sistem
Line Sanding
Line Sanding
1.
1. Bag Bag FilterFilter Type
Type : : Pulse Pulse Jet Jet Bag Bag Filter Filter CleaningCleaning Ukuran
Ukuran Filter Filter : : Ø160 Ø160 x x 3900mm3900mm Jenis
Jenis : : Polyester Polyester Water Water Repellent Repellent CoatedCoated Quantity
Quantity : : 147 147 bhbh Filter
Filter area area : : 286 286 mm22 Solenoid
Solenoid Valve Valve : : ASCO ASCO Ø Ø 1.5”1.5” Quantity
Quantity : : 21 21 bhbh Pulsing
Pulsing Time Time : : 0.2 0.2 SecondSecond Pulsing
Pulsing Interval Interval : : 15 15 SecondSecond
2. Blower 2. Blower Type
Type : : ADK ADK R710R710 Kapasitas
Kapasitas : : 29000 29000 mm33 /jam /jam Static
Blade
Blade : : Radial Radial TipTip Power
Power : : 55 55 kw/75 kw/75 HPHP Motor
Motor : : Teco Teco 4 4 pole,220/380V,1450RPM pole,220/380V,1450RPM 50Hz50Hz Pulley
Pulley Motor Motor : : C4 C4 9”9” Pulley
Pulley Blower Blower : : C4 C4 12”12” V-Belt
V-Belt : : C106C106
Line Bafing
Line Bafing
1
1 Bag Bag FilterFilter Type
Type : : Pulse Pulse Jet Jet Bag Bag Filter Filter CleaningCleaning Ukuran
Ukuran Filter Filter : : Ø160 Ø160 x x 3900mm3900mm Jenis
Jenis : : Polyester Polyester Anti-static Anti-static & & Teflon Teflon CoatedCoated Quantity
Quantity : : 147 147 bhbh Filter
Filter area area : : 286 286 mm22 Solenoid
Solenoid Valve Valve : : ASCO ASCO Ø Ø 1.5”1.5” Quantity
Quantity : : 21 21 bhbh Pulsing
Pulsing Time Time : : 0.2 0.2 SecondSecond Pulsing
Pulsing Interval Interval : : 15 15 SecondSecond
2 Blower 2 Blower Type
Type : : ADK ADK R710R710 Kapasitas
Kapasitas : : 32000 32000 mm33 /jam /jam Static
Static Press Press : : 4150 4150 papa Blade
Blade : : Radial Radial TipTip Power
Power : : 55 55 kw/75 kw/75 HPHP Motor
Motor : : Teco Teco 4 4 pole,220/380V,1450RPM pole,220/380V,1450RPM 50Hz50Hz Pulley
Pulley Motor Motor : : C4 C4 9”9” Pulley
Pulley Blower Blower : : C4 C4 10”10” V-Belt V-Belt : : C103C103 3 Cyclone 3 Cyclone Ukuran Ukuran : : Ø2500Ø2500 Static
4.
4. Prinsip Kerja Bagfilter Sis
Prinsip Kerja Bagfilter Sistem
tem
Bagfilter sistem atau Dust Collector sistem Bagfilter sistem atau Dust Collector sistem merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari ducting, bagfilter dan blower. Fungsinya adalah ducting, bagfilter dan blower. Fungsinya adalah menghisap partikel atau debu yang dihasilkan menghisap partikel atau debu yang dihasilkan dari hasil proses produksi dari ruang produksi, dari hasil proses produksi dari ruang produksi, kemudian menyaringnya pada bagfilter sehingga kemudian menyaringnya pada bagfilter sehingga udara yang keluar menjadi bersih.
udara yang keluar menjadi bersih.
Partikel atau debu bergerak dari lubang hisap Partikel atau debu bergerak dari lubang hisap melalui line ducting – cyclone – bagfilter – melalui line ducting – cyclone – bagfilter – blower.
blower. Khusus Khusus untuk untuk line line bafing bafing dilengkapidilengkapi dengan cyclone sebagai pre-separator untuk dengan cyclone sebagai pre-separator untuk menyaring debu2 berukuran besar.
menyaring debu2 berukuran besar.
Debu dan partikel tadi masuk kedalam ruang Debu dan partikel tadi masuk kedalam ruang udara
udara kotor kotor dalam dalam bagfilter, bagfilter, sebagian sebagian besarbesar partikel akan jatuh dalam hopper seperti terlihat partikel akan jatuh dalam hopper seperti terlihat
pada gambar 1 diatas dan sisanya yang halus akan tersaring dan menempel pada pada gambar 1 diatas dan sisanya yang halus akan tersaring dan menempel pada dinding luar filter, sehingga udara bersih keluar dari dinding dalam filter menuju dinding luar filter, sehingga udara bersih keluar dari dinding dalam filter menuju ruang udara bersih dihisap oleh blower, selanjutnya ke udara bebas.
ruang udara bersih dihisap oleh blower, selanjutnya ke udara bebas. Bagfilter ini dilengkapi dengan pulse jet cleaning,
Bagfilter ini dilengkapi dengan pulse jet cleaning, yaitu pembersih filter menggunakan udara yaitu pembersih filter menggunakan udara bertekanan
bertekanan 6-8 6-8 bar. bar. Udara Udara dari dari compressorcompressor terkumpul
terkumpul di di Header. Header. Pada Pada saat saat pembersihanpembersihan udara katup solenoid akan membuka udara katup solenoid akan membuka mengalirkan udara kompressi kedalam filter mengalirkan udara kompressi kedalam filter (lihat gambar) untuk merontok-kan lapisan debu (lihat gambar) untuk merontok-kan lapisan debu pada
pada dinding dinding luar luar filter. filter. Lama Lama pembukaanpembukaan adalah
adalah 0.2 0.2 detik. detik. 1 1 kali kali pembukaan pembukaan akanakan membersihkan 3 lajur filter (3 bh solenoid valve membersihkan 3 lajur filter (3 bh solenoid valve membuka secara bersamaan) seluruhnya ada membuka secara bersamaan) seluruhnya ada 21 lajur
21 lajur (setiap lajur (setiap lajur terdiri dari terdiri dari 7 filter). 7 filter). IntervalInterval waktu antara pembukaan 3 katup solenoid waktu antara pembukaan 3 katup solenoid dengan 3 katup solenoid berikutnya adalah di dengan 3 katup solenoid berikutnya adalah di set 15
set 15 detik. detik. Pengaturan ini Pengaturan ini dilakukan oleh dilakukan oleh PLCPLC unit dalam panel.
unit dalam panel.
Seluruh debu partikel yang rontok maupun yang langsung jatuh ke hopper Seluruh debu partikel yang rontok maupun yang langsung jatuh ke hopper selanjutnya ditampung ke dust bin (dibawah hopper).
selanjutnya ditampung ke dust bin (dibawah hopper).
Dust Collector sistem ini dilengkapi dengan tiga alat pencegah dan pengaman Dust Collector sistem ini dilengkapi dengan tiga alat pencegah dan pengaman terhadap
detector
detector terdiri dari 2 alat utama yaituterdiri dari 2 alat utama yaitu sensor sensor dandan nozzle spray nozzle spray . . Dipasang Dipasang padapada ducting, cara kerjanya adalah bila ada percikan api atau debu partikel yang ducting, cara kerjanya adalah bila ada percikan api atau debu partikel yang terbakar terhisap melalui lubang hisap (suction) masuk kedalam pipa ducting, terbakar terhisap melalui lubang hisap (suction) masuk kedalam pipa ducting, nyala apinya (infra red) akan ditangkap oleh 2 buah sensor dalam ducting nyala apinya (infra red) akan ditangkap oleh 2 buah sensor dalam ducting sementara partikel yang terbakar bergerak (searah dengan aliran udara dengan sementara partikel yang terbakar bergerak (searah dengan aliran udara dengan kecepatan 25
kecepatan 25 m/s) m/s) sensor akan sensor akan memberikan sinyal kepada memberikan sinyal kepada nozzle spray nozzle spray untukuntuk membuka menyemprotkan air pada partikel yang lewat tadi pada jarak 7-8 m membuka menyemprotkan air pada partikel yang lewat tadi pada jarak 7-8 m meter dari lokasi sensor pada ducting (lihat lampiran gampar posisi sensor dan meter dari lokasi sensor pada ducting (lihat lampiran gampar posisi sensor dan nozzle spray).
nozzle spray).
Pengaman kedua adalah diverter flap terletak sebelum bagfilter, cara kerjanya : Pengaman kedua adalah diverter flap terletak sebelum bagfilter, cara kerjanya : saat sensor mendeteksi adanya api maka sensor akan memberikan sinyal saat sensor mendeteksi adanya api maka sensor akan memberikan sinyal kepada diverter flap untuk mengarahkan aliran udara yang sebelumnya kearah kepada diverter flap untuk mengarahkan aliran udara yang sebelumnya kearah bagfilter menjadi langsung menuju blower.
bagfilter menjadi langsung menuju blower. Pengaman
Pengaman ketiga ketiga adalah explosion vent terpasang 3 unit pada dinding bagfilteradalah explosion vent terpasang 3 unit pada dinding bagfilter untuk mencegah
untuk mencegah ledakan bila ledakan bila bagfilter terbakar. bagfilter terbakar. Cara kerjanya Cara kerjanya : : bila sensorbila sensor gagal mendeteksi dan bagfilter terbakar maka akan terjadi tekanan berlebih yang gagal mendeteksi dan bagfilter terbakar maka akan terjadi tekanan berlebih yang dapat mengakibatkan ledakan, tekanan berlebih ini akan membuka explosion dapat mengakibatkan ledakan, tekanan berlebih ini akan membuka explosion vent sehingga tidak terjadii ledakan.
vent sehingga tidak terjadii ledakan.
5. Start Up
5. Start Up
a)
a) Naikkan main switch Naikkan main switch (MCB) spark detector (MCB) spark detector ke posisi ke posisi ONON b)
b) Pastikan semua lampu pada “keypad” panel spark detector berwarna hijau,Pastikan semua lampu pada “keypad” panel spark detector berwarna hijau, kemudian tekan tombol “test” untuk memastikan sekali lagi semua komponen kemudian tekan tombol “test” untuk memastikan sekali lagi semua komponen spark detector bekerja dengan baik dengan nyala hijau pada semua lampu spark detector bekerja dengan baik dengan nyala hijau pada semua lampu LED dan alarm berbunyi, tekan tombol “alarm” untuk mematikan bunyi alarm. LED dan alarm berbunyi, tekan tombol “alarm” untuk mematikan bunyi alarm. c)
c) Lepaskan Lepaskan tombol pada tombol pada panel Dust panel Dust Collector emergencyCollector emergency d)
d) Tekan tombol “start”, maka Tekan tombol “start”, maka blower akan bekerja blower akan bekerja bersamaan dengan pulse bersamaan dengan pulse jet.jet. e)
e) Saat Dust Collector bekerja Saat Dust Collector bekerja “Lampu Pulse Jet” “Lampu Pulse Jet” akan menyala sesaat akan menyala sesaat (0.2(0.2 detik) menandakan urutan dari
detik) menandakan urutan dari pulse jet yang pulse jet yang bekerja. bekerja. Antara lampu pertamaAntara lampu pertama menyala dengan berikutnya berbeda 15 detik.
menyala dengan berikutnya berbeda 15 detik. f)
f) Untuk mematikan Untuk mematikan Dust Dust Collector tekan Collector tekan “tombol stop” “tombol stop” blower ablower akan kan langsunglangsung berhenti sedangkan pulse jet akan terus bekerja untuk membersihkan filter berhenti sedangkan pulse jet akan terus bekerja untuk membersihkan filter sampai urutan pulse jet yang terakhir (7).
sampai urutan pulse jet yang terakhir (7). g)
g) Untuk spark detector: bila sensor Untuk spark detector: bila sensor mendeteksi ada api yang mendeteksi ada api yang masuk ke ductingmasuk ke ducting maka sensor L1/L2 (line bafing) atau L2/L3 (line sanding) akan menyala merah maka sensor L1/L2 (line bafing) atau L2/L3 (line sanding) akan menyala merah berkedip (1 buah nyala api terdeteksi) maka spray nozzle akan membuka berkedip (1 buah nyala api terdeteksi) maka spray nozzle akan membuka menyemprotkan air, bila nyala api makin banyak terus berlanjut terdeteksi menyemprotkan air, bila nyala api makin banyak terus berlanjut terdeteksi maka akan memasuki stage 2 alarm yang berarti akan mematikan blower dan maka akan memasuki stage 2 alarm yang berarti akan mematikan blower dan divert flap memindahkan arah aliran udara langsung ke blower (tidak melalui divert flap memindahkan arah aliran udara langsung ke blower (tidak melalui bagfilter). Lampu hijau (ready) mati dan Lampu stage 2 pada panel control bagfilter). Lampu hijau (ready) mati dan Lampu stage 2 pada panel control yang terletak disebelah panel spark detector (lihat gambar dibawah ini) akan yang terletak disebelah panel spark detector (lihat gambar dibawah ini) akan menyala.
h)
h) Mereset spark detector : Mereset spark detector : langkah selanjutnya setelah alarm stage 2 langkah selanjutnya setelah alarm stage 2 menyala.menyala. Adalah mereset panel spark detector dengan menekan tombol alarm selama Adalah mereset panel spark detector dengan menekan tombol alarm selama 30 detik lebih, maka lampu hijau (ready) pada panel control akan menyala. 30 detik lebih, maka lampu hijau (ready) pada panel control akan menyala. Untuk menyalakan blower kembali tekan terlebih dahulu tombole reset yang Untuk menyalakan blower kembali tekan terlebih dahulu tombole reset yang menyala pada panel control, setealah lampu merah stage 2 mati, maka blower menyala pada panel control, setealah lampu merah stage 2 mati, maka blower siap di
siap di start lagi, tekan start lagi, tekan tombol start pada tombol start pada panel blower. panel blower. Blower akan Blower akan bekerjabekerja kembali.
kembali.
Keterangan gambar : Keterangan gambar :
1.
1. Tombol Tombol EmergencyEmergency 2.
2. Tombol Tombol StopStop 3.
3. Tombol Tombol StartStart 4.
4. Tombol Tombol Reset Reset AlarmAlarm 5.
5. Lampu Lampu Alarm Trip Alarm Trip BlowerBlower 6.
6. Lampu Lampu Pulse Pulse JetJet 7.
7. Switch Switch Ampere/VoltmeterAmpere/Voltmeter 8.
8. Ampere Ampere Meter/VoltMetMeter/VoltMeterer 9.
9. Lampu Lampu R, R, S, S, TT 10.
10. Lampu Lampu Alarm Alarm Trip Trip BlowerBlower
Panel Dust Collector Panel Dust Collector Disamping kiri adalah gambar
Disamping kiri adalah gambar panel spark panel spark detector,
detector, terdiri dari panel utama sparkterdiri dari panel utama spark detector/station DC1 (sebelah kiri), panel detector/station DC1 (sebelah kiri), panel control (sebelah kanan) dan lampu serta bel control (sebelah kanan) dan lampu serta bel alarm diatas kedua panel tersebut.
6.
6. Trouble Sh
Trouble Shooting
ooting
Dust Collector Dust Collector No
No Indikasi Indikasi Penyebab Penyebab TindakanTindakan
1
1 Alarm Alarm no.10 no.10 Motor Motor Blower Blower -Tekan -Tekan tomboltombol menyala
menyala Trip Trip Reset Reset pd pd tombol tombol overloadoverload
-Tekan tombol reset alarm pd panel -Tekan tombol reset alarm pd panel 2
2 Tidak Tidak ada ada -Blower -Blower mati mati -Tekan -Tekan tombol tombol startstart Hisapan
Hisapan -Blower -Blower Trip Trip -Lihat -Lihat no. no. 11 3
3 Daya Daya hisap hisap -Hilang -Hilang 1 1 phase phase -Cek -Cek sumber sumber listriklistrik lemah
lemah -Pulley -Pulley Slip Slip -Kencangkan -Kencangkan v-beltv-belt -Filter
-Filter Block Block -Cek -Cek pulse pulse jet jet bekerja/tidakbekerja/tidak
-Cek tekanan compressor hrs ±6bar -Cek tekanan compressor hrs ±6bar -Cek dust bin kalau penuh kosongkan -Cek dust bin kalau penuh kosongkan -Bersihkan filter secara manual
-Bersihkan filter secara manual 4
4 Debu Debu keluar keluar dr dr -Filter -Filter bocor bocor -Ganti -Ganti segera segera filterfilter Outlet blower
Outlet blower
Spark Detector Spark Detector
Lampu LED pada keypad merupakan indicator apakah sistem spark detector Lampu LED pada keypad merupakan indicator apakah sistem spark detector bermasalah atau tidak, berikut indicator yang mungkin terjadi dan tindakan bermasalah atau tidak, berikut indicator yang mungkin terjadi dan tindakan perbaikannya.
perbaikannya. 1.
1. Sensor Sensor (L1, (L1, L2, L2, L3 L3 dan dan L4)L4)
Alarm Alarm LED LED Fault Fault LED LED Penyebab Tindakan Penyebab Tindakan Hijau
Hijau Mati Mati Sensor Sensor (Normal) (Normal) Tidak Tidak adaada Bekerja normal
Bekerja normal Merah
Merah Mati Mati Alarm. Alarm. Sensor Sensor Tunggu Tunggu sampai sampai LEDLED (Berkedip)
(Berkedip) Mendeteksi Mendeteksi api api merah merah konstan,konstan, Kemudian tekan Kemudian tekan Tombol alarm. Tombol alarm. Merah
Merah Merah Merah Fault. Fault. Sensor Sensor Tekan Tekan tombol tombol testtest (konstan)
(konstan) bermasalah bermasalah Bila Bila setelah setelah itu itu tetaptetap Merah berarti sensor Merah berarti sensor bermasalah
bermasalah Mati
Mati Mati Mati Sensor Sensor tidak tidak Sambung Sambung sensorsensor terkoneksi
2.
2. Power (gambar Power (gambar gelombang)gelombang)
Alarm Alarm LED LED Penyebab Tindakan Penyebab Tindakan Hijau
Hijau Power Power ON ON (Normal) (Normal) Tidak adaTidak ada Merah
Merah (Berkedip) (Berkedip) Alarm. Alarm. Power Power utama utama mati mati -Nyalakan -Nyalakan power power MCBMCB Spark
Spark detector detector di di jlnkan jlnkan -Tekan -Tekan tombol tombol alarmalarm Oleh
Oleh batere batere -Tekan -Tekan tombol tombol test test setelahsetelah Menyala semua, tekan Menyala semua, tekan Tombol alarm lagi. Tombol alarm lagi. -Cek sambungan kabel -Cek sambungan kabel Mati
Mati Mati Mati Naikkan Naikkan switch switch MCBMCB Ke ON
Ke ON
3.
3. Batere Batere Back Back Up Up (gambar (gambar batere)batere)
Alarm Alarm LED LED Penyebab Tindakan Penyebab Tindakan Hijau
Hijau Batere Batere berfs. berfs. (Normal) (Normal) TiTidak dak adaada Merah
Merah (Berkedip) (Berkedip) Voltase Voltase batere batere antara antara Ganti Ganti batere batere dengandengan 21
21 ~ ~ 24.5 24.5 V V Yang Yang baru baru (Panasonic)(Panasonic) Mati
Mati Mati Mati Naikkan Naikkan switch switch MCBMCB Ke ON
Ke ON
4.
4. Flow Flow Sensor Sensor (gambar (gambar kran)kran)
Alarm Alarm LED LED Penyebab Tindakan Penyebab Tindakan Hijau
Hijau (Normal) (Normal) Tidak Tidak adaada Merah
Merah (Berkedip) (Berkedip) Ada Ada aliran aliran air air padahal padahal -Cek -Cek mungkin mungkin terjaditerjadi Nozzle
Nozzle dlm dlm keadaan keadaan Kebocoran Kebocoran pipapipa Tertutup
Tertutup atau atau tidak tidak ada ada -Cek -Cek sambungan sambungan kabelkabel Merah
Merah (konstan) (konstan) Flow Flow sensor sensor gagal gagal Cek Cek sambungan sambungan pipapipa Dan kabel
Dan kabel
5.
5. Heating Heating Belt Belt (gambar (gambar bintang)bintang)
Tidak dipakai (tidak menyala), bagian ini dipakai untuk daerah bermusim Tidak dipakai (tidak menyala), bagian ini dipakai untuk daerah bermusim dingin.
7.
7. Service dan Mainte
Service dan Maintenance
nance
Dust Collector Dust Collector
Pada sisi dust collector yang perlu mendapat perhatian utama adalah blower. Pada sisi dust collector yang perlu mendapat perhatian utama adalah blower. Cek selalu kekencangan v-belt, kondisi bearing dan pelumasannya.
Cek selalu kekencangan v-belt, kondisi bearing dan pelumasannya.
Untuk bagfilter perhatikan kondisi solenoid valve, apakah berfungsi dengan baik Untuk bagfilter perhatikan kondisi solenoid valve, apakah berfungsi dengan baik atau tidak, dan
atau tidak, dan cek juga cek juga apakah ada apakah ada kebocoran. kebocoran. Kondisi housing dari Kondisi housing dari bagfilterbagfilter juga perlu dicek bila ada kebocoran2 diantara sambungan cladding plat.
juga perlu dicek bila ada kebocoran2 diantara sambungan cladding plat.
Kondisi filter umumnya jarang terjadi masalah kecuali filter blocking maka yang Kondisi filter umumnya jarang terjadi masalah kecuali filter blocking maka yang dilakukan adalah
dilakukan adalah pembersihan filter. pembersihan filter. Adapun Adapun pembersihan filter pembersihan filter secara secara manualmanual tetap diperlukan secara berkala untuk meningkatkan performance dan tetap diperlukan secara berkala untuk meningkatkan performance dan pemeliharaan filter.
pemeliharaan filter. Bila terjadi Bila terjadi kebocoran pada kebocoran pada filter harus filter harus segera diganti segera diganti caracara pemasangan filter dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
pemasangan filter dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Spark detector Spark detector
‐‐ Selalu menjaga kondisi panel spark detector bersih dari debu dan kotoran.Selalu menjaga kondisi panel spark detector bersih dari debu dan kotoran. ‐‐ Lakukan tes secara berkala dengan menekan tombol test pada keypadLakukan tes secara berkala dengan menekan tombol test pada keypad
panel spark detector, untuk mengecek apakah semua fungsi berjalan panel spark detector, untuk mengecek apakah semua fungsi berjalan
dengan baik hal ini dapat diketahui apabila semua lampu LED berwarna dengan baik hal ini dapat diketahui apabila semua lampu LED berwarna hijau setelah pengetesan dilkukan.
hijau setelah pengetesan dilkukan.
8.
8. Jadwal Perawa
Jadwal Perawatan
tan
Tabel Perawatan Berkala : Tabel Perawatan Berkala :
Item Pekerjaan
Item Pekerjaan 1 1 Hari Hari 1 1 Minggu Minggu 1 1 Bulan Bulan 3 3 Bulan Bulan 6 6 Bulan Bulan 1 1 TahunTahun V-Belt
V-Belt Blower Blower CekCek √√ Bearing
Bearing Blower Blower CekCek √√ √√ Pelumasan
Pelumasan √√
Solenoid
Solenoid Valve Valve CekCek √√
Filter Cek
Filter Cek √√
Bersihkan
Bersihkan √√
Panel
Panel Spark Spark Det. Det. Cek/TestCek/Test √√ Bersihkan