• No results found

ebookgratis.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Share "ebookgratis.pdf"

Copied!
78
0
0

Loading.... (view fulltext now)

Full text

(1)

"Eloquent, Agile and Faster Speaking with...

"Eloquent, Agile and Faster Speaking with...

"Mastering The Secret of Hypocritical English"

"Mastering The Secret of Hypocritical English"

Belajar Speaking Hanya

Belajar Speaking Hanya

3 Minggu

3 Minggu

Garansi Fasih, Lincah dan Laju Speaking

Garansi Fasih, Lincah dan Laju Speaking

Bersertifikat Resmi

Bersertifikat Resmi

Pertama di Indonesia & Melancong ke Beberapa Neg

Pertama di Indonesia & Melancong ke Beberapa Negara

ara

DR.Baiquni.MA

DR.Baiquni.MA

(Director, Chief & Founder - Alumnus of Cambridge University)

(Director, Chief & Founder - Alumnus of Cambridge University)

(2)
(3)

Baca Berita Menarik Ini !

Baca Berita Menarik Ini !

Rahasia Ini Hanya Khusus Untuk Anda

Rahasia Ini Hanya Khusus Untuk Anda

Rahasia Ini Hanya Khusus Untuk Anda

Rahasia Ini Hanya Khusus Untuk Anda

Rahasia Ini Hanya Khusus Untuk Anda

Rahasia Ini Hanya Khusus Untuk Anda

Rahasia Ini Hanya Khusus Untuk Anda

Rahasia Ini Hanya Khusus Untuk Anda

DR.Baiquni.MA DR.Baiquni.MA

Dalam belajar Bahasa Inggris ada 2 (dua) tujuan yang ingin dicapai : Dalam belajar Bahasa Inggris ada 2 (dua) tujuan yang ingin dicapai : 1. Pandai Berbicara

1. Pandai Berbicara

2. Menjadi GURU Bahasa Inggris

2. Menjadi GURU Bahasa Inggris

Pertama,

Pertama, Kalau tujuan kita untuk pandaiKalau tujuan kita untuk pandai bercakap-cakap Bahasa Inggrisbercakap-cakap Bahasa Inggris maka mudah saja caranya.maka mudah saja caranya. Kita hanya sering latihan atau mempraktekkan conversation atau percakapan yang bisa kita dapatkan di Kita hanya sering latihan atau mempraktekkan conversation atau percakapan yang bisa kita dapatkan di banyak buku Percakapan Bahasa Inggris

banyak buku Percakapan Bahasa Inggris (kami melihat ada kursus (kami melihat ada kursus Bahasa Inggris Conversation yang bagusBahasa Inggris Conversation yang bagus,,

mudah dan cepat untuk dipelajari, dipahami dan dipraktekkan baik bagi pemula, pelajar, mahasiswa atau

mudah dan cepat untuk dipelajari, dipahami dan dipraktekkan baik bagi pemula, pelajar, mahasiswa atau

umum. Ketika kami membaca dan meneliti metodenya, kami kira itu cocok buat yang mau cepat pandai

umum. Ketika kami membaca dan meneliti metodenya, kami kira itu cocok buat yang mau cepat pandai

ngomong Inggris dan ditambah lagi penguasaan STRUKTUR yang sangat PRAKTIS. Di dalam Modul itu,

ngomong Inggris dan ditambah lagi penguasaan STRUKTUR yang sangat PRAKTIS. Di dalam Modul itu,

kami dapatkan sebuah metode yang memberikan 3 (tiga) solusi terhadap penghalang atau penghambat

kami dapatkan sebuah metode yang memberikan 3 (tiga) solusi terhadap penghalang atau penghambat

kemajuan berbahasa. Dan hebatnya hal itu tanpa disadari oleh peserta kursus. Dan kehebatan yang lebih

kemajuan berbahasa. Dan hebatnya hal itu tanpa disadari oleh peserta kursus. Dan kehebatan yang lebih

mengherankan lagi adalah peserta kursus pandai membuat kalimat Bahasa Inggris sendiri secara mandiri,

mengherankan lagi adalah peserta kursus pandai membuat kalimat Bahasa Inggris sendiri secara mandiri,

mereka dibimbing cerdas menyusun kata dan kalimat untuk berbicara. Apa kehebatan lain).

mereka dibimbing cerdas menyusun kata dan kalimat untuk berbicara. Apa kehebatan lain).

Kursus Bahasa Ceh Yogyakarta telah membuat sistem praktis percakapan Bahasa Inggris.

Kursus Bahasa Ceh Yogyakarta telah membuat sistem praktis percakapan Bahasa Inggris.  Kita tidak Kita tidak usah mempelajari Grammar Bahasa Inggris. Kenapa ? Coba kita perhatikan diri daerah kita masing-masing, usah mempelajari Grammar Bahasa Inggris. Kenapa ? Coba kita perhatikan diri daerah kita masing-masing, kita tidak pernah belajar tata Bahasa

kita tidak pernah belajar tata Bahasa Sunda, Betawi, Jawa, Madura, Bugis, PadangSunda, Betawi, Jawa, Madura, Bugis, Padang,dll. tapi kita bisa,dll. tapi kita bisa bercakap-cakap. Iya Kan ? Bahkan sangat amat lancar sekali kita berbicara. Syaratnya adalah sering bercakap-cakap. Iya Kan ? Bahkan sangat amat lancar sekali kita berbicara. Syaratnya adalah sering

(4)

diucapkan dipraktekkan kepada teman. Kalau kita tahu sedikit tentang kosa kata atau kalimat Bahasa Inggris diucapkan dipraktekkan kepada teman. Kalau kita tahu sedikit tentang kosa kata atau kalimat Bahasa Inggris maka kita tinggal praktekkan maka nantinya menjadi

maka kita tinggal praktekkan maka nantinya menjadi bukit.bukit. Misalnya kita ngerti Misalnya kita ngerti How are youHow are you ? ya, ucapkan ? ya, ucapkan aja sama teman bila bertemu. Jangan

aja sama teman bila bertemu. Jangan takut salahtakut salah dan jangan dan jangan malu.malu. Dosen kami dari Australia juga pernahDosen kami dari Australia juga pernah mengatakan

mengatakan kami pun dalam berbicara sering salah mengucapkan. kami pun dalam berbicara sering salah mengucapkan. Cara yang sangat jitu untuk menghafal banyak Vocabularies

Cara yang sangat jitu untuk menghafal banyak Vocabularies  atau  atau Kosa kataKosa kata  adalah  adalah seringsering mempraktekkan.

mempraktekkan.

kami mempunyai seorang teman dari Malang dia sempat tinggal di Australia selama 2 tahun karena kami mempunyai seorang teman dari Malang dia sempat tinggal di Australia selama 2 tahun karena mengobat

mengobati istrinya yang sakit i istrinya yang sakit ke Australia. Ketika ada teman kami ke Australia. Ketika ada teman kami dari Amerika datang ke rumah kami dari Amerika datang ke rumah kami makamaka teman kami dari Malang tadi

teman kami dari Malang tadi ngobrol dengan teman kami dari Amerika dengan lancarnya. Dia tidak mengertingobrol dengan teman kami dari Amerika dengan lancarnya. Dia tidak mengerti Grammar Bahasa Inggris tetapi dia sangat

Grammar Bahasa Inggris tetapi dia sangat pandai berbicara Bahasa Inggris. Ingin pandai berbicarapandai berbicara Bahasa Inggris. Ingin pandai berbicara Bahasa Inggris dengan lancar

Bahasa Inggris dengan lancar maka jangan maka jangan tergantungtergantung dengan dengan GRAMMARGRAMMAR.. Kalau kita kuliah tapi bukan jurusan Bahasa Inggris atau kita memilih

Kalau kita kuliah tapi bukan jurusan Bahasa Inggris atau kita memilih kedokteran, biologikedokteran, biologi  atau yang  atau yang lainnya maka kita tidak terlalu penting mempelajari Grammar tapi yang penting adalah kita pandai berbicara lainnya maka kita tidak terlalu penting mempelajari Grammar tapi yang penting adalah kita pandai berbicara dan memahami pembicaraan. Apalagi kita kuliah di luar negeri, ketika dosen mengajarkan tentang biologi dan memahami pembicaraan. Apalagi kita kuliah di luar negeri, ketika dosen mengajarkan tentang biologi misalnya maka ia tdak menanyai grammar tapi membahas tentang pelajaran biologi yang mana pembicaraan misalnya maka ia tdak menanyai grammar tapi membahas tentang pelajaran biologi yang mana pembicaraan dia harus kita pahami agar kita dapat mengerti pelajaran yang dia sampaikan (tentunya disampaikan dengan dia harus kita pahami agar kita dapat mengerti pelajaran yang dia sampaikan (tentunya disampaikan dengan Bahasa Inggris).

Bahasa Inggris).

Jadi tidak begitu penting Grammar tapi yang penting bagaimana kita pandai bicara dan pandai memahami Jadi tidak begitu penting Grammar tapi yang penting bagaimana kita pandai bicara dan pandai memahami pembicaraan.

pembicaraan. Kedua,

Kedua, Kalau tujuan belajar adalah menjadiKalau tujuan belajar adalah menjadi Guru atau Pengajar Bahasa InggrisGuru atau Pengajar Bahasa Inggris maka disampingmaka disamping pandai bercakap-cakap Bahasa Inggris, kita juga harus pandai Grammar atau Struktur Tata Bahasa.

pandai bercakap-cakap Bahasa Inggris, kita juga harus pandai Grammar atau Struktur Tata Bahasa. kami ambilkan contoh, kita semua pandai ngomong Bahasa Indonesia tapi apakah kita semua jadi

kami ambilkan contoh, kita semua pandai ngomong Bahasa Indonesia tapi apakah kita semua jadi GuruGuru Bahasa Indonesia di Sekolah atau Universitas

Bahasa Indonesia di Sekolah atau Universitas  ? Tentunya tidak bukan ? Yang bisa dipilih mengajar  ? Tentunya tidak bukan ? Yang bisa dipilih mengajar Bahasa Indonesia tentunya mereka yang mengerti Tata Bahasa Indonesia atau memiliki Keahlian atau Bahasa Indonesia tentunya mereka yang mengerti Tata Bahasa Indonesia atau memiliki Keahlian atau

(5)

Pendidikan Formal Akademik Bahasa Indonesia. Kita bisa bercakap-cakap Bahasa Indonesia tapi belum tentu bisa mengajar Bahasa Indonesia.

Nah !, begitu juga dengan Bahasa Inggris. Semua orang Amerika, England atau Australia pandai berbicara Bahasa Inggris tapi apakah mereka semua bisa jadi GURU Bahasa Inggris  di sekolah atau Universitas Cambridge atau Oxford. Tentunya tidak bukan ? Apalagi mengajar Sastra Bahasa Inggris maka harus benar-benar menguasai Tata Bahasa Inggris. Tidak hanya pandai bicara, karena nanti akan ada pertanyaan dari siswa atau mahasiswa terhadap bahasa tersebut. Kalau kita tidak bisa menjelaskan maka kita berarti bukan ahli bahasa tersebut. Bagi mereka yang tidak mengerti Tata Bahasa maka dijamin mereka kurang memahami keindahan bahasa tersebut.

Kata Profesor kami di England, bahasa Inggris bermula dari lahirnya bahasa Inggris di pulau Britania kurang lebih 1.500 tahun yang lalu. Bahasa Inggris adalah sebuah bahasa Jermanik Barat yang berasal dari dialek-dialek Anglo-Frisia yang dibawa ke pulau Britania oleh para imigran Jermanik dari beberapa bagian barat laut daerah yang sekarang disebut Belanda dan Jerman. Pada awalnya, bahasa Inggris Kuno adalah sekelompok dialek yang mencerminkan asal-usul beragam kerajaan-kerajaan Anglo-Saxon di Inggris. Salah satu dialek ini, Anglo-Saxon Barat akhirnya yang berdominasi. Lalu bahasa Inggris Kuno yang asli kemudian dipengaruhi oleh dua gelombang invasi.

Gelombang invasi pertama adalah invasi para penutur bahasa dari cabang Skandinavia keluarga bahasa Jerman. Mereka menaklukkan dan menghuni beberapa bagian Britania pada abad ke-8 dan ke-9. Lalu gelombang invasi kedua ini ialah suku Norman pada abad ke-11 yang bertuturkan sebuah dialek bahasa Perancis. Kedua invasi ini mengakibatkan bahasa Inggris "bercampur" sampai kadar tertentu (meskipun tidak pernah menjadi sebuah bahasa campuran secara harafiah).

Hidup bersama dengan anggota sukubangsa Skandinavia akhirnya menciptakan simplifikasi tatabahasa dan pengkayaan inti Anglo-Inggris dari bahasa Inggris.

(6)

Suku-suku bangsa Jermanik yang memelopori bahasa Inggris (suku Anglia, Saxon, Frisia, Jute dan mungkin juga Frank), berdagang dengan dan berperang dengan rakyat Kekaisaran Romawi yang menuturkan bahasa Latin dalam proses invasi bangsa Jermanik ke Eropa dari timur. Dengan itu banyak kata-kata Latin yang masuk kosakata-kata bangsa-bangsa Jermanik ini sebelum mereka mencapai pulau Britania.

Contohnya, camp (kamp), cheese (keju), cook (memasak), dragon (naga), fork (porok, garpu), giant (raksasa), gem (permata), inch (inci), kettle (ketel), kitchen (dapur),linen (kain linen), mile (mil), mill (kincir angin), noon (siang), oil (oli, minyak), pillow (bantal), pin (paku), pound (pon), soap (sabun), street (jalan), table (meja), wall (tembok),dan wine (anggur). Bangsa Romawi juga memberi bahasa Inggris beberapa kata yang mereka sendiri pinjam dari bahasa-bahasa lain seperti kata-kata: anchor (jangkar), butter (mentega), cat (kucing), chest (dada), devil (iblis),dish (piring, makanan), dan sack (saku).

Menurut Anglo-Saxon Chronicle , sekitar tahun 449, Vortigern, Raja Kepulauan Britania, mengundang "Angle kin" (Suku Anglia yang dipimpin oleh Hengest dan Horsa) untuk menolongnya dalam penengahan konflik dengan suku Pict. Sebagai balasannya, suku Angles diberi tanah di sebelah tenggara Inggris. Liet5uryi 5u6 wsdalu pertolongan selanjutnya dibutuhkan dan sebagai reaksi "datanglah orang-orang dari Ald Seaxum dari Anglum dari Iotum" (bangsa Saxon, suku Anglia, dan suku Jute). Chronicle  ini membicarakan masuknya banyak imigran atau pendatang yang akhirnya mendirikan tujuh kerajaan yang disebut dengan istilah heptarchy . Para pakar modern berpendapat bahwa sebagian besar cerita ini merupakan legenda dan memiliki motif politik. Selain itu identifikasi para pendatang di Inggris dengan suku Angle, Saxon, dan Jute tidak diterima lagi dewasa ini (Myres, 1986, p. 46 dst.), terutama setelah diterima bahwa bahasa Anglo-Saxon ternyata lebih mirip dengan bahasa Frisia daripada bahasa salah satu sukubangsa yang disebut di atas ini.

Dekade Bahasa Inggris Kuno

Para pendatang yang menginvasi pulau Britania mendominasi penduduk setempat yang menuturkan bahasa Keltik. Bahasa Keltik akhirnya bisa lestari di Skotlandia, Wales dan Cornwall.

(7)

Dialek-dialek yang dipertuturkan oleh para pendatang yang menginvasi Britania pada zaman sekarang disebut dengan nama bahasa Inggris Kuno, dan akhirnya bahasa Anglo-Saxon. Kemudian hari, bahasa ini dipengaruhi bahasa Jermanik Utara; bahasa Norwegia Kuna yang dipertuturkan oleh kaum Viking yang menginvasi dan akhirnya bermukim di sebelah timur laut Inggris (lihat Jórvík). Para pendatang yang bermukim lebih awal menuturkan bahasa-bahasa Jermanik dari cabang yang berbeda. Banyak dari akar kosakata mereka memang sama atau mirip, meski tatabahasanya agak lebih berbeda termasuk prefiks (awalan), sufiks (akhiran), dan hukum infleksi (takrifan) dari banyak kata-kata. Bahasa Jermanik dari orang-orang Britania yang berbahasa Inggris Kuno ini, terpengaruhi kontak dengan orang-orang Norwegia yang menginvasi Britania. Hal ini kemungkinan besar merupakan alasan daripada penyederhanaan morfologis bahasa Inggris Kuno, termasuk hilangnya jenis kelamin kata benda dan kasus (kecuali pronominal). Karya sastra ternama yang masih lestari dari masa Inggris Kuno ini adalah sebuah fragmen wiracarita "Beowulf". Penulisnya tidak diketahui, dan karya ini sudah dimodifikasi secara besar oleh para rohaniwan Kristen, lama setelah digubah.

Kemudian introduksi agama Kristen di Britania menambah sebuah gelombang baru yang membawa banyak kata-kata pinjaman dari bahasa Latin dan bahasa Yunani.

Selain ada yang berpendapat bahwa pengaruh bahasa Norwegia berlangsung sampai pada Abad Pertengahan awal.

Masa Inggris Kuno secara resmi berakhir dengan Penaklukan Norman, ketika bahasa Inggris secara drastik dipengaruhi bahasa kaum Norman ini yang disebut bahasa Norman dan merupakan sebuah dialek bahasa Perancis.

Penggunaan istilah Anglo-Saxon untuk mendeskripsikan pembauran antara bahasa serta budaya Anglia dan Saxon merupakan sebuah perkembangan modern. Menurut Lois Fundis, (Stumpers-L, Jum’at, 14 Des 2001)

"The first citation for the second definition of 'Anglo-Saxon', referring to early English language or a certain dialect thereof, comes during the reign of Elizabeth I, from an historian named Camden,

(8)

times."

"Kutipan pertama untuk definisi kedua 'Anglo-Saxon', merujuk pada bahasa Inggris awal atau dialek tertentu dari bahasa ini, muncul selama pemerintahan Elizabeth I, dari seorang sejarawan bernama Camden, yang kelihatannya menjadi orang paling bertanggung jawab untuk menjadi terkenalnya istilah ini pada masa modern."

Dekade Bahasa Inggris Pertengahan

Selama 300 tahun setelah invasi kaum Norman di Britania pada tahun 1066, raja-raja Norman dan kaum bangsawan hanya menuturkan bahasa Perancis dialek Norman saja yang disebut dengan namabahasa Anglo-Norman. Sementara itu bahasa Inggris berlanjut sebagai bahasa rakyat. Sementara Anglo-Saxon Chronicle tetap ditulis sampai tahun 1154, sebagian besar karya sastra lainnya dari masa ini ditulis dalam bahasa Perancis Kuna atau bahasa Latin.

Sejumlah besar kata-kata Norman dipinjam dalam bahasa Inggris Kuno dan menghasilkan banyak sinonim (sebagai contoh diambil ox/beef  (sapi), sheep/mutton  (kambing), dan lain-lain). Pengaruh Norman ini memperkuat kesinambungan perubahan-perubahan bahasa Inggris pada abad-abad selanjutnya dan menghasilkan sebuah bahasa yang sekarang disebut dengan istilah bahasa Inggris Pertengahan. Salah satu perubahannya adalah meningkatnya pemakaian sebuah aspek unik tatabahasa Inggris yang disebut dengan istilah continuous tense  dengan imbuhan atau sufiks -ing .

Ejaan bahasa Inggris juga dipengaruhi bahasa Perancis pada periode ini. Bunyi-bunyi / θ / dan /ð/ sekarang dieja sebagai th   dan bukan dengan huruf Inggris Kuno þ and ð, yang tidak ada dalam bahasa Perancis.

Selama abad ke-15, bahasa Inggris Pertengahan berubah lebih lanjut lagi. Perubahan ini disebut sebagai The Great Vowel Shift   ("Pergeseran Vokal Besar"), dan dimulai dengan penyebaran dialek London bahasa Inggris yang mulai dipakai oleh pemerintahan dan munculnya buku-buku cetak. Bahasa Inggris modern sendiri bisa dikatakan muncul pada masa William Shakespeare. Penulis ternama dari masa Inggris

(9)

Pertengahan ini ialah Geoffrey Chaucer, dengan karyanya yang terkenal The Canterbury Tales .

Banyak sumber sezaman menyatakan bahwa dalam kurun waktu lima puluh tahun setelah Invasi kaum Norman, sebagian besar kaum Norman di luar istana berganti bahasa dan menuturkan bahasa Inggris. Bahasa Perancis kala itu tetap menjadi bahasa resmi pemerintahan dan perundang-undangan yang bergengsi di luar dinamika sosial. Sebagai contoh, Orderic Vitalis, seorang sejarawan yang lahir pada tahun 1075 dan seorang anak ksatria Norman, menyatakan bahwa ia hanya mempelajari bahasa Perancis sebagai bahasa kedua.

Sastra Inggris mulai muncul kembali pada sekitar tahun 1200 Masehi ketika perubahan iklim politik dan  jatuhnya bahasa Anglo-Norman membuat hal ini lebih bisa diterima. Pada akhir abad tersebut, bahkan

kalangan kerajaan sudah berganti menuturkan bahasa Inggris. Sedangkan bahasa Anglo-Norman masih tetap dipakai pada kalangan tertentu sampai agak lama, namun akhirnya bahasa ini juga tidak merupakan bahasa hidup lagi.

Dekade Bahasa Inggris Modern Pertama

Mulai dari abad ke-15, bahasa Inggris berubah menjadi bahasa Inggris Modern, yang seringkali ditarikh bermula dengan Great Vowel Shift  (“Pergeseran Bunyi Besar”).

Setelah itu bahasa Inggris mulai banyak mengambil kata-kata pungutan dari bahasa-bahasa asing, terutama bahasa Latin dan bahasa Yunani semenjak zaman Renaisans. Karena banyak kata-kata dipinjam dari bahasa yang berbeda-beda, dan ejaan bahasa Inggris bisa dikatakan tidak konsisten, maka risiko pelafazan salah kata-kata cukup tinggi. Namun sisa-sisa dari bentuk-bentuk yang lebih kuna masih ada pada beberapa dialek regional, terutama pada dialek-dialek di West Country.

Pada tahun 1755 Samuel Johnson menerbitkan kamus penting bahasa Inggris pertama, yang berjudul Dictionary of the English Language . Contoh fragmen bahasa Inggris dari masa ke masa.

Fragmen bahasa Inggris Kuno

(10)

Hwæt! W ē G ār-Dena in ge ārdagum,

þ ēodcyninga, þrym gefr ūnon,

h ū ð āæþelingas ellen fremedon.

Oft Scyld Sc ēfing sceaþena þr ēatum,

monegum m ǣgþum, meodosetla oft ēah,

egsode eorlas. Syððanǣrest wearð f ēasceaft funden, ē þæs fr ōfre geb ād,

w ēox under wolcnum, weorðmyndum þ āh,

oðþæt himǣghwylc þ āra ymbsittendra

ofer hronr āde  ȳ ran scolde,

gomban gyldan. þæt wæs g ōd cyning!

Fragmen ini bisa diterjemahkan sebagai:

Lihat, pujian keahlian rakyat-raja-raja

orang Denmark yang dipersenjatai dengan tombak, di hari panjang meluncur,

kami sudah mendengar, dan kehormatan di mana para atheling (“pangeran mahkota”) menang!

Oft Scyld Scefing dari musuh yang dibagi menjadi skuadron, dari banyak suku, merusak bangku pesta,

membuat para bangsawan terpesona. Sejak pertama dia ialah tanpa teman, seorang bayi terlantar, nasib membalasnya:

karena dia membesar di bawah angkasa, di kekayaan dia berkembang pesat, sampai di hadapannya rakyat, baik jauh maupun dekat,

yang memiliki rumah dekat jalan ikan paus, mendengar amanatnya, memberinya hadiah: seorang raja baik dia!

Fragmen Bahasa Inggris Pertengahan

The Canterbury Tales oleh Geoffrey Chaucer, abad ke-14 

Here bygynneth the Book of the Tales of Caunterbury Whan that Aprill, with his shoures soote

The droghte of March hath perced to the roote And bathed every veyne in swich licour,

Of which vertu engendred is the flour; Whan Zephirus eek with his sweete breeth

(11)

Inspired hath in every holt and heeth The tendre croppes, and the yonge sonne Hath in the Ram his halfe cours yronne, And smale foweles maken melodye, That slepen al the nyght with open eye-So priketh hem Nature in hir corages); Thanne longen folk to goon on pilgrimages

Terjemahan:

Di sini bermula Kitab Cerita-Cerita dari Canterbury Ketika pada bulan April, dengan hujannya yang manis Kekeringan bulan Maret telah menembus akarnya

Dan memandikan semua pembuluh darah dengan cairan seperti ini, Untuk menghasilkan di dalam dan menumbuhkan bunga;

Juga ketika Zephirus ("angin barat") dengan nafasnya yang manis Memberikan ilham pada semua pohon dan heeth

Tunas-tunas lembut dan matahari muda Telah berlari separuh jalan pada rasi Aries, Dan burung-burung kecil bernyanyi,

Yang pada malam hari tidur dengan mata terbuka-Dan kemudian alam menusuki keberaniannya);

Kemudian orang-orang menginginkan untuk pergi berziarah

Fragmen Bahasa Inggris Modern Awal Paradise Lost oleh John Milton, 1667 

Of man's disobedience, and the fruit of that forbidden tree, whose mortal taste Brought death into the world, and all our woe, With loss of Eden, till one greater Man

Restore us, and regain the blissful seat, Sing, Heavenly Muse, that on the secret top Of Oreb, or of Sinai, didst ispire

That shepherd, who first taught the chosen seed, In the beginning how the Heavens and Earth Rose out of chaos: or if Sion hill

(12)

Fast by the oracle of God, I thence Invoke thy aid to my adventures song, That with no middle Flight intends to soar Above the Aonian mount, whyle it pursues Things unattempted yet in prose of rhyme.

Terjemahan:

Ketidakpatuhan manusia, dan buah

pohon terlarang itu, di mana rasanya yang mematikan

membawa kematian ke dalam dunia, dan sama sekali kesengsaraan kami, Dengan kehilangan Firdaus, sampai seorang Manusia yang lebih hebat Mengembalikan kami, dan mendapat kembali tempat duduk yang terberkati, Menyanyilah, Dewa Lagu Sorgawi, bahwa dia puncak rahasia

Oreb, atau Sinai, memberikan semangat

pada gembala itu, yang terlebih dulu mengajar bibit yang dipilih, Pada mulanya bagaimana Langit dan Bumi

Muncul dari kekacauan: atau jika bukit Zion

Menerangimu lebih banyak, dan parit Siloa yang mengalir Cepat oleh sang orakel, lalu akupun

Memanggil bantuanmu pada lagu petualanganku,

Bahwa dengan tak ada Penerbangan tengah bermaksud berteriak di atas sandaran Aonian, ketika ia mengejar

Hal yang masih tak dicoba pada syair gancaran.

Fragmen Bahasa Inggris Modern

Proklamasi Kemerdekaan Amerika Serikat, 1776, oleh Thomas Jefferson  IN CONGRESS, July 4, 1776.

The unanimous Declaration of the thirteen united States of America,

When in the Course of human events, it becomes necessary for one people to dissolve the political bands which have connected them with another, and to assume among the powers of the earth, the separate and equal station to which

(13)

the Laws of Nature and of Nature's God entitle them, a decent respect to the opinions of mankind requires that they should declare the causes which impel them to the separation.

Terjemahan:

DI CONGRESS, 4 Juli 1776.

Deklarasi unanim tigabelas Negara Bagian Amerika,

Kalau di Jalan peristiwa manusia, menjadi perlu untuk satu orang untuk

membubarkan ikatan politik yang sudah menyambung mereka dengan lain, dan untuk bergabung di antara para penguasa Bumi, posisi pisah dan setara di mana

Hukum Alam dan Sifat Tuhan memberi hak mereka, hal pantas kepada

pendapat manusia yang memerlukan bahwa mereka sebaiknya mengumumkan sebab yang mendorong mereka sampai pemisahan.

Bahasa Inggris Kuno

Bahasa Inggris Kuno (Anglo-Saxon  atau Englisc ) adalah bentuk awal dari bahasa Inggris yang digunakan di Inggris dan Skotlandia bagian selatan antara pertengahan Abad ke 5 sampai Abad ke-8. Merupakan bahasa Jermanik Barat dan sangat dekat dengan old Frisian  dan old Saxon  dan juga mendapat pengaruh yang sangat kuat dari old Norse , bagian dari grup bahasa Jermanik Utara.

Bahasa Inggris Kuno amat berbeda dari bahasa Inggris modern; memiliki banyak kata Jermanik, dan tatabahasanya lebih dekat ke bahasa Jerman dan Latin. Secara bertahap bahasa Inggris Kuno berubah ke bahasa Inggris Pertengahan setelah bangsa Normandia menyerang dan menghentikannya diajarkan di sekolah-sekolah selama 300 tahun.

(14)

Halaman utama Kronik Peterborough , kemungkinan disalin pada tahun 1150, adalah salah satu sumber utama Kronik Anglo-Saxon .

Sastra Anglo-Saxon atau sastra Inggris Kuno meliputi sastra yang ditulis dalam bahasa Inggris Kuno pada periode pasca Romawi dari kurang lebih pertengahan abad ke-5 sampai pada Penaklukan Norman tahun 1066. Karya-karya ini mencakup genre seperti sajak wiracarita, hagiografi, khotbah, terjemahan Alkitab, undang-undang, kronik, teka-teki, dan lain-lain. Secara total ada sekitar 400 manuskrip yang terlestarikan dari masa ini, sebuah korpus penting baik bagi khalayak ramai atau para peneliti.

Beberapa karya penting termasuk syair Beowulf , yang telah mencapai status wiracarita nasional di Britania. Kronik Anglo-Saxon  merupakan koleksi awal sejarah Inggris. Himne Cædmon  dari abad ke-7 adalah salah satu tulisan tertua dalam bahasa Inggris yang terlestarikan.

Sastra Inggris Kuno telah melampaui beberapa periode penelitian yang berbeda-beda. Pada abad ke-19 dan abad ke-20 awal, fokusnya terutama ialah akarJermanik bahasa Inggris, lalu aspek kesusastraannya mulai ditekankan, dan dewasa ini fokusnya terutama pada paleografi dan naskah manuskripnya sendiri: para peneliti mendiskusikan beberapa isyu seperti: pentarikhan manuskrip, asal, penulisan, dan hubungan antara

(15)

budaya Anglo-Saxon atau Inggris Kuno dengan benua Eropa secara umum pada Abad Pertengahan. Aplikasi Manuskrip

Banyak manuskrip yang terlestarikan dari periode Anglo-Saxon   yang berlangsung selama 600 tahun. Sebagian besar dari semuanya ditulis pada masa 300 tahun terakhir (abad ke-9 - abad ke-11), baik dalam bahasa Latin maupun bahasa rakyat. Bahasa Inggris Kuno termasuk bahasa rakyat yang terlama sudah dituliskan. Bahasa Inggris Kuno, dalam bentuk tertulis mulai sebagai kebutuhan praktis setelah adanya invasi Denmark. Para petinggi gereja mulai khawatir bahwa dengan jatuhnya pengetahuannya akan bahasa Latin, nanti tidak ada yang bisa membaca karya mereka. Begitu pula Raja Alfred yang Agung (849–899), yang ingin menguri-uri Budaya Inggris, meratapi keadaan memprihatinkan dari pendidikan Latin:

“ Swæ clæne hio wæs oðfeallenu on Angelcynne ðæt swiðe feawa wæron bihionan Humbre ðe hiora ðeninga cuðen understondan on Englisc oððe furðum an ærendgewrit of Lædene on Englisc areccean; ond ic wene ðæte noht monige begiondan Humbre næren.”

“ Keterpurukan pendidikan di Inggris sungguh umum sehingga hanya sedikit saja di tepi Humber di sini yang bisa ... menerjemahkan sebuah surat Latin ke bahasa Inggris; dan saya yakin bahwa sebelumnya  juga tidak ada di tepi lain Humber (Pastoral Care, pengantar).”

Raja Alfred mengamati bahwa meskipun hanya sedikit sekali yang bisa membaca bahasa Latin, masih banyak yang bisa membaca bahasa Inggris Kuno. Maka ia mengusulkan bahwa para siswa diajari bahasa Inggris Kuno, dan mereka yang prestasinya bagus, diperbolehkan untuk meneruskan mempelajari bahasa Latin. Dengan ini banyak teks yang terlestarikan adalah teks-teks khas pengajaran dan teks kuliah.

Secara total, jumlah manuskrip yang terlestarikan adalah sekitar 400 yang mengandung teks dalam bahasa Inggris Kuno, 189 dari semua ini dianggap manuskrip utama. Naskah-naskah manuskrip ini telah dihargai semenjak abad ke-16, baik untuk nilai sejarah dan keindahan estetika manuskrip-manuskrip ini

(16)

secara fisik dengan bentuk-bentuk huruf yang seragam dan unsur-unsur dekoratifnya karena banyak naskah ini merupakan naskah bersungging.

Tidak semua teks-teks ini bisa dianggap teks kesusastraan; beberapa hanyalah daftar nama atau latihan menulis saja. Teks-teks yang bisa mewakili karya sastra yang cukup besar, bisa disenaraikan di sini menurut  jumlahnya: khotbah dan kehidupan orang-orang suci (yang paling banyak), terjemahan Alkitab; karya-karya terjemahan dari bahasa Latin yang ditulis oleh Bapa-Bapa Gereja; kronik-kronik Anglo-Saxon dan karya-karya naratif sejarah; hukum, surat waris dan dokumen hukum lainnya; karya-karya mengenai tata bahasa, obat-obatan, geografi; dan terakhir tapi bukan yang paling tidak penting, puisi. Hampir semua penulis karya-karya ini adalah anonim, dengan beberapa perkecualian.

Penelitian pada abad 20 terutama berfokus kepada pentarikhan manuskrip (para peneliti abad ke-19 memiliki kecenderungan untuk mentarikh manuskrip-manuskrip ini lebih tua daripada yang ditemukan para peneliti modern).

Dalam menemukan tempat-tempat manuskrip ini disalin, para peneliti menemukan ada tujuh skriptorium utama: Winchester, Exeter, Worcester, Abingdon, Durham, dan dua tempat di Canterbury Christ Church dan St. Augustine. Mereka juga telah mengindentifikasikan dialek-dialek regional yang dipakai: dialek Inggris Kuno Northumbria, Mercia, Kent, Saxon Barat, (yang terakhir ini adalah dialek utama).

(17)

Pada ilustrasi ini dari halaman 46 yang diambil dari naskah Caedmon (atau Junius), seorang malaikat ditampilkan sedang menjaga pintu gerbang sorga.

Puisi Inggris Kuno dibagi menjadi dua jenis, puisi heroik pra-Kristen Jermanik dan puisi Kristen. Secara sebagian besar puisi-puisi ini terlestarikan dalam empat manuskrip. Manuskrip pertama disebut sebagai Naskah Junius (juga dikenal sebagai Naskah Caedmon ), yang merupakan sebuah antologi puisi bersungging. Manuskrip kedua disebut Buku Exeter , juga merupakan sebuah antologi, dan terletak di Katedral Exeter karena telah dihibahkan ke sana semenjak abad ke-11. Manuskrip ketiga disebut Buku Vercelli , sebuah campuran antara puisi dan prosa. Buku ini sekarang terletak di Vercelli, Italia. Sampai sekarang belum ada yang bisa memastikan mengapa buku ini bisa sampai di Italia dan masih merupakan bahan perdebatan. Manuskrip keempat adalah Codex Nowell , yang juga merupakan campuran antara prosa dan puisi.

Bangsa Inggris Kuno tidak meninggalkan kaidah puisi atau sistem eksplisit; semua yang kita ketahui mengenai puisi pada masa ini ialah berdasarkan analisis modern. Teori pertama yang diterima secara luas disusun oleh Eduard Sievers (1885). Ia membedakan lima pola aliterasiyang berbeda-beda. Teori John C. Pope (1942), yang menggunakan notasi musik untuk melacak lima pola, telah diterima di beberapa kalangan; beberapa tahun sekali sebuah teori baru muncul dan topik ini masih tetap diperdebatkan secara hangat.

Pengertian yang paling populer dan dikenal luas mengenai puisi Inggris Kuno masih tetap teori sajak aliterasi Sievers. Sistem ini berdasarkan aksen, aliterasi, kuantitas vokal, dan pola aksentuasi berdasarkan suku kata. Sistem ini terdiri atas lima permutasi pada sebuah skema sajak dasar; sembarang dari lima jenis

(18)

ini bisa dipakai pada semua bentuk puisi. Sistem ini diwarisi dari sistem serupa pada bahasa Jermanik tua lainnya. Dua majas yang secara umum ditemukan pada puisi Inggris Kuno adalah kenning , sebuah frasa formulais yang melukiskan sesuatu menggunakan istilah lainnya (misalkan dalam Beowulf , lautan disebut sebagai "jalan angsa") dan litotes , sebuah eufemisme dramatis yang dipakai oleh sang penulis untuk mendapatkan efek dramatis.

Secara kasar, bait-bait puisi Inggris Kuno dibagi oleh sebuah jeda pada bagian tengah; jeda ini disebut caesura . Setiap paruh bait memiliki dua suku kata yang mendapatkan tekanan. Suku kata pertama yang mendapatkan tekanan pada paruh bait kedua harus beraliterasi dengan satu atau kedua suku kata yang mendapatkan tekanan pada paruh pertama bait (artinya tentu saja, ialah bahwa suku kata yang mendapatkan tekanan pada paruh pertama bisa beraliterasi satu sama lain). Suku kata kedua yang mendapatkan tekanan tidak boleh beraliterasi baik suku kata yang mendapat tekanan manapun pada paruh pertama.

fyrene fremman feond on helle.

("untuk melestarikan sengsara, musuh neraka.")

Puisi Inggris Kuno merupakan sebuah kesenian lisan, dan pengertian kita daripadanya dalam bentuk tulisan tidaklah lengkap; sebagai contoh, kita mengetahui bahwa sang penyair (dirujuk sebagai sang Scop ) bisa saja diiringi dengan sebuah harpa, dan kemungkinan ada tradisi lisan lainnya yang tidak kita ketahui.

Puisi mewakili jumlah terkecil sastra Inggris Kuno yang terlestarikan, tetapi budaya Inggris Kuno memiliki tradisi narasi lisan kaya, di mana bentuk tertulisnya yang terlestarikan sangatlah sedikit.

Seputar Para Penyair

Kebanyakan penyair Inggris Kuno tidak dikenal namanya; duabelas di antara mereka dikenal berkat sumber-sumber dari Abad Pertengahan, tetapi hanya empat yang bisa dikenali cukup pasti berkat karya mereka dalam bahasa rakyat semasa: Caedmon, Bede, Alfred, dan Cynewulf. Dari mereka hanya Caedmon, Bede, dan Alfred yang memiliki biografi yang dikenal.

(19)

Caedmon adalah yang paling dikenal dan dianggap Bapak puisi Inggris Kuno. Ia hidup di biara Whitby di Northumbria pada abad ke-7. Hanya ada satu puisi sembilan baris yang masih terlestarikan, dan disebut Himne Caedmon .

Teks ini juga merupakan tulisan tertua dalam bahasa Inggris:

Nu scylun hergan hefaenricaes uard metudæs maecti end his modgidanc uerc uuldurfadur sue he uundra gihuaes eci dryctin or astelidæ

he aerist scop aelda barnum heben til hrofe haleg scepen. tha middungeard moncynnæs uard eci dryctin æfter tiadæ

firum foldu frea allmectig Terjemahan

Maka marilah kita sekarang memuja Penjaga Kerajaan Sorgawi kekuasaan Sang Pencipta dan daya pikirNya,

karya Bapa yang Jaya, bagaimana Beliau, Tuhan abadi mendirikan permulaan setiap mukjizat.

Bagi anak manusia, Beliau, Sang Pencipta Suci pertama membuat sorga sebagai atap, lalu Penjaga umat manusia, Tuhan abadi

Tuhan Yang Mahakuasa kemudian membuat madyapada bumi, bagi manusia.

--(Caedmon, Himne, St Petersburg Bede)

Aldhelm, uskup Sherborne (meninggal 709), diketahui dari William dari Malmesbury yang mengatakan ia mementaskan langu-lagu duniawi sementara diiringi dengan sebuah harpa. Banyak karya prosanya dalam bahasa Latin yang terlestarikan, tetapi tidak ada satu-satupun karyanya dalam bahasa Inggris Kuno yang masih ada.

(20)

memberi kesan bahwa ia berasal dari awal abad ke-9 di mana beberapa puisi bisa diatribusikan kepadanya termasuk Nasib Para Rasul  dan Elene (dua-duanya ada di Buku Vercelli ), dan Christ II  dan Juliana  (dua-duanya ada di Buku Exeter )

Manifestasi Puisi kepahlawanan

Puisi atau sajak Inggris Kuno telah menerima perhatian terbesar, berkisar mengenai masa lampau bangsa Jermanik yang heroik. Yang terpanjang (dengan 3.182 baris), dan terpenting adalah Beowulf , yang terdapat pada Kodeks Nowell. Puisi ini menceritakan kisah seorang pahlawan Geat  yang bernama Beowulf. Tokoh ini juga merupakan judul puisi ini. Setting cerita adalah Skandinavia, di Swedia dan Denmark. Cerita ini kelihatannya memiliki asal-usul Skandinavia. Genre kisah cerita digolongkan pada genre biografi dan merupakan trendsetter   dari puisi Inggris Kuno lainnya. Puisi ini mencapai status wiracarita nasional pada tingkatan yang sama seperti Iliad , dan sangat penting bagi sejarawan, antropolog, kritik sastrawan, dan para peneliti di mahasiswa dunia.

Selain Beowulf,  ada pula puisi-puisi kepahlawan yang lain. Dua puisi kepahlawan yang terlestarikan dalam beberapa fragmen adalah: Fragmen Finnsburg , sebuah pengkisahan ulang dari salah sebuah adegan pertempuran di dalam Beowulf (meski hubungannya dengan Beowulf masih banyak dipertentangkan), dan Waldere , sebuah versi kejadian-kejadian kehidupan Walter dari Aquitaine. Dua puisi lainnya yang menyinggung tokoh-tokoh heroik lainnya adalah: Widsith  yang diyakini sangat tua pada beberapa bagiannya

(21)

dan berasal dari peristiwa yang terjadi pada abad ke-4 menyangkutErmanaric dan kaum Gotik, dan memuat senarai nama-nama pribadi dan tempat yang dihubungkan dengan karya-karya kepahlawanan. Deor  adalah sebuah puisi liris yang memakai gaya Penghiburan filsafat , dan memakai contoh beberapa pahlawan ternama, termasuk Weyland dan Eormaric, menurut setting kisah yang empunya cerita sendiri.

Kronik Anglo-Saxon  memuat beberapa puisi heroik yang berbeda-beda dan disisipkan. Yang paling awal dari tahun 937 disebut Pertempuran Brunanburh , yang mengenang kemenangan Raja Athelstan atas bangsa Skotlandia dan Norwegia. Ada lima puisi yang agak pendek: penaklukkan Five Boroughs  (942); pentahbisan Raja Edgar (973); wafat Raja Edgar (975); wafat Pangeran Alfred (1036); dan wafatnya Raja Edward sang Pengaku (1065).

Puisi berbaris 325 yang berjudul PertempuranMaldon  mengenang Earl Byrhtnoth dan orang-orangnya yang gugur pada sebuah pertempuran melawan orang-orang Viking pada tahun 991. Puisi ini dianggap sebagai salah satu yang terbaik, walau baik awal dan akhirnya tidak ada dan satu-satunya manuskrip yang mengandungnya hilang dilalap api pada tahun 1731. Sebuah pidato yang terkenal terdapat pada akhir puisi ini:

Hige sceal þe heardra, heorte þe cenre, mod sceal þe mare, þe ure mægen lytlað. Her lið ure ealdor eall forheawen,

god on greote. A mæg gnornian

se ðe nu fram þis wigplegan wendan þenceð. Ic eom frod feores; fram ic ne wille,

ac ic me be healfe minum hlaforde, be swa leofan men, licgan þence.

Thought shall be the harder, the heart the keener, courage the greater, as our strength lessens.

Here lies our leader all cut down, the valiant man in the dust;

always may he mourn who now thinks to turn away from this warplay.

I am old, I will not go away, but I plan to lie down by the side of my lord, by the man so dearly loved.

(22)

-- (Battle of Maldon)

Puisi heroik Inggris Kuno terlestarikan secara lisan dari generasi ke generasi. Dengan munculnya agama Kristen, maka para penyalin sering kali mengadaptasi cerita-cerita Kekristenan pada cerita-cerita heroik yang lebih tua.

Puisi Elegi

Berhubungan dengan cerita-cerita heroik adalah sejumlah puisi pendek dari Buku Exeter  yang diperikan sebagai "elegi" atau "puisi kebijaksanaan". Puisi-puisi ini bersifat liris dan Boethian dalam deskripsi mereka tentang keberuntungan dan kemalangan dalam kehidupan. Yang bersuasana gelap adalah The Ruin  ("Reruntuhan"), yang menceritakan kebobrokan sebuah kota Romawi di Britania yang pernah jaya (kota-kota di Britania jatuh rusak setelah ditinggalkan oleh orang-orang Romawi pada awal abad ke-5, sementara orang-orang Inggris awal melanjutkan kehidupan pertanian mereka), dan The Wanderer  ("Sang Pengembara"). Dalam puisi terakhir ini seorang tua menceritakan sebuah serangan yang dialaminya ketika masih muda, di mana teman-teman dekat dan kerabatnya dibunuh semua. Kenangan akan pembunuhan dan pembantaian ini tetap berada padanya seumur hidupnya. Ia mempertanyakan kebijaksanaan dari sebuah keputusan impulsif untuk melawan sebuah pasukan yang lebih kuat: orang yang bijak ikut berperang untuk "melestarikan" masyarakat sipil, dan tidak boleh tergesa-gesa untuk maju berperang tetapi harus mencari sekutu jika dalam keadaan buruk. Sang penyair tidak dapat mengagungkan keberanian hanya untuk keberanian saja. The Seafarer   ("Sang Pelaut") adalah cerita seseorang yang terbuang secara menyedihkan dari rumahnya dan harus tinggal di laut. Satu-satunya harapan untuk bebas adalah kebahagiaan sorgawi. Beberapa elegi lainnya termasuk Wulf and Eadwacer  ("Wulf dan Eadwacer"), The Wife's Lament  ("Ratapan Sang Istri"), dan The Husband's Message  ("Pesan Sang Suami"). Raja Alfred yang Agung juga menulis puisi tentang keadaan pemerintahannya yang didasarkan secara bebas pada filsafat neoplatonik Boethiusdan disebut sebagai Lays of Boethius  ("Puisi Lagu Boethius").

(23)

Puisi Klasik dan Latin

Beberapa puisi Inggris Kuno merupakan adaptasi dari teks-teks filsafat Zaman Klasik Akhir. Yang terpanjang adalah sebuah terjemahan abad ke-9 dari teks Boethius berjudulkan Consolation o Philosophy yang terdapatkan di dalam manuskrip Cotton. Yang lain adalah The Phoenix di dalam Buku Exeter , sebuah alegorisasi De ave phoenice  oleh Lactantius.

Beberapa puisi pendek lainnya diturunkan dari tradisi bestiarum (ensiklopedi kehewanan) Latin. Beberapa contoh termasuk The Panther , The Whale  dan The Partridge .

Kehidupan orang suci

Buku Vercelli dan Buku Exeter memuat empat puisi naratif panjang tentang kehidupan santo dan santa atau hagiografi. Dalam buku Vercelli ini adalah Andreas  dan Elene . Sementara dalam Exeter puisinya adalah Guthlac  dan Juliana .

Andreas   panjangnya adalah 1.722 baris dan yang terdekat dari puisi Inggris Kuno ke Beowulf  dalam gaya dan nadanya. Ini adalah cerita Santo Andreas dan perjalannya dalam menyelamatkan Santo Matius dari kaum Mermedonia. Elena   adalah cerita dari Santa Helena (ibu dari Kaisar Konstantin I) dan penemuannya akan Salib Sejati. Kultus Salib Sejati termasuk populer dalam budaya Anglo-Saxon di Inggris dan puisi ini ikut mempopulerkannya.

Guthlac   sebenarnya adalah dua puisi tentang Santo Guthlac dari Inggris (abad ke-7). Juliana  adalah cerita seorang martir perawan Juliana dari Nikomedia.

Terjemahan Alkitab

Manuskrip Junius memuat tiga terjemahan teks-teks Perjanjian Lama. Ini merupakan penulisan ulang beberapa fragmen Alkitab dalam bahasa Inggris Kuno, bukan terjemahan secara harafiah, namun parafrasa, kadangkala dibuat menjadi puisi indah yang bisa dinikmati secara mandiri. Yang pertama dan yang terpanjang adalah Kitab Kejadian . Yang kedua adalah Kitab Keluaran . Dan yang ketiga adalah Kitab Daniel .

(24)

sebuah penceritaan ulang kisah Yudit. Namun jangan kaburkan puisi ini dengan homili Judith oleh Aelfric, yang menceritakan cerita yang sama dari Alkitab dalam bentuk prosa aliterasi.

Psalter  kitab Mazmur 51-150 juga terlestarikan, mengikuti sebuah versi prosa 50 bait Mazmur pertama. Dipercayai bahwa pernah ada psalter lengkap berdasarkan bukti ini, namun hanya 150 pertama yang selamat.

Ada beberapa terjemahan dalam bentuk puisi dari Gloria in Excelsis Deo , Doa Bapa Kami, dan Pengakuan Iman Rasuli (Doa Syahadat Singkat). Selain itu ada pula sejumlah himne dan peribahasa. Puisi Kristen

Ditambahkan pada parafrasa Alkitab ada pula beberapa puisi religius asli, biasanya bersifat liris dan non-naratif.

Buku Exeter memuat sejumlah puisi yang berjudul Christ , dan dibagi menjadi Christ I , Christ II  dan Chris III .

Yang dianggap salah satu puisi terindah Inggris Kuno adalah Dream of the Rood , yang termuat dalam Buku Vercelli. Ini merupakan salah satu wahyu mimpi tentang Kristus pada salib, dengan si salib yang dipersonifikasikan berbicara:

"Feala ic on þam beorge gebiden hæbbe wraðra wyrda. Geseah ic weruda god þearle þenian. þystro hæfdon bewrigen mid wolcnum wealdendes hræw, scirne sciman, sceadu forðeode, wann under wolcnum. Weop eal gesceaft, cwiðdon cyninges fyll. Crist wæs on rode." 

-- (Dream of the Rood)

"Aku mengalami kesengsaraan di atas bukit itu. Aku melihat Tuhan para tamu melentangkan kekejaman. Kegelapan telah menutupi badan Tuhan, terang bersinar, dengan awan. Sebuah bayangan bergerak, gelap di bawah langit. Semua makhluk menangis, meratapi kematian sang raja. Kristus ada di salib." 

Sang pemimpi bertekad untuk mempercayai salib, dan impian ini berakhir dengan wahyu akan sorga. Ada pula sejumlah perdebatan religius dalam bentuk puisi. Yang terpanjang adalah Christ and

(25)

Satan  ("Kristus dan Setan") dalam naskah Junius. Puisi ini menceritakan konflik antara Kristus dan Iblis pada masa empatpuluh di gurun pasir. Puisi sejenis lainnya adalah Solomon and Saturn  ("Salomo dan Saturnus"), yang terlestarikan pada sejumlah fragmen tekstual, Saturnus digambarkan sebagai seorang ahli majus yang berdebat dengan Raja Salomo yang bijaksana.

Jenjang Puisi lainnya

Puisi dalam bentuk-bentuk lain ada pula dalam sastra Inggris Kuno termasuk teka-teki , syair pendek, gnome , dan puisi mnemonik untuk menghafalkan daftar-daftar nama.

Buku Exeter memiliki koleksi 95 teka-teki. Jawabannya tidak diberikan, beberapa di antaranya masih merupakan teka-teki sampai sekarang dan beberapa jawaban tidak senonoh.

Lalu ada pula sajak-sajak pendek yang ditulis di pinggir-pinggir manuskrip yang memberikan nasihat praktis. Ada solusi untuk hilangnya ternak, bagaimana menangani kelahiran yang terlambat, segerombolan tawon dan sebagainya. Yang terpanjang diberi nama Nine Herbs Charm ("Jimat Sembilan Obat") dan mungkin memiliki asal pagan.

Ada sekelompok puisi mnemonik yang dirancang untuk menghafal daftar dan senarai nama-nama dan untuk menjaga benda-benda pada urutan yang benar. Puisi-puisi ini disebut Menologium , The Fates of the Apostles  ("Nasib para Rasul"), The Rune Poem  ("Puisi tentang Runa"), The Seasons for Fasting  ("Masa-masa Puasa"), dan Instructions for Christians  ("Pengajaran bagi Orang-orang Kristen").

Ciri-ciri khas puisi Inggris Kuno : A. Simile dan metafora

Puisi Inggris Kuno memiliki ciri bahwa dalam tipe ini secara relatif tidak banya simile. Ini merupakan ciri khas gaya penulisan puisi Inggris Kuno dan merupakan akibat dari baik strukturnya, maupun kecepatan di mana lukisan-lukisan diterapkan dan dengan ini tidak bisa untuk secara efektif mendukung majas simile yang luas. Sebagai contoh, wiracarita Beowulf   memuat paling banyak lima simile, dan semuanya dalam bentuk pendek. Di sisi lain hal ini sungguh bertolak belakang dengan ketergantungan puisi Inggris Kuno terhadap

(26)

penggunaan metafora, terutama yang dicapai dengan penggunaan kennings . Contoh yang paling menonjol terdapat di The Wanderer di mana sebuah pertempuran dirujuk sebagai "badai tombak". Cara perujukan terhadap pertempuran seperti ini memberi kita kesempatan untuk melihat bagaimana orang Inggris Kuno memandang sebuah pertempuran: sebagai tak terduga, kacau, kejam, dan mungkijn bahkan merupakan sebuah tugas dari alam. Dengan unsur-unsur gaya dan tematik inilah seseorang harus menghadapi puisi Inggris Kuno.

B. Aliterasi

Puisi Inggris Kuno secara tradisional beraliterasi. Artinya ialah bahwa bunyi-bunyi (biasanya konsonan pada posisi awal) diulang-ulang pada baris yang sama. Sebagai contoh di Beowulf terdapatkan pada baris weras on wil-siþ wudu bundenne " seseorang pada perjalanan yang diinginkan menuju ke kapal", kebanyakan kata-kata beraliterasi pada konsonan "w". Bentuk aliterasi ini sungguh tersebar luas dan penting sehingga pada baris Beowulf yang baru dikutip ini, kemungkinan sang penyair bermula menggunakan kata wil-siþ  ("perjalanan yang diinginkan" gagasan terpenting baris ini) dan lalu meletakkan kata-kata lainnya di baris ini yang beraliterasi dengannya. Sungguh pentinglah aliterasi sehingga hal inilah yang menjadi esensi baris secara keseluruhan. Hal ini bukanlah sesuatu hal yang aneh pada studi tradisi lisan pada transkripsi.

C. Jeda

Puisi Inggris Kuno juga memiliki ciri khas adanya pembagian baris berupa jeda Jerman ( caesura ). Selain menambah tempo setiap baris, jeda ini juga mengelompokkan setiap baris menjadi dua kuplet.

D. Elaborasi

Puisi Inggris Kuno memiliki gaya dramatis tempo yang cepat, dan dengan ini cenderung tidak terpengaruh oleh hiasan luas yang bisa, katakan, ditemukan pada sastra Keltik pada masa yang sama.

Di mana seorang penyair Keltik kontemporer bisa menggunakan 3 atau 4 simile, seorang penyair Inggris Kuno bisa saja hanya memasukkan sebuah kenning  saja sebelum dengan cepat melanjutkan alur cerita. Prosa Inggris Kuno Yang Terlewatkan

(27)

Jumlah karya prosa Inggris Kuno yang terlestarikan jauh lebih besar daripada jumlah puisi. Dari karya prosa yang terlestarikan, sebagian besar merupakan khotbah dan terjemahan dari karya agama dalam bahasa Latin. Prosa Inggris Kuno pertama muncul pada abad ke-9, dan berlanjut disalin sampai ke abad ke-12.

A. Prosa Kristen

Penulis Inggris Kuno yang paling dikenal luas adalah Raja Alfred, yang menterjemahkan banyak buku dari bahasa Latin ke bahasa Inggris Kuno. Terjemahan ini termasuk: The Pastoral Care karya Gregorius Agung, sebuah buku pedoman bagi para pastor tentang bagaimana mereka harus bertindak melaksanakan kewajiban mereka; The Consolation of Philosophy  oleh Boethius; dan The Soliloquies  karya Santo Agustinus. Alfred juga bertanggung jawab untuk menerjemahkan 50 Mazmur ke dalam bahasa Inggris Kuno. Banyak terjemahan penting Inggris Kuno lainnya diselesaikan oleh mitra-mitra Alfred termasuk: The History of the World oleh Orosius, sebuah karya untuk mengiringi The City of God karya Agustinus dari Hippo; Dialog Gregorius Agung; dan Ecclesiastical History of the English People  oleh Bede.

Ælfric dari Eynsham, menulis pada abad ke-10 akhir dan abad ke-11 awal. Ialah yang paling besar dan paling aktif sebagai penulis khotbah Inggris Kuno, yang disalin dan disesuaikan terus untuk digunakan sampai ke abad ke-13. Ia juga menulis sejumlah riwayat hidup orang suci, sebuah karya Inggris Kuno mengenai penghitungan waktu, surat-surat pastoral, terjemahan enam kitab pertama Alkitab, terjemahan antarbaris dan terjemahan bagian-bagian lainnya dari Alkitab termasuk Kitab Amsal, Kitab Kebijaksanaan, dan Kitab Yesus bin Sirakh.

Terdapat pada kategori yang sama seperti Aelfric, dan orang semasa adalah Wulfstan II, uskup agung York. Khotbah-khotbahnya sungguh stilistik. Karyanya yang paling ternama adalah Sermo Lupi ad Anglos  di mana ia menyalahkan dosa-dosa orang Britania sehingga sampai diinvasi orang Viking. Ia juga menulis sejumlah teks-teks hukum kerohanian Institutes of Polity  dan Canons of Edgar .

Salah satu teks tertua Inggris Kuno dalam bentuk prosa adalah Martyrology , informasi mengenai orang suci dan martir menurut hari lahir mereka dan hari raya dalam kalender gerejawi. Teks ini terlestarikan pada

(28)

enam fragmen. Diyakini teks ini berasal dari abad ke-9 oleh seorang penulis Mercia anonim.

Kumpulan tertua khotbah gerejawi adalah Homili Blickling  dalam Buku Vercelli  dan berasal dari abad ke-10.

Terdapat sejumlah riwayat hidup orang suci dalam karya prosa. Selain yang ditulis oleh Aelfric terdapat pula karya prosa mengenai riwayat hidup Santao Guthlac (Buku Vercelli), riwayat hidup Santa Margaret dan riwayat hidup Santo Chad. Selain itu ada empat riwayat hidup di manuskrip Julius: Tujuh Orang Tidur dari Efesus, Santa Maria dari Mesir, Santo Eustacius, dan Santo Euphrosynus.

Lalu terdapat banyak terjemahan Inggris Kuno dari banyak bagian Alkitab. Aelfric menterjemahkan enam kitab pertama (Hexateuch ). Kemudian ada pula terjemahan Injil. Yang paling populer adalah Injil Nikodemus , yang lain termasuk Injil Pseudo-Matius , Vindicta salvatoris , Wahyu Santo Paulus  dan Wahyu Thomas ".

Salah satu korpus terbesar teks Inggris Kuno terdapat pada teks-teks hukum yang dikumpulkan dan diselamatkan oleh rumah-rumah ibadah. Teks-teks ini termasuk bermacam-macam jenis: catatan tentang sumbangan kaum bangsawan, surat wasiat, dokumen emansipasi, daftar buku-buku dan relikwi, risalah sidang pengadilan, dan peraturan berserikat. Semua teks-teks ini menyajikan informasi berharga mengenai sejarah sosial masa Inggris Kuno, namun mereka juga memiliki nilai kesusastraan. Sebagai contoh, beberapa kasus persidangan menarik dilihat dari sudut pandang penggunaanretorikanya.

B. Prosa sekuler

Kronik Anglo-Saxon kemungkinan dimulai pada masa Raja Alfred dan berlanjut lebih dari 300 tahun sebagai catatan historis mengenai sejarah Anglo-Saxon.

Sebuah contoh tunggal roman (cerita hikayat) klasik terlestarikan, ini merupakan sebuah fragmen dari terjemahan Latin Apollonius dari Tyana  oleh Philostratus (220 Masehi), dari abad ke-11.

Seorang biarawan yang menulis dalam bahasa Inggris Kuno pada masa yang sama seperti Aelfric dan Wulfstan adalah Byrhtferth dari Ramsey, di mana buku-bukunya Handboc  dan Manual   merupakan makalah matematika dan retorika.

(29)

Aelfric juga menulis dua karya neo-sains, Hexameron  dan Interrogationes Sigewulfi , yang membicarakan cerita Penciptaan. Ia juga menulis sebuah tatabahasa dan glosarium dalam bahasa Inggris Kuno yang disebut Latin , yang kemudian dipakai oleh para peneliti yang tertarik untuk mempelajarai bahasa Perancis Kuno karena karya ini diberi terjemahan antarbaris dalam bahasa Perancis Kuno.

Lalu banyak pula pedoman dan penghitungan dalam menemukan hari-hari raya, dan tabel mengenai penghitungan pasang-surut dan musim bulan.

Dalam Kodeks Nowell terdapat teks The Wonders of the East  yang juga memuat sebuah peta dunia luar biasa, dan ilustrasi lain-lainnya. Selain itu kodeks yang sama juga memuat Alexander's Letter to Aristotle . Karena ini merupakan manuskrip yang sama yang memuat Beowulf , beberapa pakar berspekulasi bahwa kemungkinan manuskrip ini merupakan kumpulan material mengenai tempat-tempat dan makhluk-makhluk eksotis.

Terdapat sejumlah karya medis menarik. Ada sebuah terjemahan Herbarium  Apuleius dengan ilustrasi menarik dan ditemukan bersama dengan Medicina de Quadrupedibus . Koleksi teks-teks kedua adalah Bald's Leechbook , sebuah buku dari abad ke-10 yang memuat pengobatan herbal dan bahkan beberapa pengobatan operasi. Koleksi ketiga dikenal sebagai Lacnunga , yang berdasarkanmantra, nyanyian magis, dan ilmu putih.

Teks-teks hukum Inggris Kuno merupakan bagian yang besar dan penting dari korpus ini. Menjelang abad ke-12, mereka telah ditata menjadi dua koleksi besar (lihat Textus Roffensis ). Mereka termasuk hukum raja-raja, bermula dengan mereka yang berasal dari Aethelbert dari Kent, dan teks-teks mengenai hal-hal dan tempat-tempat tertentu di dalam negeri. Sebuah contoh menarik adalah Gerefa yang menggarisbawahi kewajiban seorang reeve  pada sebuah kompleks rumah bangsawan besar. Lalu ada pula sebuah jilid besar dokumen-dokumen hukum yang berhubungan dengan rumah-rumah ibadah.

(30)

J.R.R. Tolkien dahulu adalah seorang pakar sastra Inggris Kuno yang berpengaruh.

Sastra Inggris Kuno tidak musnah dengan Penaklukkan Norman pada tahun 1066. Banyak khotbah dan karya-karya lainnya tetap dibaca dan dipakai secara sebagian atau keseluruhan sampai ke abad ke-14, dan kemudian dikatalogisasikan dan ditata lebih lanjut. Semasa Reformasi, ketika biara-biara dibubarkan dan koleksi perpustakaannya tersebar, manuskrip-manuskrip ini dikoleksi oleh para penjual buku bekas dan kaum ilmuwan. Termasuk golongan ini adalah Laurence Nowell, Matthew Parker, Robert Bruce Cotton dan Humfrey Wanley. Pada abad ke-17 mulailah tradisi perkamusan dan buku pedoman sastra Inggris Kuno. Yang pertama dikerjakan oleh William Somner dan berjudulkan Dictionarium Saxonico-Latino-Anglicum  (1659). Ahli leksikografi Joseph Bosworth merintis sebuah kamus pada abad ke-19 yang diselesaikan oleh Thomas Northcote Toller pada tahun 1898 dan disebut An Anglo-Saxon Dictionary , yang dimutakhirkan oleh Alistair Campbell pada tahun 1972.

Karena bahasa Inggris Kuno merupakan salah satu bahasa rakyat pertama yang dituliskan, maka para pakar dari abad ke-19 yang mencari akar dari "budaya nasional" Eropa (lihat Nasionalisme Romantik) tertarik secara khusus terhadap sastra Inggris Kuno, dan bahasa Inggris Kuno menjadi bagian tetap kurikulum universitas. Semenjak Perang Dunia II, ada menambahnya ketertarikan terhadap manuskrip-manuskrip ini sendiri. Neil Ker, seorang ahli paleografi, menerbitkanCatalogue of Manuscripts Containing Anglo-Saxon  yang mendobrak pada tahun 1957, dan menjelang tahun 1980 hampir semua manuskrip Inggris Kuno sudah diterbitkan. J.R.R. Tolkien mendapat nama sebagai seseorang yang menciptakan gerakan untuk melihat bahasa Inggris Kuno sebagai subyek daripada teori kesastraan dalam makalah seminalnya Beowulf: The Monsters and the Critics  (1936).

(31)

Sastra Inggris Kuno memiliki pengaruh besar terhadap sastra modern. Beberapa terjemahan terkenal termasuk terjemahan William Morris dari Beowulf dan terjemahan Ezra Pound dari The Seafarer . Pengaruh puisi bisa dilihat pada puisi modern T. S. Eliot, Ezra Pound dan W. H. Auden. Banyak bahan cerita dan peristilahan puisi heroik bisa ditemukan di The Hobbit , The Lord of the Rings  dan banyak lainnya.

Bahasa Inggris adalah sebuah bahasa yang berasal dari Inggris, merupakan bahasa utama di Britania Raya (termasuk Inggris), Amerika Serikat, serta banyak negara lainnya, dan termasuk rumpun bahasa Jermanik Barat. Bahasa ini berawal dari kombinasi antara beberapa bahasa lokal yang dipakai oleh orang-orang Norwegia, Denmark, dan Anglo-Saxon dari abad ke-6 sampai 10. Lalu pada tahun 1066 dengan ditaklukkan Inggris oleh William the Conqueror , sang penakluk dari Normandia, Perancis Utara, maka bahasa Inggris dengan sangat intensif mulai dipengaruhi bahasa Latin dan bahasa Perancis. Dari seluruh kosakata bahasa Inggris modern, diperkirakan ±50% berasal dari bahasa Perancis dan Latin.

Perkembangan bahasa Inggris biasa dibagi menjadi tiga masa:

 Bahasa Inggris Kuno atau bahasa Anglo-Saxon, 700 – 1066  Bahasa Inggris Tengahan, antara 1066 – 1500

 Bahasa Inggris Baru, mulai dari abad ke 16

Bahasa–bahasa kerabat Inggris

Bahasa Inggris tergolong rumpun bahasa Jermanik, dan terutama dari cabang Jermanik Barat. Kerabat terdekatnya adalah bahasa Friesland. Selain itu bahasa Belanda (termasuk pula bahasa-bahasa Jerman hilir lainnya) juga masih dekat. Bahasa Jerman (Bahasa Jerman hulu) agak lebih jauh lagi.

Tetapi dari semua bahasa Jermanik, bahasa Inggris adalah bahasa yang paling lain secara tata bahasa dan kosakata. Kosakata bahasa Inggris banyak dipengaruhi oleh bahasa Perancis, yang masuk melalui penaklukan bangsa Norman dan belakangan melalui penggunaan bahasa Perancis sebagai bahasa resmi selama beberapa abad di lingkungan pemerintahan.

(32)

Bahasa Inggris adalah bahasa pertama di Amerika Serikat, Antigua dan Barbuda, Australia, Bahama, Barbados, Bermuda, BritaniaRaya, Guyana, Jamaika, Saint Kitts dan Nevis, Selandia Baru danTrinidad dan Tobago.

Selain itu bahasa Inggris juga merupakan salah satu bahasa resmi di organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Komite Olimpiade Internasional, serta bahasa resmi di berbagai negara, seperti di Afrika Selatan, Belize, Filipina, Hong Kong, Irlandia, Kanada, Nigeria, Singapura, dan lainnya.

Di dunia bahasa Inggris merupakan bahasa kedua pertama yang dipelajari. Bahasa Inggris bisa menyebar karena pengaruh politik dan imperialisme Inggris dan selanjutnya Britania Raya di dunia. Salah satu pepatah Inggris zaman dahulu mengenai kerajaan Inggris yang disebut Imperium Britania ( British Empire ) adalah tempat “Matahari yang tidak pernah terbenam” (“ where the sun never sets ”).

Fonologinya

Bahasa Inggris mempunyai 26 fonem yaitu 21 huruf mati dan 5 huruf hidup. Di samping itu sistem tata bahasanya sederhana, di mana:

Huruf Vokal

Dalam sistem bunyi vokal terdiri dari 5 buah yaitu a, e, i, o, dan u. Huruf Konsonan

Bilabial Labio-dental

Dental Alveolar Post-alveolar

Palatal Velar Labial-velar Glottal Nasal m n ŋ Plosive p b t d k ɡ Affricate t d ʒ Fricative f v θ ð s z  ʃ   ʒ ç x h Flap ɾ Approximant ɹ  j ʍ w Lateral l

(33)

Sistem penulisan Alphabet Inggris

Tata bahasa

Tata bahasa Inggris memiliki variasi dalam struktur dan penggunaannya, itu tergantung tradisi yang digunakan oleh suatu negara yang dipengaruhi oleh bahasa asli dari negara tersebut. Secara umum, tata bahasa yang dipedomani adalah tata bahasa Inggris Amerika dan Inggris Britania Raya (British). (DR.Baiquni.MA telah menjelaskan hal ini dalam workshopnya dengan beberapa guru di Indonesia www.pendidikaninggris.com )

Sistem Kala

Sistem kala dalam bahasa Inggris disebut tense . Tense  terbagi menjadi tiga yakni:

 Past tense  (kala lampau)  Present tense  (kala kini)

 Future tense  (kala akan datang)

Dalam satu tense  masing-masing terbagi menjadi empat yakni:

Huruf besar Huruf kecil IPA Huruf besar Huruf kecil IPA A a  /eɪ / N n  / ɛn/ B b  /bi /ː O o  /oʊ / C c  /si /ː P p  /pi /ː D d  /di /ː Q q  /kju /ː E e  /i /ː R r  / ɑr/ F f  / ɛf/ S s  / ɛs/ G g  /d ʒi /ː T t  /ti /ː H h  /eɪt ʃ  / U u  /ju /ː I i  /aɪ / V v  /vi /ː J  j  /d ʒeɪ / W w  / ˈdʌbəlju /ː K k  /keɪ / X x  / ɛks/ L l  / ɛl/ Y y  /waɪ / M m  / ɛm/ Z z  /zi /ː

(34)

 Simple   Continuous   Perfect 

 Perfect Continuous 

Bahasa Inggris Abad Pertengahan

Bahasa Inggris Pertengahan ialah jenis bahasa Inggris yang diucapkan setelah serangan Norman pada 1066 hingga pertengahan/akhir 1400-an. Berasal dari Bahasa Inggris Kuno setelah William Idatang ke Inggris dengan para bangsawan Prancisnya dan mencegah bahasa itu diajarkan di sekolah-sekolah selama ratusan tahun. Selama beberapa waktu, bahasa Inggris meminjam beberapa katabahasa Prancis.

Pada 1470-an, Chancery Standard, sejenis bahasa Inggris yang diucapkan di London, mulai lebih umum. Sebagian hal ini karena William Caxton membawa mesin cetak ke Inggris pada 1470-an. Jenis bahasa Inggris yang diucapkan rakyat di Inggris antara saat itu dan 1650 disebut bahasa Inggris Modern Awal. Banyak dialek yang berbeda dalam bahasa Inggris Pertengahan. Geoffrey Chaucer menulis The Canterbury Tales  dalam bahasa Inggris Pertengahan.

Realita Bahasa Inggris Kuno

Bahasa Inggris Kuno (Anglo-Saxon  atau Englisc ) adalah bentuk awal dari bahasa Inggris yang digunakan di Inggris dan Skotlandia bagian selatan antara pertengahan Abad ke 5 sampai Abad ke-8. Merupakan bahasa Jermanik Barat dan sangat dekat dengan old Frisian  dan old Saxon  dan juga mendapat pengaruh yang sangat kuat dari old Norse , bagian dari grup bahasa Jermanik Utara.

Bahasa Inggris Kuno amat berbeda dari bahasa Inggris modern; memiliki banyak kata Jermanik, dan tatabahasanya lebih dekat ke bahasa Jerman dan Latin. Secara bertahap bahasa Inggris Kuno berubah ke bahasa Inggris Pertengahan setelah bangsa Normandia menyerang dan menghentikannya diajarkan di sekolah-sekolah selama 300 tahun.

(35)

Untuk itulah kenapa Professor atau Pengajar Bahasa Inggris di Amerika, Canada, England atau Australia telah banyak mengarang buku pelajaran Bahasa Inggris yang dinamai dengan ESL (English as a Second Language) atau EFL (English as a Foreign language). Buku tersebut dibuat untuk kita yang Bahasa Inggris adalah bukan bahasa ibu. Sehingga memudahkan kita memahami Bahasa Inggris karena dibuat oleh ahlinya.

Dosen kami dari England mengatakan bahwa Bahasa itu seperti mode yang bisa berubah-ubah The Speech changes as does fashion. Jadi kalau ada perubahan ketentuan bahasa bagaimana ? Itulah seorang dosen atau seorang guru harus mengetahuinya dan bisa menjelaskannya. Kalau kita bukan guru Bahasa Inggris maka kita tidak tahu hal yang demikian karena kita hanya pandai berbicara Bahasa Inggris saja. Sedangkan yang bisa meneliti hanya mereka yang ada dalam bidang Bahasa tersebut.

Professor kami dari Korea juga menyampaikan tidak bisa dipungkiri mereka yang berbicara tapi pandai Grammar tentu lebih bagus dari mereka yang tidak tahu apalagi Bahasa inggris bukan bahasa kita. Karena kalau kita tidak belajar maka kita akan asal pakai, apakah ini pantas digunakan atau tidak, sopan atau tidak.

Baiquni said :

Pengalaman adalah guru yang berharga. Maka penting sekali belajar adab. He… he …. Kalimat tegur sapa yang sering kami gunakan dengan teman di luar negeri :

When I studied in Cambridge University, I came to Campus on Monday morning to learn but our lecturer didn’t present because sick, so the class was so noisy. I said, “Please shut up”. I wanted them to be quite. To my surprise one of the students asked me, “How long have you been studying English?” I was shocked. I answered it honestly. I had been studying it for years since I was in elementary school. “Later my fellow teacher explained that I should use “Please be quite instead of ‘shut up’. The students thought I was being rude. I was so embarrassed. I thought, I had to be careful next time.

(36)

Hello ?

How are you ?

How are you doing ? How are you getting on ? How’s it going ?

How are things ?

How are things going ? How have you been ? How do you feel ? How goes it ?

How’s life treating you ? How’s life ?

Jadi tidak hanya ; Hello ? atau How are you ? Tapi hendaknya kita sering menggunakan kalimat lain karena kadang kawan-kawan kita juga tidak hanya menggunakan dua kalimat itu. Apabila kita taunya hanya cuma dua itu saja maka nanti kita akan bingung kalau teman mengucapkan kalimat lain. Cuma kalimat yang paling bagus adalah “How are you ?”. Karena kalimat ini kalimat beradab…

Ketika berbicara mereka lebih sering menggunakan ucapan singkat dan hal ini lebih enak bagi lidah mereka. Seperti :

Singkatnya Aslinya Contohnya

Here's Here is Here's your English book.

There'll There will There'll be nobody here tomorrow. There's There is There's a taxi!

That's That is That's Cambridge English! That'll That will That'll be 10 Rupiahs, please. How's How is? How's your wife?

What'll What will? What'll people think? What's What is? What's the matter? When's When is? When's the exam?

Where's Where is? Where's DR.Baiquni.MA? Who's Who is? Who's your teacher? Who'd Who would? Who'd like learn English? Who'll Who will? Who'll be there?

Bahkan dalam berbicara mereka sangat amat sering sekali menggunakan kalimat menyatu atau bersambung, seperti :

(37)

That's enough. (Itu dah cukup) (That's senough)

Sit on an orange crate!. (Duduklah di atas peti jeruk itu!) (Sit ton nen norange crate.)

Bring an apple and a book!. (Bawakan apel dan buku!) (Bring gen napple and de book.)

Jangan lupa untuk belajar Angka atau Bilangan  karena ia tidak pernah luput dalam pembicaraan sehari-hari. Entah di rumah, di kantor, di kampus, di masjid, apalagi di pasar.

Cardinal Numbers : 1st = first = pertama 2nd = second = kedua 3rd = third = ketiga 4th = fourth = keempat 5th = fifth = kelima 6th = sixth = keenam 7th = seventh = ketujuh 8th = eighth = kedelapan 9th = ninth = kesembilan 10th = tenth = kesepuluh Ordinal Numbers : 0 = zero 1 = one 2 = two 3 = three 4 = four 5 = five 6 = six 7 = seven 8 = eight 9 = Nine 10 = ten

Dalam membeli anda tentunya sering mengkalkulasikan, hal yang biasa dipakai di luar negeri, seperti : 2 + 3 = 5 two plus three equals/is five

Jangan lupa untuk mengingat : Ratusan : 100 306 408 568 576 Ribuan : 1000 2000 4531 7685 7683 Jutaan : 1000000 1255000 1565000

Orang asing sering sekali bertanya tentang masalah uang Indonesia. Satu Dollar berapa Rupiah ? One dollar how many rupiahs ?

Kalau ke pasar maka pasti bertanya berapa harganya ? How much ? Kadang anda bertanya dimana toko sepatu atau service handphone. Maka untuk bilangan Ke..(Ordinal Numbers) penting anda ingat. You go this street and turn lift there and there’s a big Mobile Shop,the second floor.

References

Related documents

Although a small portion of the injected heme- C14 was converted to labeled bile pigment within 30 minutes (33, 34), a rapid, nearly constant rate of excretion of bilirubin-C'4 was

Staphylococcus aureus (MRSA) over 9 months, we explored the effects of isolate storage on vancomycin and daptomycin MICs.. We identified overall declines in vancomycin and dapto-

The use of lex- ical (noun and verb heads, arguments), syntac- tic (parts of speech information), and discourse (predicted predicates, position, cohesion) features has the

We plan to publish a series of linguistic papers that use TNC as data of analy- sis, and demonstrate how basic information like word frequency and collocations

Designing a Citation Sensitive Research Tool An Initial Study of Browsing Specific Information Needs Proceedings of the 2009 Workshop on Text and Citation Analysis for Scholarly

Thus, to answer this question, this paper reports a set of experiments where five algorithms, first designed for the purpose of parsing English, have been adapted to French: a P

Emotion can be recognized through a variety of means such as voice intonation, body language, and more complex methods; such electroencephalography (EEG) [1]. However,

An important aspect of this project is the ac- curate identification of the explanation structure as found in procedural texts in order (1) to bet- ter understand explanation