OLEH ;
OLEH ;
1.
1. BANG SURYADI
BANG SURYADI
NPM; 081016154211005
NPM; 081016154211005
2. MUSWADAH
2. MUSWADAH
NPM; 081016154211183
NPM; 081016154211183
UNIVERSITAS MUARO BUNGO
UNIVERSITAS MUARO BUNGO
(UMB)
(UMB)
TAHUN 2011/201
TAHUN 2011/201
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR
Puji an syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan Puji an syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunianya, sehinga tugas makalah ini dapat diselesaikan, untuk itu ucapan terim kasih karunianya, sehinga tugas makalah ini dapat diselesaikan, untuk itu ucapan terim kasih kepada semua teman - teman yang ikut membantu dalam pembuatan tugas ini, semoga kepada semua teman - teman yang ikut membantu dalam pembuatan tugas ini, semoga dapat bermafaat bagi penulis
dapat bermafaat bagi penulis khususnykhususnya dan pem a dan pem baca umumnya.baca umumnya.
Dalam penyusuna tugas ini, masih banyak terdapat kekurangan, untuk itu Dalam penyusuna tugas ini, masih banyak terdapat kekurangan, untuk itu diharapkan kritik dan saran nya yang sifatnya membangun demi perbaikan dimasa yang diharapkan kritik dan saran nya yang sifatnya membangun demi perbaikan dimasa yang akan datang
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
Halaman Halaman KATA
KATA PENGANTAR……….…PENGANTAR……….…ii
DAFTAR ISI………ii DAFTAR ISI………ii I. I. PENDAHULUAN………..……..……….1PENDAHULUAN………..……..……….1 1.1. Latar belakang………...………...1 1.1. Latar belakang………...………...1 II. II. TINJAUAN TINJAUAN PUSTAKA………..…………..2PUSTAKA………..…………..2
2.1. 2.1. Iklim………..………2Iklim………..………2 2.2. Media Tanam………..………...2 2.2. Media Tanam………..………...2 2.3. Varitas………..……….2 2.3. Varitas………..……….2
III. PEDOMAN TEKNIK III. PEDOMAN TEKNIK BUDIDAYA………..4BUDIDAYA………..4
3.1. Pembibitan………..………...4
3.1. Pembibitan………..………...4
3.2. Pengolahan 3.2. Pengolahan Tanah………..………4Tanah………..………4
3.3. Teknik penanaman………..…………...4
3.3. Teknik penanaman………..…………...4
3.4. Pemeliharaan Tanaman………..………5
3.4. Pemeliharaan Tanaman………..………5
IV . PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT………8
IV . PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT………8
4.1. Hama………..……8 4.1. Hama………..……8 4.2. Penyakit………..……...8 4.2. Penyakit………..……...8 V. PANEN……….………9 V. PANEN……….………9
5.1. Ciri dan Umur panen………..9
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
I. PENDAHULUAN
I. PENDAHULUAN
1.1. Pendahuluan
1.1. Pendahuluan
Lada merupakan salah satu pro-duk tertua dan terpenting dari
Lada merupakan salah satu pro-duk tertua dan terpenting dari produk rempah-produk rempah-rempah yang diperdagangkan di dunia. Theophratus yang hidup
rempah yang diperdagangkan di dunia. Theophratus yang hidup 372-287 SM (sebelum372-287 SM (sebelum masehi), menyebut-kan dua jenis lada yang telah diguna-kan oleh bangsa Mesir dan masehi), menyebut-kan dua jenis lada yang telah diguna-kan oleh bangsa Mesir dan Romawi pada waktu itu yaitu lada hitam (
Romawi pada waktu itu yaitu lada hitam ( Black peppe Black pepper r ) dan lada panjang () dan lada panjang (Pepper Pepper longum
longum). Purseglove (1968) ). Purseglove (1968) menyebut-kamenyebut-kan bahwa ln bahwa lada merupakan produk pertama yangada merupakan produk pertama yang diperdagang
diperdagangkan antara Barat kan antara Barat dan Timur. Pada dan Timur. Pada abad per-tengahan tahun 1.100abad per-tengahan tahun 1.100 – – 1.5001.500 M, perda-gangan lada memiliki kedudukan yang sangat penting. Pada waktu itu lada M, perda-gangan lada memiliki kedudukan yang sangat penting. Pada waktu itu lada digunakan sebaga
digunakan sebagai alat tukar i alat tukar dan mas kawin, selain untuk keperluan rempah-rempah.dan mas kawin, selain untuk keperluan rempah-rempah. Tanaman lada (
Tanaman lada (Piper nigrum. LPiper nigrum. L) merupakan salah satu ) merupakan salah satu komoditas per-kebunankomoditas per-kebunan yang memiliki peluang stra-tegis
yang memiliki peluang stra-tegis dalam system usaha perkebunan, baik secara ekonomidalam system usaha perkebunan, baik secara ekonomi maupun sosial. Secara ekonomi lada dapat
maupun sosial. Secara ekonomi lada dapat menjadi salah satu menjadi salah satu sumber utama pendapatansumber utama pendapatan petani dan devisa negara sektor
petani dan devisa negara sektor non migas, sedangkan secara sosial meru-pakannon migas, sedangkan secara sosial meru-pakan komoditas tradisional yang telah dibudidayakan sejak lama
komoditas tradisional yang telah dibudidayakan sejak lama dan kebera-daannyadan kebera-daannya merupakan penye
merupakan penyedia lapangan kerja yang cukup luas terutama di dia lapangan kerja yang cukup luas terutama di daerah sentradaerah sentra produksi. Usaha tani lada
produksi. Usaha tani lada di Indonesia umumnya diusahakan dalam bentuk perkebunandi Indonesia umumnya diusahakan dalam bentuk perkebunan rakyat.
rakyat.
Pada dekade terakhir turunnya harga lada bukan hanya disebabkan persaingan antar Pada dekade terakhir turunnya harga lada bukan hanya disebabkan persaingan antar negara-nega
negara-negara produ-sen, seperti ra produ-sen, seperti Indonesia, Malaysia, India, dan Brazil, Indonesia, Malaysia, India, dan Brazil, tetapi jugatetapi juga disebabka
disebabkan oleh n oleh munculnya negara-negamunculnya negara-negara baru ra baru peng-hasil lada seperti Thailand,peng-hasil lada seperti Thailand, Srilanka, dan Vietnam. Di sisi
Srilanka, dan Vietnam. Di sisi lain semakin kritisnya negara-negara konsumen ter-lain semakin kritisnya negara-negara konsumen ter-hadap mutu lada turut memperkuat terjadinya persaingan untuk merebut pangsa di hadap mutu lada turut memperkuat terjadinya persaingan untuk merebut pangsa di pasaran internasional seperti kekhawatiran konsumen akan adanya residu pestisida pasaran internasional seperti kekhawatiran konsumen akan adanya residu pestisida dandan kontaminasi mik-roba seperti
kontaminasi mik-roba seperti Escherichia coli, S Escherichia coli, Salmonollaalmonolla spp. dan jamur yang meng-spp. dan jamur yang meng-hasilkan defatoksin. Untuk memper-tahankan produk lada sebagai salah satu
hasilkan defatoksin. Untuk memper-tahankan produk lada sebagai salah satu komoditaskomoditas ekspor non migas andalan, upaya antisipatif yang dilakukan, tentunya tidak hanya pada ekspor non migas andalan, upaya antisipatif yang dilakukan, tentunya tidak hanya pada peningkatan produktivitas, melainkan lebih difokus-kan pada perbaikan teknologi peningkatan produktivitas, melainkan lebih difokus-kan pada perbaikan teknologi
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
II. SYARAT PERTUMBUHAN II. SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim 2.1. Iklim
-
- Curah Curah hujan 2.hujan 2.000-3.000 000-3.000 mm/th.mm/th. -
- Cukup sinar Cukup sinar matahari (10 jamatahari (10 jam sehari).m sehari). -
- Suhu Suhu udara udara 202000C - 34C - 3400C.C. -
- Kelembaban udaKelembaban udara 50% - 100% lengas nisbi dan optimal antarra 50% - 100% lengas nisbi dan optimal antara 60% - 80% RH.a 60% - 80% RH. -
- ketingian ketingian tempat, tempat, 0 sam0 sampai depai dengan ngan 1.450 1.450 m dam dari permukri permukaan aan lautlaut
2.2. Media Tanam 2.2. Media Tanam
- Subur dan kaya bahan organik - Subur dan kaya bahan organik - Tidak tergenang atau terlalu kering - Tidak tergenang atau terlalu kering - pH tanah 5,5-7,0
- pH tanah 5,5-7,0
- Warna tanah merah sampai merah kuning
- Warna tanah merah sampai merah kuning seperti Podsolik, Lateritic, Latosol danseperti Podsolik, Lateritic, Latosol dan Utisol.
Utisol.
- Kandungan humus tanah sedalam 1-2,5 m. - Kandungan humus tanah sedalam 1-2,5 m. - Kelerengan/kemiringan lahan maksimal ± 300. - Kelerengan/kemiringan lahan maksimal ± 300.
Ketinggian tempat 300-1.100 m dpl. Ketinggian tempat 300-1.100 m dpl.
2.3. Varietas 2.3. Varietas
Di Indonesia, terdapat sekitar 40 jenis lada.
Di Indonesia, terdapat sekitar 40 jenis lada. Meskipun begitu, jenis yang telahMeskipun begitu, jenis yang telah banyak ditanam tergantung kepada daerahnya. Di Lampung misalnya, jenis
banyak ditanam tergantung kepada daerahnya. Di Lampung misalnya, jenis yangyang banyak ditanam adalah Belantung dan Kerinci. Di Bangka jenis yang banyak ditanam banyak ditanam adalah Belantung dan Kerinci. Di Bangka jenis yang banyak ditanam adalah "Lampung Daun Kecil" (LDK), dan "Lampung Daun Lebar" (LDL), Merapin, adalah "Lampung Daun Kecil" (LDK), dan "Lampung Daun Lebar" (LDL), Merapin, Chunuk dan Jambi.
Chunuk dan Jambi.
Di Kalimantan, jenis yang banyak ditanam adalah varietas Bengkayang. Di Provinsi Di Kalimantan, jenis yang banyak ditanam adalah varietas Bengkayang. Di Provinsi
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
lada ternyata dapat tumbuh baik di
lada ternyata dapat tumbuh baik di Kab. Tasikmalaya, Cianjur, RangkasKab. Tasikmalaya, Cianjur, Rangkasbitung, danbitung, dan Sumedang.).
Sumedang.).
Varietas lada unggul yang direkomendasikan adalah Petaling 1, Petaling 2, Natar 1, Varietas lada unggul yang direkomendasikan adalah Petaling 1, Petaling 2, Natar 1, Natar 2, Chunuk, LDK, dan Bengkayang. Varietas Natar 1 toleran terhadap penyakit Natar 2, Chunuk, LDK, dan Bengkayang. Varietas Natar 1 toleran terhadap penyakit busuk pangkal batang (BPB
busuk pangkal batang (BPB
Budidaya Lada Panjat Budidaya Lada Panjat
Bibit berasal dari stek cabang panjat (5-7 ruas). Memiliki akar lekat, pada Bibit berasal dari stek cabang panjat (5-7 ruas). Memiliki akar lekat, pada buku-buku ruasnya dan sifatnya memanjat. Oleh karena itu,
buku ruasnya dan sifatnya memanjat. Oleh karena itu, cara budidaya lada panjatcara budidaya lada panjat membutuhkan tiang panjat.
membutuhkan tiang panjat. Penggunaa
Penggunaan tiang panjat n tiang panjat hidup, (dadap, lamtoro, dsb) hidup, (dadap, lamtoro, dsb) yang selalu dipangkas setiapyang selalu dipangkas setiap empat bulan sekali. Pada
empat bulan sekali. Pada musim penghujan, dipangkas berat sedang pada musimmusim penghujan, dipangkas berat sedang pada musim kemarau dipangkas ringan.
kemarau dipangkas ringan.
Keuntungan memakai tiang panjat hidup, antara l
Keuntungan memakai tiang panjat hidup, antara l ain: mudah didapat, ditumbuhkan danain: mudah didapat, ditumbuhkan dan harganya murah. Selain itu
harganya murah. Selain itu biomasa hasil pangkasan, dan daun-daun yang berguguranbiomasa hasil pangkasan, dan daun-daun yang berguguran dapat digunakan untuk pakan ternak, mulsa
dapat digunakan untuk pakan ternak, mulsa dan pupuk/kompos.dan pupuk/kompos. Budidaya Lada Perdu
Budidaya Lada Perdu
Bibit berasal dari stek cabang buah, memiliki
Bibit berasal dari stek cabang buah, memiliki percabangapercabangan yang sympodial, tidak n yang sympodial, tidak memiliki akar lekat (sulur
memiliki akar lekat (sulur panjat) sehingga budidayanypanjat) sehingga budidayanya tidak memerlukan tiang panjat.a tidak memerlukan tiang panjat. Tinggi tanaman lada perdu, hanya mencapai sekitar 100 cm.
Tinggi tanaman lada perdu, hanya mencapai sekitar 100 cm. Keuntungan memakai budidaya lada perdu, antara lain:
Keuntungan memakai budidaya lada perdu, antara lain: bahan tanaman banyak tersedia,bahan tanaman banyak tersedia, tidak perlu tiang panjat, jumlah
tidak perlu tiang panjat, jumlah tanaman per ha lebih banyak, pemeliharaan dan panentanaman per ha lebih banyak, pemeliharaan dan panen lebih praktis. Bila pada lada biasa, kerapatan tanaman 2.000 batang/ha. M
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Start Free Trial
Cancel Anytime.
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
3.1. Pembibitan 3.1. Pembibitan
- Terjamin kemurnian jenis bibitnya - Terjamin kemurnian jenis bibitnya - Berasal dari pohon induk yang sehat - Berasal dari pohon induk yang sehat - Bebas dari hama dan penyakit
- Bebas dari hama dan penyakit - Berasal dari kebun induk produksi
- Berasal dari kebun induk produksi yang sudah berumur 10 bulan-3 tahun (Kebutuhanyang sudah berumur 10 bulan-3 tahun (Kebutuhan bibit ± 2.000 bibit t
bibit ± 2.000 bibit tanaman perhektar)anaman perhektar)
3.2. Pengolahan Media Tanam 3.2. Pengolahan Media Tanam
a. Cangkul 1, pembalikan tanah sedalam 20-30 cm. a. Cangkul 1, pembalikan tanah sedalam 20-30 cm. b. Taburkan kapur pertanian dan diamkan 3-4 minggu. b. Taburkan kapur pertanian dan diamkan 3-4 minggu.
Dosis kapur pertanian : Dosis kapur pertanian :
- Pasir dan Lempung berpasir: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 - Pasir dan Lempung berpasir: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5
= 0,6 ton/ha; pH Tanah ke 6,5 = 0,9 ton/ha. = 0,6 ton/ha; pH Tanah ke 6,5 = 0,9 ton/ha.
- Lempung: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 1,7 ton/ha; pH - Lempung: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 1,7 ton/ha; pH
Tanah
Tanah ke ke 6,5 6,5 = = 0,9 0,9 ton/ha.ton/ha.
- Lempung Berdebu: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 2,6 - Lempung Berdebu: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 2,6 ton/ha;
ton/ha;
pH Tanah ke 6,5 = 3,2 ton/ha. pH Tanah ke 6,5 = 3,2 ton/ha.
- Lempung Liat: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 3,4 ton/ha; - Lempung Liat: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 3,4 ton/ha; pH
pH
Tanah ke 6,5 = 4,2 t
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Start Free Trial
Cancel Anytime.
- Biarkan lubang tanam 10-15 hari
- Biarkan lubang tanam 10-15 hari barulah bibit ditanam.barulah bibit ditanam.
- Waktu penanaman sebaiknya musim penghujan atau peralihan dari musim kemarau - Waktu penanaman sebaiknya musim penghujan atau peralihan dari musim kemarau ke
ke
musim hujan, pukul 6.30 pagi atau 16.30-18.00 sore. musim hujan, pukul 6.30 pagi atau 16.30-18.00 sore.
- Cara penanaman : menghadapkan bagian yang ditumbuhi akar lekat kebawah, - Cara penanaman : menghadapkan bagian yang ditumbuhi akar lekat kebawah, sedangkan
sedangkan
bagian belakang (yang tidak ditumbuhi
bagian belakang (yang tidak ditumbuhi akar lekat) menghadap keatas.akar lekat) menghadap keatas. - Taburkan pupuk k
- Taburkan pupuk kandang 0,75-10andang 0,75-100 gram/tanaman yang sud0 gram/tanaman yang sudah dicampur ah dicampur NATURALNATURAL GLIO .
GLIO .
-- Tutup lubang tanam dengan tanah galian bagian atas yang sudah dicampur pupuk Tutup lubang tanam dengan tanah galian bagian atas yang sudah dicampur pupuk dasar :
dasar :
- NPK 20 gram/tanaman - NPK 20 gram/tanaman
- Untuk tanah kurang subur ditambahkan 10 gram urea, 7 gram SP 36 dan 5 gram KCl - Untuk tanah kurang subur ditambahkan 10 gram urea, 7 gram SP 36 dan 5 gram KCl
per tanaman. per tanaman.
- Segera setelah ditutup, disiram SUPERNASA : - Segera setelah ditutup, disiram SUPERNASA : - Alternatif 1 : 0,5 sendok makan/ 5 lt
- Alternatif 1 : 0,5 sendok makan/ 5 lt air per tanaman.air per tanaman. - Alternatif 2 : 1
- Alternatif 2 : 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikanbotol SUPER NASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 20 ml l
larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 20 ml larutan induk tadi untuk arutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon.
penyiraman setiap pohon.
- Pemberian SUPERNASA selanjutnya dapat diberikan setiap 3 -
- Pemberian SUPERNASA selanjutnya dapat diberikan setiap 3 - 4 bulan sekali.4 bulan sekali.
3.4. Pemeliharaan Tanaman 3.4. Pemeliharaan Tanaman
3.4.1. Pengikatan Sulur Panjat 3.4.1. Pengikatan Sulur Panjat
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Start Free Trial
Cancel Anytime.
terhindar dari serangan patogen penyakit BPB. terhindar dari serangan patogen penyakit BPB.
Panjatkan pada tiang panjat menggunakan tali. Ikatkan dengan dipilin dan dilipat Panjatkan pada tiang panjat menggunakan tali. Ikatkan dengan dipilin dan dilipat hingga mudah lepas bila sulur tumbuh besar dan akar
hingga mudah lepas bila sulur tumbuh besar dan akar lekatnya sudah melekat pada tianglekatnya sudah melekat pada tiang panjat.
panjat.
3.4.2. Penyiangan dan
3.4.2. Penyiangan dan PembumbunanPembumbunan Penyiangan setiap 2-3 bulan
Penyiangan setiap 2-3 bulan sekali. Pembubunan dilakukan bersamaan dengasekali. Pembubunan dilakukan bersamaan dengann penyiangan.
penyiangan.
3.4.4. Perempalan 3.4.4. Perempalan
Perempalan atau pemangkasan dilakukan pada: Perempalan atau pemangkasan dilakukan pada:
Batang, dahan, ranting yang tidak produktif, atau terserang hama dan penyakit. Batang, dahan, ranting yang tidak produktif, atau terserang hama dan penyakit. Pucuk/batang
Pucuk/batang, karena ti, karena tidak memiliki dahan dak memiliki dahan yang produktif yang produktif Batang yang sudah tua agar
Batang yang sudah tua agar meremajakan tanaman menjadi muda kembali.meremajakan tanaman menjadi muda kembali.
3.4.5. Pemupukan 3.4.5. Pemupukan
Pemupukan
Pemupukan menggunakamenggunakan Nn N, P, , P, K, daK, dan Mg n Mg dengan dengan tanaman tanaman per tahper tahun un untuk untuk tanaman produktif, bergantung pada jenis tanah. Pupuk diberikan sesuai kebutuhan tanaman produktif, bergantung pada jenis tanah. Pupuk diberikan sesuai kebutuhan tanaman, yaitu dengan cara dibagi menjadi empat. Pemupukan dilakukan selama tanaman, yaitu dengan cara dibagi menjadi empat. Pemupukan dilakukan selama musim hujan dengan interval 40 hari. Tanaman lada umur 1 tahun memerlukan 1/8 musim hujan dengan interval 40 hari. Tanaman lada umur 1 tahun memerlukan 1/8 takaran yang dibagi menjadi empat (diberikan pada umur 5, 7, 9, dan 11 bulan), takaran yang dibagi menjadi empat (diberikan pada umur 5, 7, 9, dan 11 bulan), sedangkan tanaman umur 2 tahun, pupuk diberikan 1/8 takaran selama musim hujan sedangkan tanaman umur 2 tahun, pupuk diberikan 1/8 takaran selama musim hujan dandibagiempat.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Start Free Trial Cancel Anytime. · · N N 135 135 kg/ha.kg/ha. · · P P 126 126 kg/ha.kg/ha. · · K K 156 156 kg/ha.kg/ha. ·
· Kaptan Kaptan 100 100 kg/ha.kg/ha.
Tanaman dewasa Tanaman dewasa · · N N 675 675 kg/ha.kg/ha. · · P P 720 720 kg/ha.kg/ha. · · K K 780 780 kg/ha.kg/ha. ·
· Kaptan Kaptan 600 600 kg/ha.kg/ha.
3.4.6. Pengairan dan Penyiraman 3.4.6. Pengairan dan Penyiraman
Pada musim kemarau penyiraman sehari sekali di sore hari.
Pada musim kemarau penyiraman sehari sekali di sore hari. Pada musim hujanPada musim hujan tidak boleh
tidak boleh tergenang.tergenang.
3.4.7. Pemberian Mulsa 3.4.7. Pemberian Mulsa
Usia 3-5 bulan, beri
Usia 3-5 bulan, beri mulsa alami berupa dedaunan tanaman tahunan ataupunmulsa alami berupa dedaunan tanaman tahunan ataupun alang-alang.
alang-alang.
3.4.8. Penggunaan Tajar ( Ajir) 3.4.8. Penggunaan Tajar ( Ajir)
Sebaiknya
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Start Free Trial
Cancel Anytime.
IV. PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT IV. PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT
4.1 Hama dan Penyakit 4.1 Hama dan Penyakit 4.1.1. Hama
4.1.1. Hama
a. Hama Penggerek Batang
a. Hama Penggerek Batang (Laphobaris Piperis)(Laphobaris Piperis)
Ciri: berwarna hitam, ukuran 3-5
Ciri: berwarna hitam, ukuran 3-5 mm. Serangga dewasa lebih suka menyerangmm. Serangga dewasa lebih suka menyerang bunga, pucuk daun dan cabang-cabang muda. Akibat lain
bunga, pucuk daun dan cabang-cabang muda. Akibat lain bila Nimfanya (seranggabila Nimfanya (serangga muda) berupa ulat akan menggerek batang dan cabang tanaman. Pengendalian: muda) berupa ulat akan menggerek batang dan cabang tanaman. Pengendalian: memotong cabang batang; penyemprotan PESTONA.
memotong cabang batang; penyemprotan PESTONA.
b. Hama bunga b. Hama bunga
Ciri: Serangga dewasa berwarna hitam, sayap seperti jala,
Ciri: Serangga dewasa berwarna hitam, sayap seperti jala, terdapat tonjolan padaterdapat tonjolan pada punggung
punggungnya, ukuran panjang tubuh 4,5 mm dan nya, ukuran panjang tubuh 4,5 mm dan lebar 3 mm. lebar 3 mm. Gejala: seranggaGejala: serangga dewasa/nimfa
dewasa/nimfanya menyerang bunga berakibat nya menyerang bunga berakibat bunga rusak dan bunga rusak dan menimbulkan kegagalanmenimbulkan kegagalan pembuaha
pembuahan, siklus hidupnya sekitar n, siklus hidupnya sekitar 1 bulan. Pengendalian: penyemprotan PESTONA,1 bulan. Pengendalian: penyemprotan PESTONA, serta dapat juga dilakukan
serta dapat juga dilakukan pemotongapemotongan pada tandan n pada tandan bunga.bunga.
c. Hama buah c. Hama buah
Ciri: serangga berwarna hijau
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
4.2. Penyakit 4.2. Penyakit
a. Penyakit busuk pangkal batang (BPB) a. Penyakit busuk pangkal batang (BPB)
Penyebab
Penyebab: jamur : jamur Phytopthora Palmivora Var Piperis. Gejala: awal seranganPhytopthora Palmivora Var Piperis. Gejala: awal serangan sulit diketahui. Bagian yang mulai terserang pada pangkal batang memperlihatkan sulit diketahui. Bagian yang mulai terserang pada pangkal batang memperlihatkan garis-garis coklat kehitaman dibawah kulit batang. Daun berubah warna menjadi layu
garis coklat kehitaman dibawah kulit batang. Daun berubah warna menjadi layu (berwarna kuning). Pencegahan : penanaman jenis lada
(berwarna kuning). Pencegahan : penanaman jenis lada tahan penyakit BPB. tahan penyakit BPB. PemberianPemberian Natural Glio sebelum dan
Natural Glio sebelum dan sesudah tanam.sesudah tanam.
b. Penyakit Kuning b. Penyakit Kuning
Penyebab
Penyebab: t: tidak terpenuhinya berbagai persyaratan agronomis idak terpenuhinya berbagai persyaratan agronomis serta seranganserta serangan cacing halus (Nematoda) Radhophalus similis
cacing halus (Nematoda) Radhophalus similis yang mungkin berasosiasi denganyang mungkin berasosiasi dengan nematoda lain seperti Heterodera SP, M
nematoda lain seperti Heterodera SP, M incognita dan Rotylenchus Similis. Gejala:incognita dan Rotylenchus Similis. Gejala: menyerang akar tanaman lada, ditandai menguningny
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
V. PANEN V. PANEN 5.1 . Panen
5.1 . Panen
5.1.1 Ciri dan Umur Panen 5.1.1 Ciri dan Umur Panen
Panen pertama umur tiga tahun atau kurang. Ciri
Panen pertama umur tiga tahun atau kurang. Ciri-ciri: tangkainya berubah agak -ciri: tangkainya berubah agak kuning dan sudah ada buah yang masak (berwarna kuning atau merah).
kuning dan sudah ada buah yang masak (berwarna kuning atau merah).
5.1.2. Cara Panen 5.1.2. Cara Panen
Pemetikan dari buah bagian bawah
Pemetikan dari buah bagian bawah hingga buah bagian atas, denganhingga buah bagian atas, dengan mematahkan persendian tangkai buah yang ada diketiak dahan.