• No results found

Msds Alkohol 70

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Share "Msds Alkohol 70"

Copied!
6
0
0

Loading.... (view fulltext now)

Full text

(1)

1. I

1. Identi

denti tas Bahan dan Perusahaan

tas Bahan dan Perusahaan

Nama

Nama dagang dagang EthanoEthano l l 95/E95/E55 Synonim

Synonim Ethanol Ethanol 9595/E5/E5 Code

Code ProduksProduks i i 18018066 Penggunaan

Penggunaan Bahan pelarut, bahan mentah untuk tinta cetak dan aditif tBahan pelarut, bahan mentah untuk tinta cetak dan aditif t intainta cetak

cetak Perusahaan

Perusahaan Sasol SolventsSasol Solvents  A division of Sas

 A division of Sasol Chemical Industriol Chemical Industrieses Sturdee Avenue 2

Sturdee Avenue 2 ZA 2196 Rosebank ZA 2196 Rosebank

Inform

Inform asi (Keselaasi (Keselamatanmatan produk)

produk)

Phone:

Phone: +27 11 280 0000+27 11 280 0000 Faks: Faks: +27 11 280 0198+27 11 280 0198  Al

 Alamat amat imim elel [email protected]@sasol.com Eropa,

Eropa, Israel, Israel, Afrika, Afrika, Amerika Amerika +44 +44 (0)208 (0)208 762 762 83228322 Timur Tengah,

Timur Tengah, negara-negaranegara-negara  Arab Afrika  Arab Afrika +961 3 487 287 +961 3 487 287  Asia Pasifik  Asia Pasifik +65 633 44 177+65 633 44 177 Cina Cina +86 +86 10 10 5100 5100 30393039 Nomor telepon darurat

Nomor telepon darurat

 Afrika Selatan

 Afrika Selatan +27 (0)17 610 4444+27 (0)17 610 4444

2. Identifikasi bahaya

2. Identifikasi bahaya

Ide

Identifikasi ntifikasi resikoresiko R11

R11 Amat Amat mudah-menyala.mudah-menyala.

3.

3. Kompos

Kompos isi B

isi B aha

ahan

n

Ethanol Ethanol Kandungan:

Kandungan: >= 95.00 - <= 100.00 %W/W>= 95.00 - <= 100.00 %W/W No-CAS

No-CAS 64-17-564-17-5   No-IndeksNo-Indeks 603-002-00-5603-002-00-5   No-ECNo-EC 200-578-6200-578-6 Simbol:

(2)

Ethyl Acetate

Kandungan: >= 5.00 - < 7.00 %W/W

No-CAS 141-78-6  No-Indeks 607-022-00-5  No-EC 205-500-4 Simbol: F, Xi R - Frasa -R11 -R36 -R66 -R67

Untuk teks penuh frasa R yang tercantum dalam Bagian ini, lihat Bagian 16.

4. Tindak an perto longan pert ama pada kecelakaan (P3K):

Penghirupan Pindahkan ke tempat berudara segar jika tidak sengaja menghirup uap. Bila pernapasan tidak teratur atau berhenti, berikan pernapasan buatan. Jika gejala berlanjut, panggil dokter.

Kena kulit Segera cuci bersih dengan banyak air sedikitnya selama 15 menit. Jika iritasi kulit berlanjut, panggil dokter.

Kena mata Segera bilas dengan banyak air, juga di bawah kelopak mata, untuk sedikitnya selama 15 menit. Lepaskan lensa kontak. Jika iritasi mata berlanjut, periksakan ke dokter spesialis.

Pemakanan Jangan memaksakan muntah tanpa nasihat medis. Jangan sekali-kali memberikan apa pun lewat mulut kepada orang yang tidak sadar. Hubungi dokter secepatnya.

5. Tindak an Penanggu langan Kebakaran

Media pemadam yang sesuai

Semprotan air, Serbuk kering, Busa t ahan-alkohol Bahaya spesifik selama

memadamkan kebakaran

 Api bisa meluncur balik pada rentang jarak yang cukup panjang. Jangan biarkan sisa air limbah dari pemadaman kebakaran memasuki saluran pembuangan atau saluran air lainnya.

 Alat p erl indu ng an khu su s bagi petugas p emadam kebakaran

Jika terjadi kebakaran, pakai alat bantu pernapasan SCBA. Gunakan alat pelindung diri.

Informasi lebih lanjut Dinginkan wadah / tangki dengan semprotan air.

6. Tindakan terhadap tumpahan dan kebocoran

Tindakan pencegahan pribadi

Jauhkan orang dari tumpahan/bocoran ke arah yang berlawanan dengan arah angin. Keluarkan semua sumber penyulut api. Jangan menghirup uap atau kabut semprotan. Tindakan pencegahan

untuk melindungi lingkungan.

Cegah produk agar tidak masuk ke saluran pembuangan. Cegah terjadinya tumpahan atau bocoran lebih lanjut jika aman untuk melakukannya.

(3)

pembersihan limbah berbahaya.

Nasihat tambahan Jangan sekali-kali mengembalikan tumpahan ke dalam wadah asli untuk digunakan lagi.

7. Penyim panan dan Penanganan Bahan

Penanganan

Nasihat penanganan yang aman

Jangan menghirup uap atau kabut semprotan. Pakai alat pelindung diri (APD).

Nasehat mengenai perlindungan terhadap api dan l edakan.

Jauhkan dari nyala terbuka, permukaan panas, dan sumber penyulut. Gunakan perlengkapan yang tahan ledakan.

Penyimpanan

Persy aratan bagi daerah penyimpanan dan wadah

Simpan wadah tertutup rapat di tempat yang dingin dan berventilasi baik.

8. Pengendalian pemajanan dan perlindungan diri

Komponen-komponen dengan parameter-parameter kontrol tempat kerja BATAS PAPA RAN OKUPASIONAL NASIONAL

BATAS PAPARAN OKUPASIONAL EROPA data tidak tersedia

Tindakan rekayasa untuk mengurangi pajanan

Sediakan pertukaran udara yang cukup dan/atau ventilasi gas-buang di ruang kerja.  Al at Pelin dung Dir i

Perlindungan pernapasan Jika ventilasi tidak memadai, pakailah alat bantu pernapasan yang sesuai.

Pelindung tangan sarung tangan cocok untuk kontak permanen: Materi: karet butil

Waktu terobosan: 4 h Ketebalan bahan: 0.5 mm sarung tangan tidak cocok

Materi: Polivinilklorida, kulit, karet nitril/getah nitril, karet alam/getah alam

Pelindung mata Kacamata-pengaman berpelindung-samping Pelindung kuli t dan tubuh Sepatu pengaman, Pakaian pelindung

(4)

menangani produk. Langkah-langkah

perlindungan

Pakailah peralatan perlindungan yang sesuai

9. Sifat-sifat Fisika dan Kimia

Bentuk cair 

status bahan cair; pada 20 °C; 1,013 hPa

Warna tidak berwarna

Bau seperti-alkohol

pH netral

Titik lebur/rentang -83.6 °C Titik didih/rentang didih 77 °C

Titik nyala 13 °C; cawan tertutup Suhu sw a-sulut/suhu

penyulutan otomatis

363 °C Batas ledakan bawah 3.3 %(V) Batas ledakan atas 19 %(V)

Densitas 0.794 g/cm3; 20 °C

Kelarutan dalam air tercampur sepenuhnya, larut sepenuhnya Kelarutan dalam pelarut

lain

Sedang: Dietileter; larut sepenuhnya Viskositas, dinamis 1.41 mPa.s

Berat jenis uap relatif 3.04

10. Reaktifitas dan Stabilitas

Bahan untu k dihindari Oksidator, Asam dan basa Produk-urai berbahaya. Karbon oksida

11. Informasi Toksikol ogi

Toksisitas oral akut Ethanol:

LD50 tikus: 7,060 mg/kg; nilai literatur Toksisitas inhalasi akut Ethanol:

LC50 tikus: 66,000 mg/l; nilai literatur; 4 h Toksisitas kulit akut Ethanol:

(5)

12. Informasi Ekologi

Efek Eko-keracunan

Keracunan untuk ikan Ethanol:

LC50 Pimephales promelas: 15,300 mg/l; 96 h; nilai literatur

13. Pembuangan lim bah

Produk Buang sesuai dengan peraturan lokal.

Pengemas yang t ercemar Simpan wadah dan tawarkan untuk mendaur-ulang bahan sesuai dengan peraturan lokal.

14. Inform asi pengangkutan

 ADR Nomor UN: 1170; Kelas: 3; Kelompok pengemasan: II; F1; deskripsi barang: ETHANOL

RID Nomor UN: 1170; Kelas: 3; Kelompok pengemasan: II; F1; deskripsi barang: ETHANOL

 ADNR Nomor UN: 1170; Kelas: 3; Kelompok pengemasan: II; F1; deskripsi barang: ETHANOL

IMDG UN-Number: 1170; Class: 3; EmS: F-E, S-D; Packaging group: II; Description of the goods: ETHANOL

ICAO/IATA UN-Number : 1170; Class: 3; Packaging group: II; Description of the goods: Ethanol

15. Peraturan Perundang - un dangan

Pelabelan

Peratur an dasar 1999/45/EC

Simbol: F: Amat mudah-menyala R - Frasa R11: Amat mudah-menyala.

(6)

S - frasa S 9: Simpan wadah di tempat yang peredaran udaranya baik. S16: Jauhkan dari sumber api - Dilarang merokok

S33: Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statik.

S60: Bahan ini dan/atau wadah harus dibuang sebagai limbah berbahaya.

16. Informasi lain

Semua usaha yang masuk akal dilakukan untuk menyusun MSDS ini agar sesuai dengan ISO 11014 dan  ANSIZ400.1.1993. MSDS menyediakan informasi tentang kesehatan, keselamatan, dan bahaya lingkungan,

pada tanggal penerbitan, untuk memfasilitasi penerimaan, penggunaan, dan penanganan produk yang aman di tempat kerja. Karena Sasol dan anak perusahaannya tidak dapat mengantisipasi atau mengontrol semua kondisi di mana produk mungkin ditangani, digunakan dan diterima di tempat kerja, maka menjadi kewajiban bagi setiap pengguna, penerima maupun siapa pun yang menangani, sebelum menggunakan produk, untuk membaca MSDS dalam konteks saat produk akan diterima, ditangani, atau digunakan di tempat kerja.

Pengguna, orang yang menangani, maupun penerima harus memastikan perlunya tindakan untuk mengurangi bahaya berkenaan dengan kesehatan dan keselamatan. Hal ini tidak akan menggantikan kebutuhan atau persyaratan untuk melakukan evaluasi resiko yang relevan. Adalah menjadi tanggung jawab penerima, pengguna atau siapa pun yang menangani untuk menyebarluaskan informasi tersebut ke semua pihak yang relevan, yang mungkin terlibat di dalam penerimaan, penggunaan atau penanganan produk.

Sekalipun semua usaha yang masuk akal dijalankan dalam mengkompilasi MSDS ini, Sasol tidak secara tertulis menjamin akurasi dan Sasol tidak memikul tanggung jawab atas ketidaklengkapan dari informasi yang ada atau segala hal yang disampaikan. Produk ini dijual dan disampaikan ke pembeli berikut risikonya sesuai dengan syarat dan kondisi penjualan khusus.

The MSDS was created by: Motlatsi(MS) The MSDS was approved by: P. Kruger

References

Related documents

The aim of this final year project is to refine the work done by du Toit through the specific investigation into the effect of applying a combination of the vehicle routing

The CTT and AGPS mobile device location data is collected for each cell tower that serves the devices, then the actual distribution is learned from both CTT and

EXAMPLE - Design Analysis Global Clearance • Analysis &gt; Model &gt; Global Clearance • Specify minimum clearance value • Click goggles to show result show result. •

Although the depth cameras in general produce bet- ter quality 3D motion than those estimated from monoc- ular video sensors, simply using such 3D motion sensory data and the

The roots of an annual plant will yield their most active medical properties just before the flowering season, whereas this class of roots are erroneously gathered after the

This module explains how to plan and deploy client access services in Exchange Server 2010.. It provides an overview of the Client Access server role, and then it describes how

Master cycle starts with control cycle phase, wherein BS first transmits the control message (For example, time synchronization message) to the CH1 node. Here, a Tri-Message

In a recent study, analysis of mouse and human model sys- tems for adipogenesis showed fragmentation of the nuclear lamina and subsequent loss of lamins A, C, B1, and emerin at