• No results found

Bab 1 Transformasi Laplace

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Share "Bab 1 Transformasi Laplace"

Copied!
28
0
0

Loading.... (view fulltext now)

Full text

(1)

BDA, RYN

Transformasi

Laplace

(2)

Referensi

• Desjardins S J, Vaillancourt R, 2011, Ordinary Differential Equations Laplace Transforms and Numerical Methods for Engineers, University of Ottawa, Canada.

• Poularikas A D, Seely S, 2000 , Laplace Transform, CRC Press LLC

• Kreysziq, 2006, Advanced Engineering Mathematics 9th ed.

(3)

Silabus

• Transformasi Laplace ( 1)

• Transformasi Turunan dan Integral (2)

• Transformasi Persamaan differensial berbatas (1) • Teori pergeseran (2)

(4)

I. TRANSFORMASI LAPLACE

Review Differensial

Review Integral

(5)
(6)

Differential Rule

1. dk

2. d(ku)

3. d (u + v)

4. d (uv )

5. d (u/v)

6. d (u

n

)

= 0

= k du

= du + dv

= u dv + v du

= (v du – u dv)/v

2

= nu

n-1

du

(7)

Tentukan

dy/dx

untuk fungsi di bawah ini.

2

sin

y

x

x

sin x

y

x

(8)

 

2 2

sin

sin

dy

dv

du

u

v

dx

dx

dx

d x

d

x

x

x

dx

dx

2

sin

y

x

x

 

2 2

cos

sin

2

cos

2 sin

dy

x

x

x

x

dx

x

x

x

x

(9)

sin x

y

x

 

2 2 2

sin

sin

cos

sin

d

x

d x

du

dv

v

u

x

x

dy

dx

dx

dx

dx

dx

v

x

x

x

x

x

(10)

Review Integral

C x xdx C x xdx x C x xdx x C x xdx C a ax axdx C a ax axdx n x dx x C x dx n n                   

 cot csc csc cot csc sec tan sec tan sec sin cos cos sin 1 2 2 1 C x x x dx C x x dx C x x dx C x x dx C k e dx e kx kx             

arcsec 1 arctan 1 arcsin 1 ln 2 2 2

(11)

2

1

x

2

x dx

Salah satu petunjuk yg kita cari adalah jika kita dapat menemukan fungsi dan

turunannya dalam integran

Turunan dari adalah

1

x

2

2

x dx

1 2

u

du

3 2

2

3

u

C

3 2 2

2

1

3

x

C

2

Let

u

 

1

x

2

du

x dx

Contoh

(12)

Contoh

4

x

1

dx

Let

u

4

x

1

4

du

dx

1

4

du

dx

Penyelesaian untuk dx 1 2

1

4

u

du

3 2

2

1

3

u

4

C

3 2

1

6

u

C

32

1

4

1

6

x

C

(13)
(14)

Definisi

• Transformasi: Konversi matematika dari satu cara berpikir ke cara berpikir yang lain yang membuat penyelesaian

permasalahan lebih mudah

Transform Solution in transform way of thinking Invers Transform Problem in original way of thinking Solution in original way of thinking

(15)

Laplace

Transform

Solution

in s

domain

Inverse

Laplace

Transform

Problem

in time

domain

Solution

in time

domain

(16)

Laplace transformation

linear differential equation time domain solution Laplace transformed equation Laplace solution time domain Laplace domain or

complex frequency domain

algebra Laplace transform

inverse Laplace transform

(17)

• Dikembangkan oleh seorang Matematikawan Prancis, Pierre Simon Marquis De Laplace (1749-1827) yang

memiliki kontribusi penting pada ilmu mekanika astronomis, astronomi umum, teori fungsi dan teori probabilitas.

(18)

Jika 𝑓(𝑡)  sebuah fungsi yang didefinisikan untuk t ≥ 0 maka Transformasi Laplace (L )-nya merupakan fungsi integral dari 𝑓(𝑡)𝑒−𝑠𝑡 dengan t = 0 hingga t = ∞.

 Ini merupakan fungsi dari 𝑠, atau 𝐹(𝑠), atau dinotasikan dengan L [𝑓(t)]

L [𝑓(t)] = 𝐹(𝑠) = 𝑓 𝑡 𝑒0∞ −𝑠𝑡𝑑𝑡

• Dengan demikian, 𝑓(𝑡) merupakan transformasi balik (invers) dari 𝐹(𝑠) atau dinotasikan dengan L -1[F(s)]

(19)

Review

• Anda punya suatu fungsi yang tergantung pada waktu yaitu

f(t)

• Maka bentuk transformasi laplace adalah:

(20)

Catatan

• Penulisan notasi 𝑡 pada fungsi awal akan berubah menjadi 𝑠 setelah Transformasi Laplace

• Fungsi awal selalu menggunakan notasi dgn huruf kecil (misal: 𝑓(𝑡), 𝑔(𝑡)), akan berubah menggunakan notasi dgn huruf kapital (misal: 𝐹(𝑠), 𝐺(𝑠)) setelah Transformasi

Laplace

L [𝑓(t)] = 𝐹(𝑠) = 𝑓 𝑡 𝑒0∞ −𝑠𝑡𝑑𝑡 L [g(t)] = G(𝑠) = 𝑔 𝑡 𝑒0∞ −𝑠𝑡𝑑𝑡

(21)

Contoh 1. Transformasi Laplace sederhana

Jika 𝑓(𝑡) = 1 dengan t ≥ 0, Carilah Transformasi Laplacenya L [𝑓(t)] = 𝑓 𝑡 𝑒0∞ −𝑠𝑡𝑑𝑡 L [1] = 1 𝑒0∞ −𝑠𝑡𝑑𝑡 = − 1 𝑠 𝑒 −𝑠𝑡 0 ∞ = − 1 𝑠 𝑒−𝑠∞ − − 1 𝑠 𝑒−0 = 0 + 1 𝑠 = 1 𝑠

(22)

Contoh 2. Fungsi Eksponensial

• Jika𝑓(𝑡) = 𝑒𝑎𝑡dengan t ≥ 0 dan 𝑎 adalah sebuah konstanta,

Carilah Transformasi Laplacenya

L [𝑓(t)] = 𝑓 𝑡 𝑒0∞ −𝑠𝑡𝑑𝑡 L [𝑒𝑎𝑡] = 𝑒0∞ 𝑎𝑡𝑒−𝑠𝑡𝑑𝑡 = 𝑒0∞ −(𝑠−𝑎)𝑡𝑑𝑡 = - 1 𝑠−𝑎 𝑒−(𝑠−𝑎)𝑡 0 ∞ = - 1 𝑠−𝑎 𝑒−(𝑠−𝑎)∞ − − 1 𝑠−𝑎 𝑒 𝑎−𝑠 0 = 1 𝑠−𝑎

(23)

Contoh 3. Fungsi Hiperbola

Carilah transformasi Laplace dari cosh at dan sinh at. Jawab: Diketahui cosh at = 1 2 𝑒𝑎𝑡 + 𝑒−𝑎𝑡 sinh at = 1 2 𝑒𝑎𝑡 − 𝑒−𝑎𝑡

(24)

cosh at = 1 2 𝑒 𝑎𝑡 + 𝑒−𝑎𝑡 L cosh at) = 12 𝑒0∞ 𝑎𝑡 + 𝑒−𝑎𝑡 𝑒−𝑠𝑡𝑑𝑡 = 1 2 𝑒 𝑎𝑡𝑒−𝑠𝑡 + 𝑒−𝑎𝑡𝑒−𝑠𝑡 𝑑𝑡 ∞ 0 = 1 2 1 𝑠−𝑎 + 1 𝑠+𝑎 = 1 2 𝑠+𝑎 (𝑠−𝑎)(𝑠+𝑎) + 𝑠−𝑎 (𝑠+𝑎)(𝑠−𝑎) = 1 2 2𝑠 𝑠2−𝑎2 = 𝑠 𝑠2−𝑎2 sinh at = 1 2 𝑒𝑎𝑡 − 𝑒−𝑎𝑡 L (sinh at) = 12 𝑒0∞ 𝑎𝑡 − 𝑒−𝑎𝑡 𝑒−𝑠𝑡𝑑𝑡 = 1 2 𝑒𝑎𝑡𝑒−𝑠𝑡 − 𝑒−𝑎𝑡𝑒−𝑠𝑡 𝑑𝑡 ∞ 0 = 1 2 1 𝑠−𝑎 − 1 𝑠+𝑎 = 1 2 𝑠+𝑎 (𝑠−𝑎)(𝑠+𝑎) − 𝑠−𝑎 (𝑠+𝑎)(𝑠−𝑎) = 1 2 2𝑎 𝑠2−𝑎2 = 𝑎 𝑠2−𝑎2

(25)

Contoh 4. Fungsi Sinus

Buktikan bahwa: L (sin at ) = 𝑠2+𝑎𝑎 2 L (sin at ) = 𝑒0∞ −𝑠𝑡sin at 𝑑𝑡 = y  𝑑 𝑑𝑡 𝑢𝑣 = 𝑢 ′𝑣 + 𝑢𝑣′ 𝑢𝑣 = 𝑢′𝑣 + 𝑢𝑣′ 𝑢′𝑣 = 𝑢𝑣 − 𝑢𝑣′ 𝑢′ = 𝑒−𝑠𝑡 𝑢 = − 1 𝑠 𝑒−𝑠𝑡 𝑣 = sin 𝑎𝑡 𝑣′ = 𝑎 cos 𝑎𝑡

(26)

𝑦 = − 1 𝑠 𝑒−𝑠𝑡 sin 𝑎𝑡 − − 1 𝑠 𝑒−𝑠𝑡𝑎 cos 𝑎𝑡 𝑑𝑡 ∞ 0 𝑦 = − 𝑒−𝑠𝑡 𝑠 sin 𝑎𝑡 + 𝑎 𝑠 𝑒−𝑠𝑡 cos 𝑎𝑡 𝑑𝑡 ∞ 0 𝑢′ = 𝑒−𝑠𝑡 𝑢 = − 1 𝑠 𝑒−𝑠𝑡 𝑣 = 𝑐𝑜𝑠 𝑎𝑡 𝑣′ = − 𝑎 sin 𝑎𝑡 𝑦 = − 𝑒−𝑠𝑡 𝑠 sin 𝑎𝑡 + 𝑎 𝑠 − 𝑒−𝑠𝑡 𝑠 𝑐𝑜𝑠 𝑎𝑡 − − 1 𝑠 𝑒−𝑠𝑡(−𝑎 𝑠𝑖𝑛 𝑎𝑡) 𝑑𝑡 ∞ 0 𝑦 = − 𝑒−𝑠𝑡 𝑠 sin 𝑎𝑡 − 𝑎 𝑠2 𝑒−𝑠𝑡 cos 𝑎𝑡 − 𝑎2 𝑠2 𝑒−𝑠𝑡 sin 𝑎𝑡 𝑑𝑡 ∞ 0 𝑦

(27)

𝑦 + 𝑎2 𝑠2 𝑦 = −𝑒−𝑠𝑡 1 𝑠 sin 𝑎𝑡 + 𝑎 𝑠2 cos 𝑎𝑡 𝑠2 + 𝑎2 𝑠2 𝑦 = −𝑒−𝑠𝑡 1 𝑠 sin 𝑎𝑡 + 𝑎 𝑠2 cos 𝑎𝑡 0 ∞ = 0 + 1 0 + 𝑠𝑎2 = 𝑠𝑎2 𝑠2 + 𝑎2 𝑠2 𝑦 = 𝑎 𝑠2 𝑦 = 𝑎 𝑠2 𝑠2 𝑠2 + 𝑎2 = 𝑎 𝑠2 + 𝑎2

(28)

References

Related documents

Dengan menggunakan konsep Model Eliciting Activities ( MEAs ) yang dibuat untuk belajar matematika dengan cara yang lebih bermakna karena siswa mencoba memahami materi dengan

Proses berpikir bukan hanya salah satu penyebab siswa tidak mampu menjawab dengan benar soal UN pada mata pelajaran matematika, melainkan siswa yang tidak

PBM adalah satu kaedah yang mana pembelajaran matematik dilakukan berdasarkan aktiviti-aktiviti penyelesaian masalah dan memberi lebih banyak peluang kepada pelajar untuk

Salah satu perencanaan pembelajaran yang dapat dilakukan guru adalah memilih strategi yang melibatkan aktivitas siswa secara optimal, dan membuat pelajaran matematika

Unsur pelaku dalam penelitian ini adalah guru matematika sebagai kolaborator, peneliti dan siswa kelas IX, sedangkan kegiatan pembelajarannya adalah mata pelajaran matematika yang

Ide coffee table pada transformasi desian 2 saling menopang satu dengan yang lain dan memikirkan keefesienan bahan yang dipakai. Untuk material nakas ini menggunakan multiplek

Sehingga dari beberapa peneliti yang telah mengembangkan tentang masalah persamaan diferensial, penggunaan bentuk fisika pada shock absorber dan transformasi laplace

Hal tersebut merupakan faktor untuk terjadinya penggunaan mediasi sebagai salah satu cara penyelesaian sengketa dan damai dibandingkan dengan suatu proses lain ketika