• No results found

Kacang tanah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Share "Kacang tanah"

Copied!
16
0
0

Loading.... (view fulltext now)

Full text

(1)

Kacang tanah

Kacang tanah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Belum Diperiksa

Belum Diperiksa

Langsung ke:

Langsung ke: navigasinavigasi,, caricari

? ? Kacang tanah Kacang tanah  Arachis hypogea  Arachis hypogea Klasifikasi ilmiah Klasifikasi ilmiah Kerajaan:

Kerajaan: PlantaePlantae

Divisi:

Divisi: TracheophytaTracheophyta

Upadivisi:

Upadivisi: AngiospermaeAngiospermae

Kelas:

Kelas: MagnoliophytaMagnoliophyta

Ordo:

Ordo: LeguminalesLeguminales

Famili:

Famili: PapilionaceaePapilionaceae

Upafamili:

Upafamili: FaboideaeFaboideae

Bangsa:

Bangsa: AeschynomeneaeAeschynomeneae

Genus:

Genus:  Arachis Arachis

Spesies:

Spesies: Arachis Arachis hypogeae hypogeae L.L. Arachis tuberosa Arachis tuberosa Benth. Benth. Arachis guaramitica Arachis guaramitica Chod & Hassl. Chod & Hassl. Arachis idiagoi Arachis idiagoi Hochne. Hochne. Arachis angustifolia Arachis angustifolia (Chod & Hassl) (Chod & Hassl) Killip. Killip. Arachis villosa Arachis villosa Benth. Benth. Arachis prostrata Arachis prostrata Benth. Benth. Arachis helodes Arachis helodes Mart. Mart. Arachis marganata Arachis marganata Garden. Garden. Arachis namby Arachis namby

(2)

quarae Hochne. Arachis villoticarpa Hochne. Arachis glabrata Benth. Nama binomial  Arachis hypogaea L.

Kacang tanah, kacang una, suuk, kacang jebrol, kacang bandung, kacang tuban, kacang kole,

kacang banggala (bahasa Yunani: Arachis hypogaea L., bahasa Inggris: peanut, groundnut ) merupakan tanaman polong-polongan atau legum dari famili Fabaceae, kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia.[1] Kacang tanah merupakan sejenis tanaman tropika. Ia tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dan mengeluarkan daun-daun kecil .[1] Tanaman ini adalah satu di antara dua jenis tanaman budidaya selain kacang bogor, Voandziea

subterraneayang buahnya mengalami pemasakan di bawah permukaan tanah. Jika buah yang

masih muda terkena cahaya, proses pematangan biji terganggu.[1]

Daftar isi

 1 Sejarah  2 Sentra penanaman o 2.1 Di Indonesia  3 Pemanfaatan  4 Jenishttp://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Halaman_sembarang T anaman o 4.1 Varietas  5 Kandungan Gizi  6 Jenis Tanaman o 6.1 Varietas o 6.2 Pertumbuhan o 6.3 Iklim o 6.4 Media Tanam o 6.5 Ketinggian Tempat

 7 Hama dan penyakit  8 Referensi

 9 Pranala luar

Sejarah

Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan tepatnya adalah Brazillia, namun saat ini telah menyebar ke seluruh dunia yang beriklim tropis atau subtropis Masuknya kacang tanah ke Indonesia pada abad ke-17 diperkirakan karena dibawa oleh pedagang-pedagang

Spanyol,Cina,atau Portugis sewaktu melakukan pelayarannya dari Meksiko ke Maluku setelah tahun 1597 Pada tahun 1863 Holle memasukkan Kacang Tanah dari Inggris dan pada tahun 1864 Scheffer memasukkan pula Kacang Tanah dari Mesir Republik Rakyat Cina dan India kini

merupakan penghasil kacang tanah terbesar dunia.

Sentra penanaman

Kacang tanah bermula terpusat di India, China, Nigeria, Amerika Serikat dan Gombai, kemudian meluas ke negara lain.

(3)

Di Indonesia

Kacang tanah terpusat di Pulau Jawa, Sumatra Utara, Sulawesi dan kini telah ditanam di seluruh Indonesia

Pemanfaatan

Kacang tanah yang telah dikeluarkan dari polongnya

Tanaman Kacang tanah bisa dimanfaatkan untuk makanan ternak, sedang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber protein nabati , minyak dan lain-lai n[2].

Sebagai tanaman budidaya, kacang tanah terutama dipanen bijinya yang kaya protein dan lemak .[3] Biji ini dapat dimakan mentah, direbus (di dalam polongnya), digoreng, atau disangrai.[3]Di Amerika Serikat, biji kacang tanah diproses menjadi semacam selai dan

merupakan industri pangan yang menguntungkan .[3]Produksi minyak kacang tanah mencapai sekitar 10% pasaran minyak masak dunia pada tahun 2003 menurut FAO .[1] Selain dipanen biji atau polongnya, kacang tanah juga dipanen hijauannya (daun dan batang) untuk makanan ternak  atau merupakan pupuk hijau.[3]

J

enishttp://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Halaman_sembara

 ng T 

anaman

Kacang tanah budidaya di Indonesia dibagi menjadi dua tipe

 tipe tegak 

Jenis Kacang ini tumbuh lurus atau sedikit miring keatas, buahnya terdapat pada ruas-ruas dekat rumpun, umumnya pendek genjah dan kemasakan buahnya serempak.

 tipe menjalar.

Jenis ini tumbuh kearah samping, batang utama berukuran panjang, buah terdapat pada ruas-ruas yang berdekatan dengan tanah dan umnya berumur panjang. Tipe menjalar lebih disukai karena memiliki potensi hasil lebih tinggi.

Varietas

Berkas:Peanut_9417.Kacang tanah dan polongnya Varietas unggul kacang tanah ditandai dengan karakteristik sebagai berikut

 Daya hasil tinggi.

 Umur pendek (genjah) antara 85-90 hari.  Hasilnya stabil.

 Tahan terhadap penyakit utama (karat dan bercak daun).  Toleran terhadap kekeringan atau tanah becek.

(4)

Varietas kacang tanah di Indonesia yang terkenal, yaitu

 Kacang Brul, berumur pendek (3-4 bulan).  Kacang Cina, berumur panjang (6-8 bulan).

 Kacang Holle, merupakan tipe campuran hasil persilangan antara varietas-varietas yang

ada. Kacang Holle tidak bisa disamakan dengan kacang lain karena memang berbeda varietas.

Kandungan Gizi

Kacang tanah kaya dengan lemak, mengandungi protein yang tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium .[3] Kandungan protein dalam kacang tanah adalah jauh lebih tinggi dari daging, telur dan kacang soya.[3] Mempunyai rasa yang manis dan banyak digunakan untuk membuat beraneka jenis kue[3].

Kacang tanah juga dikatakan mengandung bahan yang dapat membina ketahanan tubuh dalam mencegah beberapa penyakit.[1] Mengkonsumsi satu ons kacang tanah lima kali seminggu

dilaporkan dapat mencegah penyakit jantung[1]. Kacang tanah bekerja meningkatkan kemampuan pompa jantung dan menurunkan resoki penyakit jantung koroner .[1] Memakan segenggam

kacang tanah setiap hari terutama pesakit kencing manis dapat membantu kekurangan zat .[3] Kacang tanah mengandung Omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda dan Omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal .[3] Dalam 1 ons kacang tanah terdapat 18 gram Omega 3 dan 17 gram Omega 9.[3] Kacang tanah mengandung fitosterol yang justru dapat menurunkan kadar kolesterol dan level trigliserida , dengan cara menahan penyerapan kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam darah dan mengurangi penyerapan kembali kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL kolesterol.[3] Kacang tanah juga mengandung arginin yang dapat merangsang tubuh untuk memproduksi nitrogen monoksida yang berfungsi untuk melawan bakteri

tuberkulosis.[1]

Kajian-kajian menunjukkan kacang tanah dapat sebagai penurun tekanan darah tinggi dan juga kandungan kolestrol dalam darah, berkesan untuk melegakan penyakit hemofilia atau

kecenderungan mudah berdarah, penyakit keputihan dan insomnia.[3] Namun Kacang tanah sangat dicegah pada mereka yang menghadapi penyakit jenis kanker payudara dan yang

mempunyai masalah jerawat atau acne juga dinasihatkan berhenti mengonsumsi kacang tanah .[3]

Jenis Tanaman

Kacang tanah budidaya di Indonesia dibagi menjadi dua tipe[2]:

 tipe tegak 

Jenis Kacang ini tumbuh lurus atau sedikit miring keatas, buahnya terdapat pada ruas-ruas dekat rumpun, umumnya pendek ( genjah ) dan kemasakan buahnya serempak.

 tipe menjalar.

Jenis ini tumbuh kearah samping, batang utama berukuran panjang, buah terdapat pada ruas-ruas yang berdekatan dengan tanah dan umumnya berumur panjang. Tipe menjalar lebih disukai karena memiliki potensi hasil lebih tinggi.

(5)

Kacang tanah dan polongnya

Varietas unggul kacang tanah ditandai dengan karakteristik sebagai beriku t[4]:

 Daya hasil tinggi.

 Umur pendek (genjah) antara 85-90 hari.  Hasilnya stabil.

 Tahan terhadap penyakit utama (karat dan bercak daun).  Toleran terhadap kekeringan atau tanah becek.

Varietas kacang tanah di Indonesia yang terkenal, yaitu[4]:

 Kacang Brul, berumur pendek (3-4 bulan).  Kacang Cina, berumur panjang (6-8 bulan).

 Kacang Holle, merupakan tipe campuran hasil persilangan antara varietas-varietas yang

ada. Kacang Holle tidak bisa disamakan dengan kacang lain karena memang berbeda varietas.

Pertumbuhan

Iklim

 a) Curah hujan yang sesuai untuk tanaman kacang tanah antara 800-1.300 mm/tahun.

Hujan yang terlalu keras akan mengakibatkan rontok dan bunga tidak terserbuki oleh lebah. Selain itu, hujan yang terus-menerus akan meningkatkan kelembapan di sekitar pertanaman kacang tanah.

 b) Suhu udara bagi tanaman kacang tanah tidak terlalu sulit, karena suhu udara minimal

bagi tumbuhnya kacang tanah sekitar 28

 – 

32 derajat C. Bila suhunya di bawah 10 derajat

C menyebabkan pertumbuhan tanaman sedikit terhambat, bahkan jadi kerdil dikarenakan pertumbuhan bunga yang kurang sempurna.

 c) Kelembapan udara untuk tanaman kacang tanah berkisar antara 65-75 %. Adanya

curah hujan yang tinggi akan meningkatkan kelembapan terlalu tinggi di sekitar pertanaman.

 d) Penyinaran sinar matahari secara penuh amat dibutuhkan bagi tanaman kacang tanah,

terutama kesuburan daun dan perkembangan besarnya kacang.

Media Tanam

 a) Jenis tanah yang sesuai untuk tanaman kacang tanah adalah jenis tanah yang

gembur/bertekstur ringan dan subur.

 b) Derajat keasaman tanah yang sesuai untuk budidaya kacang tanah adalah pH antara

6,0

 – 

6,5.

 c) Kekurangan air akan menyebabkan tanaman kurus, kerdil, layu dan akhirnya mati. Air

yang diperlukan tanaman berasal dari mata air atau sumber air yang ada disekitar lokasi penanaman. Tanah berdrainase dan berserasi baik atau lahan yang tidak terlalu becek dan tidak terlalu kering, baik bagi pertumbuhan kacang tanah.

(6)

Ketinggian Tempat

 Ketinggian tempat yang baik dan ideal untuk tanaman kacang tanah adalah pada  ketinggian antara 500 m dpl. Jenis kacang tanah tertentu dapat ditanam pada  ketinggian tempat tertentu untuk dapat tumbuh optimal.

Hama dan penyakit

Beberapa hama dan penyakit yang dapat menyerang kacang tanah adalah [2]:

 Penyakit layu

Penyakit layu disebabkan oleh bakteri Xanthomonas Solanacearum. Pada siang hari waktu sinar matahari terik tanaman sekonyong-konyong terkulai seperti disimm air panas, tanaman langsung mati. Cara pengendalian dengan pergiliran tanaman, penyemprotan Streptomycin atau

Agrimycin, 1 ha membutuhkan 0,5-1 liter. Agrimycin dalam kelarutan 200-400 liter/ha .[4]

 Penyakit bercak daun

Penyakit Bercak daun disebabkan oleh fungus Cercospora personata. Bercak yang ditimbulkan pada daun sebelah atas coklat sedangkan sebelah bawah daun hitam. Ditengah bercak daun

kadang-kadang terdapat bintik hitam dari konidiospora. Cendawan ini timbul pada tanaman umur 40 -50 hari hingga 70 hari. Cendawan ini dapat dikendalikan dengan Antmkol atau

Dakonil,penyemprotan dilakukan pada tanaman selesai berbunga, dengan interval penyemprotan 1 minggu atau 10 hari sekali.[4]

 Penyakit Sclerotium

Penyakit ini disebabkan oleh Sclerotium rolfsii, merusak tanaman pada waktu cuaca lembap. Cendawan menyerang pada pangkal batang, bagian dari tanaman yang lunak, menimbulkan bercak-bercak hitam. Tanaman yang terserang akan layu dan mati. Pengendalian : dengan memperbaiki pengairan, agar air pengairan dapat mengalir.

 Penyakit karat

Penyakit ini disebabkan oleh Uromyces arachidae, menyerang tanaman yang masih muda menyebabkan daun berbintik-bintik coklat daun menjadi mengering. Pengendaliannya dengan menanam varietas yang tahan.

 Kontaminasi aflatoksin

Kacang tanah yang mengalami kontaminasi oleh kapang Aspergillus flavusdapat menghasilkan aflatoksin.[5] Aflatoksin, terutama B1 diketahui sangat karsinogenik , toksik , hepatotoksin, dan mutagenik pada manusia, mamalia, dan unggas.[5]Pada kacang tanah, B1 ditemukan pada polong segar, polong, kering, biji, dan produk olahan .[5] Untuk mencegah infeksi dapat dilakukan

dengan perbaikan budidaya, terutama pengairan pada periode kritis, pengeringan pasca panen, pemenuhan kebutuhan gizi, dan pengendalian penyakit daun .[5]

 Hama Empoasca.

Hama yang penting bagi tanaman kacang tanah adalah hama Empoasca. Hama ini tidak terlalu merugikan bagi tanaman kacang tanah. Cara pengendaliannya dengan insektisida yang tersedia.

(7)

Hama yang memakan akar, batang bagian bawah dan polong akhirnya tanaman layu dan mati. Cara pengendaliannya dengan menanam serempak, penyiangan intensif, tanaman terserang dicabut dan uret dimusnahkan.

 Hama Ulat berwarna

Hama yang merusak daun menjadi terlipat menguning, akhirnya mengering. Cara pengendalian dengan penyemprotan insektisida Azodrin 15 W5C, Sevin 85 S atau Sevin 5 D.

 Hama Ulat grapyak 

Hama yang memakan epidermis daun dan tulang secara berkelompok. Cara pengendaliannya (1) bersihkan gulma, menanam serentak, pergiliran tanaman; (2) penyemprotan insektisida lannate L, Azodrin 15 W5C.

 Hama Ulat jengkal

Hama yang menyerang daun kacang tanah.Cara pengendaliannya dengan penyemprotan insektisida Basudin 60 EC Azodrin 15 W5C, Lannate L Sevin 85 S.

 Hama Sikada

Hama yang menghisap cairan daun. Cara pengendaliannya (1) penanaman serempak, pergiliran tanaman; (2) penyemprotan insektisida lannate 25 WP, Lebaycid 500 EC, Sevin 5D, Sevin 85 S, Supraciden 40 EC.

 Hama Kumbang daun

Hama yang memakan daun tampak berlubang, daun tinggal tulang, juga makan pucuk bunga. Cara pengendaliannya (1) penanaman serentak; (2) penyemprotan Agnotion 50 EC, Azodrin 15 W5C, Diazeno 60 EC.

Referensi

1. ^ a b c d e f  g h Scribd. 2008. Kacang TanahDiakses pada 5 Mei 2010.

2. ^ a b cWarintek. 2010. Budidaya Kacang TanahDiakses pada 5 Mei 2010.

3. ^ a b c d e f  g h i  j k  l m Vyan RH. 2009. Kacang tanah, Manfaat dan DampaknyaDiakses pada 5 Mei 2010.

4. ^ a b c d Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi MIG Corp. Kacang TanahDiakses pada 5 Mei 2010.

5. ^ a b c d Kasno A. 2004. Pencegahan infeksi Aspergillus flavus dan kontaminasi alfatoksin pada kacang tanah. J Litbang Pertanian 23(3):75.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:  Kacang tanah

 (Inggris) Info di Icrisat.org

http://migroplus.com/brosur/Budidaya%20kacang%20tanah.pdf  Kategori:

(8)

 Pertanian

 Bahan makanan  Faboideae

Kacang tanah, Manfaat dan Dampaknya

Kacang Tanah (Arachis hypogea L) merupakan sejenis spesies kacang-kacangan dari famili Fabaceae yang berasal dari Amerika Selatan. Kacang tanah merupakan sejenis tanaman tropika. Ia tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dan mengeluarkan daun-daun kecil.

Kacangnya pula tumbuh didalam tanah. Kacang tanah biasanya dimakan langsung tanpa diolah dan juga disajikan dalam berbagai cara seperti direbus, digoreng, dibakar, dihancurkan dan berbagai lagi tergantung selera seseorang itu mengolah makanan ini.

Kacang tanah kaya dengan lemak, mengandungi protein yang tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan protein dalam kacang tanah adalah jauh lebih tinggi dari daging, telur dan kacang soya. Mempunyai rasa yang manis dan banyak digunakan untuk membuat beraneka jenis kue.

Kacang tanah juga dikatakan mengandung bahan yang dapat membina ketahanan tubuh dalam mencegah beberapa penyakit. Mengkonsumsi satu ons kacang tanah lima kali seminggu dilaporkan dapat mencegah penyakit jantung. Memakan segenggam kacang tanah setiap hari terutama pesakit kencing manis dapat membantu kekurangan zat. Kacang tanah mengandung Omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda dan Omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal. Dalam 1 0ns kacang tanah terdapat 18 gram Omega 3 dan 17 gram Omega 9.

Kacang tanah mengandung fitosterol yang justru dapat menurunkan kadar kolesterol dan level trigliserida, dengan cara menahan penyerapan kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam darah dan mengurangi penyerapan kembali kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL kolesterol.

Kajian-kajian menunjukkan kacang tanah dapat sebagai penurun tekanan darah tinggi dan juga kandungan kolestrol dalam darah, berkesan untuk melegakan penyakit hemofilia atau kecenderungan mudah berdarah, penyakit keputihan dan insomnia.

Namun Kacang tanah sangat dicegah pada mereka yang menghadapi penyakit jenis kanker payudara dan yang mempunyai masalah jerawat atau acne juga dinasihatkan berhenti mengkonsumsi kacang tanah.

(9)

Kaitan dengan kadar kolesterol yang berbahaya: Table Level Total Kolesterol darah anda:

Ideal: <200 mg/dL

Batas sebelum risiko: 200-239 mg/dL Berisiko tinggi: >240 mg/dL

Level Kolesterol LDL anda Ideal: <130 mg/dL

Batas: 130-159 mg/dL

Berisiko tinggi: >160 mg/dL Level Kolesterol HDL anda

Pria umumnya dari 40 hingga 50 mg/dL Wanita umumnya dari 50 hingga 60 mg/dL Level Kolesterol Trigliserida anda:

Normal: <150 mg/dL

Batas Tinggi: 159-199 mg/dL Tinggi: 200-499 mg/dL

Sangat Tinggi: >500 mg/dL Catatan:

- Kolesterol diukur dalam miligram per deciliter darah (mg/dL) - Total kolesterol = level LDL + level HDL

- Trigliserida adalah jumlah lemak yang bersikulasi dalam darah Artikel terkait: http://www.bi.go.id/sipuk/  http://www.wikimedia.org/  http://www.kehati.or.id/florakita/  http://rsyarifario.wordpress.com http://www.babylon.com/definition/kacang_tanah/ 

Kacang panjang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Belum Diperiksa

Langsung ke: navigasi, cari ? Kacang panjang Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Tumbuhan Divisi: Magnoliophyta Kelas: Magnoliopsida Ordo: Fabales Famili: Fabaceae Upafamili: Faboideae Genus: Vigna Spesies: V. unguiculata Upaspesies: V. u. Sesquipedalis Nama trinomial

(10)

Vigna unguiculata  sesquipedalis

(L.) Verdc.

Kacang panjangmerupakan tumbuhan yang dijadikan sayur atau lalapan. Ia tumbuh dengan

cara memanjat atau melilit. Bagian yang dijadikan sayur atau lalapan adalah buah yang masih muda dan serat-seratnya masih lunak, kacang panjang ini mudah didapati di kawasan panas di Asia.

Sebagai Obat

Selain sebagai masakan, ternyata Kacang Panjang juga dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan untuk mengobati beberapa penyakit seperti diantaranya : antikanker, kanker payudara, leukemia, antibakteri, antivirus, antioksidan, gangguan saluran kencing, peluruh kencing, batu ginjal, mencegah kelainan antibodi, meningkatkan fungsi limpa, meningkatkan penyatuan DNA dan RNA, meningkatkan fungsi sel darah merah, beri-beri, demam berdarah, kurang darah, sakit pinggang, rematik, pembengkakan, meningkatkan nafsu makan, dan sukar buang air besar. Cara pengolahan kacang panjang untuk mencegah dan mengatasi beberapa penyakit seperti:

Pembengkakan: 200 gram kacang panjang + 20 gram bawang putih + gula merah secukupnya

dimasak menjadi sup dan dimakan secara teratur.

Peluruh kencing: 150 gram seluruh bagian tumbuhan kacang panjang + 30 gram kulit

semangka direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc saring airnya dan diminum.

Sakit pinggang : 200 gram biji kacang panjang + 20 gram jahe merah + 25 gram kencur direbus

dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc saring airnya dan diminum.

Meningkatkan stamina, cepat lelah: 100 gr kacang panjang + 5 buah angco dibuang bijinya +

25 gram kencur direbus dengan air 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring lalu tambahkan madu secukupnya, airnya diminum, angco dan kacang panjangnya dimakan.

Batu ginjal: 200 gram kacang panjang + 200 gram asparagus diblender dengan air secukupnya

hingga tertampung 200 cc lalu direbus hingga mendidih dan airnya diminum hangat -hangat.

Kurang darah (anemia): 200 gram kacang panjang + 100 gram anggur + hati ayam secukupnya

dimasak sesuai selera, dimakan secara teratur.

Menambah nafsu makan: 100 gram kacang panjang + 40 gram temulawak + 3 buah kiam

boi/sun boi direbus dengan air secukupnya, saring lalu airnya ditambakan madu secukupnya dan diminum.

Sembelit: 200 gram kacang panjang + 100 gram daun ubi jalar dimasak sesuai selera dimakan

secara teratur.

Antikanker: kacang panjang + buncis + brokoli + wortel masing-masing secukupnya dimasak 

menjadi tumisan dengan ditambah bumbu-bumbu hingga matang, dimakan secara teratur. Catatan: Lakukan 2 kali sehari secara teratur dan tetap konsultasi ke dokter

Nutrisi

Kacang Panjang adalah sumber protein yang baik, vitamin A, thiamin, riboflavin, besi, fosfor, kalium, vitamin C, folat, magnesium, dan mangan.

Nilai gizi kacang panjang (mentah) per 100 g (3.5 oz) Energi 196 kJ (47 kcal)

(11)

Karbohidrat 8 g Diet serat 3,6 g Lemak 0 g Protein 3 g

Persentase yang relatif ke US rekomendasi untuk orang dewasa. Sumber: USDA Nutrient database

Dalam ukuran porsi 100 gram kacang terdapat 47 kalori, 0 gram lemak total, kolesterol 0 mg, natrium 4 mg (0% nilai harian), 8 gram karbohidrat total (2% nilai harian), dan 3 gram protein (nilai harian 5%). Ada juga 17% DV vitamin A, 2% DV besi, 31% DV vitamin C, dan 5% DV kalsium. (Persen nilai harian berdasarkan diet 2000 kalori nilai harian individu bisa lebih tinggi atau

Inggris: Long bean Melayu: Kacang panjang Thailand: Thua fatt yell Cina: zi hua di ding

Kacang Panjang Klasifikasi

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)

Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)

Sub Kelas: Rosidae Ordo: Fabales

Famili: Fabaceae (suku polong-polongan) Genus: Vigna

Spesies: Vigna sinensis (L.) Savi Ex Has Kerabat Dekat

Kacang Merah, Kacang Tolo Lembut, Kacang Laut, Kacang Bogor, Kacang Tolo lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori masing-masing.)

BAB I

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1.2 Tujuan

 Mengetahui dan memahami serta dapat mempraktikan budidaya sebagian tanaman

sayuran, seperti kacang panjangsecara tepat dan benar.

 Mengetahui media tanam yang baik untuk berbagai jenis tanaman hortukultura  Mengetahui cara pembibitan tanaman untuk jenis benih kacang panjang.

(12)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Klasifikasi dan Morfologi

Klasifikasi

(Hutapea et al., 1994) Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)

Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Rosidae

Ordo: Fabales

Famili: Fabaceae (suku polong-polongan) Genus: Vigna

Spesies: Vigna sinensis (L.) Savi Ex Has Divisi : Spermatophyta

Sub divisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledoneae Bangsa : Rosales

Suku : Leguminosae (Papilionaceae) Marga : Vigna

Jenis : Vigna cylindrica(L.) Skeels

Morfologi

Tanaman kacang panjangmerupakan tanaman semak, menjalar, semusim dengan tinggi kurang lebih 2,5 m. Batang tanaman ini tegak, silindris, lunak, berwarna hijau dengan permukaan licin. Daunnya majemuk, lonjong, berseling, panjang6-8 cm, lebar 3-4,5 cm, tepi rata, pangkal membulat, ujung lancip, pertulangan menyirip, tangkai silindris, panjangkurang lebih 4 cm,

danberwarna hijau. Bunga tanaman ini terdapat pada ketiak daun, majemuk, tangkai silindris,

panjangkurang lebih 12 cm, berwarna hijau keputih-putihan, mahkota berbentuk kupu-kupu,

berwarna putih keunguan, benang sari bertangkai, panjangkurang lebih 2 cm, berwarna putih, kepala sari kuning, putik bertangkai, berwarna kuning, panjangkurang lebih 1 cm, dan

berwarna ungu. Buah tanaman ini berbentuk polong, berwarna hijau, dan panjang15-25 cm. Bijinya lonjong, pipih, berwarna coklat muda. Akarnya tunggang berwarna coklat muda

(Hutapea et al., 1994).

(13)

2.2 Budidaya Tanaman Rukmana.2003 Rukmana.2003 3. Pemupukan Fachruddin.2000 Rukmana.2003 2.3 Teknologi Produksi Benih

2.3.1 Persyaratan Tanah

Rukmana.2003 2.3.2 Isolasi

Fachruddin.2000 Pertanaman penangkaran benih kacang panjangdi lapangan dipersyaratkan terpisah dari

pertanaman sejenis dengan isolasi waktu selama 45 hari atau isolasi jarak dari pertanaman sejenis minimal sejauh 45 meter.

Pitojo.2006  2.3.3 Roguing

Salah satu syarat dari benih bermutu adalah memiliki tingkat kemurnian genetik yang tinggi, oleh karena itu Roguing perlu dilakukan dengan benar dan dimulai mulai fase vegetatif sampai akhir pertanaman. Roguing dilakukan untuk membuang rumpun-rumpun tanaman yang ciri-ciri morfologisnya menyimpang dari ciri-ciri varietas tanaman yang diproduksi benihnya. Untuk  tujuan tersebut, pertanaman petak pembanding (pertanaman check plot ) dengan menggunakan benih autentik sangat disarankan.

(Basuki.2010)

 Roguing Tanaman kacang panjanguntuk penangkaran benih harus terbebas dari campuran

varietas yang lain dan tanaman yang terinfeksi penyakit. Campuran varietas lain maupun adanya serangan penyakit yang melebihi ketentuan mengakibatkan kerusakan tanaman tersebut.

(14)

2.3.4 Panen dan Pascapanen DI BAWAH Rubatzky,et al.1998 Rubatzky,et al.1998 Asripah.2004 2.4 Penyimpanan Benih

Kondisi penyimpanan yang baik adalah kondisi penyimpanan yang mampu mempertahankan mutu benih seperti saat sebelum simpan sepanjang mungkin selama periode simpan. Daya simpan benih dipengaruhi oleh sifat genetik benih, mutu benih awal simpan dan kondisi ruang simpan. Oleh karena itu, hanya benih yang bermutu tinggi yang layak untuk disimpan.

Sedangkan kondisi ruang yang secara nyata berpengaruh terhadap daya simpan benih adalah suhu dan kelem-baban ruang simpan.

Wahyuni, 2005 Haryanto,dkk.2007

Rukmana.2003

BAB III METODOLOGI 3.1 Alat, Bahan dan Fungsi

3.2 Keterangan Lahan 3.2.1 Ketinggian Tempat

3.2.2 Sejarah Penggunaan Lahan

Sejarah penggunaan lahan bisa menjadi referensi awal sebelum kita memulai budidaya tanaman

kacang panjang.

(15)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengamatan (dokumentasi)

Presentase Tanaman

Tanaman Keterangan Jumlah

Tanaman Volunteer Off type

On type

Fase Perkecamabahan

No Tolak Ukur Tanaman Contoh

ke-1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

A. Fase Vegetatif 

Tinggi tanaman (cm) Jumlah daun (buah) Jumlah cabang (buah)

B. Fase Generatif 

Awal berbunga (hst) Berbunga 50% (hst) Jumlah bunga tanaman Jumlah polong tanaman Produksi buah biji petak 

4.2 Pembahasan dibandingkan Literatur 4.2.1 Pembahasan

4.2.2 Kondisi Lapang (alasan berhasil /tidak) BAB 5 PENUTUP 5. 1 Kesimpulan

5.2 Saran

5.2.1 Untuk Praktikum Lapang

(16)

DAFTAR PUSTAKA

Asripah.2004. Budidaya Kacang Panjang.Azka Press.Jakarta Basuki, Nur.2010. Teknologi Produksi Benih. FP UB.Malang

Fachruddin, Lisdiana. 2000. Budidaya Kacang-kacangan. Kaninus. Yogyakarta Haryanto,dkk.2007. Budidaya Kacang Panjang.Penebar Swadaya.Jakarta

Hutapea, J.R., 1994, Inventaris Tanaman Obat Indonesia (III),Badan Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan, Jakarta.

Pitojo,Setijo.2006. Benih Kacang Panjang.Kanisius. Yogyakarta.

Rubatzky, Vincent E dan Mas Yamaguchi. 1998. Sayuran Dunia 2 Prinsip, Produksi, dan Gizi. Bandung: ITB Bandung

 Rukmana, Rahmat . 2003. Bertanam Kacang Panjang. Kanisius. Yogyakarta.

Samadi,Budi.2003.Usaha Tani Kacang Panjang.Kanisius.Yogyakarta

Wahyuni, S., 2005. Teknologi Produksi Benih Bermutu. Makalah disampakan pada Lokakarya Pengem-bangan Jaringan Alih Teknologi Produksi dan Distribusi Benih Sumber di Balitpa, 21-22 November 2005. Sukamandi.

References

Related documents

Students who successfully complete the degree requirements of the programs of study will be eligible to receive the Associate of Arts degree or the Associate of Science degree

accessible classroom library that consists of literary and informational texts in a wide variety of genres for students to engage with

The conditions in tropical rainforests, such as the Amazon in South America, are ideal for growing trees that produce strong timber.. These are often felled (chopped down) for use in

Expression of mRNA coding for ferritin was investigated following exposure of benign HB2 and malignant MDA-MB-231 mammary cells to culture media containing iron or haem with or

What’s more, given that many women in the WoW study are concerned about generational planning and want an advisor their children would relate to and begin to work with, firms

Cecilia Rodriguez and Juan Lira’s (1998) study found that with 30-minutes of reading self-selected books, five days a week, students’ attitudes toward reading improved. Many

The rise of electronic trading has enabled a greater use of automated trading (including algorithmic and high-frequency trading) in fixed income futures and parts of cash

Prevalence of Tissue Parasites in Cattle and Buffaloes Slaughtered in El-Minia Governorate Abattoirs, Egypt.. This work is an open access article distributed under the