And hove mode him a little lower than the angels. And hove mode him a little lower than the angels. You hove put him in charge of all creation:
You hove put him in charge of all creation: The birds of the air, the fish of the
The birds of the air, the fish of the sea.sea.
0 Lord our God, the majesty and glory of Your name 0 Lord our God, the majesty and glory of Your name Transcends the earth and fills the heavens.
Transcends the earth and fills the heavens.
0 Lord our God, little children praise You perfectly, 0 Lord our God, little children praise You perfectly, And so would we. Alleluia.
And so would we. Alleluia.
Lagu ini dapat dinyanyikan sebagai lagu komuni pada hari raya Tuhan Raja semesta alam, masa paskah, Lagu ini dapat dinyanyikan sebagai lagu komuni pada hari raya Tuhan Raja semesta alam, masa paskah, atau masa biasa.
atau masa biasa. Terdiri dari Terdiri dari 79 birama yang memiliki 79 birama yang memiliki motif asli motif asli dan pengembangan, sekwens naik dan pengembangan, sekwens naik dandan turun, interval naik dan turun. Lagu ini terdiri atas 20 motif dan 24 frase dengan kalimat pertanyaan dan turun, interval naik dan turun. Lagu ini terdiri atas 20 motif dan 24 frase dengan kalimat pertanyaan dan jawaban.
jawaban. Interpretasi lagu Interpretasi lagu yang yang dijabarkan dijabarkan memiliki memiliki 3 3 bagian bagian yang yang setiap setiap bagian bagian memiliki memiliki pesan pesan yangyang berbeda-beda.
berbeda-beda.
Lagu ini mengingatkanku kala aku sedang naik pesawat menuju Jakarta dalam rangka mengikuti ujian Lagu ini mengingatkanku kala aku sedang naik pesawat menuju Jakarta dalam rangka mengikuti ujian mencari kerja. Sungguh mulia ciptaan tangan Tuhan itu. Aku begitu kecil dan rapuh, tapi aku mencari kerja. Sungguh mulia ciptaan tangan Tuhan itu. Aku begitu kecil dan rapuh, tapi aku dikasihaniNya. Dan bukan aku saja, tapi juga seluruh dunia ciptaanNya ini dikasihaniNya. Puji Tuhan. dikasihaniNya. Dan bukan aku saja, tapi juga seluruh dunia ciptaanNya ini dikasihaniNya. Puji Tuhan.
B
Be
eta
tap
pa
a M
Muli
ulia
a N
Na
am
ma
a T
Tuhan
uhan
Bila ku menatap kaki langit, Bila ku menatap kaki langit, melihat ciptaan jarimu, melihat ciptaan jarimu, bulan bintang di jagad raya. bulan bintang di jagad raya.Siapa daku yang telah Dikau sayang??? Siapa daku yang telah Dikau sayang??? Kau bri mahkota kemuliaan dan hormat. Kau bri mahkota kemuliaan dan hormat. Kau ciptakan seturut rupa dan gambarMu. Kau ciptakan seturut rupa dan gambarMu. Segala kuasa tlah Dikau serahkan.
Segala kuasa tlah Dikau serahkan.
Ternak di padang, unggas di udara, ikan di laut Ternak di padang, unggas di udara, ikan di laut Siapa daku?
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Siapakah daku, Siapakah daku,
yang telah Dikau sayang? yang telah Dikau sayang?
Allah Tuhan, betapa mulia nama Tuhan, Allah Tuhan, betapa mulia nama Tuhan, di seluruh alam semesta.
di seluruh alam semesta.
Allah Tuhan, semua makhluk memuja Dikau, Allah Tuhan, semua makhluk memuja Dikau, kami juga, kami juga.
kami juga, kami juga.
Halleluya, Halleluya, betapa mulia nama Tuhan. Halleluya, Halleluya, betapa mulia nama Tuhan. Halleluya, Halleluya, betapa mulia nama Tuhan. Halleluya, Halleluya, betapa mulia nama Tuhan. Halleluya… Halleluya… Halleluya…!!
Halleluya… Halleluya… Halleluya…!!
MAZMUR 8
MAZMUR 8
Pemahaman kita sebagai orang percaya dibangun atas dasar pengenalan kita akan Allah melalui Pemahaman kita sebagai orang percaya dibangun atas dasar pengenalan kita akan Allah melalui relasi yang karib dengan Dia. Seseorang tidak dapat menyelami pekerjaan Allah secara benar tanpa relasi yang karib dengan Dia. Seseorang tidak dapat menyelami pekerjaan Allah secara benar tanpa membangun cara berpikir yang sesuai dengan pemikiran Allah. Oleh karena itu, kita harus membangun membangun cara berpikir yang sesuai dengan pemikiran Allah. Oleh karena itu, kita harus membangun pola pikir
pola pikir yang sesuai yang sesuai dengan kebenaran Allah. dengan kebenaran Allah. Hal ini Hal ini memang tidak memang tidak mudah, dan mudah, dan merupakan pergumulanmerupakan pergumulan yang berat bagi orang percaya untuk memahami karya-Nya dalam setiap aspek kehidupan. Lalu, yang berat bagi orang percaya untuk memahami karya-Nya dalam setiap aspek kehidupan. Lalu, bagaimana kita seharusnya
bagaimana kita seharusnya memahami dan menyikapi setiap hal ymemahami dan menyikapi setiap hal yang terjadi dalam perjalanan ang terjadi dalam perjalanan kehidupankehidupan kita bersama Allah?
kita bersama Allah?
Mazmur ini adalah Mazmur pertama yang merupakan mazmur pujian (hymn of praise). Di sinilah, Mazmur ini adalah Mazmur pertama yang merupakan mazmur pujian (hymn of praise). Di sinilah, kita sekali lagi melihat kekayaan kitab ini, yang memiliki nuansa yang beraneka ragam. Mazmur ini kita sekali lagi melihat kekayaan kitab ini, yang memiliki nuansa yang beraneka ragam. Mazmur ini dimulai dengan satu pujian karena kemuliaan dan keagungan Tuhan yang mengatasi ciptaan-Nya. Dan, dimulai dengan satu pujian karena kemuliaan dan keagungan Tuhan yang mengatasi ciptaan-Nya. Dan, jikalau
jikalau kita kita mau mau mengerti, mengerti, sesungguhnya sesungguhnya ini ini merupakan merupakan suatu suatu berkat berkat yang yang besar! besar! Tidak Tidak setiap setiap orangorang memiliki mata rohani untuk menyaksikan kemuliaan Tuhan. Ada orang yang hidupnya selalu memiliki mata rohani untuk menyaksikan kemuliaan Tuhan. Ada orang yang hidupnya selalu bertanya-tanya: mengapa Allah mengizinkan ini dan itu, mengapa Allah tidak mencegah, mengapa Dia berdiam tanya: mengapa Allah mengizinkan ini dan itu, mengapa Allah tidak mencegah, mengapa Dia berdiam diri, dan seterusnya. Orang-orang seperti ini sedang mencurigai Allah, seolah mereka tahu
diri, dan seterusnya. Orang-orang seperti ini sedang mencurigai Allah, seolah mereka tahu yang lebih baikyang lebih baik daripada Allah, mereka tidak melihat kemuliaan dan keagungan Allah, yang mereka lihat adalah kejahatan daripada Allah, mereka tidak melihat kemuliaan dan keagungan Allah, yang mereka lihat adalah kejahatan dan kebusukan semata-mata. Seperti yang pernah dikatakan oleh Nietzsche, "... keretakan pada tembok, dan kebusukan semata-mata. Seperti yang pernah dikatakan oleh Nietzsche, "... keretakan pada tembok, itulah Allah!"
itulah Allah!"
Bukankah memang benar, bahwa mereka
Bukankah memang benar, bahwa mereka yang tidak mampu melihat dan menyaksikan kemuliaanyang tidak mampu melihat dan menyaksikan kemuliaan Allah cenderung akan menghujat nama-Nya, entah dengan lantan
Allah cenderung akan menghujat nama-Nya, entah dengan lantan g atau diam-diam? Itulah sebabnya, padag atau diam-diam? Itulah sebabnya, pada ayat yang ketiga dikatakan "Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar ayat yang ketiga dikatakan "Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendenda
kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendenda m." Bukan di dalam pengertianm." Bukan di dalam pengertian bahwa
bahwa kelak kelak bayi-bayi bayi-bayi serta serta anak-anak anak-anak itu itu akan akan mengalahkan mengalahkan para para musuh musuh mereka, mereka, melainkan melainkan bahwabahwa bahkan bayi-bayi pun tahu bagaimana memberitakan kemuliaan Tuhan
bahkan bayi-bayi pun tahu bagaimana memberitakan kemuliaan Tuhan dan memuji Dia, sementara ordan memuji Dia, sementara orangang yang terus mencurigai Tuhan akan dibungkam. Tuhan akan terus menyatakan diri dalam segala yang terus mencurigai Tuhan akan dibungkam. Tuhan akan terus menyatakan diri dalam segala kemuliaan-Nya, berbahagialah mereka yang melihat serta mengagumi-Nya.
kemuliaan-Nya, berbahagialah mereka yang melihat serta mengagumi-Nya.
Ketika pemazmur melihat keindahan ciptaan Tuhan yang begitu dahsyat, kemahabesaran Tuhan Ketika pemazmur melihat keindahan ciptaan Tuhan yang begitu dahsyat, kemahabesaran Tuhan
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
kefanaannya, ketidakberartian dirinya jika dibandingkan dengan ciptaan Tuhan yang sangat luas. kefanaannya, ketidakberartian dirinya jika dibandingkan dengan ciptaan Tuhan yang sangat luas. Kemuliaan Tuhan dalam ciptaan seharusnya membawa manusia untuk mengenal diri dengan benar. Kemuliaan Tuhan dalam ciptaan seharusnya membawa manusia untuk mengenal diri dengan benar.
Namun,
Namun, pemazmur pemazmur tidak tidak berhenti berhenti di di situ. situ. Ia Ia tidak tidak menjadi menjadi putus putus asa, asa, kecewa, kecewa, dan dan kemudiankemudian mengutuki Allah, melainkan justru pada titik ini, ia mendapati bahwa sesungguhnya manusia diciptakan mengutuki Allah, melainkan justru pada titik ini, ia mendapati bahwa sesungguhnya manusia diciptakan secara khusus dan dengan keunikan yang tiada taranya karena Allah telah membuatnya hampir sama secara khusus dan dengan keunikan yang tiada taranya karena Allah telah membuatnya hampir sama seperti diri-Nya sendiri. Dalam hal ini, ia bukan hanya mengenal keterbatasan dirinya, melainkan juga seperti diri-Nya sendiri. Dalam hal ini, ia bukan hanya mengenal keterbatasan dirinya, melainkan juga mengetahui keunikan dan kehormatan yang dimilikinya. Apakah perbedaan pernyataan pemazmur di sini mengetahui keunikan dan kehormatan yang dimilikinya. Apakah perbedaan pernyataan pemazmur di sini dengan seseorang yang memegahkan kebolehan dirinya, kehebatannya, mungkin kepandaiannya, dengan seseorang yang memegahkan kebolehan dirinya, kehebatannya, mungkin kepandaiannya, mungkin segala bakat yang dimiliki, kuasa, pengaruh, dan lain sebagainya? Perbedaannya adalah, tidak mungkin segala bakat yang dimiliki, kuasa, pengaruh, dan lain sebagainya? Perbedaannya adalah, tidak seperti pemazmur, orang ini tidak pernah mengenal keterbatasan dirinya, dan karena itu, tidak mungkin seperti pemazmur, orang ini tidak pernah mengenal keterbatasan dirinya, dan karena itu, tidak mungkin pula ia
pula ia melihat kebesaran melihat kebesaran dan kemuliaan dan kemuliaan Allah yang Allah yang dikaruniakan-Nya dikaruniakan-Nya kepada dirinkepada dirinya. Yang ya. Yang dilihatnyadilihatnya adalah kemuliaan dirinya sendiri! Inilah paradoks yang ada dalam hidup manusia yang sangat singkat itu. adalah kemuliaan dirinya sendiri! Inilah paradoks yang ada dalam hidup manusia yang sangat singkat itu. Alangkah indahnya jika kita diberikan mata yang mampu melihat, melihat apa yang Allah lihat, bukan Alangkah indahnya jika kita diberikan mata yang mampu melihat, melihat apa yang Allah lihat, bukan apa yang mau kita lihat.
apa yang mau kita lihat.
Pengertian itulah yang membuat pemazmur mengenali tempat dan posisinya dalam alam semesta. Pengertian itulah yang membuat pemazmur mengenali tempat dan posisinya dalam alam semesta. Pada ayat 7, kita membaca bahwa manusia, sekalipun terbatas dan kecil, diberi kuasa atas ciptaan yang Pada ayat 7, kita membaca bahwa manusia, sekalipun terbatas dan kecil, diberi kuasa atas ciptaan yang lain, bahkan segala-galanya telah diletakkan Tuhan di bawah kakinya. Kemuliaan serta kehormatan yang lain, bahkan segala-galanya telah diletakkan Tuhan di bawah kakinya. Kemuliaan serta kehormatan yang ada pada diri manusia ditandai dengan penguasaan manusia atas alam semesta. Alangkah hinanya ketika ada pada diri manusia ditandai dengan penguasaan manusia atas alam semesta. Alangkah hinanya ketika kita menyaksikan manusia justru dikuasai oleh ciptaan yang lebih rendah, entah itu uang, emas, minyak, kita menyaksikan manusia justru dikuasai oleh ciptaan yang lebih rendah, entah itu uang, emas, minyak, atau bahkan dikuasai oleh kekuasaan itu sendiri! Sekali lagi, manusia memang makhluk yang paradoks. atau bahkan dikuasai oleh kekuasaan itu sendiri! Sekali lagi, manusia memang makhluk yang paradoks. Sesungguhnya, Tuhan sendiri telah memberikan kuasa itu dalam diri manusia, tetapi manusia justru jatuh Sesungguhnya, Tuhan sendiri telah memberikan kuasa itu dalam diri manusia, tetapi manusia justru jatuh untuk memperebutkan kekuasaan, seolah-olah itu merupakan sesuatu yang ada di luar diri manusia. untuk memperebutkan kekuasaan, seolah-olah itu merupakan sesuatu yang ada di luar diri manusia. Mengapa terjadi kebingungan (confusion) kekuasaan? Mazmur ini mengatakan bahwa itu karena manusia Mengapa terjadi kebingungan (confusion) kekuasaan? Mazmur ini mengatakan bahwa itu karena manusia tidak melihat kemuliaan dan keagungan Allah
tidak melihat kemuliaan dan keagungan Allah yang mengatasi seluruh ciptaan. Dengan kata lain, manusiayang mengatasi seluruh ciptaan. Dengan kata lain, manusia tidak melihat kekuasaan dan pemerintahan Allah atas segala ciptaan, termasuk atas hidup manusia itu tidak melihat kekuasaan dan pemerintahan Allah atas segala ciptaan, termasuk atas hidup manusia itu sendiri.
sendiri.
Kuasa yang diberikan kepada manusia hanya bisa dijalankan dengan benar ketika manusia Kuasa yang diberikan kepada manusia hanya bisa dijalankan dengan benar ketika manusia menundukkan diri di bawah pemerintahan Allah yang berdaulat. Kejatuhan manusia ke dalam d
menundukkan diri di bawah pemerintahan Allah yang berdaulat. Kejatuhan manusia ke dalam d osa sudahosa sudah diselesaikan oleh Yesus Kristus, yang memulihkan ketaatan manusia di bawah pemerintahan kehendak diselesaikan oleh Yesus Kristus, yang memulihkan ketaatan manusia di bawah pemerintahan kehendak Allah yang di surga. Yesus Kristus tidak hanya menjadi teladan, sosok seorang manusia yang Allah yang di surga. Yesus Kristus tidak hanya menjadi teladan, sosok seorang manusia yang menundukkan diri di bawah kekuasaan Allah, melainkan Dia sendiri adalah satu-satunya jalan menuju menundukkan diri di bawah kekuasaan Allah, melainkan Dia sendiri adalah satu-satunya jalan menuju kepada ketaatan yang sejati sehingga barangsiapa percaya dalam nama-Nya akan beroleh keselamatan. kepada ketaatan yang sejati sehingga barangsiapa percaya dalam nama-Nya akan beroleh keselamatan. Keselamatan yang mencakup pengampunan dosa, kehidupan yang kekal, pemulihan pengenalan diri yang Keselamatan yang mencakup pengampunan dosa, kehidupan yang kekal, pemulihan pengenalan diri yang benar, posisi
benar, posisi manusia dalam cimanusia dalam ciptaan, menjalankan kuasa yang ptaan, menjalankan kuasa yang ada dalam diri ada dalam diri manusia, dan pada manusia, dan pada akhirnya,akhirnya, bagaimana manusia semakin jelas melihat kemuliaan nama Tuhan di seluruh bumi.
bagaimana manusia semakin jelas melihat kemuliaan nama Tuhan di seluruh bumi.
LANGIT MENCERITAKAN KEMULIAAN ALLAH LANGIT MENCERITAKAN KEMULIAAN ALLAH
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
khusus.
khusus. Wahyu umum adalah cara AllWahyu umum adalah cara Allah menyatakan diriNya di alam sah menyatakan diriNya di alam semesta. Pengetahuan manusiaemesta. Pengetahuan manusia tentang yang baik dan jahat merupakan
tentang yang baik dan jahat merupakan wahyu umum. Pasal 8 ditulis oleh raja Daud. Swahyu umum. Pasal 8 ditulis oleh raja Daud. Syair yang demikianyair yang demikian indah digambarkan dalam pasal ini. Dimulai dengan kata kemuliaan dan diakhir dengan kemuliaan. Inti indah digambarkan dalam pasal ini. Dimulai dengan kata kemuliaan dan diakhir dengan kemuliaan. Inti dari pasal ini adalah berbicara tentang kemuliaan Allah. Kemuliaan Allah terlukiskan melalui karya dari pasal ini adalah berbicara tentang kemuliaan Allah. Kemuliaan Allah terlukiskan melalui karya ciptaan Allah yang
ciptaan Allah yang demikian luar biasanya. Ademikian luar biasanya. Ada 3 hal da 3 hal penting yang menjadi penekanan dalam penting yang menjadi penekanan dalam bagian ini.bagian ini. Pertama, Kebesaran Tuhan sebagai pencipta dan pemerintah (ayat 2b-3). Allah meninggikan Pertama, Kebesaran Tuhan sebagai pencipta dan pemerintah (ayat 2b-3). Allah meninggikan orang yang rendah dan merendahkan orang yang sombong dan tinggi hati. Hanya orang yang rendah dan merendahkan orang yang sombong dan tinggi hati. Hanya orang-orang yang sederhana, yang rendah hatilah yang bisa mengakui, mempercayai dan memuliakan Tuhan. orang yang sederhana, yang rendah hatilah yang bisa mengakui, mempercayai dan memuliakan Tuhan. Sedangkan orang yang sombong tidak akan mengakui dan tunduk kepada Allah.
Sedangkan orang yang sombong tidak akan mengakui dan tunduk kepada Allah.
Kedua, keberadaan manusia sesungguhnya (5). Dalam ayat ini Allah dibandingkan dengan alam Kedua, keberadaan manusia sesungguhnya (5). Dalam ayat ini Allah dibandingkan dengan alam semesta. Di hadapan Tuhan alam semesta yang demikian luas ini tidak ada
semesta. Di hadapan Tuhan alam semesta yang demikian luas ini tidak ada apa-apanya. Selanjutnya alamapa-apanya. Selanjutnya alam semesta yang mahaluas ini dibandingkan dengan manusia. Dalam alam semesta manusia adalah mahluk semesta yang mahaluas ini dibandingkan dengan manusia. Dalam alam semesta manusia adalah mahluk yang kecil dan tidak berarti. Kemudian Allah dibandingkan dengan manusia. Dihadapan Allah manusia yang kecil dan tidak berarti. Kemudian Allah dibandingkan dengan manusia. Dihadapan Allah manusia tidak penting, tidak berarti dan tidak ada apa-apanya. Namun Allah demikian kasih dan peduli kepada tidak penting, tidak berarti dan tidak ada apa-apanya. Namun Allah demikian kasih dan peduli kepada manusia. Manusia dikasihi, diperhitungkan oleh Tuhan dan dijadikannya berarti.
manusia. Manusia dikasihi, diperhitungkan oleh Tuhan dan dijadikannya berarti.
Ketiga, kebesaran manusia sebagai anugerah Allah (ayat 6-9). Allah memberikan mandat dan Ketiga, kebesaran manusia sebagai anugerah Allah (ayat 6-9). Allah memberikan mandat dan kuasa kepada manusia. Manusia yang tadinya tidak ada apa-apan
kuasa kepada manusia. Manusia yang tadinya tidak ada apa-apan ya, dijadikan Allah penting dan demikianya, dijadikan Allah penting dan demikian berharga.
berharga. Oleh Oleh sebab sebab itu itu manusia manusia memiliki memiliki tanggung tanggung jawab jawab yang yang besar besar kepada kepada Allah Allah untuk untuk mengelolamengelola alam semesta ini dengan penuh tanggung jawab.
alam semesta ini dengan penuh tanggung jawab.
MANUSIA, ISTIMEWA DIANTARA CIPTAAN
MANUSIA, ISTIMEWA DIANTARA CIPTAAN
Pendahuluan Pendahuluan
Mazmur ini merupakan kidung pujian kepada Allah karena telah memberikan kepada manusia Mazmur ini merupakan kidung pujian kepada Allah karena telah memberikan kepada manusia tanggung jawab dan martabat. Kej 1:1-2:3 dan Maz. 104 menjelaskan bahwa bumi dan langit, yang tanggung jawab dan martabat. Kej 1:1-2:3 dan Maz. 104 menjelaskan bahwa bumi dan langit, yang sekarang diatur dengan indah dan teratur, mengundang kita untuk memuji Sang Pencipta. Pemazmur sekarang diatur dengan indah dan teratur, mengundang kita untuk memuji Sang Pencipta. Pemazmur mengungkapkan kekagumannya atas dunia yang begitu indah. Manusia berdiri antara bumi dan langit; mengungkapkan kekagumannya atas dunia yang begitu indah. Manusia berdiri antara bumi dan langit; dunia diciptakan buat manusia.
dunia diciptakan buat manusia. Penjelasan
Penjelasan
Pemazmur memahami keajaiban potensi kita. Dalam Mazmur 8 ini, dia merefleksikan kemuliaan Pemazmur memahami keajaiban potensi kita. Dalam Mazmur 8 ini, dia merefleksikan kemuliaan manusia.
manusia. Kata nama-Mu Kata nama-Mu dalam ayat 2 menunjukkan bukan hanya pribadi Allah tetapi juga dalam ayat 2 menunjukkan bukan hanya pribadi Allah tetapi juga pewahyuanpewahyuan diriNya. Istilah nama-Mu dan KeagunganMu adalah sinonim dalam bentuk puisi, menyatakan pribadi diriNya. Istilah nama-Mu dan KeagunganMu adalah sinonim dalam bentuk puisi, menyatakan pribadi Allah dan
Allah dan pewahyuanNya melalui ciptaan. pewahyuanNya melalui ciptaan. Sekalipun ciptaan mengSekalipun ciptaan mengekspresikan kemuliaanNya,ekspresikan kemuliaanNya, mewahyukan eksistensiNya, dan kemahakuasaanNya, namun yang berada di
mewahyukan eksistensiNya, dan kemahakuasaanNya, namun yang berada di balik semua itu adalah Allahbalik semua itu adalah Allah sendiri. Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa pujian dan penyembahan yang benar kepada Allah hanya sendiri. Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa pujian dan penyembahan yang benar kepada Allah hanya dapat timbul dalam hati yang diterangi oleh wahyu Allah. Melalui wahyu umum (alam semesta) maupun dapat timbul dalam hati yang diterangi oleh wahyu Allah. Melalui wahyu umum (alam semesta) maupun
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
antara kelompok bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu dibandingkan dengan kelompok musuh dan antara kelompok bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu dibandingkan dengan kelompok musuh dan pendendam.
pendendam. Kata Kata bayi-bayi bayi-bayi menyimbolkan menyimbolkan kelemahan kelemahan dan dan kerendahan kerendahan hati hati manusia, manusia, namun namun merekamereka memiliki kekuatan yang lebih besar daripada musuh-musuh Allah.
memiliki kekuatan yang lebih besar daripada musuh-musuh Allah. Kekuatan itu terletak pada Allah yangKekuatan itu terletak pada Allah yang mereka percayai. Ini kelompok orang yang mengenal wahyu dan keagungan Allah, serta mereka percayai. Ini kelompok orang yang mengenal wahyu dan keagungan Allah, serta memberitakannya. Allah memakai yang lemah di mata dunia untuk menyatakan kuasaNya dan untuk memberitakannya. Allah memakai yang lemah di mata dunia untuk menyatakan kuasaNya dan untuk membungkam para musuh Allah. Sebaliknya istilah musuh dan pendendam menyimbolkan kekuatan membungkam para musuh Allah. Sebaliknya istilah musuh dan pendendam menyimbolkan kekuatan manusia dalam kecongkakan dan penonjolkan dirinya. Esensi dari musuh Allah adalah mereka yang tidak manusia dalam kecongkakan dan penonjolkan dirinya. Esensi dari musuh Allah adalah mereka yang tidak mengenal nama Allah dan wahyu Allah sehingga tidak memuji Allah.
mengenal nama Allah dan wahyu Allah sehingga tidak memuji Allah.
Allah memilih dan memanggil orang yang lemah menurut dunia ini. TujuanNya adalah untuk Allah memilih dan memanggil orang yang lemah menurut dunia ini. TujuanNya adalah untuk menyatakan bahwa jalan Allah bukan jalan manusia serta tidak terselami oleh manusia. Tujuan lainnya, menyatakan bahwa jalan Allah bukan jalan manusia serta tidak terselami oleh manusia. Tujuan lainnya, agar kita tidak menyombongkan diri di hadapan Allah.
agar kita tidak menyombongkan diri di hadapan Allah.
Puji-pujian kepada Allah hanya muncul dari
Puji-pujian kepada Allah hanya muncul dari
orang-orang yang menyadari kelemahannya serta bersandar pada Dia. Sebaliknya, orang-orang
orang-orang yang menyadari kelemahannya serta bersandar pada Dia. Sebaliknya, orang-orang
congkak yang tidak percaya kepada Allah, bukan saja tidak memujiNya tetapi juga
congkak yang tidak percaya kepada Allah, bukan saja tidak memujiNya tetapi juga
mencemoohkanNya.
mencemoohkanNya.
Pemazmur mempelajari langit, bulan dan matahari dan semua yang telah diciptakan Allah. Pemazmur mempelajari langit, bulan dan matahari dan semua yang telah diciptakan Allah. Kemudian,
tiba-Kemudian, tiba-tiba dia dikejutkan dengan karya utama dari Pencipta, yaitu manusia: “Apakah manusitiba dia dikejutkan dengan karya utama dari Pencipta, yaitu manusia: “Apakah manusia,.a,. Sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya,?” Sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya,?” (ay.5).
(ay.5). Dan dia berseru dalam kesadaran yang mengejutkannya; ”Engkau telah membuatnya hampir samaDan dia berseru dalam kesadaran yang mengejutkannya; ”Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah dan memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas seperti Allah dan memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan
buatan tangan-Mu; tangan-Mu; segala-segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya.” (ay. 6galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya.” (ay. 6-7). Ya benar yang-7). Ya benar yang dikatakan pemazmur itu. Bila kita membandingkan alam semesta ciptaan Tuhan yang begitu besar, dikatakan pemazmur itu. Bila kita membandingkan alam semesta ciptaan Tuhan yang begitu besar, manusia hanyalah sebutir pasir di lautan luas. Siapakah manusia hingga patut diperhitungkan oleh Tuhan? manusia hanyalah sebutir pasir di lautan luas. Siapakah manusia hingga patut diperhitungkan oleh Tuhan?
Ayat 6-9, adalah penegasan kembali kar
Ayat 6-9, adalah penegasan kembali karya sekaligus perintah Allah pada manusia untuk menguasaiya sekaligus perintah Allah pada manusia untuk menguasai binatang di darat, laut, dan udara, menguasai segala ciptaan
binatang di darat, laut, dan udara, menguasai segala ciptaan Tuhan (Perintah yang sama tertulis KejadianTuhan (Perintah yang sama tertulis Kejadian 1:26-28).
1:26-28).
Pujian dari pemazmur ini mengawali pembicaraan kita tentang mengenal dan melakukan kehendak Pujian dari pemazmur ini mengawali pembicaraan kita tentang mengenal dan melakukan kehendak Allah di dalam hidup kita. Lebih menarik lagi, kata “malaikat” yang dipakai dalam ayat 6 adalah kata Allah di dalam hidup kita. Lebih menarik lagi, kata “malaikat” yang dipakai dalam ayat 6 adalah kata “Elohim” atau “Allah”. Hal ini dapat ditafsir
“Elohim” atau “Allah”. Hal ini dapat ditafsir kan: Allah menjadikan kita sebagai penguasa dan pemimpinkan: Allah menjadikan kita sebagai penguasa dan pemimpin atau makhluk-makhluk ilahi seperti malaikat, atau sedikit lebih
atau makhluk-makhluk ilahi seperti malaikat, atau sedikit lebih rendah dari diri-Nya sendiri.rendah dari diri-Nya sendiri. Pemahaman ini
Pemahaman ini mendorong kita untuk memuji mendorong kita untuk memuji dan menyembah Tuhan dengan selurdan menyembah Tuhan dengan seluruh keberadaanuh keberadaan kita. Kita ditugaskan Tuhan untuk bekerjasama dengan Dia dalam mengelola kehidupan kita dan dunia. kita. Kita ditugaskan Tuhan untuk bekerjasama dengan Dia dalam mengelola kehidupan kita dan dunia. Inilah tempat kita dan fungsi kita dalam ciptaan-Nya. Untuk memenuhi status kita di dalam kerajaan-Nya, Inilah tempat kita dan fungsi kita dalam ciptaan-Nya. Untuk memenuhi status kita di dalam kerajaan-Nya, Dia memberi kita kemampuan untuk memikirkan pikiran-pikiran-Nya, untuk mengalami dan Dia memberi kita kemampuan untuk memikirkan pikiran-pikiran-Nya, untuk mengalami dan mengungkapkan perasaan-Nya dan untuk mengenal dan melakukan kehendak-Nya.
mengungkapkan perasaan-Nya dan untuk mengenal dan melakukan kehendak-Nya.
Akhirnya, dengan sukacita karena kebaikan Tuhan, pemazmur mengakhiri dengan pujian: “Ya Akhirnya, dengan sukacita karena kebaikan Tuhan, pemazmur mengakhiri dengan pujian: “Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi
TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi !” (ay. 10). Manusi!” (ay. 10). Manusia hanya bisaa hanya bisa melakukan satu hal sebagai ungkapan rasa syukur atas segala
melakukan satu hal sebagai ungkapan rasa syukur atas segala yang telah Allah lakukan, yaitu memuji danyang telah Allah lakukan, yaitu memuji dan memuliakan nama Tuhan.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
yang
yang diukir menudiukir menurut gambar rut gambar sang sang Pencipta, Pencipta, sedangkan sedangkan Demut Demut adalah adalah keserupaan. keserupaan. Maksud Maksud AllahAllah menciptakan manusia menurut gambar dan rupanya adalah: mendudukkan dan memberi mandat kepada menciptakan manusia menurut gambar dan rupanya adalah: mendudukkan dan memberi mandat kepada manusia sebagai wakilNya di dunia ini untuk menguasai/memerintah seluruh alam semesta dalam manusia sebagai wakilNya di dunia ini untuk menguasai/memerintah seluruh alam semesta dalam tanggungjawab Allah sendiri sebagai pemberi mandat (bdk ay 7-9). Mandat untuk menguasai/memerintah tanggungjawab Allah sendiri sebagai pemberi mandat (bdk ay 7-9). Mandat untuk menguasai/memerintah bukanlah untuk merusak tapi
bukanlah untuk merusak tapi untuk mengelolah secara untuk mengelolah secara bertanggungjawab demi kesejahteraan manusia ibertanggungjawab demi kesejahteraan manusia itutu sendiri. Selain itu kesegambaran manusia dengan Allah juga melukiskan hubungan yang khusus antara sendiri. Selain itu kesegambaran manusia dengan Allah juga melukiskan hubungan yang khusus antara Allah dan manusia, hubungan ini memungkinkan Allah dapat berfirman kepada manusia, Allah dan manusia, hubungan ini memungkinkan Allah dapat berfirman kepada manusia, melakukan/mengikat perjanjian dengannya dan sebaliknya pula, manusia dapat berkomunikasi dengan melakukan/mengikat perjanjian dengannya dan sebaliknya pula, manusia dapat berkomunikasi dengan Allah. Dengan demikian gambar yang dimaksudkan ini bukan gambar yang mati/ patung ukiran, tetapi Allah. Dengan demikian gambar yang dimaksudkan ini bukan gambar yang mati/ patung ukiran, tetapi patung
patung yang yang dihidupkan dihidupkan oleh oleh Allah, Allah, karena karena Allah Allah hidup, hidup, sebab sebab itu itu manusia manusia disebut disebut juga juga mahluk mahluk hiduphidup (bdk Kej 1:7).
(bdk Kej 1:7).
Oleh sebab itu hendaknya manusia menyadari tentang kedudukannya itu, dan jangan sampai juga Oleh sebab itu hendaknya manusia menyadari tentang kedudukannya itu, dan jangan sampai juga menyalahgunakannya. Jangan sampai manusia menganggap dirinya sama seperti sang Pencipta sebab hal menyalahgunakannya. Jangan sampai manusia menganggap dirinya sama seperti sang Pencipta sebab hal inilah yang membuat manusia jatuh dalam jurang dosa. Tetap ada batasan yang sangat jelas antara inilah yang membuat manusia jatuh dalam jurang dosa. Tetap ada batasan yang sangat jelas antara manusia, sebagai ciptaan dengan Allah sebagai pencipta. Sebagai mahluk yang paling mulia,manusia manusia, sebagai ciptaan dengan Allah sebagai pencipta. Sebagai mahluk yang paling mulia,manusia seharusnya juga mampu menampakkan sifat-sifat yang mulia sebagaimana yag dimiliki oleh Penciptanya. seharusnya juga mampu menampakkan sifat-sifat yang mulia sebagaimana yag dimiliki oleh Penciptanya. Sifat-sifat mulia itu tentu beraneka, diantaranya mampu mensyukuri kebesaran kuasa Allah yang nyata Sifat-sifat mulia itu tentu beraneka, diantaranya mampu mensyukuri kebesaran kuasa Allah yang nyata dalam hidupnya, lingkungan dan alam semesta. Selain itu juga mampu memanfaatkan apa yang telah dalam hidupnya, lingkungan dan alam semesta. Selain itu juga mampu memanfaatkan apa yang telah diciptakan Allah bagi dirinya secara bertanggungjawab. Manusia dipan
diciptakan Allah bagi dirinya secara bertanggungjawab. Manusia dipan ggil untuk membawa kembali padaggil untuk membawa kembali pada tujuan semula atas penciptaan. Dengan memberitakan kabar sukacita, semua umat Tuhan diharapkan tujuan semula atas penciptaan. Dengan memberitakan kabar sukacita, semua umat Tuhan diharapkan untuk ambil bagian dalam memulihkan keutuhan ciptaanNya.
untuk ambil bagian dalam memulihkan keutuhan ciptaanNya.
A
Aku
ku B
Be
errha
harrga
ga!!
Mazmur 8Mazmur 8
Saya ingin mengajak kita untuk kembali membaca ayat 4-7 sekali lagi ... sudah? Kalau sudah, Saya ingin mengajak kita untuk kembali membaca ayat 4-7 sekali lagi ... sudah? Kalau sudah, boleh gak saya minta baca sekali lagi, yang terakhir ... ayat 4-7 ... tapi ada caranya kali ini ...
boleh gak saya minta baca sekali lagi, yang terakhir ... ayat 4-7 ... tapi ada caranya kali ini ... Kalau kita ketemu dengan kata: Aku, Manu
Kalau kita ketemu dengan kata: Aku, Manusia, Anak Manusia, Dia, -Nya ... gantilah kata-kata itusia, Anak Manusia, Dia, -Nya ... gantilah kata-kata itu dengan nama kita sendiri ... Coba sekali lagi yah ...
dengan nama kita sendiri ... Coba sekali lagi yah ...
Ada dua masalah mendasar yang tersirat dari 'simulasi' baca Alkitab dengan cara seperti itu tadi ... Ada dua masalah mendasar yang tersirat dari 'simulasi' baca Alkitab dengan cara seperti itu tadi ... 1)
1) Ada berapa banyak orang yang lupa dan gak sadar bahwa sewaktu kita baca Alkitab, Tuhan ituAda berapa banyak orang yang lupa dan gak sadar bahwa sewaktu kita baca Alkitab, Tuhan itu betul-betul berbicara
betul-betul berbicara kepada kepada kita ... kita ... tentang hidup tentang hidup kita ... kita ... tentang diri tentang diri kita ... kita ... tentang masa tentang masa depandepan hidup kita! Coba saja cek apa yang jadi respon kita sewaktu kita baca Alkitab: "Yah ... itukan dulu hidup kita! Coba saja cek apa yang jadi respon kita sewaktu kita baca Alkitab: "Yah ... itukan dulu .. itukan catatan kesaksian Alkitab yang bilang bahwa Tuhan berkarya bagi Israel ... bagi orang .. itukan catatan kesaksian Alkitab yang bilang bahwa Tuhan berkarya bagi Israel ... bagi orang percaya
percaya ... ... dahulu! dahulu! Tapi Tapi sekarang? sekarang? Kayaknya Kayaknya Tuhan Tuhan diam diam saja saja melihat melihat hidupku hidupku yang yang ancurancur berantakan kayak gini!"
berantakan kayak gini!"
Padahal, Tuhan tidak berbicara hanya tentang masa lalu, perbuatan-perbuatan-Nya di masa Padahal, Tuhan tidak berbicara hanya tentang masa lalu, perbuatan-perbuatan-Nya di masa
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
kita akan selalu dapat menemukan cara Tuhan melibatkan diri untuk menolong semua
kita akan selalu dapat menemukan cara Tuhan melibatkan diri untuk menolong semua orang yangorang yang percaya ... dalam menjawab pergumulan-pergumulan yang kita hadapi.
percaya ... dalam menjawab pergumulan-pergumulan yang kita hadapi. 2)
2) Kembali ke ayat 4-7 ... apa yang akan kita temukan di sana tentang diri kita? bagaimana TuhanKembali ke ayat 4-7 ... apa yang akan kita temukan di sana tentang diri kita? bagaimana Tuhan memandang
memandang kehidupan kehidupan kita? kita? diingat diingat diindahkan diindahkan dibuat dibuat mirip mirip dengan dengan diri-Nya diri-Nya diberidiberi kuasa dimahkotai diberi kemuliaan
kuasa dimahkotai diberi kemuliaan
K
Ke
esi
sim
mp
pulanny
ulannya
a::
Ternyata aku ini seberharga itu lho di mata Tuhan (teriak sama-sama: aku berharga) Tapi sayangnya, tidak Ternyata aku ini seberharga itu lho di mata Tuhan (teriak sama-sama: aku berharga) Tapi sayangnya, tidak semua orang bisa menyadari keberhargaan dirinya itu!
semua orang bisa menyadari keberhargaan dirinya itu! Ada cerita ...
Ada cerita ...
Sebuah surat kabat St. Louis memberikan judul salah satu tulisannya: “Inferiority Complex” yang Sebuah surat kabat St. Louis memberikan judul salah satu tulisannya: “Inferiority Complex” yang disebabkan oleh Hidung Panjang mengakibatkan mahasiswa bunuh diri. Artikel ini melaporkan kasus disebabkan oleh Hidung Panjang mengakibatkan mahasiswa bunuh diri. Artikel ini melaporkan kasus bunuh
bunuh dirnya dirnya seorang seorang mahasiswa mahasiswa berusia berusia 24 24 tahun tahun dari dari Washington Washington University, University, bernama bernama TheodoreTheodore Hofman. Ironisnya, artikel ini melaporkan bahwa mereka-mereka yang mengenalnya, menganggap Hofman. Ironisnya, artikel ini melaporkan bahwa mereka-mereka yang mengenalnya, menganggap Hofman adalah seorang mahasiswa yang popular. Berikut adalah tulisan dari permuda ini: Hofman adalah seorang mahasiswa yang popular. Berikut adalah tulisan dari permuda ini:
K
Ke
ep
pad
ada d
a duni
unia:
a:
Ketika aku masih kecil, anak-anak lainnya melecehkan dan memperlakukan aku dengan tidak baik sebab Ketika aku masih kecil, anak-anak lainnya melecehkan dan memperlakukan aku dengan tidak baik sebab aku lebih lemah dan lebih buruk rupa daripada mereka. Aku peka, pemalu dan sering digoda karena aku lebih lemah dan lebih buruk rupa daripada mereka. Aku peka, pemalu dan sering digoda karena wajahku dan hidungku yang panjang. Semakin mereka menyinggungku, semakin mereka menggodaku. wajahku dan hidungku yang panjang. Semakin mereka menyinggungku, semakin mereka menggodaku. Aku menjadi takut kepada orang-orang.
Aku menjadi takut kepada orang-orang. Aku tahu bahwa banyak di antara mereka
Aku tahu bahwa banyak di antara mereka yang membenciku karena hal-hal yang bikan menjadi tanggunyang membenciku karena hal-hal yang bikan menjadi tanggun gg jawabku
jawabku – – sifatku yang sentimental dan penampilanku. Aku tak dapat berbicara kepada siapapun. sifatku yang sentimental dan penampilanku. Aku tak dapat berbicara kepada siapapun. Kepercayaan diriku lenyap.
Kepercayaan diriku lenyap.
Seorang guruku mengeja namaku dengan dua huruf “F” padahal seharusnya satu, tetapi aku sedemikian Seorang guruku mengeja namaku dengan dua huruf “F” padahal seharusnya satu, tetapi aku sedemikian terbelakangnya sehingga aku tak dapat mengoreksinya dan oleh karenanya aku
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
Hasilnya jelas: Rasa keberhargaan diri kita di goncang habis! Itu kalau kita mengandalkan kata-kata dan Hasilnya jelas: Rasa keberhargaan diri kita di goncang habis! Itu kalau kita mengandalkan kata-kata dan omongan-omongan orang tentang hidup kita ... bukannya mengandalkan apa kata Tuhan sendiri tentang omongan-omongan orang tentang hidup kita ... bukannya mengandalkan apa kata Tuhan sendiri tentang hidup kita di masa depan!
hidup kita di masa depan! Cara pandang Tuhan tentang hidup kita Cara pandang Tuhan tentang hidup kita itu seringkali titu seringkali tidak dipahami oleh kitaidak dipahami oleh kita sebagai manusia, apalagi oleh mereka yang merasa sok tahu tentang hidup kita ...
sebagai manusia, apalagi oleh mereka yang merasa sok tahu tentang hidup kita ...
Vi
Vi su
sua
al:
l: Ua
Uang
ng
Saya punya uang nih ... 100 ribu ... mau kalau saya kasih nih duit? Mau! Kalau saya lecek-lecek dulu nih Saya punya uang nih ... 100 ribu ... mau kalau saya kasih nih duit? Mau! Kalau saya lecek-lecek dulu nih duit masih mau terima itu duit yang udah lecek? Mau! Yakin? Sekarang kalau duit yang udah lecek ini duit masih mau terima itu duit yang udah lecek? Mau! Yakin? Sekarang kalau duit yang udah lecek ini ternyata jatuh di jalanan, keinjek-injek sama orang, kena air hujan ... sekarang duit itu bukan cuma lecek ternyata jatuh di jalanan, keinjek-injek sama orang, kena air hujan ... sekarang duit itu bukan cuma lecek tapi dah jadi kotor ... dan suatu kali sahabat lewat di jalan itu dan menyadari bahwa di sana ada duit 100 tapi dah jadi kotor ... dan suatu kali sahabat lewat di jalan itu dan menyadari bahwa di sana ada duit 100 ribuan yang jatuh ... Apa yang sahabat akan lakukan? Ambil tu duit atau lewatin aja tuh rejeki nomplok? ribuan yang jatuh ... Apa yang sahabat akan lakukan? Ambil tu duit atau lewatin aja tuh rejeki nomplok? Kenapa tetap diambil? Ke
Kenapa tetap diambil? Kenapa tetap dibawa pulang napa tetap dibawa pulang tuh duit? tuh duit? Karena letak keberhargaan Karena letak keberhargaan uang itu bukanuang itu bukan terletak pada fisik luarnya ... tapi uang itu tetap berharga karena nilainya tidak akan hilang karena lecek terletak pada fisik luarnya ... tapi uang itu tetap berharga karena nilainya tidak akan hilang karena lecek atau kotor fisiknya sekarang.
atau kotor fisiknya sekarang.
A
APA
PA K
KA
AH M
H MA
ANU
NUSI
SI A SE
A SE H
H II NG
NG G
GA E
A E NG
NG K
KA
AU ME
U ME NG
NG II NG
NG A
ATN
TNY
YA
A??
Mazmur 8:1-10 Mazmur 8:1-10
Oleh: Pdt. Ruslan Christian Oleh: Pdt. Ruslan Christian
Ada berbagai pertanyan penting di dunia ini, salah satunya adalah “siapakah manusia itu?” ata Ada berbagai pertanyan penting di dunia ini, salah satunya adalah “siapakah manusia itu?” atauu “siapakah diri saya?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut kita bisa membangun gambaran tentang “siapakah diri saya?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut kita bisa membangun gambaran tentang manusia dan diri kita paling tidak dari beberapa sumber. Pertama, dari diri kita sendiri. Kita manusia dan diri kita paling tidak dari beberapa sumber. Pertama, dari diri kita sendiri. Kita berkecenderungan
berkecenderungan kuat kuat membangun membangun citra citra diri diri berdasarkan berdasarkan figur figur “pahlawan” “pahlawan” yang yang kita kita kagumi kagumi dalamdalam hidup ini. Kita berusaha menyisipkan kepingan-kepingan para hero tersebut ke dalam diri kita. Entah itu hidup ini. Kita berusaha menyisipkan kepingan-kepingan para hero tersebut ke dalam diri kita. Entah itu figur tokoh agama, politik, negarawan, bahkan selebritas terkenal, dan lain sebagainya. Kedua, kita figur tokoh agama, politik, negarawan, bahkan selebritas terkenal, dan lain sebagainya. Kedua, kita menjawab pertanyaan te
menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan apa “kata orang.” Jika keyakinan tentang manusia berdasarkanrsebut berdasarkan apa “kata orang.” Jika keyakinan tentang manusia berdasarkan evolusionisme, maka kita akan memandang diri kita sebagai makhluk yang sedang dalam proses evolusi evolusionisme, maka kita akan memandang diri kita sebagai makhluk yang sedang dalam proses evolusi dan dunia ini adalah ajang pertarungan untuk bertahan hidup atau menjadi pemenang. Jika kita meyakini dan dunia ini adalah ajang pertarungan untuk bertahan hidup atau menjadi pemenang. Jika kita meyakini
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
Judul pada ayat 1 menunjukkan bahwa mazmur ini biasa digunakan saat umat Israel beribadah di Judul pada ayat 1 menunjukkan bahwa mazmur ini biasa digunakan saat umat Israel beribadah di Bait Suci. Dalam kekristenan mazmur ini secara tradisional dikaitkan dengan ibadah memperingati Hari Bait Suci. Dalam kekristenan mazmur ini secara tradisional dikaitkan dengan ibadah memperingati Hari Kebangkitan Kristus.
Kebangkitan Kristus.
Mazmur ini terkait erat dengan kitab Kejadian khususnya tentang penciptaan dan kedudukan Mazmur ini terkait erat dengan kitab Kejadian khususnya tentang penciptaan dan kedudukan manusia di tengah ciptaan. Inti dari Mazmur 8 ini tentang keagungan Allah dan tempat manusia dalam manusia di tengah ciptaan. Inti dari Mazmur 8 ini tentang keagungan Allah dan tempat manusia dalam alam semesta ciptaan Allah.
alam semesta ciptaan Allah. Mazmur yang ditulis Daud ini terdirMazmur yang ditulis Daud ini terdiri dari beberapa bagian. 1). Pujian atasi dari beberapa bagian. 1). Pujian atas keagungan Allah (ayat 2-3). 2). Rasa ketidakberartian dalam hati manusia (4-5). 3). Manusia sebagai keagungan Allah (ayat 2-3). 2). Rasa ketidakberartian dalam hati manusia (4-5). 3). Manusia sebagai mahkota ciptaan (6-9). 4). Pujian kesimpulan (10).
mahkota ciptaan (6-9). 4). Pujian kesimpulan (10). Pujian atas Keagungan Allah
(2-Pujian atas Keagungan Allah (2-3). Ayat 2 menyatakan “Ya TUHAN, Tuhan kami3). Ayat 2 menyatakan “Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa, betapa mulianya
nama-mulianya nama-Mu di seluruh bumi! KeagunganMu yang mengatasi langit dinyanyikan.” Allah disapaMu di seluruh bumi! KeagunganMu yang mengatasi langit dinyanyikan.” Allah disapa dengan TUHAN (
dengan TUHAN ( , Adonai). , Adonai). Umat IUmat Israel srael dalamdalam sejarahnya, karena menganggap nama Yahweh begitu sakral untuk diucapkan, maka mereka menyapaNya sejarahnya, karena menganggap nama Yahweh begitu sakral untuk diucapkan, maka mereka menyapaNya dengan kata “Adonai.” Demikian pula dalam b
dengan kata “Adonai.” Demikian pula dalam bentuk tertulisnya, ketika kaum Masoretes menyalin naskahentuk tertulisnya, ketika kaum Masoretes menyalin naskah Perjanjian Lama, mereka memakai konsonan dengan kata Adonai untuk menunjuk nama YHWH.
Perjanjian Lama, mereka memakai konsonan dengan kata Adonai untuk menunjuk nama YHWH. Kata nama-Mu
Kata nama-Mu menunjukkan bukan hanya pribadi Allah tetapi menunjukkan bukan hanya pribadi Allah tetapi juga pewahyuan diriNya. Istilahjuga pewahyuan diriNya. Istilah nama-Mu dan KeagunganMu adalah sinonim dalam bentuk puisi, menyatakan pribadi Allah dan nama-Mu dan KeagunganMu adalah sinonim dalam bentuk puisi, menyatakan pribadi Allah dan pewahyuanNya
pewahyuanNya melalui melalui ciptaan. ciptaan. Sekalipun Sekalipun ciptaan ciptaan mengekspresikan mengekspresikan kemuliaanNya, kemuliaanNya, mewahyukanmewahyukan eksistensiNya, dan kemahakuasaanNya, namun yang berada di balik semua itu adalah Allah sendiri. eksistensiNya, dan kemahakuasaanNya, namun yang berada di balik semua itu adalah Allah sendiri.
A
Ayya
at
t ini me
ini menga
ngaja
jarrka
kan ke
n kep
pa
ad
da
a ki
kitta
a b
ba
ahw
hwa
a p
puji
ujia
an d
n da
an
n p
pe
eny
nye
em
mb
ba
aha
han y
n ya
ang b
ng be
ena
nar k
r ke
ep
pa
ad
da
a A
Alla
llah
h
hanya d
hanya dap
apat
at titim
mbul da
bul dalam
lam hati
hati yang di
yang dite
terrang
angi i ole
oleh wa
h wahyu A
hyu A llah.
llah.
Melalui wahyu umum (alam semesta) Melalui wahyu umum (alam semesta) maupun wahyu khusus (firmanNya) hati kita diperhadapkan dengan keagungan Allah sehingga dapat maupun wahyu khusus (firmanNya) hati kita diperhadapkan dengan keagungan Allah sehingga dapat melahirkan pujian kepadaNya.melahirkan pujian kepadaNya.
Ayat 3 berkata, “Dari mulut bayi
Ayat 3 berkata, “Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk mem
kekuatan karena lawan-Mu, untuk mem bungkamkan bungkamkan musuh musuh dan dan pendendam.” pendendam.” Ada Ada dua dua kontras kontras di di sinisini antara kelompok bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu dibandingkan dengan kelompok musuh dan antara kelompok bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu dibandingkan dengan kelompok musuh dan pendendam.
pendendam. Kata Kata bayi-bayi bayi-bayi menyimbolkan menyimbolkan kelemahan kelemahan dan dan kerendahan kerendahan hati hati manusia, manusia, namun namun merekamereka memiliki kekuatan yang lebih besar daripada musuh-musuh Allah.
memiliki kekuatan yang lebih besar daripada musuh-musuh Allah. Kekuatan itu terletak pada Allah yangKekuatan itu terletak pada Allah yang mereka percayai. Ini kelompok orang yang mengenal wahyu dan keagungan Allah, serta mereka percayai. Ini kelompok orang yang mengenal wahyu dan keagungan Allah, serta memberitakannya. Allah memakai yang lemah di mata dunia untuk menyatakan kuasaNya dan untuk memberitakannya. Allah memakai yang lemah di mata dunia untuk menyatakan kuasaNya dan untuk membungkam para musuh Allah. Paulus berkata kepada jemaat di Korintus bahwa Allah memilih dari membungkam para musuh Allah. Paulus berkata kepada jemaat di Korintus bahwa Allah memilih dari
, Yahweh) diikuti dengan gelar Tuhan ( , Yahweh) diikuti dengan gelar Tuhan (
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
ungkapan ini lahir dari ingat-ingatan Daud semasa ia di padang penggembalaan pada siang hari dan juga ungkapan ini lahir dari ingat-ingatan Daud semasa ia di padang penggembalaan pada siang hari dan juga malam hari saat ia memandang bintang
malam hari saat ia memandang bintang-bintang di langit.-bintang di langit.
Di bawah cakrawala luas pada siang dan malam hari tersebut, pemazmur menyadari di dalam Di bawah cakrawala luas pada siang dan malam hari tersebut, pemazmur menyadari di dalam batinnya
batinnya betapa betapa kecil kecil dan dan tidak tidak berdayanya berdayanya ia. ia. Selanjutnya, Selanjutnya, ia ia menyadari menyadari bahwa bahwa Allah Allah lah lah yang yang lebihlebih besar d
besar dan an Pengontrol Pengontrol atas atas ciptaan ciptaan yang sanyang sangat gat besar besar ini. ini. Hingga Hingga kini kini wahyu wahyu umum umum melalui melalui alam alam tetaptetap menimbulkan ketakjuban dalam sanubari orang yang dengan tulus mengakui adanya Allah. Misalnya, menimbulkan ketakjuban dalam sanubari orang yang dengan tulus mengakui adanya Allah. Misalnya, melalui hasil penelitian di angkasa luar tentang planet, bintang, galaksi, dan sebagainya pasti melalui hasil penelitian di angkasa luar tentang planet, bintang, galaksi, dan sebagainya pasti menimbulkan ketakjuban dalam hati kita akan Sang Pencipta.
menimbulkan ketakjuban dalam hati kita akan Sang Pencipta.
Ungkapan pemazmur pada ayat 5, “apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah Ungkapan pemazmur pada ayat 5, “apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?,” adalah pertanyaan yang timbul dari hatinya karena anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?,” adalah pertanyaan yang timbul dari hatinya karena konfrontir dari wahyu umum melalui a
konfrontir dari wahyu umum melalui alam semesta tersebut. Jawabannya, “manusia tidak berarti.” Dilam semesta tersebut. Jawabannya, “manusia tidak berarti.” Di tengah-tengah cakwala yang luas dan ketidakberartian manusia, pemazmur sangat takjub karena Allah tengah-tengah cakwala yang luas dan ketidakberartian manusia, pemazmur sangat takjub karena Allah sanggup mengingat setiap manusia dan memberi perhatian secara individual, termasuk pada dirinya. sanggup mengingat setiap manusia dan memberi perhatian secara individual, termasuk pada dirinya. Menakjubkan karena manusia dapat
Menakjubkan karena manusia dapat menjadi signifikan atau memiliki posisi sentral di tengah-tengah menjadi signifikan atau memiliki posisi sentral di tengah-tengah alamalam semesta yang sangat luas ini.
semesta yang sangat luas ini.
Hanya melalui bantuan wahyu umum dan
Hanya melalui bantuan wahyu umum dan wahyu khusus Allah kita dapat menyadari siapa diri kita.wahyu khusus Allah kita dapat menyadari siapa diri kita. Kita mengenal ketidakberartian kita dan sekaligus mengenal martabat serta signifikansi kita di Kita mengenal ketidakberartian kita dan sekaligus mengenal martabat serta signifikansi kita di tengah-tengah ciptaanNya. Kita mengenal keberdosaan kita dan sekaligus mengenal nilai diri kita dalam tengah ciptaanNya. Kita mengenal keberdosaan kita dan sekaligus mengenal nilai diri kita dalam penebusan oleh Kristus.
penebusan oleh Kristus.
Manusia sebagai Mahkota Ciptaan (6-9). Selanjutnya melalui kesadaran dari penyataan Allah, Manusia sebagai Mahkota Ciptaan (6-9). Selanjutnya melalui kesadaran dari penyataan Allah, Daud menulis pada ayat 6, “Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah Daud menulis pada ayat 6, “Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.” Ada terjemahan yang memakai ungkapan hampir sama memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.” Ada terjemahan yang memakai ungkapan hampir sama seperti Allah menjadi “malaikat.”
seperti Allah menjadi “malaikat.” Hal ini kemungkinan Hal ini kemungkinan didorong oleh sikap didorong oleh sikap moderat karena dianggapmoderat karena dianggap terlalu berlebihan jika mengklaim manusia hampir sama seperti Allah. Namun bagaimanapun juga, terlalu berlebihan jika mengklaim manusia hampir sama seperti Allah. Namun bagaimanapun juga, terjemahan dengan memakai Allah yang tepat, sebab ini mengalusi pada Kejadian 1-2 bahwa manusia terjemahan dengan memakai Allah yang tepat, sebab ini mengalusi pada Kejadian 1-2 bahwa manusia dicipta menurut gambar dan rupa Allah, dimana Allah memberikan peran untuk mendominasi alam dicipta menurut gambar dan rupa Allah, dimana Allah memberikan peran untuk mendominasi alam ciptaanNya kepada manusia.
ciptaanNya kepada manusia. Allah menciptakan manusia menurut Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupaNya dan Iagambar dan rupaNya dan Ia memberikan mandat budaya untuk menguasai dan mengelola alam serta isinya. Mandat ini bertujuan agar memberikan mandat budaya untuk menguasai dan mengelola alam serta isinya. Mandat ini bertujuan agar manusia sebagai mahkota ciptaan menjadi raja atau penguasa atas ciptaan yang lebih rendah untuk manusia sebagai mahkota ciptaan menjadi raja atau penguasa atas ciptaan yang lebih rendah untuk membawa semuanya untuk memuliakan Allah.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
gambar dan rupa Allah. Sebaliknya, dikala kita sukses, memiliki beragam talenta, keunggulan, dan
gambar dan rupa Allah. Sebaliknya, dikala kita sukses, memiliki beragam talenta, keunggulan, dan meraihmeraih kesuksesan, juga tidak patut menyombongkan diri sebab segala berkat yang kita peroleh berasal dari Dia kesuksesan, juga tidak patut menyombongkan diri sebab segala berkat yang kita peroleh berasal dari Dia dan untuk memuliakanNya.
dan untuk memuliakanNya.
Yesus sebagai Gambar Allah Sempurna. Mazmur 8:5-7 dikutip dalam Ibrani 2:6-8 sebagai nas Yesus sebagai Gambar Allah Sempurna. Mazmur 8:5-7 dikutip dalam Ibrani 2:6-8 sebagai nas yang menunjuk pada Kristus, Sang Mesias. Mazmur 8:5-7 menyatakan ketidakberartian manusia dalam yang menunjuk pada Kristus, Sang Mesias. Mazmur 8:5-7 menyatakan ketidakberartian manusia dalam alam yang sangat luas, namun dijadikan “hampir sama seperti Allah” karena dimand
alam yang sangat luas, namun dijadikan “hampir sama seperti Allah” karena dimandatkan untukatkan untuk menguasai bumi dan segenap isinya. Manusia adalah mahkota ciptaan, dicipta menurut gambar dan rupa menguasai bumi dan segenap isinya. Manusia adalah mahkota ciptaan, dicipta menurut gambar dan rupa Allah, dan Allah menjadikan manusia sebagai raja atas ciptaan yang lebih rendah. Berdasarkan Allah, dan Allah menjadikan manusia sebagai raja atas ciptaan yang lebih rendah. Berdasarkan anugerahNya, Allah juga mengikat diriNya dalam perjanjian kerja dengan Adam
anugerahNya, Allah juga mengikat diriNya dalam perjanjian kerja dengan Adam – – sebagai kepala umat sebagai kepala umat manusia
manusia – – agar ia beroleh hidup yang kekal. Allah akan menganugerahkan hidup kekal dalam arti agar agar ia beroleh hidup yang kekal. Allah akan menganugerahkan hidup kekal dalam arti agar Adam dan keturunannya bukan menjadi makhluk yang terikat dengan bumi ini tetapi masuk lingkup Adam dan keturunannya bukan menjadi makhluk yang terikat dengan bumi ini tetapi masuk lingkup rohani-surgawi untuk tinggal bersama Allah selama-lamanya (Bavinck). Kewajiban Adam-Hawa adalah rohani-surgawi untuk tinggal bersama Allah selama-lamanya (Bavinck). Kewajiban Adam-Hawa adalah hidup dalam ketaatan sepenuhnya kepada Allah.
hidup dalam ketaatan sepenuhnya kepada Allah.
Apa yang terjadi kemudian? Manusia jatuh dalam dosa dan mengalami maut, kematian rohani dan Apa yang terjadi kemudian? Manusia jatuh dalam dosa dan mengalami maut, kematian rohani dan terpisah dari Allah. Manusia yang kecil di tengah-tengah alam semesta menjadi sungguh-sungguh rendah terpisah dari Allah. Manusia yang kecil di tengah-tengah alam semesta menjadi sungguh-sungguh rendah dan hina akibat dosa dan maut. Manusia terpisah dari Allah, dijauhkan dari hadirat Allah. Manusia juga dan hina akibat dosa dan maut. Manusia terpisah dari Allah, dijauhkan dari hadirat Allah. Manusia juga gagal menjadi penguasa atas alam dan segenap isinya (sekalipun manusia sebagai gambar Allah dalam gagal menjadi penguasa atas alam dan segenap isinya (sekalipun manusia sebagai gambar Allah dalam arti umum masih menguasai alam tetapi secara hakiki telah gagal untuk memimpin d
arti umum masih menguasai alam tetapi secara hakiki telah gagal untuk memimpin d an membawa ciptaanan membawa ciptaan untuk memuliakan Allah). Menurut kitab Ibrani manusia hidup dalam ketakutan akan kematian sebagai untuk memuliakan Allah). Menurut kitab Ibrani manusia hidup dalam ketakutan akan kematian sebagai akibat dosa dan kematian menjadi alat teror Iblis atas manusia. Manusia hidup tanpa pengharapan dan akibat dosa dan kematian menjadi alat teror Iblis atas manusia. Manusia hidup tanpa pengharapan dan mutlak membutuhkan Penebus (Imam Besar dan korbanNya) dan Kepala umat yang baru (Adam mutlak membutuhkan Penebus (Imam Besar dan korbanNya) dan Kepala umat yang baru (Adam kedua).
kedua).
Ibrani 2:6-8 menjelaskan penggenapan Mazmur 8:5-7 pada pribadi dan karya Kristus. Manusia Ibrani 2:6-8 menjelaskan penggenapan Mazmur 8:5-7 pada pribadi dan karya Kristus. Manusia rendah di tengah alam yang luas juga menjadi rendah-hina akibat diperhamba oleh dosa dan maut. rendah di tengah alam yang luas juga menjadi rendah-hina akibat diperhamba oleh dosa dan maut. Demikian pula dengan Kristus, “untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat Demikian pula dengan Kristus, “untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat--malaikat” (Ibr. 2:9), dalam arti Ia menjadi sama dengan manusia berdosa, na
malaikat” (Ibr. 2:9), dalam arti Ia menjadi sama dengan manusia berdosa, namun Ia tidak berdosa. Iamun Ia tidak berdosa. Ia menjadi “darah dan daging” atau berinkarnasi ke dalam dunia untuk menyelamatkan umat pilihanNya. Ia menjadi “darah dan daging” atau berinkarnasi ke dalam dunia untuk menyelamatkan umat pilihanNya. Ia lebih rendah untuk sementara daripada para malaikat, bahkan rela mati di kayu salib
lebih rendah untuk sementara daripada para malaikat, bahkan rela mati di kayu salib – – kematian paling kematian paling hina
hina – – demi menjadi tebusan bagi umatNya. demi menjadi tebusan bagi umatNya.
Manusia yang semula diberi kuasa atas bumi atau sebagai raja atas ciptaan
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Pujian atas Keagungan Allah (10). Mazmur 8 diakhiri dengan ayat 10 sebagai ayat penutup, yang Pujian atas Keagungan Allah (10). Mazmur 8 diakhiri dengan ayat 10 sebagai ayat penutup, yang merupakan pengulangan ayat 2, yakni pujian atas keagungan Allah. Ini adalah ungkapan jiwa yang merupakan pengulangan ayat 2, yakni pujian atas keagungan Allah. Ini adalah ungkapan jiwa yang sungguh mengenal Allah.
sungguh mengenal Allah.
“Apakah manusia sehingga Engkau mengingatnya?” Adakah
“Apakah manusia sehingga Engkau mengingatnya?” Adakah nilai dan harga diri yang sejati dapatnilai dan harga diri yang sejati dapat kita peroleh di luar Allah dan firmanNya? Tidak! Nilai dan harga diri sejati dapat diperoleh hanya dari kita peroleh di luar Allah dan firmanNya? Tidak! Nilai dan harga diri sejati dapat diperoleh hanya dari Allah dan firmanNya. Dapatkah kita memperoleh arti dan tujuan hidup kita di luar Allah dan firmanNya? Allah dan firmanNya. Dapatkah kita memperoleh arti dan tujuan hidup kita di luar Allah dan firmanNya? Tidak! Arti dan tujuan hidup kita hanya bisa kita peroleh melalui terang firmanNya, yakni Tidak! Arti dan tujuan hidup kita hanya bisa kita peroleh melalui terang firmanNya, yakni untuk
untuk menikmati Dia dan mempermuliakan namaNya. Kimenikmati Dia dan mempermuliakan namaNya. Kiranya pengenalan kita akan Dia dan firmanNyaranya pengenalan kita akan Dia dan firmanNya semakin menuntun kita untuk mengenal diri kita dan mempermuliakan Allah Tritunggal yang Agung. semakin menuntun kita untuk mengenal diri kita dan mempermuliakan Allah Tritunggal yang Agung.
Daftar Pustaka: Daftar Pustaka:
1.
1. Boice, James Montgomery. Psalms. Grand Rapids, Mich.: Baker Books, 2005.Boice, James Montgomery. Psalms. Grand Rapids, Mich.: Baker Books, 2005. 2.
2. Craigie, Peter C. Craigie, Peter C. Word Biblical CommentaryWord Biblical Commentary. Nashville, Tenn.: . Nashville, Tenn.: Thomas Nelson, Thomas Nelson, 2004.2004.