Disusun oleh:
Disusun oleh:
Evi
Evi Novita
Novita Sari
Sari
(201512201)
(201512201)
Kelas K
Kelas K
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Program Studi Akuntansi
Program Studi Akuntansi
Universitas Muria Kudus
Universitas Muria Kudus
Tahun 2018
Tahun 2018
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang karena anugerah dari-Nya saya dapat Puji syukur kehadirat Allah SWT yang karena anugerah dari-Nya saya dapat menyelesaikan makalah
menyelesaikan makalah tentang " tentang " Analisis Laporan KeuangAnalisis Laporan Keuangan PT Sepatu an PT Sepatu Bata Tbk Bata Tbk tahuntahun 2010
2010 - - 2011 2011 " " ini. ini. Sholawat Sholawat dan dan salam semosalam semoga ga senantiasa senantiasa tercurahkan tercurahkan kepada kepada junjunganjunjungan besar
besar kita, kita, yaitu yaitu Nabi Nabi Muhammad Muhammad SAW SAW yang yang telah telah menunjukkan menunjukkan kepada kepada kita kita jalan jalan yangyang lurus berupa ajaran agama Islam yang sempurna dan menjadi anugerah serta rahmat bagi lurus berupa ajaran agama Islam yang sempurna dan menjadi anugerah serta rahmat bagi seluruh alam semesta.
seluruh alam semesta.
Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan makalah yang menjadi tugas Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan makalah yang menjadi tugas analisis laporan keuangan
analisis laporan keuangan dengan judul “Analisis Laporan Keuangan PTdengan judul “Analisis Laporan Keuangan PT Sepatu Bata Tbk Sepatu Bata Tbk tahun 2010 -
tahun 2010 - 2011 ". Disamping 2011 ". Disamping itu, saya mengucapkan itu, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semuabanyak terima kasih kepada semua pihak
pihak yang yang telah telah membantu membantu saya saya selama selama pembuatan pembuatan makalah makalah ini ini berlangsung berlangsung sehinggasehingga terealisasikanlah makalah ini.
terealisasikanlah makalah ini.
Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan jangan lupa ajukan kritik dan saran terhadap makalah ini agar kedepan
jangan lupa ajukan kritik dan saran terhadap makalah ini agar kedepannya bisa diperbaiki.nya bisa diperbaiki.
Kudus,
Kudus, Maret Maret 20182018
Penyusun Penyusun
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
BAB 1
BAB 1
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A.
A. Latar belakangLatar belakang
Dalam sebuah perusahaan pasti mempunyai suatu laporan finansial tentang keuangan, Dalam sebuah perusahaan pasti mempunyai suatu laporan finansial tentang keuangan, hal ini digunakan untuk menilai seberapa besar kemampuan kerugian dalam menjalani hal ini digunakan untuk menilai seberapa besar kemampuan kerugian dalam menjalani kegiatan perusahaan. kinerja keuangan suatu perusahaan dapat dinilai dengan kegiatan perusahaan. kinerja keuangan suatu perusahaan dapat dinilai dengan menggunakan empat analisis, yaitu analis laporan keuangan, rasio likuiditas, rasio menggunakan empat analisis, yaitu analis laporan keuangan, rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas dan rasio aktivitas.
solvabilitas, rasio profitabilitas dan rasio aktivitas.
Berdasarkan latar belakang tersebut akan membahas lebih lanjut dengan judul “ Berdasarkan latar belakang tersebut akan membahas lebih lanjut dengan judul “ Analisis Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, Aktivitas pada PT Sepatu Bata Tbk Analisis Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, Aktivitas pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2010
Periode 2010 – – 2011”2011” B.
B. Rumusan MasalahRumusan Masalah 1.
1. Bagaimana kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk dari analisis rasio LikuiditasBagaimana kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk dari analisis rasio Likuiditas tahun 2010
tahun 2010 – – 2011 ? 2011 ? 2.
2. Bagaimana kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk dari analisis rasioBagaimana kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk dari analisis rasio Solvabilitas
Solvabilitas tahun tahun 20102010 – – 2011 ? 2011 ? 3.
3. Bagaimana kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk dari analisis rasioBagaimana kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk dari analisis rasio Profitabilitas
Profitabilitas tahun tahun 20102010 – – 2011 ? 2011 ? 4.
4. Bagaimana kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk dari analisis rasio AktivitasBagaimana kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk dari analisis rasio Aktivitas tahun 2010
tahun 2010 – – 2011 ? 2011 ? c.
c. Tujuan MasalahTujuan Masalah 1.
1. Untuk mengetahui bagaimana kinerja PT Sepatu Bata Tbk dilihat dari analisisUntuk mengetahui bagaimana kinerja PT Sepatu Bata Tbk dilihat dari analisis rasio Likuiditas tahun 2010
rasio Likuiditas tahun 2010 – – 2011 2011 2.
2. Untuk mengetahui bagaimana kinerja PT Sepatu Bata Tbk dilihat dari analisisUntuk mengetahui bagaimana kinerja PT Sepatu Bata Tbk dilihat dari analisis rasio Solvabilitas tahun 2010
rasio Solvabilitas tahun 2010 – – 2011 2011 3.
3. Untuk mengetahui bagaimana kinerja PT Sepatu Bata Tbk dilihat dari analisisUntuk mengetahui bagaimana kinerja PT Sepatu Bata Tbk dilihat dari analisis rasio Profitabilitas tahun 2010
rasio Profitabilitas tahun 2010 – – 2011 2011 4.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
BAB II
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
ANALISIS LAPORA
ANALISIS LAPORAN KEUAN
N KEUANGAN
GAN PT SEPATU
PT SEPATU BATA Tbk
BATA Tbk
Laporan Keuangan tahun 2011 Laporan Keuangan tahun 2011
1.
1. Ratio LikuiditasRatio Likuiditas
Rasio likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi Rasio likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban hutang jangka pendeknya saat jatuh tempo. Rasio ini mengukur kemampuan kewajiban hutang jangka pendeknya saat jatuh tempo. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaa
perusahaan untuk melunan untuk melunasi kewajiban jangsi kewajiban jangka pendeknka pendeknya saat jatuh ya saat jatuh tempo.tempo.
a.
a. Ratio Lancar (Current ratio)Ratio Lancar (Current ratio)
Current ratio adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban yang Current ratio adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban yang harus segera dipenuhi atau dengan kata lain untuk memenuhi kewajiban jangka harus segera dipenuhi atau dengan kata lain untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya.
pendeknya.
Ratio lancar =
Ratio lancar =
aset lancaraset lancarkewajiban jangka endek kewajiban jangka endek
2011 2011 Ratio lancar = Ratio lancar = .6.64..6.64. .48.8.66 .48.8.66 = 2,13 = 2,13 2010 2010 Ratio lancar= Ratio lancar= ..46.48..46.48 .4.48.44 .4.48.44 =2,08 =2,08 Analisis
Analisis : perbandingan ratio lancar di atas menunjukkan kenaikan.Pada tahun 2010 : perbandingan ratio lancar di atas menunjukkan kenaikan.Pada tahun 2010 sebesar 2,08 dan tahun 2011 sebesar 2,13.dengan adanya kenaikan tersebut ratio sebesar 2,08 dan tahun 2011 sebesar 2,13.dengan adanya kenaikan tersebut ratio lancar pada PT Bata Tbk semakin likuid. Hal ini disebabkan karena pada aset lancar lancar pada PT Bata Tbk semakin likuid. Hal ini disebabkan karena pada aset lancar adanya kenaikan yang paling menonjol pada kas dan setara kas, sementara pada adanya kenaikan yang paling menonjol pada kas dan setara kas, sementara pada kewajiban pendek kenaikan yang paling menonjol pada utang usaha pihak-pihak kewajiban pendek kenaikan yang paling menonjol pada utang usaha pihak-pihak berelasi.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
b.
b. Ratio cepat (Quick ratio)Ratio cepat (Quick ratio)
Quick ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan Quick ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan
perusahaan dalam dalam membayar membayar kewajiban kewajiban jangka jangka pendeknya pendeknya dengan dengan menggunakanmenggunakan aktiva yang likuid.
aktiva yang likuid. Ratio cepat =
Ratio cepat = Aset lancar−ersediaanAset lancar−ersediaan
total kewajiban lancar total kewajiban lancar
2011 2011 ratio cepat = ratio cepat = .6.64.−...4.6.64.−...4 .48.8.66 .48.8.66 = 0,82 = 0,82 2010 2010 Ratio cepat = Ratio cepat = ..46.48−.....46.48−... .4.48.44 .4.48.44 = 0,73 = 0,73 Analisis
Analisis : kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek tanpa : kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan,untuk tahun 2011 sebesar 0,28.sedangkan pada tahun 2010 mengandalkan persediaan,untuk tahun 2011 sebesar 0,28.sedangkan pada tahun 2010 berkurang
berkurang sebesar sebesar 0,20.hal 0,20.hal ini ini disebabkan disebabkan karena karena adanya adanya kenaikan kenaikan persediaan persediaan dandan aset lancar.
aset lancar. c.
c. Perputaran piutangPerputaran piutang
Perputaran Piutang (Receivable Turnover) adalah Suatu angka yang menunjukkan Perputaran Piutang (Receivable Turnover) adalah Suatu angka yang menunjukkan berapa
berapa kali kali suatu suatu perusahaperusahaan an melakukmelakukan an tagihan tagihan atas atas piutangnya piutangnya pada pada suatu suatu periodeperiode tertentu.
tertentu.
Perputaran piutang =
Perputaran piutang = enjualan kredit bersihenjualan kredit bersih
iutang usaha iutang usaha
Periode perputaran piutang =
Periode perputaran piutang = 66
erutaran iutang erutaran iutang 2011 2011 Perputaran piutang= Perputaran piutang= .68...68.. ... ... =22,8 kali =22,8 kali Periode perputaran piutang= Periode perputaran piutang=66
,8 ,8 = 16 = 16 2010 2010 Perputaran piutang = Perputaran piutang = .644.8..644.8. ...8 ...8 = 27,9 kali = 27,9 kali Periode perputaran piutang= Periode perputaran piutang= 66
,
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
pada
pada tahun tahun 2010 2010 sebesar sebesar 27,9 27,9 kali kali dengan ratadengan rata-rata -rata piutang tpiutang tertagih ertagih 13 13 hari. hari. Hal Hal iniini disebabkan karena adanya kenaikan pada penjualan kredit dan piutang usaha, disebabkan karena adanya kenaikan pada penjualan kredit dan piutang usaha, sehingga semakin lama perputaran piutang maka periode perputaran semakin cepat sehingga semakin lama perputaran piutang maka periode perputaran semakin cepat dan sebaliknya.
dan sebaliknya. d.
d. Perputaran persediaanPerputaran persediaan
Perputaran persediaa
Perputaran persediaan adalah cara n adalah cara untuk mengetahui berapa kali dalam suatu untuk mengetahui berapa kali dalam suatu periodeperiode tertentu sebuah perusahaan menjual persediaannya. Perusahaan-perusahaan menggunakan tertentu sebuah perusahaan menjual persediaannya. Perusahaan-perusahaan menggunakan perputaran persediaan untuk menilai
perputaran persediaan untuk menilai kemamkemampuan mereka dalam puan mereka dalam menghadamenghadapi pi persaingan,persaingan, merencanakan laba usaha, dan secara umum mengetahui seberapa baiknya mereka merencanakan laba usaha, dan secara umum mengetahui seberapa baiknya mereka menjalankan kegiatan perusahaan mereka.
menjalankan kegiatan perusahaan mereka.
Perputaran persediaan =
Perputaran persediaan = HH
ersediaan ersediaan
Rata-rata period
Rata-rata periode e persediaan persediaan terjual =terjual = 66
erutaran ersediaan erutaran ersediaan 2011 2011 Perputaran persediaan= Perputaran persediaan= .6.6.4.6.6.4 ...4 ...4 = = 1,9 1,9 kalikali Periode perputaran persediaan = Periode perputaran persediaan = 66
, , =192,105 hari =192,105 hari 2010 2010 Perputaran persediaan= Perputaran persediaan=..8...8. ... ... = 1,8 kali = 1,8 kali Periode perputaran persediaan= Periode perputaran persediaan=66
,8 ,8
= 202,778 hari = 202,778 hari
Analisis
Analisis :perputaran p:perputaran persediaan ersediaan mengalami kenaikan.Tmengalami kenaikan.Tahun ahun 2010 2010 sebesar 1,8 sebesar 1,8 kalikali dengan
dengan periode periode perputaran 2perputaran 202,778 02,778 hari dan hari dan tahun tahun 2011 2011 sebesar 1,9 sebesar 1,9 kali dkali denganengan periode perputaran
periode perputaran 192,105 hari.Jadi,semakin 192,105 hari.Jadi,semakin besar nilbesar nilai perputaran ai perputaran persediaan persediaan makamaka semakin cepat periode perputaran persediaan.
semakin cepat periode perputaran persediaan. 2.
2. Ratio SolvabilitasRatio Solvabilitas
Ratio solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi semua Ratio solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi semua kewajibannya. Solvabilitas juga berarti menunjukkan kemampuan perusahaan untuk kewajibannya. Solvabilitas juga berarti menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh utang yang ada dengan menggunakan seluruh aset yang dimilikinya. melunasi seluruh utang yang ada dengan menggunakan seluruh aset yang dimilikinya.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
a.
a. Ratio utang terhadap total asetRatio utang terhadap total aset Ratio utang terhadap total aset =
Ratio utang terhadap total aset = Total UtangTotal Utang
Total aset Total aset 2011 2011 .6.6. .6.6. .6.64. .6.64. = = 0,314x100%=310,314x100%=31,4%,4% 2010 2010 ..4. ..4. .484.. .484..=0,315x100%=3=0,315x100%=31,5%1,5% Analisis
Analisis : Ratio utang terhadap total aset mengalami penurunan dari tahun 2010 ke: Ratio utang terhadap total aset mengalami penurunan dari tahun 2010 ke tahun 2011.pada tahun 2011 ratio utang terhadap total aset sebesar 31,4 % lebih kecil tahun 2011.pada tahun 2011 ratio utang terhadap total aset sebesar 31,4 % lebih kecil dibandingkan pada tahun 2010 sebesar 31,5 %. Hal ini
dibandingkan pada tahun 2010 sebesar 31,5 %. Hal ini disebabkan karena total hutangdisebabkan karena total hutang dan
dan total aset total aset yang yang semakin meningkatsemakin meningkat b.
b. Kelipatan bunga yang dapat dibayarkan (Kelipatan bunga yang dapat dibayarkan (times interest earned times interest earned )) Kelipatan bunga yang dapat dibayarkan=
Kelipatan bunga yang dapat dibayarkan= laba sebelum ajak enghasilan dan beban bungalaba sebelum ajak enghasilan dan beban bunga
beban bunga beban bunga 2011 2011 .8.6.8+... .8.6.8+... ... ... = 35 kali = 35 kali 2010 2010 .84.6.6+..6 .84.6.6+..6 ...6 ...6 = 41 kali= 41 kali Analisis
Analisis : kelipatan bunga yang dapat dibayarkan mengalami penurunan dari tahun : kelipatan bunga yang dapat dibayarkan mengalami penurunan dari tahun 2010 ke tahun 2011. Beban bunga dengan 41 kali pembayaran di tahun 2010 dapat 2010 ke tahun 2011. Beban bunga dengan 41 kali pembayaran di tahun 2010 dapat terpenuhi dengan baik,dibandingkan dengan beban bunga dengan pembayaran 35 kali terpenuhi dengan baik,dibandingkan dengan beban bunga dengan pembayaran 35 kali di tahun 2011. Hal ini disebabkan karena laba yang yag dihasilkan sebelum pajak di tahun 2011. Hal ini disebabkan karena laba yang yag dihasilkan sebelum pajak
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
Gross Profit Margin atau Marjin Laba Kotor adalah rasio profitabilitas yang Gross Profit Margin atau Marjin Laba Kotor adalah rasio profitabilitas yang digunakan untuk menghitung persentase kelebihan laba kotor terhadap pendapatan digunakan untuk menghitung persentase kelebihan laba kotor terhadap pendapatan penjualan.
penjualan.
Margin laba bruto =
Margin laba bruto = laba brutolaba bruto
enjualan bersih enjualan bersih
2011 2011
Margin laba bruto=
Margin laba bruto= .8.8.86.8.8.86
.68.. .68.. =0,455 x 100 % =0,455 x 100 % =45,5 % =45,5 % 2010 2010
Margin laba bruto =
Margin laba bruto = .6..68.6..68
.644.8. .644.8. =0,475 x 100% =0,475 x 100% =47,5 % =47,5 % Analisis
Analisis: Margin laba mengalami penurunan dari tahun 2010 ke tahun 2011.Pada: Margin laba mengalami penurunan dari tahun 2010 ke tahun 2011.Pada tahun 2010 margin laba kotor sebesar 47,5% sedangkan untuk tahun 2011 sebesar tahun 2010 margin laba kotor sebesar 47,5% sedangkan untuk tahun 2011 sebesar 45,5 %. Hal ini disebabkan laba bruto lebih kecil dibandingakan dengan penjualan 45,5 %. Hal ini disebabkan laba bruto lebih kecil dibandingakan dengan penjualan bersih.
bersih. b.
b. Margin Laba (Margin Laba ( profit Margin profit Margin ) )
Rasio Profit Margin adalah monitor dari perusahaan untuk mengontrol keuntungan Rasio Profit Margin adalah monitor dari perusahaan untuk mengontrol keuntungan bersih dengan
bersih dengan perbandingperbandingan an antara penjualan dan antara penjualan dan laba bersihnya. laba bersihnya. Selain itu Selain itu Rasio ProfitRasio Profit Margin juga bisa diandalkan sebagai monitor beban-beban yang dikeluarkan oleh Margin juga bisa diandalkan sebagai monitor beban-beban yang dikeluarkan oleh perusahaan
perusahaan, , agar agar biaya biaya operasional operasional tidak tidak membemembengkak ngkak akibat akibat beberapa beberapa faktor faktor dalamdalam perusahaan
perusahaan..
Margin laba =
Margin laba = laba bersihlaba bersih
enjualan bersih enjualan bersih
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
Analisis
Analisis : margin laba mengalami penurunan. Pada tahun 2010 margin laba sebesar : margin laba mengalami penurunan. Pada tahun 2010 margin laba sebesar 9,5 % sedangkan pada tahun 2011 margin laba sebesar 8,3 %.Jadi,pada tahun 2011 PT 9,5 % sedangkan pada tahun 2011 margin laba sebesar 8,3 %.Jadi,pada tahun 2011 PT Bata Tbk memiliki volume penjualan yang tinggi.
Bata Tbk memiliki volume penjualan yang tinggi. c.
c. Perputaran Aset (Aset Turnover)Perputaran Aset (Aset Turnover)
Total assets turn over
Total assets turn over merupakan perbandingan antara penjualan dengan total merupakan perbandingan antara penjualan dengan total aktiva suatu
aktiva suatu perusahaaperusahaan dimana rasio n dimana rasio ini menggambarkan kecepatan perputarannyini menggambarkan kecepatan perputarannya totala total aktiva dalam satu periode tertentu.
aktiva dalam satu periode tertentu. Total assets turn over Total assets turn over merupakan rasio yang merupakan rasio yang menunjukkan tingkat efisiensi penggunaan keseluruhan aktiva perusahaan dalam menunjukkan tingkat efisiensi penggunaan keseluruhan aktiva perusahaan dalam menghasilkan volume penjualan tertentu (Syamsuddin, 2009:19).
menghasilkan volume penjualan tertentu (Syamsuddin, 2009:19).
Perputaran aset =
Perputaran aset =enjualan bersihenjualan bersih
total aset total aset
Periode perputaran aset =
Periode perputaran aset = 66
erutaran aset erutaran aset 2011 2011 .68.. .68.. .6.64. .6.64. = 1,31 kali = 1,31 kali 6 6 , , = 278,623 hari = 278,623 hari 2010 2010 .644.8. .644.8. .484.. .484.. = 1,33 kali = 1,33 kali 6 6 , , = 274,436 hari = 274,436 hari Analisis
Analisis : perputaran aset menunjukkan bahwa pada tahun 2011 PT Bata Tbk: perputaran aset menunjukkan bahwa pada tahun 2011 PT Bata Tbk menghasilkan perputaran aset sebesar 1,31 kali dengan periode perputaran selama menghasilkan perputaran aset sebesar 1,31 kali dengan periode perputaran selama
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
Return on assets merupakan perbandingan antara laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) Return on assets merupakan perbandingan antara laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) dengan total aktiva yang
dengan total aktiva yang dimiliki perusahaan.dimiliki perusahaan.
ROA/Return on asset=
ROA/Return on asset= laba bersihlaba bersih
total aset total aset 2011 2011 .6.6. .6.6. .6.64. .6.64. = 0,1087 x 100% = 0,1087 x 100% =10,9% =10,9% 2010 2010 .6.. .6.. .484.. .484.. = 0,126 x 100% = 0,126 x 100% =12,6 % =12,6 % Analisis
Analisis : : pengembalian pengembalian aset aset menurundari menurundari tahun tahun 2010 2010 ke ke tahuntahun 2011.pengembalian pada tahun 2011 sebesar 10,9 % sangatlah rendah 2011.pengembalian pada tahun 2011 sebesar 10,9 % sangatlah rendah dibandingkan
dibandingkan dengan tahun dengan tahun 2010 seb2010 sebesar 12,6 esar 12,6 %. %. Hal disebabkan Hal disebabkan karena labakarena laba bersih
bersih mengalami mengalami penurunan, penurunan, faktornya faktornya adalah adalah karena karena penjualan penjualan mengalamimengalami penurunan sedangkan b
penurunan sedangkan biaya yang dikeluarkan semakin besar.iaya yang dikeluarkan semakin besar. e.
e. Pengembalian atas ekuitas / ROE(Pengembalian atas ekuitas / ROE(return on equityreturn on equity ) )
ROE ( Return On Equity ) adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan ROE ( Return On Equity ) adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dengan menggunakan modal sendiri dan menghasilkan dalam menghasilkan laba bersih dengan menggunakan modal sendiri dan menghasilkan laba bersih yang tersedia bagi pemilik atau investor.
laba bersih yang tersedia bagi pemilik atau investor.
ROE / Return On Equity =
ROE / Return On Equity = laba bersihlaba bersih
total ekuitas total ekuitas 2011 2011 ROE = ROE = .6.6..6.6. .4.48.88 .4.48.88 = 0,16 x 100% = 0,16 x 100% 2010 2010 ROE = ROE = .6...6.. ..8.6 ..8.6 = 0,18x 100% = 0,18x 100%
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
peningkatan pada penjualan.Total
peningkatan pada penjualan.Total ekuitas juga ekuitas juga mengalami kenaikan karena mengalami kenaikan karena modalmodal sendiri yang dimiliki perusahaan meningkat.
sendiri yang dimiliki perusahaan meningkat. f.
f. Margin Laba OperasiMargin Laba Operasi
Margin Laba Operasional biasanya digunakan perusahaan untuk mengukur berapa Margin Laba Operasional biasanya digunakan perusahaan untuk mengukur berapa banyak uang
banyak uang yang didapatkan yang didapatkan oleh oleh perusahaaperusahaan n di di setiap penjualan, sebelum setiap penjualan, sebelum pembayapembayaranran bunga pinjama
bunga pinjaman dan pajak.n dan pajak.
Margin laba operasi =
Margin laba operasi = laba oerasilaba oerasi
enjualan bersih enjualan bersih 2011 2011 .8.. .8.. .68.. .68.. = 0,12 x 100 = 0,12 x 100 % =12%% =12% 2010 2010 .8..8 .8..8 .644.8. .644.8. = 0,13 x 100%=13% = 0,13 x 100%=13% Analisis
Analisis : margin laba operasi mengalami penurunan dari tahun 2010 ke tahun: margin laba operasi mengalami penurunan dari tahun 2010 ke tahun 2011. Pada tahun 2011 margin laba operasi sebesar 12 % lebih kecil dibandingkan 2011. Pada tahun 2011 margin laba operasi sebesar 12 % lebih kecil dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar 13 %.Hal ini disebabkan oleh tingginya penjualan dengan tahun 2010 sebesar 13 %.Hal ini disebabkan oleh tingginya penjualan pada
pada tahun tahun 2011. 2011. Hal Hal ini ini disebabkan disebabkan karena karena laba laba operasi operasi mengalami mengalami penurunan,penurunan, sedangkan volume penjualan semakin tinggi.
sedangkan volume penjualan semakin tinggi. g.
g. Margin sebelum pajak (Margin sebelum pajak ( Pretax Margin) Pretax Margin)
Pretax margin ratio merupakan persentase dari total laba sebelum pajak dibagi Pretax margin ratio merupakan persentase dari total laba sebelum pajak dibagi pendapatan.
pendapatan. SemakSemakin in tinggi tinggi margin margin laba laba sebelum sebelum pajak, pajak, semaksemakin in tinggi tinggi kenuntungankenuntungan perusahaan
perusahaan. . Tren Tren margin margin laba laba sebelum pajak sebelum pajak adalah sama adalah sama pentingnya dengan pentingnya dengan angka angka ituitu sendiri, karena memberikan indikasi
sendiri, karena memberikan indikasi profitabilitas dari perusahaan.profitabilitas dari perusahaan.
laba sebelum ajak laba sebelum ajak
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar 2010. hal ini disebabkan karena laba dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar 2010. hal ini disebabkan karena laba sebelum pajak mengalami kenaikan sedangkan volume penjualan semakin sebelum pajak mengalami kenaikan sedangkan volume penjualan semakin meningkat.
meningkat. 4.
4. Ratio aktivitas (Ratio aktivitas ( A Actctiivvity ity RR aattioio))
Rasio aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efesiensi Rasio aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efesiensi pemanfaa
pemanfaatan tan sumber sumber daya daya perusahaaperusahaan n (penjualan, (penjualan, sediaan, sediaan, penagihan penagihan piutang, piutang, dan dan lainnya)lainnya) atau rasio
atau rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam melaksanakauntuk menilai kemampuan perusahaan dalam melaksanakan aktivitas n aktivitas sehari-hari.sehari-hari.
1.
1. Ratio HutangRatio Hutang
Rasio Hutang atau
Rasio Hutang atau Debt Debt RatioRatio adalah Rasio yang digunakan untuk mengukur adalah Rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar perusahaan mengandalkan hutang untuk membiayai asetnya. Rasio Hutang seberapa besar perusahaan mengandalkan hutang untuk membiayai asetnya. Rasio Hutang ini dapat
ini dapat menunjukan proporsi hutang perusahaan terhadap total aset yang dimilikinya.menunjukan proporsi hutang perusahaan terhadap total aset yang dimilikinya.
a.
a. Total hutang modal (Total hutang modal ( Debt total capital Debt total capital )) total hutang modal =
total hutang modal = total hutangtotal hutang
total hutang dan modal total hutang dan modal
2011 2011 .6.6. .6.6. .6.64. .6.64. = 0,314 = 0,314 2010 2010 ..4. ..4. .484.. .484.. = 0,315 = 0,315
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime. 2011 2011 .6.6. .6.6. 4.48.88 4.48.88 = 0,457 = 0,457 2010 2010 ..4. ..4. ..8.6 ..8.6 = 0,461 = 0,461 Analisis
Analisis : hutang modal mengalami penurunan dari tahun 2010 ke tahun : hutang modal mengalami penurunan dari tahun 2010 ke tahun 2010.pada tahun 2011 hutang modal sebesar 0.457 sedikit lebih kecil 2010.pada tahun 2011 hutang modal sebesar 0.457 sedikit lebih kecil dibandingkan dengan pada tahun 2010 sebesar 0,461. Hal ini disebabkan dibandingkan dengan pada tahun 2010 sebesar 0,461. Hal ini disebabkan karena semakin meningkatnya total hutang yang dimiliki oleh perusahaan. karena semakin meningkatnya total hutang yang dimiliki oleh perusahaan.
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
BAB III
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
A.
A. Kesimpulan
Kesimpulan
1.1. Ratio likuiditasRatio likuiditas a.
a. Aset lancar pada tahun 2011 mengalami kenaikan, hal ini disebabkan karenaAset lancar pada tahun 2011 mengalami kenaikan, hal ini disebabkan karena adanya faktor dari naiknya kas dan setara kas, piutang
adanya faktor dari naiknya kas dan setara kas, piutang – – piutang, persediaan, piutang, persediaan, pajak pertambahan
pajak pertambahan nilai nilai dibayar di dibayar di muka, dan muka, dan aset aset lancar lainnya, lancar lainnya, sehingga disehingga di dapat pada tahun 2011 total aset lancar sebesar Rp. 316.643.577 dan pada dapat pada tahun 2011 total aset lancar sebesar Rp. 316.643.577 dan pada tahun 2010 sebesar
tahun 2010 sebesar Rp.295.496.3Rp.295.496.348.48. b.
b. Kewajiban jangka pendek.Kewajiban jangka pendek.
Pada tahun 2011 kewajiban janggka pendek mengalami kenaikan. Hal ini Pada tahun 2011 kewajiban janggka pendek mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan karena adanya yang signifikan pada utang usaha, utang pajak, disebabkan karena adanya yang signifikan pada utang usaha, utang pajak, beban
beban masih masih harus harus dibayar, dibayar, dan dan uang uang jaminan jaminan dari dari penyalur, penyalur, sehingga sehingga padapada tahun 2011 didapat total kewajiban jangka pendek sebesar Rp.148.822.766 tahun 2011 didapat total kewajiban jangka pendek sebesar Rp.148.822.766 dan pada tahun 2010 sebesar Rp.141.748.440 tapi pada tahun 2010 terdapat dan pada tahun 2010 sebesar Rp.141.748.440 tapi pada tahun 2010 terdapat pinjaman jangka pendek sebesar Rp.17
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
The world’s largest digital library
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial Cancel Anytime.
3.
3. Ratio ProfitabilitasRatio Profitabilitas
Dikarenakan beberapa faktor seperti: kenaikan bahan produksi, dan Dikarenakan beberapa faktor seperti: kenaikan bahan produksi, dan kenaikan upah minimum.
kenaikan upah minimum. 4.
4. Ratio aktivitasRatio aktivitas
Dari tahun 2010 ke tahun 2011 mengalami penurunan. Hal ini Dari tahun 2010 ke tahun 2011 mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena meningkatnya total hutang dari tahun ke tahun. Pada tahun disebabkan karena meningkatnya total hutang dari tahun ke tahun. Pada tahun 2011 terdapat provisi penghargaan masa kerja yang menambah hutang ditahun 2011 terdapat provisi penghargaan masa kerja yang menambah hutang ditahun 2011. Sedangkan modal pada tahun 2011 mengalami kenaikan karena adanya 2011. Sedangkan modal pada tahun 2011 mengalami kenaikan karena adanya kenaikan yang signifikan pada saldo laba yang belum ditentukan kenaikan yang signifikan pada saldo laba yang belum ditentukan penggunaanny