• No results found

Studi Kasus

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Share "Studi Kasus"

Copied!
34
0
0

Loading.... (view fulltext now)

Full text

(1)

Kami berkembang di tempat dan waktu yang tepat. TempatnyaKami berkembang di tempat dan waktu yang tepat. Tempatnya

adalah Indonesia, waktunya adalah sekarang ini. Saat ekonomi

adalah Indonesia, waktunya adalah sekarang ini. Saat ekonomi

tumbuh luar biasa cepat. Hanya saja, keberuntungan tersebut kini

tumbuh luar biasa cepat. Hanya saja, keberuntungan tersebut kini

sekaligus menjadi sebuah tantangan bagi kami

sekaligus menjadi sebuah tantangan bagi kami.”.”

(Johari Zein, DIrektur Eksekutif JNE)

(Johari Zein, DIrektur Eksekutif JNE)

Kel 2 : Kel 2 : Handini Handini Hariri Hariri Yani Yani Yanu Yanu

(2)

PRESENTATION OUTLINE

PRESENTATION OUTLINE

Short History of JNE

Short History of JNE

JNE Services & Domestic Courier

JNE Services & Domestic Courier Services

Services

Problem identification

Problem identification

Strategic Factors

Strategic Factors

- External : Porter`s,

- External : Porter`s,

- Internal : VRIO, Corporate culture

- Internal : VRIO, Corporate culture

Strategic Factors Classification : SWOT

Strategic Factors Classification : SWOT

Strategic Factors Priority : SFAS

Strategic Factors Priority : SFAS

 Alternative Stra

 Alternative Strategic :

tegic : TOWS

TOWS Matrik

Matrik

Conclusion

Conclusion

(3)

PRESENTATION OUTLINE

PRESENTATION OUTLINE

Short History of JNE

Short History of JNE

JNE Services & Domestic Courier

JNE Services & Domestic Courier Services

Services

Problem identification

Problem identification

Strategic Factors

Strategic Factors

- External : Porter`s,

- External : Porter`s,

- Internal : VRIO, Corporate culture

- Internal : VRIO, Corporate culture

Strategic Factors Classification : SWOT

Strategic Factors Classification : SWOT

Strategic Factors Priority : SFAS

Strategic Factors Priority : SFAS

 Alternative Stra

 Alternative Strategic :

tegic : TOWS

TOWS Matrik

Matrik

Conclusion

Conclusion

(4)

History

History

of

of

JNE

JNE

(Tiki Jalur Nugraha Ekakurir)(Tiki Jalur Nugraha Ekakurir)

 Salah satu divisi PT Citra Van Titipan Kilat (TiKi) yangSalah satu divisi PT Citra Van Titipan Kilat (TiKi) yang

bergerak & fokus di bidang kurir internasional, Segmen pasar bergerak & fokus di bidang kurir internasional, Segmen pasar premium.

premium.

 26 November 1990 oleh H. Soeprapto Suparno dan Johari26 November 1990 oleh H. Soeprapto Suparno dan Johari

Zein. Dg Modal awal Rp 100 juta. Untuk sewa gedung, modal Zein. Dg Modal awal Rp 100 juta. Untuk sewa gedung, modal dan gaji pegawai 3 bln ( 8

dan gaji pegawai 3 bln ( 8 karyawan ).karyawan ).

 Kegiatan usaha : kepabean, impor kiriman barang, dokumen,Kegiatan usaha : kepabean, impor kiriman barang, dokumen,

serta pengantaran dari luar negeri ke Indonesia serta pengantaran dari luar negeri ke Indonesia

(5)

Growing Fast

 1994, menggarap pasar domestik, meningkat pesat

dalam waktu 5 tahun berikutnya.

 2000 sebagai pemain utama di bisnis kurir dan logistik

di tanah air , & menjadi perusahaan sendiri dan meluncurkan kebijakan marketing baru dengan logo baru untuk membedakannya dengan TiKi

 2002, memperluas aset dg membeli gedung dan

membangun JNE Operation Sorting Center di Jakarta.

2003, omset mencapai Rp 100 Miliar, strategi

pemasaran customize dengan target pasarnya

adalah masyarakat umum, dunia usaha dan

industri di dalam negeri serta whole seller dari

luar negeri

 2004, JNE membeli dan membangun kantor pusat

(6)

2011, 21 tahun di bisnis ini pendapatan mencapai

750 Miliar. Dg

pengiriman paket 60-ton per hari

dg komposisi 90% domestik & internasional

10%. Pertumbuhan pendapatan 20-25% per

thn (pertumbuhan industri nasional hanya

15-20%)

 2012, dg jumlah karyawan 3.500 orang, pendapatan

mencapai Rp 1,2 triliun dg total transaksi sebesar 60  juta paket.

 Maret 2013, JNE memiliki kurang lebih 5.900 karyawan

, pendapatan naik menjadi Rp 1,75 triliun

 2015 diperkirakan jumlah karyawan 13.000 orang.

(7)
(8)

International Network

 Tahun 1991, bergabung di Asosiasi Pengangkutan Udara

Internasional/International Air Transport Association (IATA), yang memungkinkan JNE untuk menyediakan jasa antaran ke seluruh dunia. (IATA , organisasi perdagangan internasional bermarkas di Montreal, Kanada).

 Membentuk Association Courier Conference of Asia (ACCA) yang

bermarkas di Hongkong, JNE bersama jasa kurir lain di Indonesia, Singapura, Jepang, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Hong Kong, kesempatan JNE mengakses pasar Asia.

 Siap di pasar bebas, bergabung pada World Cargo Assosiation.  Mengembangkan kantor penjualan di luar negeri.

Saat ini, JNE telah memiliki sales office di Singapura, Jepang, Belanda, Hongkong dan Australia .

(9)

JNE Services

 International cargo service

 Movement services, land transportation, and warehousing  Custom handling services

 Intracity courier service  Domestic courier services  International courier services  Airport pick-up services

 Money transfer service

 PesONa, Indonesian gift order

(10)

PROBLEM IDENTIFICATION

 Pendapatan JNE tumbuh rata-rata 40% per-tahun,

Suatu angka yang fantastis untuk bisnis kurir dan logistik. Tingkat pertumbuhan yg fantastis menuntut penambahan kapasitas yg signifikan.

 Pertumbuhan yg sangat tinggi, menjadi bumerang.

Pertumbuhan awal yang disiapkan hanya 20% ternyata menjadi 40% per thn, akhirnya menjadi bumerang bagi sustainability perusahaan. Kekhawatiran tersebut mulai terbukti dengan makin meningkatnya komplain dari pelanggan.

 Mengalami kepanikan.

Ketika secara aktual pertumbuhan mencapai 40%, perusahaan menjadi kewalahan dan mulai kedodoran di beberapa lini.

(11)

  Arus kas perusahaan terganggu.

Dana non-budgeter terpaksa digunakan untuk mendanai berbagai proyek menambah kapasitas yg sifatnya ad hoc, tanpa direncanakan sebelumnya

 Tantangan global MEA 2015

 Akan membuka Indonesia menjadi pasar bebas , tantangan baru dari para pesaing dari berbagai negara  ASEAN.

 Strategi asing untuk masuk ke Indonesia

Salah satunya adalah melakukan akuisisi perusahaan-perusahaan domestik sehingga dapat menjalankan bisnis tidak harus dari nol.

(12)

STRATEGIC FACTORS

EXTERNAL FACTOR (PORTERS)

Berikut adalah analisis teori M Porter pada JNE: 1. Ancaman produk pengganti

Persaingan ancaman produk pengganti adalah layanan

pengiriman uang. Western Union (WU) sbg mitra kerja. Western Union adalah perusahaan jasa pengiriman uang secara cepat (real time on line) yang dilakukan lintas negara atau dalam satu negara hanya dalam hitungan detik.,bebas biaya adminstrasi & materai, terpercaya.

2. Ancaman pesaing

Persaingan yang semakin ketat dalam perusahaan penyedia ekspedisi/kurir baik dalam negeri/luar negeri merupakan

tantangan bagi JNE untuk menunjukan kinerjanya. Diantaranya TIKI, Pos Indonesia, DHL, Fedex dll. Dalam menghadapi

persaingan bisnis tersebut JNE memperluas jaringan dan memaksimalkan lokasi-lokasi yang berpotensi bagi JNE.

(13)

3. Ancaman pendatang baru

 Ancaman pendatang baru dalam bisnis kurir adalah

perusahaan kurir seperti , ASPERINDO, Cahaya Nusantara Express, Cito Express, dan lain-lain. Dalam menghadapi

ancaman pendatang baru, cara yang harus dilakukan JNE adalah memberikan keamanan dan kenyamanan dalam

pengiriman, memberikan harga yang terjangkau, serta tepat waktu dalam pengiriman.

4. Daya tawar pemasok

Dalam upaya mempercepat pengembangan dan

pembangunan diburuhkan investasi. Dalam hal ini, JNE

menggunakan dana internal maupun eksternal yaitu melaui pinjaman bank dan melaui kemitraan dengan perusahaan asing. Menghadapi daya tawar pemasok JNE yaitu dengan dibukanya lagi kerjasama guna meningkatkan kerjasama perusahaan serta membina hubungan yang baik dengan para pemasok.

(14)

5. Daya tawar konsumen

Daya tawar konsumen pada TIKI/JNE adalah masyarakat umum. Untuk lebih mendekatkan diri dengan pelanggan, TIKI JNE juga telah mengeluarkan JNE Card sehingga bagi pelanggan yang memiliki kartu JNE tersebut, akan

memperoleh potongan dengan poin yang mereka

kumpulkan. Dengan menghadapi daya tawar konsumen dan mempertahankan konsumen TIKI/JNE lebih

meningkatkan fasilitas dan pelayanan sehingga kepercayaan pelanggan semakin tinggi.

(15)

 INTERNAL FACTORS

VRIO (Valuable, Rarely, Imitate to cost, Organized)

 Kondisi Kekuatan JNE saat ini

 Mampu memberikan Pelayanan terbaik :

Hemat,Aman, Pasti, Cepat, Mudah, Terlacak, SDM terlatih, Penjemputan, praktis dan ekonomis, Kemudahan Pembayaran

 Memiliki produk layanan yang inovatif.

 Manajemen spiritual,mampu membuat Kecintaan dan kepedulian

karyawan kepada perusahaan .

 Mempunyai kemampuan terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar

konsumen pada jasa ekspress yaitu ketepatan waktu, keamanan dan kualitas pelayanan

 Meraih berbagai penghargaan serta sertifikasi

(16)

VALUE

NO STRENGTH OPPORTUNITY EXPLOIT

1 2 3 4 5 Pelayanan tebaik

Produk layanan inovatif

Manajemen spiritual, mampu buat

Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan

Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.

Sertifikasi ISO YES YES YES YES YES YES YES YES YES YES

NO STRENGTH THREAT NEUTRALIZED

1 2 3 4 5 Pelayanan terbaik

Produk layanan inovatif

Manajemen spiritual, mampu buat

Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan

Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.

Sertifikasi ISO YES YES YES YES YES YES YES YES YES YES

(17)

RARENES

S

NO STRENGTH LEVEL 1 2 3 4 5 Pelayanan terbaik

Produk layanan inovatif

Manajemen spiritual, mampu buat Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan

Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.

Sertifikasi ISO  Average Strong  Average  Average  Average

IMMITATION

NO STRENGTH DUPLICATED 1 2 3 4 5 Pelayanan terbaik

Produk layanan inovatif

Manajemen spiritual, mampu buat Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan

Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.

Sertifikasi ISO Easy Difficult Easy Easy Easy

(18)

ORGANIZED

NO STRENGTH LEVEL 1 2 3 4 5 Pelayanan terbaik

Produk layanan inovatif

Manajemen spiritual, mampu buat Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan

Terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress.

Sertifikasi ISO Well organized Well organized Well organized Well organized Well organized

Berdasarkan sumberdaya yang dimiliki JNE maka di

analisis dengan VRIO yaitu :

Kondisi (1), merupakan kondisi yang Valuable, karena memiliki nilai berharga bagi perusahaan, Tapi tidak bersifat Rare, karena banyak usaha serupa. Mudah untuk menirunya, atau tidak Imitate to Cost, Sumberdaya ini juga organized, karena berhasil membuat sistem yang baik.

(19)

Kondisi (2), termasuk memiliki kategori Valuable, menarik minat konsumen, Saat ini masih belum ada yang sama/Rare, produk ini juga imitate to cost , karena semua produk dipatenkan, shg tidak bisa ditiru, Sumber daya ini juga well organized.

Kondisi (3), termasuk memiliki kategori Valuable, sangat berarti untuk sense of belonging  para karyawan, Saat ini masih langka /Rare, karena dianggap tidak penting, Tetapi juga mudah untuk ditiru jika mau.

Kondisi (4), termasuk kategori Valuable, karena memiliki nilai

berharga sesuai bisnis inti perusahaan. tidak Rare, mudah ditiru, tetapi well organized.

Kondisi (5), merupakan kondisi yang Valuable, karena memiliki nilai berharga bagi perusahaan, Tapi tidak bersifat Rare, karena

perusahaan yg lain melakukan yg sama. Mudah untuk

menirunya, atau tidak Imitate to Cost, Sumberdaya ini juga organized, karena berhasil dapat diaudit dengan hasil baik.

 Berdasarkan analisis tersebut, JNEmemiliki 1(satu) kondisi

internal yang S u s t a i n ed A d v a n ta g e.

.

(20)

S W O T ANALYSIS

INTERNAL

 Kekuatan (Strength)

 Mampu memberikan Pelayanan maksimal :

Hemat,Aman, Pasti, Cepat, Mudah, Terlacak, SDM terlatih,

Penjemputan, praktis dan ekonomis, Kemudahan Pembayaran

 Manajemen spiritual,mampu membuat Kecintaan dan kepedulian

karyawan kepada perusahaan .

 Produk layanan inovatif.

 Meraih berbagai penghargaan serta sertifikasi

ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.

(21)

 Mempunyai kemampuan terbaik dlm memenuhi kebutuhan dasar konsumen pada jasa ekspress yaitu ketepatan waktu, keamanan dan kualitas pelayanan

(22)

 Kelemahan ( Weakness)

Keterbatasan kemampuan perusahaan untuk

mentransfer budaya organisasi kepada karyawan

baru yang jumlahnya sangat banyak, shg

kompetensi karyawan menurun.

Meningkatnya komplain dari konsumen sehingga

merasa segan dan cenderung dapat mengurangi

pelanggan.

Semua karyawan berstatus pegawai tetap (beban

(23)

S W O T ANALYSIS

INTERNAL

KEKUATAN (STRENGTH) KELEMAHAN (WEAKNESS)

 Pelayanan maksimal : Hemat,

 Aman, Pasti, Cepat, Mudah, Terlacak, SDM terlatih,

Penjemputan barang,

Kemudahan pembayaran.

 Manajemen spiritual, mampu

buat Kecintaan dan kepedulian karyawan thd perusahaan

 Terbaik dlm memenuhi kebutuhan

dasar konsumen pada jasa ekspress.

 Produk layanan inovatif

 Meraih berbagai penghargaan

serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu

 Keterbatasan kemampuan

perusahaan untuk mentransfer budaya organisasi kepada

karyawan baru yang jumlahnya sangat banyak, shg kurang

kompeten.

 Meningkatnya komplain dari

pelanggan

 Semua karyawan berstatus

(24)

S W O T ANALYSIS

EKSTERNAL

 Kesempatan (Opportunity)

 Perkembangan dunia usaha dan perubahan gaya hidup

masyarakat modern (bisnis jual beli online)

 Permintaan tidak lagi terbatas pada paket kecil dan dokumen,

namun mencakup cargo, transportasi, logistik, dan distribusi.

 Pertumbuhan pasar kurir & logistik domestik sangat besar (25%

atau ekuivalen dg Rp 20 per thn)

 Peningkatan pertumbuhan ekonomi domestik, perkembangan

teknologi informasi & diversifikasi produk yg inovatif .

 Booming yang terjadi di segmen ritel

(25)
(26)

Market Outlook 2013

In d o n e s i a E x pr e s s m a r k et

-Potential Growth : 25% (IDR 20 T) -Rise of Middle Class = Rise of Co n s u m p t i v e C o n s u m p t i o n

- On line shop

-Tourism & Service sectors will

-L e a d In d o n e s i a G r o w t h (N e w B u s i n e s s )

In d o n e s i a Su p p l y C h ai n M ar k et

- Grow th : 7%-10% or IDR 1800 T - MP3EI 2011 - 2015 (Infr ast ru ct ur e)

-G o v e r n m e n t M ed i u m & S m a l l E n t e r p r i s e p o l i c y

-International Indonesian Market focus

-G l o b a l B u s i n e s s p r o c e s s t r e n d In d o n e s i a L o g i s t i c s H i d d e n E x p e n d i t u r e -Transportation : 195 T -Storage : 40 T -Communication : 33 T -Manufacturing : 255 T -Trading : 115 T J N E In d o n e s i a Ex p r e s s M a r k et Target 2013 : IDR 1.750 T or 8% market 2014 : IDR 2.500 T or 10% market 2015 : IDR 3.500 T or 12% market 2016 : IDR 4.700 T or 13% market 2017 : IDR 6.400 T or 15% market

(27)

 Ancaman ( Threat)

Banyaknya

perusahaan

penyedia

jasa

ekspedisi/kurir

yang

jg

menyediakan

jasa

pengiriman barang/paket seperti ASPERINDO,

Pos Indonesia, Pandu Siwi, Tiki, Cahaya

Nusantara Express, Cito Express, dll.

Masuknya pemain

 –

  pemain asing dalam pasar

ekspress (kurir) Seperti DHL, Fedex, dll

MEA pd thn 2015 dan pasar bebas serta akuisisi

(28)

S W O T ANALYSIS

EKSTERNAL

PELUANG ( Opportunity) ANCAMAN (Threat)

 Perkembangan dunia usaha dan

perubahan gaya hidup masy modern (bisnis jual beli online)

 Permintaan tidak lagi paket kecil

dan dokumen, namun juga mencakup penanganan cargo, transportasi, logistik, distribusi.

 Pertumbuhan pasar kurir &

logistik domestik sangat besar (20% ekuivalen Rp 20 T per thn)

 Peningkatan pertumbuhan

ekonomi domestik, teknologi informasi serta diversifikasi produk yang inovatif .

 Booming yang terjadi di segmen

ritel (40% dari total pengiriman )

 Banyaknya perusahaan penyedia

ekspedisi/kurir yang jg

menyediakan jasa pengiriman barang/paket seperti

 ASPERINDO,Pos Indonesia, Pandu siwi, Cahaya Nusantara Express, Cito Express, Tiki dll.

 Masuknya pemain – pemain asing

dalam pasar ekspress (kurir) Seperti DHL, Fedex, dll

 MEA pd thn 2015 dan pasar bebas

(29)

STRATEGIC FACTORS DETERMINATION

S F A S ( Strategic Factors Analysis Summary)

External Strategic Factors Weight Rating Score Note OPPORTUNITY :

Gaya hidup masy modern (online)

Permintaan paket besar

Pertumbuhan pasar kurir & logistik domestik

Peningkatan pertumbuhan ekonomi domestik,

Booming di segmen ritel

0.20 0.15 0.25 0.25 0.15 4 3 4 4 3 0.8 0.45 1.0 1.0 0.45 TOTAL OPPORTUNITY 1.0 12 3.7 THREAT :

Banyaknya perusahaan penyedia ekspedisi/kurir

Masuknya pemain2 asing di pasar ekspress

MEA 2015, pasar bebas n akuisisi asing

0.4 0.3 0.3 3 2 1 1.2 0.6 0.3 TOTAL THREAT 1.0 7 2.1 TOTAL EFAS 2.6

(30)

 IFAS

(Internal strategic Factors Analysis Summary)

Internal Strategic Factors Weight Rating Score Note STRENGTH :

• Produk inovatif • Manajemen spiritual • Sertifikasi ISO

• Terbaik pd jasa express domestik

0.3 0.2 0.2 0.3 4 3 3 4 1.2 0.6 0.6 1.2 TOTAL STRENGTH 1.0 14 3.6 WEAKNESS :

•Transfer knowledge terbatas • Komplain meningkat

• Semua karyawan pegawai tetap

0.3 0.3 0.4 3 3 2 0.9 0.6 0.8 TOTAL WEAKNESS 1.0 8 2.3 TOTAL IFAS 1.3 Weight/Bobot : (berjumlah 1.0) 1= Sedikit peluang 2 = Agak peluang 3 = Peluang 4 = sangat berpeluang Rating Kekuatan/Kelemahan: 1= Sedikit 2 = Agak 3 = Kuat/Lemah 4 = sangat kuat Rating Kesempatan/Ancaman: 1= Sedikit 2 = Agak 3 = Kesempatan/Mengancam

(31)

 ANALYSIS DIAGRAM

X = S

 –

 W = 3.6

 –

 2.3 = 1.3

 Y = O

 –

T = 3.7

 –

 2.1 = 2.6

KUADRAN – I (1.3 - 2.6) KUADRAN - II KUADRAN - IV KUADRAN - III THREAT OPPORTUNITY WEAKNESS STRENGTH

Kuadran 1 : Merupakan situasi yang sangat menguntungkan perusahaan. memiliki peluang dan kekuatan shg dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan agresif (Growth oriented strategy ).

(32)

ALTERNATIVE STRATEGIES

by using a

T O W S MATRIX

STRENGTH

• Produk layanan inovatif • Manajemen spiritual • Sertifikasi ISO

• Terbaik pd pelayanan jasa express domestik

WEAKNESS

• Transfer knowledge terbatas • Komplain meningkat

• Semua karyawan pegawai tetap

OPPORTUNITY

Gaya hidup masy modern (online)

Permintaan paket besar

Pertumbuhan pasar kurir & logistik domestik

Peningkatan pertumbuhan ekonomi domestik,

Booming di segmen ritel

S.O  Mempertahankan & meningkatkan pelayanan  Menambah kapasitas perusahaan untuk pengembangan/ekpansi W.O  Memperbaiki sistem pelatihan  Menambah kapasitas untuk pengembangan/ekspansi THREAT

Banyaknya perusahaan penyedia ekspedisi/kurir

Masuknya pemain2 asing di pasar ekspress

MEA 2015, pasar bebas n akuisisi asing

S.T

 Mempertahankan & meningkatkan pelayanan

 Memperkuat jaringan domesti & internasional

W.T

Memperbaiki sistem

pelatihan dan memperkuat  jaringan domestik &

internasional

INTERNAL

(33)

CONCLUSION

 Dari analisis tersebut di atas bahwasanya faktor kekuatan lebih

besar dari faktor kelemahan dan pengaruh dari faktor peluang  juga lebih besar dari faktor ancaman. Posisi PT. JNE berada

pada kuadran 1 yang berarti pada posisi PERTUMBUHAN, dimana hal ini menunjukkan kondisi intern PT. JNE yang KUAT, dengan lingkungan PELUANG yang sangat BESAR.

 Hasil analisis yg terletak pada Kuadran 1, menggambarkan

bahwa situasi yang sangat baik karena ada kekuatan yang dimanfaatkan untuk meraih peluang yang menguntungkan. Untuk itu dapat digunakan strategi agresif. Berdasarkan titik koordinat tersebut maka JNE menggunakan strategi kekuatan dan peluang (SO) .

 Strategi yang digunakan:

- Mempertahankan dan meningkatkan pelayanan

- Menambah kapasitas perusahaan untuk pengembangan/ekspansi

(34)

RECOMMENDATION

 Pasar ekspress (kurir), konsumen pada pasar ini sangat mementingkan ketepatan waktu, keamanan, dan kualitas pelayanan. PT JNE harus mampu memberikan keamanan dan kenyamanan dalam pengiriman, memberikan harga yang terjangkau, serta tepat waktu dalam pengiriman.

 Tingginya tekanan untuk mengejar pertumbuhan permintaan

dan ekspansi bisnis , sebaiknya JNE mempertimbangkan opsi IPO untuk memperoleh dana segar bagi pengembangannya.

 Menyusun blue print baru, bukan hanya penambahan

kapasitas, tapi harus bertransformasi membentuk satu kesatuan, yaitu pemasaran, Sdm, sistem informasi, permodalan, operasional, pengembangan jaringan dan model bisnis.

 Segera mendorong dan proaktif untuk melakukan sinergisitas

dari pengusaha, pemerintah dan dunia pendidikan sehingga industri ini tidak dikuasai oleh asing.

References

Related documents

Yet, complex operational and supply chain management issues for global consumer product giants like Nike and Apple have resulted in the decisive shift of focus on corporate

With two classes of catastrophes, three basic contract types are proposed: a fixed premium contract providing partial or full coverage, a variable premium contract offering

The primary objective of this study was to compare med- ical management (including pre-hospital management and surgical treatment) and clinical outcomes between an elderly

The green node represent EXT1 and grey edges interactions identified in Y2H (b) Luciferase reporter assay using TP1-luciferase construct in HeLa Notch ΔE-eGFP cell lines

(2001) also used ANN to estimate the daily heat loads of model house buildings with different combi- nations of the wall and roof types (i.e. cavity walls and roofs with

The Special/Education/Liberal Studies General Curriculum K-12 Five Year concentration is open only to Longwood students who have successfully completed all requirements for

La igualdad en el ámbito de la creación y producción artística e intelectual. Las autoridades públicas, en el ámbito de sus competencias, velarán por hacer efectivo el principio

20 Interview, Vernon Everitt, Managing Director in charge of Customer Experience, Marketing and Communications, TfL 21 Both Phil Young and Vernon Everitt used this figure