III. METODE PENELITIAN
3.1Jenis Penelitian dan Metode Pengumpulan Data
3.1.1 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: 1. Penelitian Pustaka (Library Research)
Penelitian pustaka adalah metode penelitian yang dilakukan dengan mempelajari literatur-literatur dan tulisan-tulisan yang mempunyai kaitan erat dengan permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini.
2. Penelitian Lapangan
Penelitian lapangan ini dilakukan dengan cara mengambil data secara langsung dengan teknik wawancara dan penyebaran kuesioner.
3.1.2 Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa teknik yaitu:
2. Dokumentasi, yaitu dengan membaca buku atau literatur atau karya ilmiah lainnya dan sumber data lain yang berasal dari media elektronik seperti internet yang mempunyai hubungan dengan penulisan penelitian ini.
3.2 Metode Penentuan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Strata Satu Reguler dan Program Diploma III Fakultas Ekonomi Universitas Lampung angkatan 2007-2009 yang masih aktif.
Tabel 2. Jumlah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Strata Satu Reguler dan Program Diploma III, Tahun 2007-2009 Universitas Lampung yang Masih Aktif
Tahun S1 MGT
S1 IESP
S1 AKT
D3 AKT
D3
perpajakan D3
pemasaran D3
keuangan
Total
2007 123 99 94 114 57 48 107 642
2008 129 77 105 74 38 27 51 501
2009 150 119 103 62 35 9 54 532
Jumlah 402 295 302 250 130 84 212 1675
Sumber: Data diolah dari siakad.unila.ac.id, Januari 2010
Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode
non-probability sampling dengan teknik Purposive Sampling. Teknik ini merupakan
Sampel yang purposif adalah sampel yang dipilih dengan cermat sehingga relevan dengan rancangan penelitian. Teknik ini dipilih oleh peneliti karena peneliti juga memiliki keterbatasan dana dan waktu.
Untuk mencari besarnya sampel yang dapat mewakili penelitian ini, digunakan rumus untuk mengestimasi proporsi, yaitu:
) 1 ( ) 1 (
) 1 (
p p D N
p p N n
Dimana : 0,0025
4 ) 10 , 0 ( 4
2 2
B
D Keterangan :
N = besarnya populasi, dalam penelitian ini populasi berjumlah 1675 yang merupakan mahasiswa strata satu fakultas dan program diploma III ekonomi Universitas Lampung.
n = besarnya sampel. p = proporsi yang diduga. D = estimasi terhadap mean.
B = bound of error, dalam penelitian ini tingkat kepercayaan yang digunakan adalah sebesar 90%, sehingga nilai B = 10%.
Dari penelitian yang telah dilakukan, kita tidak mengetahui nilai p, maka nilai p dianggap 0,5 (Nazir, 2003:289). Berdasarkan rumus tersebut, besarnya sampel yang harus diambil adalah:
n = 1675 . 0,5 (1 – 0,5) (1675 – 1)0,0025 + 0,5 (1 – 0,5) = 418,75
4,435
Berdasarkan rumus estimasi proporsi, maka sampel yang akan diambil sebanyak 94 responden dari Mahasiswa Strata Satu Reguler dan Program Diploma III Fakultas Ekonomi Universitas Lampung yang menggunakan produk kecantikan wajah.
Untuk menentukan besarnya sampel per jurusan, digunakan metode alokasi proporsional, dapat dilihat pada lampiran 18, dengan rumus:
n = Jumlah Mahasiswa Per jurusan x Ukuran Sampel Jumlah Mahasiswa
3.3 Variabel Operasional Tabel 3. Variabel Operasional
Variabel/ Sub Variabel
Indikator Konsep Ukuran Skala
Sikap (X) kepercayaan (kognitif)
emosi (afektif )
keinginan berperilaku (konatif)
Ekspresi sederhana dari bagaimana kita suka atau tidak suka terhadap beberapa hal.
1. Kepercayaan Pengalaman langsung dan informasi
Menggambarkan
pengetahuan dan persepsi terhadap suatu objek sikap
Percaya memiliki atribut yang spesifik dan mengarah pada hasil baik
Skala Likert
2. Emosi Menilai produk Menggambarkan perasaan
dan emosi tersebut terhadap suatu produk atau merek
Penilaian konsumen terhadap suatu produk apakah baik atau buruk, disukai atau tidak disukai
Skala Likert
3. Keinginan Berprilaku
bertindak Menggambarkan
kecenderungan dari seseorang untuk melakukan tindakan tertentu yang berkaitan dengan objek sikap
Melakukan tindakan terhadap produk atau merek
Variabel/ Sub Variabel
Indikator Konsep Ukuran Skala
Perluasan
Merek Kesamaan (Similarity)
Reputasi (Reputation)
Pengambil Resiko
(Perceived Risk)
Inovasi
(Innovativeness)
didefinisikan sebagai penggunaan merek yang sudah ada pada produk baru dimana produk tersebut memiliki kategori yang berbeda dengan merek yang digunakannya.
1. Kesamaan Mengenal produk pond’s Merupakan tingkat minimal dari kesadaran merek. Tahap pengenalan terhadap merek
Kesadaran akan keberadaan produk
Pernah melihat produk pond’s
Skala Likert
2 Reputasi Memiliki ingatan akan produk pond’s
Pengenalan kembali terhadap merek didasarkan pada permintaan seseorang untuk menyebutkan merek tertentu dalam suatu kelas produk Mampu menyebutkan produk pond’s saat ditanyakan mengenai produk kecantikan wajah Skala Likert 3. Pengambil Resiko Merupakan merek kecantikan wajah utama
Merek tersebut merupakan merek utama dari berbagai merek yang ada di benak pengonsumsi atau pengguna.
Saat disebutkan merek kecantikan wajah yang pertama kali di sebut adalah merek pond’s
Skala Likert
4. Inovasi Kemasan produk pond’s yang menarik
Aspek kepribadaian yang berhubungan dengan penerimaan konsumen untuk mencoba produk baru atau merek baru
Konsumen suka melakukan lebih banyak evaluasi pada perluasan merek terutama dalam hal jasa
Skala Likert
Perilaku konsumen
Keputusan pembelian Tindakan-tindakan yang dilakukan konsumen baik individu maupun organisasi dalam
Mendapatkan produk atau jasa untuk dikonsumsi yang mana tindakan tersebut terdapat proses
3.4 Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur
3.4.1 Uji Validitas
Uji Validitas digunakan untuk menunjukan seberapa baik suatu instrumen mengukur konsep yang seharusnya diukur. Uji validitas dalam penelitian ini, menggunakan uji Pearson dengan bantuan SPSS (Statistical Product and Service Solution) sampai diperoleh hasil yang valid. Instrumen yang valid berarti
instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukurnya secara tepat dan benar.
3.4.2 Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas digunakan untuk menunjukan sejauh mana alat pengukur (instrumen) yang digunakan dapat dipercaya atau dilakukan untuk mengetahui konsistensi dan ketepatan pengukuran. Pengujian reliabilitas ditunjukkan oleh koefisien Alpha Croanbach dan dapat diolah dengan bantuan SPSS (Statistical Product and Service Solution).
22
11 1
1 i
i
k k r
Keterangan:
11
r = Reliabilitas instrumen
k = Banyak butir pertanyaan
2i
= Jumlah varians pertanyaan
2 i
Dimana
n n
X
Xi i
i
2
2
2
Selanjutnya indeks kereliabelan di interprestasikan dengan menggunakan tabel interpretensi r untuk menyimpulkan bahwa alat ukur yang digunakan mempunyai reliable atau tidak.
3.5 Alat Analisis
3.5.1 Analisis Deskriptif
Menganalisis permasalahan dan mencari jalan pemecahan masalah dengan
menggunakan data yang terkumpul dari hasil kuesioner yang dihubungkan dengan teori pemasaran atau pendekatan-pendekatan yang berkaitan dengan perilaku konsumen dalam melakukan kegiatan, perluasan merek, niat pembelian.
3.5.2 Analisis Kuantitatif
Y = a + b
1x
1+ b
2x
2+e
Keterangan :
Y = Perilaku Konsumen x 1 = variabel Sikap
x2 = variabel Perluasan Merek a = Bilangan konstanta b = Koefisien regresi