“
“Kami berkembang di tempat dan waktu yang tepat. TempatnyaKami berkembang di tempat dan waktu yang tepat. Tempatnya
adalah Indonesia, waktunya adalah sekarang ini. Saat ekonomi
adalah Indonesia, waktunya adalah sekarang ini. Saat ekonomi
tumbuh luar biasa cepat. Hanya saja, keberuntungan tersebut kini
tumbuh luar biasa cepat. Hanya saja, keberuntungan tersebut kini
sekaligus menjadi sebuah tantangan bagi kami
sekaligus menjadi sebuah tantangan bagi kami.”.”
(Johari Zein, DIrektur Eksekutif JNE)
(Johari Zein, DIrektur Eksekutif JNE)
Kel 2 : Kel 2 : Handini Handini Hariri Hariri Yani Yani Yanu Yanu
PRESENTATION OUTLINE
PRESENTATION OUTLINE
Short History of JNE
Short History of JNE
JNE Services & Domestic Courier
JNE Services & Domestic Courier Services
Services
Problem identification
Problem identification
Strategic Factors
Strategic Factors
- External : Porter`s,
- External : Porter`s,
- Internal : VRIO, Corporate culture
- Internal : VRIO, Corporate culture
Strategic Factors Classification : SWOT
Strategic Factors Classification : SWOT
Strategic Factors Priority : SFAS
Strategic Factors Priority : SFAS
Alternative Stra
Alternative Strategic :
tegic : TOWS
TOWS Matrik
Matrik
Conclusion
Conclusion
PRESENTATION OUTLINE
PRESENTATION OUTLINE
Short History of JNE
Short History of JNE
JNE Services & Domestic Courier
JNE Services & Domestic Courier Services
Services
Problem identification
Problem identification
Strategic Factors
Strategic Factors
- External : Porter`s,
- External : Porter`s,
- Internal : VRIO, Corporate culture
- Internal : VRIO, Corporate culture
Strategic Factors Classification : SWOT
Strategic Factors Classification : SWOT
Strategic Factors Priority : SFAS
Strategic Factors Priority : SFAS
Alternative Stra
Alternative Strategic :
tegic : TOWS
TOWS Matrik
Matrik
Conclusion
Conclusion
History
History
of
of
JNE
JNE
(Tiki Jalur Nugraha Ekakurir)(Tiki Jalur Nugraha Ekakurir)
Salah satu divisi PT Citra Van Titipan Kilat (TiKi) yangSalah satu divisi PT Citra Van Titipan Kilat (TiKi) yang
bergerak & fokus di bidang kurir internasional, Segmen pasar bergerak & fokus di bidang kurir internasional, Segmen pasar premium.
premium.
26 November 1990 oleh H. Soeprapto Suparno dan Johari26 November 1990 oleh H. Soeprapto Suparno dan Johari
Zein. Dg Modal awal Rp 100 juta. Untuk sewa gedung, modal Zein. Dg Modal awal Rp 100 juta. Untuk sewa gedung, modal dan gaji pegawai 3 bln ( 8
dan gaji pegawai 3 bln ( 8 karyawan ).karyawan ).
Kegiatan usaha : kepabean, impor kiriman barang, dokumen,Kegiatan usaha : kepabean, impor kiriman barang, dokumen,
serta pengantaran dari luar negeri ke Indonesia serta pengantaran dari luar negeri ke Indonesia
Growing Fast
1994, menggarap pasar domestik, meningkat pesat
dalam waktu 5 tahun berikutnya.
2000 sebagai pemain utama di bisnis kurir dan logistik
di tanah air , & menjadi perusahaan sendiri dan meluncurkan kebijakan marketing baru dengan logo baru untuk membedakannya dengan TiKi
2002, memperluas aset dg membeli gedung dan
membangun JNE Operation Sorting Center di Jakarta.
2003, omset mencapai Rp 100 Miliar, strategi
pemasaran customize dengan target pasarnya
adalah masyarakat umum, dunia usaha dan
industri di dalam negeri serta whole seller dari
luar negeri
2004, JNE membeli dan membangun kantor pusat
2011, 21 tahun di bisnis ini pendapatan mencapai
750 Miliar. Dg
pengiriman paket 60-ton per hari
dg komposisi 90% domestik & internasional
10%. Pertumbuhan pendapatan 20-25% per
thn (pertumbuhan industri nasional hanya
15-20%)
2012, dg jumlah karyawan 3.500 orang, pendapatan
mencapai Rp 1,2 triliun dg total transaksi sebesar 60 juta paket.
Maret 2013, JNE memiliki kurang lebih 5.900 karyawan
, pendapatan naik menjadi Rp 1,75 triliun
2015 diperkirakan jumlah karyawan 13.000 orang.
International Network
Tahun 1991, bergabung di Asosiasi Pengangkutan Udara
Internasional/International Air Transport Association (IATA), yang memungkinkan JNE untuk menyediakan jasa antaran ke seluruh dunia. (IATA , organisasi perdagangan internasional bermarkas di Montreal, Kanada).
Membentuk Association Courier Conference of Asia (ACCA) yang
bermarkas di Hongkong, JNE bersama jasa kurir lain di Indonesia, Singapura, Jepang, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Hong Kong, kesempatan JNE mengakses pasar Asia.
Siap di pasar bebas, bergabung pada World Cargo Assosiation. Mengembangkan kantor penjualan di luar negeri.
Saat ini, JNE telah memiliki sales office di Singapura, Jepang, Belanda, Hongkong dan Australia .
JNE Services
International cargo service
Movement services, land transportation, and warehousing Custom handling services
Intracity courier service Domestic courier services International courier services Airport pick-up services
Money transfer service
PesONa, Indonesian gift order
PROBLEM IDENTIFICATION
Pendapatan JNE tumbuh rata-rata 40% per-tahun,
Suatu angka yang fantastis untuk bisnis kurir dan logistik. Tingkat pertumbuhan yg fantastis menuntut penambahan kapasitas yg signifikan.
Pertumbuhan yg sangat tinggi, menjadi bumerang.
Pertumbuhan awal yang disiapkan hanya 20% ternyata menjadi 40% per thn, akhirnya menjadi bumerang bagi sustainability perusahaan. Kekhawatiran tersebut mulai terbukti dengan makin meningkatnya komplain dari pelanggan.
Mengalami kepanikan.
Ketika secara aktual pertumbuhan mencapai 40%, perusahaan menjadi kewalahan dan mulai kedodoran di beberapa lini.
Arus kas perusahaan terganggu.
Dana non-budgeter terpaksa digunakan untuk mendanai berbagai proyek menambah kapasitas yg sifatnya ad hoc, tanpa direncanakan sebelumnya
Tantangan global MEA 2015
Akan membuka Indonesia menjadi pasar bebas , tantangan baru dari para pesaing dari berbagai negara ASEAN.
Strategi asing untuk masuk ke Indonesia
Salah satunya adalah melakukan akuisisi perusahaan-perusahaan domestik sehingga dapat menjalankan bisnis tidak harus dari nol.
STRATEGIC FACTORS
EXTERNAL FACTOR (PORTERS)
Berikut adalah analisis teori M Porter pada JNE: 1. Ancaman produk pengganti
Persaingan ancaman produk pengganti adalah layanan
pengiriman uang. Western Union (WU) sbg mitra kerja. Western Union adalah perusahaan jasa pengiriman uang secara cepat (real time on line) yang dilakukan lintas negara atau dalam satu negara hanya dalam hitungan detik.,bebas biaya adminstrasi & materai, terpercaya.
2. Ancaman pesaing
Persaingan yang semakin ketat dalam perusahaan penyedia ekspedisi/kurir baik dalam negeri/luar negeri merupakan
tantangan bagi JNE untuk menunjukan kinerjanya. Diantaranya TIKI, Pos Indonesia, DHL, Fedex dll. Dalam menghadapi
persaingan bisnis tersebut JNE memperluas jaringan dan memaksimalkan lokasi-lokasi yang berpotensi bagi JNE.
3. Ancaman pendatang baru
Ancaman pendatang baru dalam bisnis kurir adalah
perusahaan kurir seperti , ASPERINDO, Cahaya Nusantara Express, Cito Express, dan lain-lain. Dalam menghadapi
ancaman pendatang baru, cara yang harus dilakukan JNE adalah memberikan keamanan dan kenyamanan dalam
pengiriman, memberikan harga yang terjangkau, serta tepat waktu dalam pengiriman.
4. Daya tawar pemasok
Dalam upaya mempercepat pengembangan dan
pembangunan diburuhkan investasi. Dalam hal ini, JNE
menggunakan dana internal maupun eksternal yaitu melaui pinjaman bank dan melaui kemitraan dengan perusahaan asing. Menghadapi daya tawar pemasok JNE yaitu dengan dibukanya lagi kerjasama guna meningkatkan kerjasama perusahaan serta membina hubungan yang baik dengan para pemasok.
5. Daya tawar konsumen
Daya tawar konsumen pada TIKI/JNE adalah masyarakat umum. Untuk lebih mendekatkan diri dengan pelanggan, TIKI JNE juga telah mengeluarkan JNE Card sehingga bagi pelanggan yang memiliki kartu JNE tersebut, akan
memperoleh potongan dengan poin yang mereka
kumpulkan. Dengan menghadapi daya tawar konsumen dan mempertahankan konsumen TIKI/JNE lebih
meningkatkan fasilitas dan pelayanan sehingga kepercayaan pelanggan semakin tinggi.
INTERNAL FACTORS
VRIO (Valuable, Rarely, Imitate to cost, Organized)
Kondisi Kekuatan JNE saat ini
Mampu memberikan Pelayanan terbaik :
Hemat,Aman, Pasti, Cepat, Mudah, Terlacak, SDM terlatih, Penjemputan, praktis dan ekonomis, Kemudahan Pembayaran
Memiliki produk layanan yang inovatif.
Manajemen spiritual,mampu membuat Kecintaan dan kepedulian
karyawan kepada perusahaan .
Mempunyai kemampuan terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar
konsumen pada jasa ekspress yaitu ketepatan waktu, keamanan dan kualitas pelayanan
Meraih berbagai penghargaan serta sertifikasi
VALUE
NO STRENGTH OPPORTUNITY EXPLOIT
1 2 3 4 5 Pelayanan tebaik
Produk layanan inovatif
Manajemen spiritual, mampu buat
Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan
Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.
Sertifikasi ISO YES YES YES YES YES YES YES YES YES YES
NO STRENGTH THREAT NEUTRALIZED
1 2 3 4 5 Pelayanan terbaik
Produk layanan inovatif
Manajemen spiritual, mampu buat
Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan
Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.
Sertifikasi ISO YES YES YES YES YES YES YES YES YES YES
RARENES
S
NO STRENGTH LEVEL 1 2 3 4 5 Pelayanan terbaikProduk layanan inovatif
Manajemen spiritual, mampu buat Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan
Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.
Sertifikasi ISO Average Strong Average Average Average
IMMITATION
NO STRENGTH DUPLICATED 1 2 3 4 5 Pelayanan terbaikProduk layanan inovatif
Manajemen spiritual, mampu buat Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan
Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.
Sertifikasi ISO Easy Difficult Easy Easy Easy
ORGANIZED
NO STRENGTH LEVEL 1 2 3 4 5 Pelayanan terbaikProduk layanan inovatif
Manajemen spiritual, mampu buat Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan
Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.
Sertifikasi ISO Well organized Well organized Well organized Well organized Well organized
Berdasarkan sumberdaya yang dimiliki JNE maka di
analisis dengan VRIO yaitu :
Kondisi (1), merupakan kondisi yang Valuable, karena memiliki nilai berharga bagi perusahaan, Tapi tidak bersifat Rare, karena banyak usaha serupa. Mudah untuk menirunya, atau tidak Imitate to Cost, Sumberdaya ini juga organized, karena berhasil membuat sistem yang baik.
Kondisi (2), termasuk memiliki kategori Valuable, menarik minat konsumen, Saat ini masih belum ada yang sama/Rare, produk ini juga imitate to cost , karena semua produk dipatenkan, shg tidak bisa ditiru, Sumber daya ini juga well organized.
Kondisi (3), termasuk memiliki kategori Valuable, sangat berarti untuk sense of belonging para karyawan, Saat ini masih langka /Rare, karena dianggap tidak penting, Tetapi juga mudah untuk ditiru jika mau.
Kondisi (4), termasuk kategori Valuable, karena memiliki nilai
berharga sesuai bisnis inti perusahaan. tidak Rare, mudah ditiru, tetapi well organized.
Kondisi (5), merupakan kondisi yang Valuable, karena memiliki nilai berharga bagi perusahaan, Tapi tidak bersifat Rare, karena
perusahaan yg lain melakukan yg sama. Mudah untuk
menirunya, atau tidak Imitate to Cost, Sumberdaya ini juga organized, karena berhasil dapat diaudit dengan hasil baik.
Berdasarkan analisis tersebut, JNEmemiliki 1(satu) kondisi
internal yang S u s t a i n ed A d v a n ta g e.
.
S W O T ANALYSIS
INTERNAL
Kekuatan (Strength)
Mampu memberikan Pelayanan maksimal :
Hemat,Aman, Pasti, Cepat, Mudah, Terlacak, SDM terlatih,
Penjemputan, praktis dan ekonomis, Kemudahan Pembayaran
Manajemen spiritual,mampu membuat Kecintaan dan kepedulian
karyawan kepada perusahaan .
Produk layanan inovatif.
Meraih berbagai penghargaan serta sertifikasi
ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
Mempunyai kemampuan terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress yaitu ketepatan waktu, keamanan dan kualitas pelayanan
Kelemahan ( Weakness)
Keterbatasan kemampuan perusahaan untuk
mentransfer budaya organisasi kepada karyawan
baru yang jumlahnya sangat banyak, shg
kompetensi karyawan menurun.
Meningkatnya komplain dari konsumen sehingga
merasa segan dan cenderung dapat mengurangi
pelanggan.
Semua karyawan berstatus pegawai tetap (beban
S W O T ANALYSIS
INTERNAL
KEKUATAN (STRENGTH) KELEMAHAN (WEAKNESS)
Pelayanan maksimal : Hemat,
Aman, Pasti, Cepat, Mudah, Terlacak, SDM terlatih,
Penjemputan barang,
Kemudahan pembayaran.
Manajemen spiritual, mampu
buat Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan
Terbaik dlm memenuhi kebutuhan
dasar konsumen pada jasa ekspress.
Produk layanan inovatif
Meraih berbagai penghargaan
serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu
Keterbatasan kemampuan
perusahaan untuk mentransfer budaya organisasi kepada
karyawan baru yang jumlahnya sangat banyak, shg kurang
kompeten.
Meningkatnya komplain dari
pelanggan
Semua karyawan berstatus
S W O T ANALYSIS
EKSTERNAL
Kesempatan (Opportunity)
Perkembangan dunia usaha dan perubahan gaya hidup
masyarakat modern (bisnis jual beli online)
Permintaan tidak lagi terbatas pada paket kecil dan dokumen,
namun mencakup cargo, transportasi, logistik, dan distribusi.
Pertumbuhan pasar kurir & logistik domestik sangat besar (25%
atau ekuivalen dg Rp 20 per thn)
Peningkatan pertumbuhan ekonomi domestik, perkembangan
teknologi informasi & diversifikasi produk yg inovatif .
Booming yang terjadi di segmen ritel
Market Outlook 2013
In d o n e s i a E x pr e s s m a r k et
-Potential Growth : 25% (IDR 20 T) -Rise of Middle Class = Rise of Co n s u m p t i v e C o n s u m p t i o n
- On line shop
-Tourism & Service sectors will
-L e a d In d o n e s i a G r o w t h (N e w B u s i n e s s )
In d o n e s i a Su p p l y C h ai n M ar k et
- Grow th : 7%-10% or IDR 1800 T - MP3EI 2011 - 2015 (Infr ast ru ct ur e)
-G o v e r n m e n t M ed i u m & S m a l l E n t e r p r i s e p o l i c y
-International Indonesian Market focus
-G l o b a l B u s i n e s s p r o c e s s t r e n d In d o n e s i a L o g i s t i c s H i d d e n E x p e n d i t u r e -Transportation : 195 T -Storage : 40 T -Communication : 33 T -Manufacturing : 255 T -Trading : 115 T J N E In d o n e s i a Ex p r e s s M a r k et Target 2013 : IDR 1.750 T or 8% market 2014 : IDR 2.500 T or 10% market 2015 : IDR 3.500 T or 12% market 2016 : IDR 4.700 T or 13% market 2017 : IDR 6.400 T or 15% market
Ancaman ( Threat)
Banyaknya
perusahaan
penyedia
jasa
ekspedisi/kurir
yang
jg
menyediakan
jasa
pengiriman barang/paket seperti ASPERINDO,
Pos Indonesia, Pandu Siwi, Tiki, Cahaya
Nusantara Express, Cito Express, dll.
Masuknya pemain
–
pemain asing dalam pasar
ekspress (kurir) Seperti DHL, Fedex, dll
MEA pd thn 2015 dan pasar bebas serta akuisisi
S W O T ANALYSIS
EKSTERNAL
PELUANG ( Opportunity) ANCAMAN (Threat)
Perkembangan dunia usaha dan
perubahan gaya hidup masy modern (bisnis jual beli online)
Permintaan tidak lagi paket kecil
dan dokumen, namun juga mencakup penanganan cargo, transportasi, logistik, distribusi.
Pertumbuhan pasar kurir &
logistik domestik sangat besar (20% ekuivalen Rp 20 T per thn)
Peningkatan pertumbuhan
ekonomi domestik, teknologi informasi serta diversifikasi produk yang inovatif .
Booming yang terjadi di segmen
ritel (40% dari total pengiriman )
Banyaknya perusahaan penyedia
ekspedisi/kurir yang jg
menyediakan jasa pengiriman barang/paket seperti
ASPERINDO,Pos Indonesia, Pandu siwi, Cahaya Nusantara Express, Cito Express, Tiki dll.
Masuknya pemain – pemain asing
dalam pasar ekspress (kurir) Seperti DHL, Fedex, dll
MEA pd thn 2015 dan pasar bebas
STRATEGIC FACTORS DETERMINATION
S F A S ( Strategic Factors Analysis Summary)
External Strategic Factors Weight Rating Score Note OPPORTUNITY :
Gaya hidup masy modern (online)
Permintaan paket besar
Pertumbuhan pasar kurir & logistik domestik
Peningkatan pertumbuhan ekonomi domestik,
Booming di segmen ritel
0.20 0.15 0.25 0.25 0.15 4 3 4 4 3 0.8 0.45 1.0 1.0 0.45 TOTAL OPPORTUNITY 1.0 12 3.7 THREAT :
Banyaknya perusahaan penyedia ekspedisi/kurir
Masuknya pemain2 asing di pasar ekspress
MEA 2015, pasar bebas n akuisisi asing
0.4 0.3 0.3 3 2 1 1.2 0.6 0.3 TOTAL THREAT 1.0 7 2.1 TOTAL EFAS 2.6
IFAS
(Internal strategic Factors Analysis Summary)
Internal Strategic Factors Weight Rating Score Note STRENGTH :
• Produk inovatif • Manajemen spiritual • Sertifikasi ISO
• Terbaik pd jasa express domestik
0.3 0.2 0.2 0.3 4 3 3 4 1.2 0.6 0.6 1.2 TOTAL STRENGTH 1.0 14 3.6 WEAKNESS :
•Transfer knowledge terbatas • Komplain meningkat
• Semua karyawan pegawai tetap
0.3 0.3 0.4 3 3 2 0.9 0.6 0.8 TOTAL WEAKNESS 1.0 8 2.3 TOTAL IFAS 1.3 Weight/Bobot : (berjumlah 1.0) 1= Sedikit peluang 2 = Agak peluang 3 = Peluang 4 = sangat berpeluang Rating Kekuatan/Kelemahan: 1= Sedikit 2 = Agak 3 = Kuat/Lemah 4 = sangat kuat Rating Kesempatan/Ancaman: 1= Sedikit 2 = Agak 3 = Kesempatan/Mengancam
ANALYSIS DIAGRAM
X = S
–
W = 3.6
–
2.3 = 1.3
Y = O
–
T = 3.7
–
2.1 = 2.6
KUADRAN – I (1.3 - 2.6) KUADRAN - II KUADRAN - IV KUADRAN - III THREAT OPPORTUNITY WEAKNESS STRENGTHKuadran 1 : Merupakan situasi yang sangat menguntungkan perusahaan. memiliki peluang dan kekuatan shg dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan agresif (Growth oriented strategy ).
ALTERNATIVE STRATEGIES
by using a
T O W S MATRIX
STRENGTH
• Produk layanan inovatif • Manajemen spiritual • Sertifikasi ISO
• Terbaik pd pelayanan jasa express domestik
WEAKNESS
• Transfer knowledge terbatas • Komplain meningkat
• Semua karyawan pegawai tetap
OPPORTUNITY
Gaya hidup masy modern (online)
Permintaan paket besar
Pertumbuhan pasar kurir & logistik domestik
Peningkatan pertumbuhan ekonomi domestik,
Booming di segmen ritel
S.O Mempertahankan & meningkatkan pelayanan Menambah kapasitas perusahaan untuk pengembangan/ekpansi W.O Memperbaiki sistem pelatihan Menambah kapasitas untuk pengembangan/ekspansi THREAT
Banyaknya perusahaan penyedia ekspedisi/kurir
Masuknya pemain2 asing di pasar ekspress
MEA 2015, pasar bebas n akuisisi asing
S.T
Mempertahankan & meningkatkan pelayanan
Memperkuat jaringan domesti & internasional
W.T
Memperbaiki sistem
pelatihan dan memperkuat jaringan domestik &
internasional
INTERNAL
CONCLUSION
Dari analisis tersebut di atas bahwasanya faktor kekuatan lebih
besar dari faktor kelemahan dan pengaruh dari faktor peluang juga lebih besar dari faktor ancaman. Posisi PT. JNE berada
pada kuadran 1 yang berarti pada posisi PERTUMBUHAN, dimana hal ini menunjukkan kondisi intern PT. JNE yang KUAT, dengan lingkungan PELUANG yang sangat BESAR.
Hasil analisis yg terletak pada Kuadran 1, menggambarkan
bahwa situasi yang sangat baik karena ada kekuatan yang dimanfaatkan untuk meraih peluang yang menguntungkan. Untuk itu dapat digunakan strategi agresif. Berdasarkan titik koordinat tersebut maka JNE menggunakan strategi kekuatan dan peluang (SO) .
Strategi yang digunakan:
- Mempertahankan dan meningkatkan pelayanan
- Menambah kapasitas perusahaan untuk pengembangan/ekspansi
RECOMMENDATION
Pasar ekspress (kurir), konsumen pada pasar ini sangat mementingkan ketepatan waktu, keamanan, dan kualitas pelayanan. PT JNE harus mampu memberikan keamanan dan kenyamanan dalam pengiriman, memberikan harga yang terjangkau, serta tepat waktu dalam pengiriman.
Tingginya tekanan untuk mengejar pertumbuhan permintaan
dan ekspansi bisnis , sebaiknya JNE mempertimbangkan opsi IPO untuk memperoleh dana segar bagi pengembangannya.
Menyusun blue print baru, bukan hanya penambahan
kapasitas, tapi harus bertransformasi membentuk satu kesatuan, yaitu pemasaran, Sdm, sistem informasi, permodalan, operasional, pengembangan jaringan dan model bisnis.
Segera mendorong dan proaktif untuk melakukan sinergisitas
dari pengusaha, pemerintah dan dunia pendidikan sehingga industri ini tidak dikuasai oleh asing.