• No results found

Mining Operations

In document ITM Annual Report 2009 (Page 30-33)

In 2009, ITM reached a new high production level of 21.4 mt up 21.6% from 17.6 mt in 2008. Output from PT Indominco Mandiri increased 15.9% and PT Trubaindo Coal Mining increased 15.6% from 2008. Indeed, our ability to exceed prior year production was not merely because of lower rainfall in 2009 but also due to our striving towards planning and operating excellence. Further steps were taken in 2009 to integrate the mines with marketing and logistics support, while streamlining operational activities and holding costs steady.

The overall structure of ITM mining operations did not change; however, ITM opened two new blocks and reopened one mine in 2009, expanding production capacity. ITM mining operations took place at 4 sites and roughly 83% of direct mining activities were done through contractors. The contractor operations benefited from the implementation of a Contractor Management System Pada tahun 2009 ITM mencapai tingkat produksi

tertinggi sebesar 21,4 juta ton, meningkat 21,6% dari 17,6 juta ton di tahun 2008. Produksi dari PT Indominco Mandiri meningkat 15,9% dan PT Trubaindo Coal Mining meningkat 15,6% dibandingkan tahun 2008.

Pencapaian ini bukan saja disebabkan oleh curah hujan yang rendah secara umum di 2009, namun juga akibat upaya keras untuk mencapai yang terbaik di sisi perencanaan maupun operasional. Langkah-langkah lanjutan terus dilakukan sepanjang tahun 2009 untuk mengintegrasikan tambang-tambang ITM dengan fungsi pemasaran dan dukungan logistik, dan juga terus melakukan langkah-langkah efisiensi operasional dan pengendalian biaya.

Secara keseluruhan, struktur operasional pertambangan ITM tetap sama, selain adanya dua blok baru dan satu blok yang dibuka kembali tahun 2009, yang memberikan tambahan kapasitas produksi. Operasional pertambangan berlangsung di 4 lokasi, dan sekitar 83% dari aktivitas pertambangan tersebut dilakukan oleh kontraktor penambangan. Penerapan perangkat

Laporan Tahunan 2009 Annual Report Sistem Manajemen Kontraktor (CMS) telah memberikan

manfaat berupa komunikasi yang lancar dengan kontraktor, termasuk rapat-rapat koordinasi bulanan dengan manajemen, peningkatan standar kerja, dan secara keseluruhan peningkatan kinerja kontraktor.

Salah satu prestasi yang membanggakan di tahun 2009 adalah tidak ada kecelakaan yang mengakibatkan kematian atau kecelakaan serius di tambang ITM.

Sejalan dengan berlanjutnya proses integrasi, perencanaan produksi disesuaikan dengan kebutuhan dari sisi penjualan. Dengan komunikasi yang baik di seluruh mata rantai pasokan batubara, ITM dapat menjamin pasokan batubara berkualitas tepat waktu sesuai dengan keinginan pelanggan, serta memastikan bahwa nisbah pengupasan tanah seimbang dengan harga jual batubara. Perencanaan produksi selama tahun 2009 ditujukan pada pengelolaan jadwal produksi, pencadangan dan persediaan batubara agar dapat memberikan efisiensi biaya maupun meningkatkan efektivitas operasional.

Lebih dari sekedar sebuah tujuan, upaya mencapai yang terbaik merupakan cara untuk meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan, melindungi para karyawan, dan menghasilkan keuntungan usaha. ITM berhasil meningkatkan produksi dengan tetap menjaga keselamatan kerja melalui perhatian khusus pada pemeliharaan peralatan, menyeimbangkan kapasitas peralatan dengan kebutuhan kerja, dan melakukan sertifikasi TPM di dua lokasi tambang. Meskipun curah hujan tidak sebanyak pada tahun yang lalu, upaya-upaya perbaikan infrastruktur jalan, perluasan infrastruktur drainase dan area penangkapan air di sekitar tambang telah memungkinkan produksi terus berlangsung selama musim hujan dan meningkatkan pengendalian ITM atas keseluruhan mata rantai produksi.

ITM memiliki Laboratorium Batubara Bontang yang berfungsi untuk memastikan kualitas pasokan batubara sesuai spesifikasi kepada pelanggan. Melalui pengukuran di lokasi secara cepat dan akurat, ITM kini mampu memperluas cakupan pengujian, mempercepat pelaporan, dan meningkatkan konsistensi hasil. Fasilitas ini merupakan bagian penting dari program Customer Relationship Management (CRM) yang dimulai di semester kedua tahun 2009. Program ini antara lain memungkinkan pelanggan secara mudah memperoleh informasi mengenai status pesanan mereka mulai dari areal tambang sampai di pelabuhan muat.

(CMS), which includes regular communication, monthly management coordination meetings, and improved standards of performance resulting in overall good contractor performance. ITM can all take pride that in 2009 there were zero fatalities or serious injuries at ITM’s mines.

In line with furthering process of integration, production planning was linked to sales requirements. By having good communication with all parties in the coal supply chain, ITM was able to ensure timely delivery of desired quality coal, resulting both in high levels of customer satisfaction and in ensuring that stripping ratio were balanced with coal prices. The goal of this planning was the successful maintenance of reserves, inventories and production timelines; all of which were well managed in 2009 resulting in better cost efficiency and operational effectiveness.

The pursuit of excellence is not an end goal but is rather a means to best serving customers, protecting employees and earning a solid return. ITM succeeded in safely increasing output by giving careful attention to equipment maintenance, matching equipment capacity with work load demand, and achieving TPM certification at two sites. Although we did not have the extraordinary rains that we had in previous years, ITM’s efforts to improve road infrastructure, expand drainage infrastructure and water catchment areas near the mines have combined to effectively allow production during the rainy season and strengthened ITM’s control over the production supply chain.

To increase the confidence level in supplying correct graded coal to customers, ITM opened the Bontang Coal Laboratory. By performing this task on-site, ITM has expanded testing possibilities, allowed a faster report turnaround time and assured consistency. This facility has been started in the second semester of 2009 and becomes a significant part of comprehensive Customer Relationship Management (CRM) program. Through this program, customers can also be easily given precise details of their orders it passes from ITM’s mines, down the hauling roads, and through the ports.

Tinjauan Bisnis Business Review | Operasi Penambangan Mining Operations

Tinjauan Bisnis Business Review

Laporan Tahunan 2009 Annual Report

PETA WILAYAH OPERASI MAP OF OPERATIONS

Operasi Penambangan Mining Operations

Laporan Tahunan 2009 Annual Report

Tinjauan Bisnis Business Review | Operasi Penambangan Mining Operations

SAMARINDA

PALANGKARAYA

KALIMANTAN TIMUR

In document ITM Annual Report 2009 (Page 30-33)

Related documents