DAFTAR PUSTAKA
Admin. 2008. Penetasan Telur Unggas. http:/Sentralternak. com. Penetasan telur unggas. (7 Maret 2012).
Amrin, A. 2008. Faktor yang menpengaruhi daya tetas. Abdulamrin. Com (13 Februari 2012).
Applegate, T.J, D, Haifer andl Lilburn, 1998. Effects of hen age on egg composition and embryo development in commercial pekin ducks. Poult science 77 : 1608-1612.
Bell, D. dan Weaver. 2002. Comersial Chiken Meat and Egg. Klutser Academic Publisher. United States Of America.
Blakely, J. dan H.B. David. 1998. Ilmu Peternakan. Cetakan ke-4 . Terjemahan : Srigandono. Universitas Gajah Mada Press, Yogyakarta.
Bogenfurst, F. 1995. The current state of incubation in waterfowl. Procending 10th European Symposium on Waterfowl. World’s Poultry Scince Asociation, Halle (Seale) Germany, pp. 241--256.
Campbell, J.R., K.M. Douglas., and K.L. Campbell., 2003. The Biology, Card and Production of Domestic Animal. Mc Graw- Hill Companies. Inc.
Publication. J. Anim Sci Pg 292.
Card dan Nashiem, 1979. Poultry Production. 12th Edition. Lea and Febriger, Philadelphia.
Christensen, V. L. 2001. Factors Associated with Early Embryonic Mortality. World’s Poultry. Sci.57:359--372.
Djanah, D. 1984. Beternak Ayam dan Itik. Cetakan kesebelas. C.V Yasuga. Jakarta.
Daulay,A.H., S. Aris, dan A. Salim. 2008. Pengaruh Umur dan Prekuensi
Darmana, W. dan Sitanggang, M. 2002. Meningkatkan Produktivitas Ayam Arab Petelur. Agromedia. Pustaka Jakarta.
Erlankgha, M. 2010. Ayam Arab. http:/ Infoternak .Com (13 Februari 2012).
Fasennco, G.M., R.T. Hardin and F.E. Robinson. 1992. Relationship of hen age and egg squence position with fertility, hatchbility, viability, and pre uncubation embryonic development in broiler breeders. Poultry Science. 71:1374--1384.
Gunawan, H. 2001. Pengaruh Bobot Telur Terhadap Daya Tetas Serta Hubungan Antara Bobot Telur dan Bobot Tetas Itik Mojosari. Skripsi Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Greenberg, D.V. 1981. Rising Game Bird in Capitivity. 4th Ed. D. Van
Nostrad Company, New York.
Harianto. A. 2010. Manajemen Penetasan Telur Itik. http:// Itik mojosari. Cara mudah menetaskan telur-itik. Html .(22 Juli 2010)
Hasan, S.M.A.A. Siam, M.E. Mady and A.L.Carwright. 2005. Physiology, endrocrinology, dan reproduction: egg storage period and weight effects on hatchbility. J. poultry Sci. 84: 1908--1912.
Hasnelly, Z., Rinaldi, dan Suwardhi. 2013. Penangkaran dan Pembibitan Ayam Merawang di Bangka Belitung. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian
Hetzel, D.J.S. 1986. Duck breeding strategis- The Indonesia Example. In : Duck prosiding sienceand world practice. Farrel, D.J. stapleton, P.(ed). University of England, pp 204-133
Iriyanti, N., Zuprizal, Tri- Yuwanta, dan S. Keman. 2007. Penggunaan Vitamin E dalam Pakan Terhadap Fertilitas, Daya Tetas dan Bobot Tetas Telur Ayam Kampung. J. Anim. Prod. 9(1) :36—39
Iskandar, S. 2007. Tatalaksana Pemeliharaan Ayam Lokal. Balai Penelitian Ternak Cianjur. Bogor.
Iskandar, S. dan Sartika .T. 2008. Profile Ayam Arab. http:/sentralternak. com (12 Februari 2012)
Jassim, E. W., M. Grossman, W.J.Koops, and R.Luykx. 1996. Multiphasic Analysis off Embrionic Mortality in Chikens. Poultry Sci. 75:464--471.
Jull, M.A. 1982. Poultry Husbandry. 2nd Edition. Tata Mc Graw Hill Book
Company Ltd. New Delhi
Jayasamudra D.J. dan B. Cahyono. 2005. Pembibitan Itik. Penerbit Swadaya, Jakarta
Kharudin, D. 1989. Pengaruh Bobot Telur Bobot Tetas, Daya Tetas,
Pertambhan Bobot Badan dan Angka Kematian Sampai Umur 4 Minggu pada Puyuh Telur ( Coturnix- coturnix Japonica ) Laporan Penelitian. Universitas Bengkulu
Kharudin, D. dan Kususiyah. 2006. Fertilitas dan Daya Tetas Telur Hasil Persilangan Antara Puyuh Asal Bengkulu, Padang dan Yogua karta. Fakultas Universitas Bengkulu. Jurnal Peternakan Indonesia Vol 8, No 1 th 2006
Kholis, W. dan M. Sitanggang. 2003. Ayam Arab dan Ponci Petelur Unggul. Agromedia, Yogyakarta.
Kurtini, T dan Riyanti. 2003. Teknologi Penetasan. Buku Ajar. Universitas Lampung. Lampung
Kusmarahmat, I. 1998. Pengaruh Berbagai Perbandingan Jantan dan Betina Dalam Kawin Alam Terhadap Produksi, Bobot, Fertilitas dan Daya Tetas Telur Pada Ayam Kampung. Karya Ilmia. Fakultas Pertanian, Institut Pertanaian Bogor.
Lasmini, A., R. Abdelsamie, dan N.M. Parwati. 1992. Pengaruh Cara Penetasan Terhadap Telur Itik Tegal dan Alabio. Pengolahan dan Komunikasi Hasil Penelitian Balai Penelitian Ternak. Ciawi, Bogor.
Listiyowati, E. dan Roospitasari, K. 2009. Beternak Puyuh Secara Komersial. Penebar Swadaya, Jakarta.
Leeson, S. 2000. Egg Numbers and Size Boot Influence Broiler Yeilds. Service Bull, University Georgia.
Lyons, J.J. 1998. Small Flock Series. Introduction of Poultry. Agricultural publications. G*353- New January 15th University of Missouri. Missouri.
Manjoer, S.S., S.H.S. Sekar, B. Juminan, R.H. Mulyono, A.G. Murwanto dan S. Darwati, 1993.Studi Genetik Respon Kekebalan Terhadap Penyakit Tetelo Pada Ayam Lokal Indonesia. Proc. Seminar Nasional. Pengembangan Ternak Ayam Buras Melalui Wadah Koperasi Menyongsong PJPT II
Muktiani. 2009. Mendulang Rupiah dengan Budidaya Itik Pedaging. Cetakan Pertama. Pustaka paru Press. Jakarta
Mulyantini, MGA. 2010. Ilmu Manajemen Ternak Unggas. Yogyakarta: Gajah Mada, University Press
Murtidjo, B.A. 1988. Mengelolah Itik. Cetakan ke-17. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
Natalia, H., D. Nista, Sunarto dan D. S. Yuni. 2005. Pengembangan Ayam Arab. Balai Pembibitan Ternak Unggul Sumbawa.Palembang.
North, M.O. dam D.D Bell. 1990. Commercial Chiken Production Manual. 4th Edition . By Van Nestrod Rainhoul. Newyork.
Nurcahyono, E. M. dan Y.E. Widyastuti. 2001. Usaha Pembesaran Ayam Kampung pedaging. Cetakan ke-5. Penebar Swadaya, Jakarta.
Nuryati , T., Sutarto, M. Khamim, dan P.S. Hardjosworo. 2002. Sukses Menetaskan Telur. Cetakan keempat. Penebar Swadaya, Jakarta.
Paimin, F.B. 2003. Membuat dan Mengelola Mesin Tetas. Penebar Swadaya, Jakarta
Pambudhi, W. 2003. Beternak Ayam Arab Merah Situkang Bertelur. PT. Agromedia Pustaka
Pattison, M. 1993. The Health of Poultry. Longman Scientific and Technical.
Peebles, E.D. and J. Brake. 1985. Relalitionship of egg shell porosity of stage of embryonic development in broiler breed’s. Poult Sci. 64 (12):2388
Permana, E. A. 2007. Karakteristik Telur Tetas Ayam Arab Betina Hasil Inseminasi Buatan Dengan Pejantan Ayam Arab, Pelung dan Wareng Tangerang. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor
Prayitno, D.S., dan B.C. Murad. 2009. Manajemen Kalkun Berwawasan Welfare. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Rahayu,H.S. 2005. Kualitas Telur Tetas Ayam Kampung dengan Waktu Pengulangan Inseminasi Buatan yang Berbeda. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Ramanoff, A. L. and A. J. Ramanoff. 1963. The Avian egg. 2th Ed. John Wiley and Sons, Inc. Newyork
Rasyaf, M. 1991. Pengelolaan Penetasan. Cetakan ke-2. Kanisius, Yogyakarta.
Rasyaf, M., dan I. L. Amrullah. 1983. Peternak Kalkun. Penebar Swadaya, Jakarta
Riyanto, A. 2002. Sukses Menetaskan Telur Ayam. Cetakan ketiga. Agro Media Pustaka, Jakarta.
Rukmana, R.2003. Ayam Buras. Kanisus.Yogyakarta
Saefuddin, 2000.Aberasi Kromosom dan Penurunan Daya Tetas Telur pada Dua Populasi Ayam Petelur. UPI, Bandung.
Sainsbury, D. 1984. Poultry Health of Management. 2th Edition, Granada Publishing.
Samosir , D.J. 1997. Ilmu Ternak Itik. Cetakan ke-1. Gramedia. Jakarta
Sarwono, B. 1994. Ayam Arab Petelur Unggul. Cetakan ke-1. Penebar Swadaya, Jakarta
Septiawan, 2007. Respon Produktivitas dan Reproduktivitas Ayam Kampung dengan Umur Induk yang Berbeda. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor
Septiawan, R. 2009. Seleksi Telur Ayam Bangkok.http://www. Central-bangkok-farm.com/2012/02/seleksi telurayambangkok.html(29 September 2012)
Setioko, A.R. 1998. Penetasan Telur Itik di Indonesia. Jurnal Peternakan. Balai Penelitian Ternak. Bogor
Sinabutar, M. 2009. Pengaruh frekuensi inseminasi buatan terhadap daya tetas telur itik lokal yang di inseminasi buatan dengan semen entok.[Skripsi]. Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. Medan.
Sitman, K., H. Abplanalp., and R. A Frazer. 1996. Inbreeding In Depression Japanese Quil. Genetic. 54: 371—379
Srigandono, B. 1997. Produksi Unggas Air. Cetakan Ke-3. Gajah Mada Universitas Press, YogyakartT.
Steel, R. G. D and. J. H. Torrie. 1991. Prinsip and Prosedur Statistik. Biometri PT. Gramedia Pustaka Indonesia. Jakarta
Sudaryanti, 1990. Pentingnya Memperhatikan Berat Telur tetas Pada
Pemeliharaan Semi Intensif. Proc. Seminar dan Forum Peternak Unggas dan Aneka Ternak. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan , Ciawi-Bogor.
Sudaryani, T dan H. Santoso. 2001. Pembibitan Ayam Ras. Penebar Swadaya, Jakarta.
Sudaryani, T. dan H. Santoso. 2001. Pembibitan Ayam Ras. Cetakan kelima. Penebar Swadaya, Jakarta.
Suharno, B. dan Amri. 2002. Beternak Itik Secara Intensif. Cetakan ke-10. Penebar Swadaya, Jakarta
Sukardi dan M.Mufti, 1989. Penampilan Prestasi Ayam Buras di Kabupaten Banyumas dan Pengembanganya, Procendings, Seminar Nasional Tentang Unggas Lokal , Semarang.
Sulandari, S.,M.S.A. Zein., S. Paryanti, T. Sartika,M. Astuti,T. Widjastuti, E, Sudjana,S. Darana,. I. Setiawan dan D. Garnida .2007. Sumber Daya Genetik Ayam Lokal Indonesia. Keanekaragaman Sumber Daya Hayati Ayam Lokal Indonesia:Manfaat dan Potensi. Pusat Penelitian Bioligi Lembaga Pengetahuaan Indonesia , Jakarta. Hal: 45--67.
Suprijatna, E.,U. Atmomarsono, dan R. Kartasudjana. 2008. Ilmu Dasar Ternak Unggas. Cetakan ke-2. Penebar Swadaya, Jakarta
Suyasa, N. 2006. Peningkatan Produktivitas Ayam Bali Dengan Pola Seleksi Produksi. Seminar Nasional Tehknologi Peternakan dan Veteriner. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali. Denpasar
Hatchability, and Chick Body Weight From Broiler Breeders. J. Poultry Sci. 81:327--332.
Triharyanto, B. 2001. Beternak Ayam Arab. Kanisius, Yogyakarta.
Waluyo, S.P. 1988. Pengaruh Sex Rasio Pada Produktivitas dan Sifat Mengeram Ayam Kedu. Proc. Seminar Nasional Peternakan dan Forum Peternakan Unggas dan Aneka Ternak II. Balai Penelitian Ternak. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Ciawi-Bogor
Warwick, E. J., J. Astuti dan W. Hardjosubroto. 1995. Pemuliaan Ternak, Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Wibowo, Y.T dan Jafendi. 1994. Penentuan daya tetas dengan menggunakan metode gravitasi spesifik pada tingkat berat inisial ayam kampung yang berbeda. Buletin Peternakan, Vol. 18.
Wicaksono, D. 2013. Perbandingan Fertilitas Serta Susut Daya dan Bobot Tetas Ayam Kampung pada Penetasan Kombinasi. Skripsi. Jurusan Peternakan, fakultas Pertanian, Universitas Lampung.
Wirawan, D dan Sitanggang, M. 2003. Meningkatkan Produktivitas Ayam Arab Petelur, Agromedia Pustaka.
Woodark, A.E, H. Ablanalp., W.O. Wilson and Vohra. 1973. Japanese Quail Husbandry In Laboratory (Coturnik- coturnik japonica). Departement of
Afian Scis University of California. Davis CA 95616