Top PDF Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia)

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia)

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia)

Pengaruh Kepuasan Wajib Pajak Terhadap Kwalitas Pelayanan dan Kepatuhan Wajib Pajak Pada Kpp Di Tanjung Karang Yuliana Pengaruh Struktur Modal Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Man[r]

23 Read more

PENGARUH PROFITABILITAS DAN REPUTASI KAP TERHADAP TIMELINESS  LAPORAN KEUANGAN  (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Consumer Goods Yang  Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2013)

PENGARUH PROFITABILITAS DAN REPUTASI KAP TERHADAP TIMELINESS LAPORAN KEUANGAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Consumer Goods Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2013)

publik diwajibkan menyampaikan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh akuntan yang telah terdaftar di BAPEPAM selambat-lambatnya 120 hari terhitung sejak tanggal berakhirnya tahun buku. Untuk laporan keuangan tengah tahunan: (1) selambat-lambatnya 60 hari setelah tengah tahun buku berakhir jika tidak disertai laporan akuntan, (2) selambat- lambatnya 90 hari setelah tengah tahun buku berakhir jika disertai dengan laporan akuntan dalam rangka penelaahan terbatas, (3) selambat-lambatnya 120 hari setelah tengah tahun buku perusahaan berakhir jika disertai laporan akuntan yang memberikan pendapat tentang kewajaran laporan keuangan. Untuk keuangan triwulanan selambat-lambatnya 60 hari setelah triwulan buku perusahaan berakhir. Dan Keputusan Ketua BAPEPAM No.80/PM/1996 tentang kewajiban penyampaian laporan keuangan berkala yang mewajibkan bagi setiap emiten dan perusahaan publik untuk menyampaikan laporan keuangan tahunan perusahaan dan laporan auditor independennya kepada Bapepam selambat-lambatnya pada akhir bulan keempat (120 hari) setelah tanggal laporan keuangan tahunan perusahaan. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka dibutuhkan ketepatan waktu dalam pelaporan keuangan supaya perusahaan dapat memberikan informasi yang berguna bagi para penggunanya.
Show more

30 Read more

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI  AUDIT DELAY DAN RELEVANSINYA TERHADAP TIMELINESS  (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia)

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT DELAY DAN RELEVANSINYA TERHADAP TIMELINESS (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia)

Mengingat begitu pentingnya ketepatan waktu tersebut, menjadikan Audit Delay serta faktor-faktor yang mempengaruhinya, sebagai objek penelitian yang penting untuk dipelajari dan dikaji. Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia ( BEI ) Menara I Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia. Dengan data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari laporan keuangan tahunan (annual report) perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2011 sampai dengan Tahun 2015.
Show more

26 Read more

Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Pada Audit Delay (Studi Empiris pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Pada Audit Delay (Studi Empiris pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Informasi akan mempunyai manfaat jika disampaikan tepat waktu kepada para pemakainya guna pengambilan keputusan. Nilai dari ketepatan waktu pelaporan keuangan merupakan determinan penting bagi tingkat kemanfaatan laporan tersebut (PSAK 2 No.1, IAI, 2009:1.7). Sebaliknya, manfaat dari laporan keuangan akan berkurang jika laporan tersebut tidak tersedia tepat pada waktunya. Informasi keuangan memegang peranan penting dalam pasar modal. Oleh sebab itu, BAPEPAM sebagai otoritas pasar modal dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan peraturan yang cukup ketat mengenai kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. BAPEPAM melalui peraturannya nomor Kep-36/Kep/PM/2003 dan peraturan BEI nomor Kep-307/BEJ/07-2004 mengatur secara ketat waktu penyerahan laporan keuangan ke pasar modal. Manfaat suatu laporan keuangan akan berkurang jika laporan tersebut tidak tersedia tepat pada waktunya. Suatu perusahaan sebaiknya mengeluarkan laporan keuangannya paling lama 4 bulan setelah tanggal neraca (PSAK No 1, IAI, 2009:1.7).
Show more

30 Read more

Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Debt To Equity Terhadap Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan (Studi Pada Perusahaan Asuransi yang Terdaftar di BEI)

Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Debt To Equity Terhadap Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan (Studi Pada Perusahaan Asuransi yang Terdaftar di BEI)

3. Menguji Kelayakan Regresi Berdasarkan hasil uji dengan Hosmer and Lemeshow Test. Hasilnya, nilai Sig. 0,490 lebih besar dari Alpha 5% sehingga kita menerima hipotesis nol (secara statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara profitabilitas, ukuran perusahaan, dan debt to equity dalam hal ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan) sehingga model sudah fit dengan data. Selain itu dengan membandingkan nilai Chi Square hitung Hosmer and Lemeshow Test dengan chi square tabel berikut; 7,444 < 15,507 (hasilnya tetap menerima hipotesis nol). Sehingga hasil penelitian ini menyatakan tidak ada pengaruh yang signifikan antara profitabilitas, ukuran perusahaan, dan debt to equity ratio terhadap ketepatan penyampaian laporan keuangan pada perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan data laporan keuangan tahun 2010 hingga 2012. Nilai Chi Square hitung tersebut dapat dilihat pada tabel 9. sebagai berikut:
Show more

24 Read more

Analisis Pengaruh Book-tax Differences terhadap Persistensi Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

Analisis Pengaruh Book-tax Differences terhadap Persistensi Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

Pengaruh Perbedaan Temporer dan Perbedaan Permanen terhadap Persistensi Laba Penelitian ini dilakukan berdasarkan pendapat dalam literatur analisis keuangan yang fokus utamanya adalah book-tax differences dapat digunakan untuk menilai kualitas laba akuntansi. Karena persistensi laba merupakan expected future earnings maka unsur yang mewakili dari persistensi laba tersebut yaitu Laba bersih (Net Income) (Jackson, 2009 dalam Martani dan Persada, 2008). Penelitian ini memprediksi bahwa pertumbuhan laba akan rendah apabila terdapat perbedaan temporer yang besar. Laba bersih diperoleh dari laba bersih yang terdapat pada laporan keuangan perusahaan. Perbedaan temporer dan perbedaan permanen sendiri diperoleh melalui rekonsiliasi fiskal yang terdapat pada catatan laporan keuangan dan dibagi dengan total aktiva. Dengan demikian Hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini adalah :
Show more

9 Read more

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LEVERAGE, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN COLLATERALIZABLE ASSETS YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN DIVIDEN (Studi Kasus Pada Perusahaan Consumer Goods Industry Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2013-2016)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LEVERAGE, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN COLLATERALIZABLE ASSETS YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN DIVIDEN (Studi Kasus Pada Perusahaan Consumer Goods Industry Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2013-2016)

Laporan laba rugi yang merupakan salah satu sasaran penilaian yang akan dijadikan sebagai dasar bagi investor untuk menanamkan modalnya dalam perusahaan dengan harapan dapat memperoleh return dalam bentuk dividen atau capital gain, karena laporan laba rugi merupakan ukuran tingkat keberhasilan kinerja perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya yang dimilikinya selama suatu periode. Pendapatan (revenues) merupakan arus kas masuk yang diperoleh atau arus kas masuk yang akan diperoleh yang berasal dari aktivitas usaha perusahaan yang masih berlangsung. Pendapatan meliputi arus kas masuk seperti penjualan tunai, dan arus kas masuk prospektif seperti penjualan kredit. Pendapatan diharapkan tetap terjadi selamanya berdasarkan kelangsungan usaha. Dengan semakin tingginya tingkat pendapatan diharapkan dapat menaikkan laba perusahaan, yang pada akhirnya akan meningkatkan jumlah dividen yang dibagikan kepada investor.
Show more

13 Read more

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Private Placement Discount di Indonesia

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Private Placement Discount di Indonesia

Abiprayu, Kris Brantas. 2011. Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Financial Leverage, Kualitas Audit, dan Dividend Payout Ratio terhadap Perataan Laba (studikasus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2006-2009). Semarang: Universitas Dipenogoro

8 Read more

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi  Auditor Switching pada Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2015

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Auditor Switching pada Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2015

Dalam konsep agensi, principalakan memberikan kewenangan kepada agen untuk mengambil keputusan karena agen lebih mengetahui dan memahami informasi mengenai kinerja perusahaan dibandingkan dengan principal. Manajemen perusahaan akan melakukan berbagai tindakan untuk mempertahankan kinerja perusahaan yang baik agar pemegang saham tetap mempercayai kredibilitas laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan sebagai gambaran aktivitas kinerja perusahaan secara keseluruhan. Kemungkinan besar manajemen akan menggunakan jasa akuntan publik yang sesuai dengan kepentingan manajemen. Apabila manajemen perusahaan menganggap auditor sebelumnya sudah tidak sesuai dengan kepentingan manajemen dan dapat membahayakan hilangnya kepercayaan investor maka manajemen perusahaan lebih baik mengganti auditor daripada harus kehilangan investor.
Show more

22 Read more

Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Hasil pengujian terhadap likuiditas menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negative dan tidak signifikan antara variabel Current Ratio (CR) terhadap kebijakan dividen sehingga hasil penelitian ini tidak mendukung hipotesis kedua. Artinya peningkatan dan penurunan likuiditas tidak mempengaruhi kebijakan deviden. Dengan begitu, semakin tinggi likuiditas belum berarti perusahaan tersebut memiliki dana menganggur yang tinggi dan ingin dialokasikan pada kebijakan dividen. Perusahaan yang mempunyai dampak ketidakpastian pembayaran hutang jangka pendek merupakan kondisi perusahaan tersebut berada pada kondisi yang tidak likuid sehingga kas yang masuk sedikit, maka perusahaan akan kesulitan membayar utang dan bahkan kesulitan dalam melakukan kegiatan operasinya. Karena kondisi keuangan yang tidak bagus sehingga kecenderungan perusahaan untuk membagikan dividen menurun. Hal ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Gloria, Grace, dan Winston (2017) yang menunjukkan hasil bahwa likuiditas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen.
Show more

19 Read more

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH

(Studi Empiris pada OPD Kabupaten Gunungkidul)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (Studi Empiris pada OPD Kabupaten Gunungkidul)

Dari hasil analisis yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa variabel Effective Tax Rate berpengaruh positif terhadap Cost Of Debt perusahaan Real estate and property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014-2018. Hal ini senada dengan penelitian yang dilakukan oleh Reylina Purba, Syafi’i, dan Haryono (2018), yang menyatakan Effective Tax Rate berpengaruh signifikan terhadap Cost Of Debt Pengaruh Effective Tax Rate terhadap Cost Of Debt bersifat positif artinya, setiap kenaikkan Effective Tax Rate maka akan diikuti kenaikkan Cost Of Debt. Hal ini sesuai pendapat Fatimatuz Zahro, (2018) Effective Tax Rate terbukti menyebabkan cost of debt menjadi besar karena kreditor lebih memandang perilaku perencanaan pajak sebagai tindakan yang mengandung risiko, yaitu risiko sanksi denda dan sanksi pidana hingga kehilangan reputasi yang dapat merugikan perusahaan dalam kelangsungan hidup usahanya. Jika perusahaan lebih berisiko maka kreditur akan menerima pengembalian yang lebih besar untuk menutupi risiko tersebut
Show more

91 Read more

Faktor-faktor yang mempengaruhi earnings response

Coefficient (erc) pada perusahaan manufaktur yang

Terdaftar di bei

Faktor-faktor yang mempengaruhi earnings response Coefficient (erc) pada perusahaan manufaktur yang Terdaftar di bei

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang secara signifikan dapat mempengaruhi Koefisien Respon Laba (ERC). Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2012-2016. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Terdapat total 280 data yang diuji dalam penelitian ini. Analisis regresi linear berganda digunakan pada penelitian untuk menguji hipotesis. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah persistensi laba, profitabilitas, struktur modal, kesempatan bertumbuh, ukuran perusahaan, kualitas audit, pengungkapan CSR, dan konservatisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan positif terhadap ERC. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa persistensi laba dan kesempatan bertumbuh memiliki pengaruh signifikan negatif terhadap ERC. Sementara itu struktur modal, kualitas audit, pengungkapan CSR, dan konservatisme memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap ERC.
Show more

13 Read more

Analisis Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2017

Analisis Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2017

1,2 Program Studi Akuntansi, STIE Bhakti Prasetya Karya Praja, Jakarta 2* coresponding author's email: ridwan.8900@gmail.com AbstrakPertumbuhan perusahaan menjadi faktor penentu dalam konteks berinvestasi. Perusahaan makanan dan minuman menjadi kategori industri yang sangat strategis khususnya di Indonesia. Sektor ini juga menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Bruto (PDB) dalam kurun waktu beberapa tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan yang terdiri dari rasio cepat, rasio utang terhadap ekuitas, total perputaran aset, margin laba bersih secara parsial terhadap pertumbuhan laba perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2013-2017. Penelitian ini termasuk jenis kuantitatif.Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dan sampel sebanyak 11 perusahaan makanan dan minuman. Metode analisis data menggunakan statistik deksriptif, analisis regresi data panel, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan laba dapat dipengaruhi secara simultan berdasarkan rasio cepat, rasio utang terhadap ekuitas, total perputaran asset secara positif, dan margin laba bersih dengan kontribusi sebesar 13,26% dan 86,74% dijelaskan variabel di luar variabel yang diteliti. Hasil uji parsial hanya membuktikan total asset turnover atas rasio aktivitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba.
Show more

16 Read more

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persistensi Laba

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persistensi Laba

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volatilitas arus kas independen, volatilitas penjualan, siklus operasi, tingkat utang, ukuran perusahaan dan perbedaan pajak buku dalam persistensi laba. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laporan tahunan laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Metode pemilihan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda yang meliputi uji normalitas, uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis. Total sampel dalam penelitian ini adalah 49 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa voaltility arus kas I, volatilitas penjualan, tingkat hutang, ukuran perusahaan dan temporer berbeda mempengaruhi persistensi laba. Sementara itu, siklus operasi dan permanen berbeda tidak berpengaruh terhadap persistensi laba.
Show more

9 Read more

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Akuntansi Akrual pada Entitas Pemerintah Daerah

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Akuntansi Akrual pada Entitas Pemerintah Daerah

Untuk variabel pelatihan staf keuangan, kualitas teknologi informasi dan dukungan konsultan diukur dengan menggunakan instrument kuesioner yang terdiri dari beberapa pertanyaan sampai sejauh mana responden setuju, dengan skala likert 5 poin ( 1 = sangat tidak setuju, sampai dengan 5 = sangat setuju). Variabel pengalaman dalam menjalankan basis kas menuju akrual diukur dengan menggunakan jumlah tahun sejak pertama kali satuan kerja menggunakan basis kas menuju akrual dalam laporan keuangannya. Variabel latar belakang pendidikan pimpinan diukur secara dikotomis, jika pimpinan satuan kerja berasal dari lulusan ekonomi, akuntansi atau manajemen maka diberi nilai 1 dan jika selain itu diberi nilai 0. Kemudian untuk variabel ukuran satuan kerja diukur dengan menggunakan jumlah pegawai dari satuan kerja.
Show more

13 Read more

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi repurchase intention website konsumen Zalora di Surabaya

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi repurchase intention website konsumen Zalora di Surabaya

Manfaat ditujukan terutama bagi manajemen Zalora yang menjual produk-produk fashion untuk meningkatkan niat membeli kembali dengan memberikan informasi yang lengkap dan akurat agar memudahkan konsumen dalam mencari, melihat, dan membaca informasi serta komentar tentang produk fashion yang dijual. Informasi yang disediakan antara lain tentang kesesuaian foto produk fashion dengan produk aslinya, serta mendeskripsikan produk dengan jelas seperti karakteristik bahan, tekstur, ukuran, warna, dan fasilitas „zoom‟ untuk dapat melihat produk lebih dekat. Menawarkan produk fashion yang up to date, harga yang kompetitif, penawaran yang menarik berupa discount atau buy one get one free, proses cepat, membuat fitur-fitur yang unik tapi tetap mudah digunakan, meningkatkan kualitas keamanan, dan kemudahan dalam melakukan pembayaran penting dilakukan agar pelanggan secara berkesinambungan mengunjungi Zalora.
Show more

11 Read more

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEHANDALAN NILAI INFORMASI KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEHANDALAN NILAI INFORMASI KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH

Teknologi informasi ini merupakan kombinasi teknologi komputer yang terdiri dari perangkat keras dan lunak untuk mengolah, menyimpan dan menghasilkan informasi yang berkualitas yaitu tepat waktu, relevan, akurat, lengkap dengan teknologi komunikasi untuk melakukan penyaluran informasi. Di sini teknologi komunikasi digunakan sebagai alat penyaluran informasinya, sedangkan informasinya diolah dan disimpan dalam komputer. Dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi yang memanfaatkan komputer sebagai perangkat utama dalam pengelolaan keuangan daerah maka informasi keuangan yang dihasilkan dapat memenuhi kualitas laporan keuangan diantaranya keandalan. Berdasarkan tabel anti image matrices, nilai MSA pemanfaatan teknologi informasi sebesar 0.868. Nilai ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi lebih besar dari 0.5, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap keandalan nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah.
Show more

10 Read more

PENGARUH KARAKTERISTIK KOMITE AUDIT TERHADAP KUALITAS AUDIT  (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

PENGARUH KARAKTERISTIK KOMITE AUDIT TERHADAP KUALITAS AUDIT (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

ini mendukung penelitian Yang dan Krishan (2005), Liu dan Sun (2010) menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif antara rata-rata masa jabatan anggota komite audit dengan manajemen laba sehingga dikatakan bahwa keanggotaan komite audit independen dapat secara efektif mengawasi pelaporan keuangan. Hal ini juga dibuktikan dengan 84,22% keanggotaan komite audit pada perusahaan yang terdaftar di BEI memiliki masa jabatan yang sama. Akan tetapi, hasil pengujian tidak mendukung penelitian Othmana et al. (2014) yang menyatakan bahwa masa jabatan komite audit yang lama berdampak pada kinerja yang lebih tinggi dalam pengungkapan etika secara sukarela. Hal ini dapat dipahami bahwa masa jabatan keanggotaan komite audit yang panjang tidak menjamin akan secara efektif dapat mengawasi pelaporan keuangan. Dengan demikian, semakin pendek masa jabatan komite audit, maka efektivitas dalam pelaporan keuangan dapat di-monitoring dengan baik yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas audit.
Show more

34 Read more

Family Control, Institutional Ownership, Dan Kebijakan Dividen Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Family Control, Institutional Ownership, Dan Kebijakan Dividen Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Kepemilikan saham oleh institusi dapat menjadi counterbalance bagi pemegang saham keluarga yang bersifat mayoritas, dan diharapkan dapat mengurangi masalah keagenan antara investor mayoritas dan minoritas. Keberadaan pemegang saham institusional dapat menjadi monitoring agent yang efektif mengawasi secara intensif untuk membatasi perilaku dan tindakan manajemen pengendali, dalam hal ini pemegang saham keluarga yang bersifat oportunistik seperti penyalahgunaan laba perusahaan oleh manajemen untuk meningkatkan kesejahteraan sendiri (Bathala, Moon, & Rao, 1994); (Bushee, 1998). Pemegang saham institusi mempunyai kekuatan untuk memonitor perusahaan (Grossman & Hart, 1980); (Shleifer & Vishny, 1986). Monitoring pemegang saham institusi dilakukan dengan terlibat dalam keputusan strategis perusahaan seperti memberi pertimbangan mengenai rasio pembayaran dividen yang wajar. Rasio pembayaran yang wajar akan memastikan investasi perusahaan tetap berada pada level optimal yang dibutuhkan untuk menjamin pertumbuhan perusahaan. Dengan demikian, penggunaan berlebihan ekses kas dari laba bersih oleh pemegang saham mayoritas dapat dihindarkan.
Show more

9 Read more

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Di BMT Hasanah Ponorogo

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Di BMT Hasanah Ponorogo

Demikian prinsip hukuman yang selalu berhubungan dengan berkurangnya frekuensi tanggapan apabila tanggapan itu diikuti oleh rangsangan yang juga memenuhi syarat. Perlu juga diingat bahwa terhadap dua macam hukuman, yaitu: pertama, hukuman dengan penghilangan (removal), hal ini terjadi karena suatu pengukuhan positif di hilangkan secara bersyarat, misalnya adanya kelambatan seseorang yang dapat menyebabkan kehilangan sejumlah uang dari upahnya sendiri. Kedua, hukuman dengan penerapan, hal ini terjadi apabila suatu pengukuhan atau penguatan yang bersifat negatif diterapkan secara bersyarat, misalnya di tegur oleh atasan karena menjalankan tugas dengan jelek (Hasibuan, 2014).
Show more

18 Read more

Show all 10000 documents...

Related subjects