Ventura Building 8th Floor Jl. R.A. Kartini No. 26 Jakarta 12430 Indonesia T +62 21 750 4390 F +62 21 750 4696
email: [email protected] www.itmg.co.id
Striving for Operational Excellence
Pencapaian
Operasional yang Prima
Laporan Tahunan 2009 Annual Report
PeNcAPAIAN OPeRAsIONAl yANg PRImA VIsI DAN mIsI seKIlAs ITm sTRUKTUR PeRUsAHAAN ANAK PeRUsAHAAN IKHTIsAR KeUANgAN KINeRJA HARgA sAHAm JeJAK lANgKAH PeRsITIWA PeNTINg 2009 PeNcAPAIAN 2009 lAPORAN KOmIsARIs UTAmA lAPORAN DIReKTUR UTAmA sTRATegI sTRATegI PemAsARAN TANggUNg JAWAB PelAPORAN TAHUNAN 2009
OPeRAsI PeNAmBANgAN Peta Wilayah Operasi sumber Daya dan cadangan Batubara ITm laporan Pertambangan sistem manajemen Kontraktor (cms) mUTU, KeselAmATAN KeRJA DAN lINgKUNgAN mutu Keselamatan Kerja lingkungan Business continuity management (Bcm) sUmBeR DAyA mANUsIA (sDm) TeKNOlOgI INFORmAsI
sTRUKTUR TATA KelOlA PeRUsAHAAN ATURAN PeRIlAKU mANAJemeN RIsIKO INTeRNAl AUDIT seKReTARIs PeRUsAHAAN TANggUNg JAWAB sOsIAl PeRUsAHAAN DAN KOmUNIKAsI RAPAT UmUm PemegANg sAHAm PADA TAHUN 2009 lAPORAN KOmITe AUDIT DIsKUsI DAN ANAlIsA mANAJemeN
PROFIl DeWAN KOmIsARIs PROFIl DIReKsI BIOgRAFI sINgKAT ANggOTA KOmITe AUDIT BIOgRAFI sINgKAT ANggOTA KOmITe KTKPNK INFORmAsI PeRUsAHAAN sTRUKTUR ORgANIsAsI
Daftar Isi
STRIVING FOR OPERATIONAL EXCELLENCE
VISION AND MISSION ITM IN BRIEF CORPORATE STRUCTURE SUBSIDIARIES FINANCIAL HIGHLIGHTS SHARE PERFORMANCE MILESTONES SIGNIFICANT EVENTS IN 2009 2009 ACHIEVEMENT
REPORT FROM THE PRESIDENT COMMISSIONER REPORT FROM THE PRESIDENT DIRECTOR STRATEGY
MARKETING STRATEGY
RESPONSIBILITY FOR THE 2009 ANNUAL REPORT
MINING OPERATIONS Map of Operations
ITM Coal Reserves and Resources Mine Reports
Contractor Management System (CMS) QUALITY , SAFETY AND ENVIRONMENT Quality
Safety Environment
Business Continuity Management (BCM) HUMAN RESOURCES
INFORMATION TECHNOLOGY
STRUCTURE OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE CODE OF CONDUCT
RISK MANAGEMENT INTERNAL AUDIT CORPORATE SECRETARY
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY AND COMMUNICATIONS
GENERAL MEETINGS OF SHAREHOLDERS IN 2009 AUDIT COMMITTEE REPORT
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
BOARD OF COMMISSIONERS’ PROFILES BOARD OF DIRECTORS’ PROFILES
BRIEF BIOGRAPHIES OF THE AUDIT COMMITTEE BRIEF BIOGRAPHIES OF GCGNC COMMITTEE MEMBERS CORPORATE INFORMATION
ORGANISATIONAL CHART
Contents
About the Company
Business Review
Good Corporate
Governance
Management
Discussion and Analysis
Corporate Information
Tentang Perusahaan
Tinjauan Bisnis
Tata Kelola Perusahaan
Diskusi dan Analisa
Manajemen
Informasi Perusahaan
1 2 3 4 5 6 7 8 10 12 14 18 23 24 25 26 28 30 34 33 34 35 36 37 38 40 46 50 58 59 63 65 65 70 74 76 84 86 88 89 90 91Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Kinerja PT Indo Tambangraya Megah Tbk (‘ITM’) pada tahun 2009 merupakan suatu pencapaian
yang sangat nyata terlihat di seluruh lapisan organisasi Perusahaan, sebagai keberhasilan
langkah awal menuju ‘operasional yang prima’. Catatan keselamatan kerja, program-program
pengembangan masyarakat, serta angka-angka produksi, penjualan, marjin usaha dan
perolehan laba pada tahun 2009 merupakan bukti bahwa ITM telah berhasil membangun
kerangka operasional yang solid guna meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan
pemangku kepentingan lainnya.
Laporan Tahunan 2009 ini kiranya akan memberikan gambaran yang jelas bahwa prestasi di
tahun tersebut adalah buah dari kebersamaan dan tujuan di seluruh jajaran manajemen dan
staf ITM untuk terus berupaya mencapai standar praktik terbaik dan operasional yang prima
di berbagai aspek aktivitas Perusahaan. Di segala aspek mulai dari perbaikan perencanaan
tambang hingga pengendalian biaya, strategi pemasaran hingga layanan pelanggan,
perangkat tata kelola perusahaan hingga hubungan dengan investor, sampai pada standar
keselamatan kerja hingga tanggung jawab sosial pada masyarakat, ITM akan terus menerapkan
falsafah usaha yang mengutamakan perbaikan berkesinambungan dan operasional yang
prima di segala bidang.
Pencapaian
Operasional yang Prima
Striving for Operational Excellence
PT Indo Tambangraya Megah Tbk’s (‘ITM’) results in 2009 have created a real sense of accomplishment. At all levels in the Company there is a shared feeling that the first phase of ITM’s quest for ‘operational excellence’ has been achieved. The safety record, community development programs, production, sales, gross margins and earnings achieved in 2009 provide clear evidence that ITM have now established a sound framework for building and delivering value to shareholders and stakeholders alike.
By reading this year Annual Report, you will see that the successes of the year were the product of a unity of purpose amongst ITM’s management and staff in striving for best practice standards and operational efficiency in all aspects of the Company’s activities. From mine planning improvements to cost controls, marketing strategy to customer service, governance systems to investor relations, safety standards to community relations, ITM will continue to adopt a philosophy of continuous improvement and ‘operational excellence’ in all areas.
Tentang Perusahaan About the Company
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Visi dan Misi
Vision and Mission
Visi
Misi
Vision
Mission
Menjadi perusahaan energi
batubara terkemuka di
Indonesia dengan pertumbuhan
berkesinambungan yang dicapai
melalui profesionalisme dan
peduli terhadap karyawan,
masyarakat, serta lingkungan.
1. Mengembangkan keunggulan pada semua lini operasi untuk melayani pelanggan dengan kualitas dan kuantitas produk dan jasa yang konsisten.
2. Mengembangkan karyawan yang piawai, sistem dan infrastruktur yang efisien berdasarkan budaya yang berinovasi, berintegritas, berkepedulian dan bersinergi. 3. Berinvestasi dalam bisnis energi berbasis
batubara yang secara berkesinambungan memperkuat posisi kami.
4. Berpromosi dan berkontribusi bagi perkembangan masyarakat dengan bertindak sebagai warga yang baik dan berkontribusi terhadap ekonomi dan masyarakat.
To become a leading coal-related
energy company in Indonesia
with sustainable growth through
professionalism and care to our
employees, community and
environment.
1. To develop excellence to all operations to serve our customers with consistent quality and quantity of products and services.
2. To develop competent employees, efficient system and infrastructure under the Innovation, Integrity, Care and Synergy culture within the organisation.
3. To invest in coal-related energy business which will sustainably strenghten our position.
4. To promote and contribute to the development of society by acting as a good citizen and contribute to the economy and communities.
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Tentang Perusahaan About the Company | Visi, Misi dan Norma Perusahaan Vision, Mission and Corporate Shared Values
Sekilas ITM
ITM in Brief
ITM didirikan di Indonesia pada tahun 1987 sebagai perusahaan di bidang pertambangan batubara. Setelah melalui periode ekspansi usaha, ITM kemudian diakuisisi oleh Banpu Grup dari Thailand pada tahun 2001. Peristiwa tersebut membawa perkembangan yang pesat bagi keberadaan Banpu di Indonesia melalui anak-anak perusahaan ITM, yaitu PT Indominco Mandiri, PT Trubaindo Coal Mining, PT Jorong Barutama Greston, PT Kitadin dan PT Bharinto Ekatama.
Menyusul upaya-upaya dalam menyusul prioritas usaha, pengembangan kapasitas penambangan batubara, serta peningkatan volume penjualan, ITM kemudian mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia di akhir tahun 2007. Dengan wilayah konsesi penambangan batubara di Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, ITM mampu bersinergi dengan keahlian global Banpu Grup di sektor energi batubara untuk meningkatkan produksi dan penjualan dari berbagai jenis produk batubara campuran dan non-campuran.
Guna mewujudkan visinya menjadi salah satu produsen batubara terkemuka di Indonesia, ITM terus melakukan upaya peningkatan dan perluasan fasilitas penambangan dan pelabuhan muat melalui pendekatan yang sistematis dan berimbang menuju pertumbuhan yang profitabel. Hasil-hasil dan prestasi yang dicapai di tahun 2009 telah memberikan momentum untuk terus berupaya mencapai yang terbaik.
ITM was established in Indonesia as a coal mining company in 1987. After a period of expansion, ITM was acquired in 2001 by the Banpu Group of Thailand. This event led to a rapid growth after restructuring the Banpu’s existence in Indonesia through ITM and its subsidiaries PT Indominco Mandiri, PT Trubaindo Coal Mining, PT Jorong Barutama Greston, PT Kitadin, and PT Bharinto Ekatama.
With priorities realigned, expansion of coal output and growth of sales, ITM listed on the Indonesia Stock Exchange in late 2007. With its many coal concessions on the island of Borneo (in the Indonesian provinces of East, Central, and South Kalimantan), ITM is taking advantage of Banpu’s Group global expertise in coal-related energy by expanding production and sales of a variety of quality blended and non-blended coals.
To fulfil its vision and mission to be a leading coal producer in Indonesia, ITM is upgrading and expanding mining and port facilities based on a balanced and methodical approach to profitable growth. Record-breaking results in 2009 have given greater momentum to continue in its pursuit of excellence.
Struktur Perusahaan
Corporate Structure
Banpu Public Company Ltd.
Banpu Minerals Co., Ltd.
Banpu Minerals (Singapore) Pte. Ltd.
PT Indo Tambangraya Megah Tbk
PT Jorong Barutama Greston PT Indominco
Mandiri PT Bharinto
Ekatama PT Kitadin PT TrubaindoCoal Mining
Public Banpu Coal Investment Co., Ltd.
99.99% 99.67% 73.72% 26.28% 50.00% 50.00% 99.99% 99.99% 99.99% 99.99%
Tentang Perusahaan About the Company
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Anak Perusahaan
Subsidiaries
ITM melakukan aktivitas penambangan batubara melalui 5 anak perusahaannya. Rincian kinerja operasional dari anak-anak perusahaan tersebut disajikan pada bab Operasional Penambangan pada laporan tahunan ini.
PT Indominco Mandiri (kepemilikan ITM: 99,99%) didirikan pada 11 November 1988 dan memegang kontrak Perjanjian Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dari Pemerintah RI selama 30-tahun sampai dengan 5 Oktober 2030. Konsesi PT Indominco Mandiri seluas 25.121 Ha terletak di kotamadya Bontang, Kutai Kertanegara dan Kutai Timur di Provinsi Kalimantan Timur, memiliki sumberdaya batubara dengan nilai kalori 6.000 - 6.300 kkal/ kg di formasi Balikpapan Late Miocene dan Pulau Balang. PT Trubaindo Coal Mining (kepemilikan ITM: 99,99%) didirikan pada 13 Maret 1990 dan memegang kontrak PKP2B selama 30-tahun sampai dengan Februari 2035 dari Pemerintah RI untuk konsesi seluas 23.650 Ha di kecamatan Muara Lawa, Bentian Besar, Muara Pahu dan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Sumberdaya batubara di konsesi tersebut memiliki nilai kalori bervariasi antara 6.500 – 7.300 kkal/kg, terbentuk di formasi Pamaluan dan Kutai Basin.
PT Jorong Barutama Greston (kepemilikan ITM: 99,67%) didirikan pada 10 Mei 1991 dan memegang kontrak PKP2B selama 30-tahun sampai dengan Mei 2035 dengan Pemerintah RI untuk konsesi seluas 11.478 Ha, 100 km jauhnya dari Banjarmasin, ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Sumberdaya batubara di konsesi tersebut memiliki nilai kalori 5.300 kkal/kg, terbentuk di formasi Warakin. PT Kitadin (kepemilikan ITM: 99,99%) didirikan pada 25 Januari 1978 dan memegang dua Kuasa Pertambangan (KP) masing-masing untuk konsesi Embalut dan Tandung Mayang. PT Kitadin (Tandung Mayang) juga beroperasi sebagai kontraktor penambangan di konsesi PT Indominco Mandiri. Pada tahun 2009, PT Kitadin (Embalut) memulai kembali pengoperasian tambang terbuka di konsesi seluas 2.973 Ha di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Sumberdaya batubara dengan nilai kalori 5.850 kkal/kg terbentuk di formasi Balikpapan.
PT Kitadin (Tandung Mayang) memegang konsesi seluas 2.388 Ha di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Penambangan sumberdaya batubara dengan nilai kalori 6.800 kkal/kg direncanakan akan mulai berproduksi di tahun 2011.
PT Bharinto Ekatama (kepemilikan ITM: 99,99%) didirikan pada 9 Januari 1996 dan memegang kontrak PKP2B dari Pemerintah RI untuk konsesi seluas 22.000 Ha di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah. Di pertengahan 2007, PT Bharinto Ekatama memperoleh ijin untuk pembangunan infrastruktur pertambangan, dengan sumberdaya produksi batubara dengan nilai kalori 6.800 kkal/kg yang direncanakan dapat berproduksi akhir tahun 2010.
ITM operates its mining activities through 5 subsidiary companies. For detailed performance on the operations of these companies, please refer to the Mining Operations segment of this report.
PT Indominco Mandiri is a 99.99% owned subsidiary which was established on November 11, 1988 and holds a Coal Contract of Work (CCoW) signed with the Government of Indonesia of 25,121 hectares in the Bontang, Kutai Kertanegara and East Kutai regencies of the province of East Kalimantan. This 30-year contract, set to run until October 5, 2030, allows for the exploitation of 6,000 - 6,300 kcal/kg coal formed along the Balikpapan Late Miocene and Pulau Balang formations.
PT Trubaindo Coal Mining is a 99.99% owned subsidiary which was established on March 13, 1990 and holds a CCoW signed with the Government of Indonesia of 23,650 hectares in the districts of Muara Lawa, Bentian Besar, Muara Pahu and Damai of the regency of West Kutai in the province of East Kalimantan. Ranging in calorific value from 6,500 to 7,300 kcal/kg, the coal exploitable in this 30-year contract (valid until February 2035) was formed in the Pamaluan and Kutai Basin formations.
PT Jorong Barutama Greston is a 99.67% subsidiary which was established on May 10, 1991 and holds a CCoW with the Government of Indonesia of 11,478 hectares, located 100 kilometres from Banjarmasin, the provincial capital of South Kalimantan. The coal exploitable under this 30-year contract (valid until May 2035) has a calorific value of 5,300 kcal/kg and lies in the Warakin formation.
PT Kitadin is a 99.99% owned subsidiary which was established on January 25, 1978 and holds two coal Mining Rights (KP) at Embalut and at Tandung Mayang. PT Kitadin (Tandung Mayang) also operates as a mining contractor, specifically for PT Indominco Mandiri concession.
In 2009, PT Kitadin (Embalut) restarted mining operations at its open-pit mine, which is located on 2,973 hectares in Kutai Kartanegara regency, East Kalimantan. The coal has a calorific value of 5,850 kcal/kg and was formed in the Balikpapan formation.
PT Kitadin (Tandung Mayang) has a concession area of 2,388 hectares and is located in the regency of East Kutai, East Kalimantan. The coal has a clorific value of 6,800 kcal/kg and production is planned to begin in 2011.
PT Bharinto Ekatama is a 99.99% owned subsidiary which was established on January 9, 1996 and holds a CCoW signed with the government of Indonesia of 22,000 hectares in the regencies of West Kutai and North Barito in the provinces of East and Central Kalimantan. Authorisation to begin construction of required mining infrastructure was given mid-2007, and production is planned to begin by the end of 2010. The coal due to be exploited has 6,800 kcal/kg in calorific value.
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Tentang Perusahaan About the Company | Sekilas ITM ITM in Brief
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
* Disajikan kembali termasuk PT Jorong Barutama Greston
** Disajikan kembali untuk mencerminkan pemecahan saham Perusahaan dengan basis 2000:1 sejak 27 Juli 2007
*** Disajikan kembali untuk mencerminkan perubahan kebijakan akuntansi sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 16-Aset Tetap (revisi 2007) untuk mencatat estimasi biaya pembongkaran, pemindahan dan restorasi untuk aset tetap tertentu. Laporan Keuangan tahun-tahun sebelumnya yang disajikan di atas tidak disajikan kembali berkaitan dengan perubahan ini
**** % fluktuasi dari 2008 ke 2009
* Restated to include PT Jorong Barutama Greston
** Restated to reflect the split in the Company’s shares on a 2,000 to 1 basis effective July 27, 2007
*** Restated to reflect the changes of accounting policy in respect of Statement of Financial Accounting Standard (SFAS) No. 16-Fixed Assets (2007 revision) to record estimated costs for decomissioning, demobilisation and restoration of long-lived assets. The previous years’ Financial Statement presented above have not been restated for this change
**** % movement from 2008 to 2009
Dalam ribuan Dolar AS, kecuali dinyatakan lain In thousand US Dollars, unless otherwise stated
URAIAN (Restated)*2005 (Restated)*2006 (Restated)***2007 2008 2009 ****% DESCRIPTION
LAPORAN LABA RUGI STATEMENTS OF INCOME
Penjualan Bersih 532,899 732,317 771,817 1,316,981 1,508,359 15 Net Sales
Laba Kotor 180,145 186,632 206,068 477,811 570,404 19 Gross Profit
Laba Usaha 124,314 82,524 120,774 340,012 435,815 28 Operating Income
Laba Bersih 79,959 23,241 55,785 234,925 335,551 43 Net Income
Rata-rata Tertimbang Jumlah Saham
Beredar (dalam ribuan saham) 202,162 202,162 533,840 1,129,925 1,129,925 -
Weighted Average Number of Ordinary Shares Outstanding (in thousands of shares)
Laba Bersih per Saham (nilai penuh) 0.40 0.11 0.10 0.21 0.30 43 Basic Earnings per Share (full amount)
Aset Lancar 121,185 175,472 380,692 498,228 673,004 35 Current Assets
Aset Tidak Lancar 337,331 365,586 394,937 480,837 525,567 9 Non-Current Assets
Jumlah Aset 458,516 541,058 775,629 979,065 1,198,571 22 Total Assets
Kewajiban Lancar 180,614 209,587 238,986 325,905 340,267 4 Current Liabilities
Kewajiban Tidak Lancar 144,964 202,101 80,328 42,790 70,818 66 Non-Current Liabilities
Jumlah Kewajiban 325,578 411,688 319,314 368,695 411,085 11 Total Liabilities
Hak Minoritas 1,347 2,037 - - - - Minority Interests
Jumlah Ekuitas 131,591 127,333 456,315 610,370 787,486 29 Total Equity
Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 458,516 541,058 775,629 979,065 1,198,571 22 Total Liabilities and Equity
Modal Kerja Bersih (59,429) (34,115) 141,706 172,323 332,737 93 Net Working Capital
Pengeluaran Modal 63,994 43,988 60,463 98,502 78,831 (20) Capital Expenditure
Rasio Laba Bersih terhadap Jumlah Aset 17.44% 4.30% 7.19% 23.99% 28.00% 17 Ratio of Net Income to Total Assets
Rasio Laba Bersih terhadap Ekuitas 60.76% 18.25% 12.23% 38.49% 42.61% 11 Ratio of Net Income to Equity
Rasio Lancar 67.10% 83.72% 159.29% 152.88% 197.79% 29 Current Ratio
Rasio Kewajiban terhadap Ekuitas 247.42% 323.32% 69.98% 60.41% 52.20% (14) Ratio of Total Liabilities to Equity
Rasio Kewajiban terhadap Jumlah Aset 71.01% 76.09% 41.17% 37.66% 34.30% (9) Ratio of Total Liabilities to Total Assets
Marjin Laba Kotor 33.80% 25.49% 26.70% 36.28% 37.82% 4 Gross Profit Margin
Marjin Laba Bersih 15.00% 3.17% 7.23% 17.84% 22.25% 25 Net Profit Margin
Tentang Perusahaan About the Company
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Ikhtisar Kinerja Saham
Share Performance
Kinerja Saham di Tahun 2009
2009 Share Performance 35,000,000 Volume Volume Harga (Rp) Price (Rp)
Jan
Feb
Mar
Apr
May
Jun
Jul
Aug
Sep
Oct
Nov
Dec
30,000,000 25,000,000 20,000,000 15,000,000 10,000,000 5,000,000 35,000 30,000 25,000 20,000 15,000 10,000 5,000 0 0
Kinerja Saham per Triwulan 2009
Quarterly Share Performance 2009
PERIODE HARGA SAHAM SHARE PRICE PERIOD Tertinggi Highest (Rp) Terendah Lowest (Rp) Penutupan Closing (Rp) Triwulan I 12,800 9,050 9,900 1st Quarter Triwulan II 23,700 9,850 19,950 2nd Quarter
Triwulan III 27,800 17,450 24,250 3rd Quarter
Triwulan IV 32,300 20,000 31,800 4th Quarter
Harga Penutupan
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Tentang Perusahaan About the Company | Ikhtisar Kinerja Saham Stock Performance
Modal, Sejarah Perdagangan Saham dan Komposisi Pemegang Saham
Capital, Share Trading History and Composition of Shareholders Jumlah saham perusahaan yang tercatat di Bursa Efek
Indonesia per 31 Desember 2009 adalah 1.129.925.000 saham.
The total number of the company’s shares listed on the Indonesia Stock Exchange as of December 31, 2009 are 1,129,925,000 shares.
Pemegang Saham Perusahaan per 31 Desember 2009
Company Shareholders as of December 31, 2009
Ringkasan Pembayaran Dividen
Summary of Dividend Payments Tahun Year Tanggal Pembayaran Payment date Keterangan Description Tahun Buku Book Year Jumlah Dividen Total Dividend (USD) Dividen/Saham Dividend/Share (Rp)
2008 23-May Final dividend 2007 18,970,000 155
2008 22-Oct Interim dividend 2008 41,550,000 344
2008 19-Dec Interim dividend 2008 29,623,000 295
2009 28-May Final dividend 2008 69,760,000 706
2009 3-Nov Interim dividend 2009 79,402,000 678
Jumlah Saham
Number of Shares %
Banpu Minerals (Singapore) Pte. Ltd. 832,984,000 73.720%
Somyot Ruchirawat
Direktur Utama/President Director
83,000 0.007% Pongsak Thongampai Direktur/Director 38,000 0.003% Mahyudin Lubis Direktur/Director 30,000 0.003%
Edward Manurung, SE, MBA Direktur Director
30,000 0.003%
Aphimuk Taifayongvichit Direktur/Director
11,500 0.001%
Ir. Lukmanul Hakim, MM Komisaris/Commissioner
9,500 0.001%
Sutoyo (Sutejo), SH, MH
Komisaris Utama/President Commissioner
4,500 0.000%
Masyarakat/Public 296,734,500 26.261%
Tentang Perusahaan About the Company
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t Tentang Perusahaan About the Company
Jejak Langkah
Milestones
Banpu Minerals (Singapore)
mengakuisisi ITM dan anak
perusahaannya
Banpu Minerals (Singapore)
acquired ITM and its subsidiaries
Pengapalan pertama
dari fasilitas interim
PT Indominco Mandiri
First bulk shipment from
PT Indominco Mandiri
interim facility
Pendirian ITM
Establishment of ITM
2001
1996
1988
2003
1997
1995
ITM mengambil
alih porsi minoritas
atas PT Indominco
Mandiri dan
melunasi pinjaman
luar negerinya
ITM took over the
minority share of
PT Indominco Mandiri
and settled the
offshore loan
PT Indominco Mandiri
mulai melakukan
pengiriman melalui
fasilitas permanennya
PT Indominco Mandiri
started shipment
through its permanent
facility
Preproduksi
PT Indominco Mandiri
Pre-production of
PT Indominco Mandiri
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Tentang Perusahaan About the Company | Jejak Langkah Milestones
2005
2007
2004
ITM terdaftar
sebagai perusahaan
publik di Bursa Efek
Indonesia
ITM listed as a public
company on the
Indonesia Stock
Exchange
ITM mengakuisisi
PT Jorong Barutama
Greston dan mengambil
alih porsi minoritas atas
PT Trubaindo Coal Mining
ITM acquired PT Jorong
Barutama Greston and
took over the minority
share of PT Trubaindo Coal
Mining
PT Trubaindo Coal
Mining memulai
tahap produksi
PT Trubaindo Coal
Mining started its
production stage
ITM mengakuisisi konsesi
PT Bharinto Ekatama
ITM acquired PT Bharinto
Ekatama concession
Tentang Perusahaan About the Company
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t 23 Februari 2009
PT Indominco Mandiri meraih CSR Award 2008 untuk kategori ekonomi dari Kementerian Sosial, bekerja sama dengan Forum Kerja sama untuk Pembangunan Masyarakat.
February 23, 2009
PT Indominco Mandiri received the 2008 CSR Award in the Economy category from the Ministry of Social Affairs, in cooperation with the Corporate Forum for Community Development.
JANUARY
MARCH
MAY
FEBRUARY
APRIL
JUNE
17 April 2009
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa di Hotel Dharmawangsa, Jakarta.
April 17, 2009
Annual and Extraordinary General Meeting of Shareholders held at Dharmawangsa Hotel, Jakarta.
Peristiwa Penting 2009
Significant Events of 2009
12 Mei 2009
Paparan Publik di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. May 12, 2009
Public Exposé at Indonesia Stock Exchange, Jakarta.
28 Mei 2009
Pembayaran Dividen Final sejumah Rp 706 per saham. May 28, 2009
Payment of Final Dividend amounting to Rp706 per share.
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t 3 Agustus 2009
PT Indominco Mandiri meraih Sertifikat
Total Productive Maintenance (TPM) Level
1 dan PT Kitadin (Tandung Mayang) meraih Sertifikat TPM Level 2 dari CTPM Australia.
14–17 Oktober 2009
ITM berpartisipasi dalam 2009 Indonesian Mining Conference and Exhibition, dengan tema “Mining Indonesia: Unlocking
Mineral Potential”.
24 November 2009
ITM menerima beberapa penghargaan Anugerah Business Review termasuk Terbaik Pertama untuk Operasional dan Rising Star CEO.
November 24, 2009
ITM received multiple Anugerah Business Review awards including First Best in Operations and Rising Star CEO. 3 November 2009
Pembayaran Dividen Interim untuk pertengahan pertama kinerja 2009 sejumlah Rp 678 per saham. November 3, 2009
Payment of Interim Dividend for 1st half of performance of 2009 amounting Rp 678 per share.
2 Desember 2009
ITM berpartisipasi dalam Investor Summit
& Capital Market Expo 2009 di Ritz-Carlton
Hotel, Pacific Place, Jakarta. December 2, 2009
ITM took part in the Investor Summit & Capital Market Expo 2009 at the Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta. 3 Desember 2009
ITM melalui anak perusahaan PT Indominco Mandiri, PT Jorong Barutama Greston dan PT Trubaindo Coal Mining menerima beberapa penghargaan untuk lingkungan, kesehatan dan keselamatan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
December 3, 2009
ITM through its subsidiaries PT Indominco Mandiri, PT Jorong Barutama Greston and PT Trubaindo Coal Mining received multiple awards for environment, health and safety from the Ministry of Energy and Mineral Resources
JULY
SEPTEMBER
NOVEMBER
AUGUST
OCTOBER
DECEMBER
August 3, 2009
PT Indominco Mandiri received Total Productive Maintenance (TPM) Level 1 Certification and PT Kitadin (Tandung Mayang) received TPM Level 2 Certification from CTPM Australia.
October 14–17, 2009
ITM participated in the 2009 Indonesian Mining Conference and Exhibition, under the theme of “Mining Indonesia: Unlocking Mineral Potential”.
Tentang Perusahaan About the Company
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t Mutu Quality PT Indominco Mandiri
• Penghargaan TPM3 Excellence Level 1 dari CTPM Australasia
TPM3 Excellence Award Level 1 from CTPM Australasia • ISO 9001:2008 dari SGS
ISO 9001:2008 from SGS
• Medali Perunggu dari International QCC Convention Bronze Medal from International QCC Convention • Medali Perak dari PMMI-IQMA
Silver Medal from PMMI-IQMA PT Jorong Barutama Greston • ISO 9001:2000 dari SGS
ISO 9001:2000 from SGS PT Kitadin (Tandung Mayang)
• Penghargaan TPM3 Excellence Level 2 dari CTPM Australasia
TPM3 Excellence Award Level 2 from CTPM Australasia • ISO 9001:2008 dari SGS
ISO 9001:2008 from SGS • Medali Perak dari PMMI-IQMA
Silver Medal from PMMI-IQMA • Medali Perunggu dari PMMI-IQMA
Bronze Medal from PMMI-IQMA
Kesehatan & Keselamatan Kerja
Occupational Health & Safety
Lingkungan
Environmental
PT Kitadin (Embalut)
• Sertifikat Biru, PROPERDA dari Gubernur Kalimantan Timur Blue Certificate, PROPERDA from the Governor of East Kalimantan
PT Indominco Mandiri
• Sertifikat Emas, PROPERDA dari Gubernur Kalimantan Timur Gold Certificate, PROPERDA from the Governor of East Kalimantan
• Penghargaan Aditama Pengelolaan Batuan Penutup dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Gold Level, Overburden Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Pratama Pengelolaan Pembibitan dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Bronze Level, Seeding Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Utama Pemantauan Lingkungan Pertambangan dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Silver Level, Environment Monitoring from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Utama Pengelolaan Kegiatan Sarana Penunjang dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Silver Level, Supporting Infrastructure Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Utama Pengelolaan Pengendalian Erosi dan Sedimentasi dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Silver Level, Sedimentation and Erotion Control Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Utama Pengelolaan Reklamasi Lahan Bekas Tambang Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi Silver Level, Reclamation Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
PT Jorong Barutama Greston
• Penghargaan Pratama Pengelolaan Batuan Penutup dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Bronze Level, Overburden Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Pratama Pemantauan Lingkungan Pertambangan dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Bronze Level, Environment Monitoring from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
Pencapaian 2009
2009 Achievements
PT Kitadin (Embalut)
• Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral Muda dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk Tim Emergency Response Group
Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral Muda from the Minister of Energy and Mineral Resources for Emergency Response Group (ERG) team
PT Indominco Mandiri
• Zero Accident Award dari Gubernur Kalimantan Timur Zero Accident Award from the Governor of East Kalimantan • Safety Award dari Bupati Kutai Timur
Safety Award from the Regent of East Kutai • OHSAS 18001:2007 dari SGS
OHSAS 18001:2007 from SGS
• Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral Muda dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk Tim Emergency Response Group
Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral Muda from the Minister of Energy and Mineral Resources for Emergency Response Group (ERG) team
• Kategori Perak Keselamatan Pertambangan Tahun 2009 dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi Silver Level, 2009 Mining Safety from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
PT Kitadin (Tandung Mayang)
• Zero Accident Award dari Gubernur Kalimantan Timur Zero Accident Award from the Governor of East Kalimantan • Safety Award dari Bupati Kutai Timur
Safety Award from the Regent of East Kutai
• Zero Accident Award dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Zero Accident Award from the Ministry of Manpower and Transmigrasion PT Trubaindo Coal Mining
• Penghargaan Pratama Keselamatan Pertambangan Tahun 2009 dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi Bronze Level, 2009 Mining Safety from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Pratama Pengelolaan Reklamasi Lahan Bekas Tambang Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Bronze Level, Reclamation Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
PT Kitadin (Tandung Mayang)
• Sertifikat Hijau, PROPERDA dari Gubernur Kalimantan Timur Green Certificate, PROPERDA from the Governor of East Kalimantan
PT Trubaindo Coal Mining
• Sertifikat Hijau, PROPERDA dari Gubernur Kalimantan Timur Green Certificate, PROPERDA from the Governor of East Kalimantan • Peringkat Biru, PROPER dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup
Blue Level , PROPER from the State Ministry of Environment
• Penghargaan Utama Pengelolaan Batuan Penutup dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Silver Level, Overburden Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Pratama Pengelolaan Pembibitan dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Bronze Level, Seeding Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Utama Pemantauan Lingkungan Pertambangan dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Silver Level, Environment Monitoring from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Utama Pengelolaan Kegiatan Sarana Penunjang dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Silver Level, Supporting Infrastructure Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Utama Pengelolaan Pengendalian Erosi dan Sedimentasi dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi
Silver Level, Sedimentation and Erotion Control Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
• Penghargaan Utama Pengelolaan Reklamasi Lahan Bekas Tambang Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi dari Dirjen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi Silver Level, Reclamation Management from Directorate General of Mineral, Coal, and Geothermal
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
o
Pengembangan Masyarakat
Community Development
Dari CSR Indonesia, Asosiasi CSR Indonesia (Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Trisakti dan Kementerian Sosial) From CSR Indonesia, The Association for CSR Indonesia (University of Indonesia, Agriculture Institute of Bogor, Trisakti University and the Ministry of Social Affairs)
1. Terbaik ke dua bidang Pengembangan Sosial dan Masyarakat 2nd Best Social and Economics Development
2. Terbaik ke tiga bidang Pengembangan Ekonomi 3rd Best Economics Development
3. Community Development Officer lapangan terbaik ke dua dari PT Indominco Mandiri kepada Ibu Hainun 2nd Best Community Development Officer at field of PT Indominco Mandiri to Ms. Hainun
4. Terbaik ke tiga Manajemen Community Development Officer/Pengambil Keputusan kepada Bapak Tri Harjono 3rd Best Community Development Officer Management/Decision Maker to Mr. Tri Harjono
Dari GKPM (Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat) Awards yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia.
Awards to achieve to be conducted by the Coordinating Minister for Social Welfare of Republic Indonesia
1. Penghargaan Platinum untuk Manajemen Community Development Officer/Pengambil Keputusan kepada Bapak Tri Harjono. Best Platinum Community Development Officer Management /Decision Maker to Mr. Tri Harjono
2. Penghargaan Emas untuk Kelompok Usaha Bersama untuk Industri Rumah Tangga PT Indominco Mandiri - HITIM. Best Gold Joint Business Group for Home Industry Team PT Indominco Mandiri - HITIM
3. Best Gold untuk Kelompok Masyarakat atas nama FKM - Desa Suka Damai. Best Gold for CCC – Community Consultative Committee - Desa Suka Damai.
4. Best Silver untuk Lembaga Keuangan Mikro atas nama KSU - Koperasi Serba Usaha Binaan Mandiri. Best Silver for Micro Finance for KSU - Koperasi Serba Usaha Binaan Mandiri.
Tentang Perusahaan About the Company | Sertifikasi dan Penghargaan 2009 Certification and Recognitions
Penghargaan Anugerah
Business Review 2009
2009 Anugerah Business Review Awards
Penghargaan dari Anugerah Business Review Award 2009 pada tanggal 24 November 2009
Awards from 2009 Anugerah Business Review Award on November 24, 2009
• Peringkat ke-1 untuk ‘Best Operations’
• Peringkat ke-2 untuk ‘Best Corporation’ • Peringkat ke-3 untuk ‘Best Finance’
• Peringkat ke-3 untuk ‘Best Good Corporate Governance’ • Peringkat ke-3 untuk‘Best Human Resources’
• Peringkat ke-4 untuk ‘Best Chief Executive Officer (CEO) 2009’ • Penghargaan ‘The Rising Star Chief Executive Officer (CEO)2009’
• 1st rank ‘Best Operations’
• 2nd rank ‘Best Corporation’
• 3rd rank ‘Best Finance’
• 3rd rank ‘Best Good Corporate Governance’
• 3rd rank ‘Best Human Resources’
• 4th rank ‘Best Chief Executive Officer (CEO) 2009’
Tentang Perusahaan About the Company
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Laporan Komisaris Utama
Report from the President Commissioner
Kenaikan produksi batubara dan penjualan
telah mendorong pendapatan ke angka
tertinggi yang pernah dicapai.
Gains in coal output and strong sales pushed revenue to an
all time new high.
Sutoyo (Sutejo), SH, MH Komisaris Utama
President Commissioner
Dear Shareholders and Stakeholders,
I am pleased to report to you that ITM delivered an impressive performance in 2009. In the face of a challenging and uncertain global economic environment at the end of 2008 and early 2009, ITM registered total revenues in excess of US$1.5 billion on the strength of record output of over 21 million tonnes (mt) and an aggressive marketing strategy. With good cost management and stronger margins, earnings after tax increased by over 40% to US$336 million.
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang terhormat,
Saya bersyukur dapat melaporkan bahwa ITM berhasil mencapai kinerja yang mengesankan pada tahun 2009. Di tengah tantangan dan ketidakpastian kondisi ekonomi global terutama di akhir 2008 dan awal 2009, ITM berhasil membukukan penjualan bersih senilai lebih dari US$1,5 milyar, didukung oleh tingkat produksi batubara yang mencapai rekor di atas 21 juta ton dan strategi pemasaran yang agresif. Bersama dengan manajemen efisiensi biaya yang baik dan perbaikan marjin, laba setelah pajak meningkat lebih dari 40% mencapai US$336 juta.
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
These commendable results are the results of many years of hard work by ITM’s management and staff in striving for excellence in all aspects of the Company’s operation - hence the title of this year’s Annual Report. Going forward, ITM will not rest on its laurels, but will continue to identify and implement further improvements, seeking to achieve best practice and operational excellence at all levels.
We are grateful for the awards and recognition which ITM has received from the Anugerah Business Review 2009 including: • 1st rank ‘Best Operations’
• 2nd rank ‘Best Corporation’
• 3rd rank ‘Best Finance’
• 3rd rank ‘Best Good Corporate Governance’
• 3rd rank ‘Best Human Resources’
• 4th rank ‘Best CEO 2009’
• ‘The Rising Star CEO 2009’
These and other awards are not only evidence of our efforts but also put implicit emphasis on our duty to maintain and improve standards going forward and to build on our accomplishments.
ITM has established a strong platform for future growth and is poised to enter a new phase of expansion – both organic and via acquisitions. The Board of Commissioners (BoC) will work together with the Board of Directors (BoD) to ensure that this new growth takes into consideration existing capabilities and does not destabilise the progress that has been made to date. We will also be examining carefully the condition of the global economy as well as Indonesia’s economic and political development. Recent statements and actions by the Government of Indonesia and regional governments are encouraging, showing recognition for the importance of the coal industry as an engine of the country’s economic development.
In an increasingly challenging market for coal assets, ITM will need to become ever more innovative in its approach to growth. With this in mind, in 2009 we introduced the ‘KOMPAK’ program of small focus groups. These groups have been established to create and share new ideas – and to discuss their implementation. We have also expanded this new system by holding an Innovation Contest. In November 2009, three finalists from a total of 361 worthy ideas were invited to a final ITM Innovation Convention in Balikpapan.
With growth in mind, and to further enhance the quality of our technical Human Resources (HR), we have also introduced a new recruitment program called the ‘Geologist & Engineer Training’ program or ‘GET’. GET offers a one year training program for promising university graduates specialising in geology who, upon successfully completing a project assignment, will be offered a post at ITM. Seven out of eleven apprentices who joined in 2008 are currently working at ITM and its subsidiaries.
Kerja keras selama bertahun-tahun oleh Manajemen dan seluruh staf ITM untuk mencapai yang terbaik dalam seluruh aspek operasional Perusahaan telah berujung pada pencapaian yang prima, yang kami angkat sebagai tema dari Laporan Tahunan 2009 ini. Ke depan, ITM tidak akan berpuas diri, namun akan terus melanjutkan langkah-langkah perbaikan ke arah pencapaian praktik terbaik dan operasional yang prima di seluruh aktivitas Perusahaan. Kami bersyukur atas penghargaan dan pengakuan publik terhadap prestasi ITM, yang diterima dari Anugerah Business Review ditahun 2009, diantaranya :
• Peringkat ke-1 untuk ‘Best Operations’ • Peringkat ke-2 untuk ‘Best Corporation’ • Peringkat ke-3 untuk ‘Best Finance’
• Peringkat ke-3 untuk ‘Best Good Corporate Governance’ • Peringkat ke-3 untuk‘Best Human Resources’
• Peringkat ke-4 untuk ‘Best CEO 2009’ • Penghargaan ‘The Rising Star CEO 2009’
Berbagai pengakuan tersebut adalah bukti dari efektivitas sistem-sistem kerja Perusahaan, namun sekaligus memberikan beban tanggung jawab untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah dicapai.
ITM telah berhasil membangun landasan kokoh untuk menunjang pertumbuhan ke depan, dan kini siap untuk melanjutkan babak baru ekspansi usaha, baik secara organik maupun melalui akuisisi baru. Dewan Komisaris akan bekerja sama dengan Direksi untuk memastikan bahwa langkah ekspansi yang direncanakan telah mempertimbangkan kapabilitas yang dimiliki, dan tidak mengganggu kemajuan yang telah dicapai sampai saat ini. Kami juga akan terus mencermati perkembangan pemulihan perekonomian dunia maupun kondisi ekonomi dan politik di Indonesia. Perkembangan berbagai kebijakan pemerintah pusat maupun daerah akhir-akhir ini cukup memberikan optimisme, karena menempatkan industri batubara sebagai salah satu motor penggerak perekonomian nasional.
Di tengah semakin ketatnya pasar batubara, ITM harus bisa lebih inovatif untuk menjaga pertumbuhannya. Itu sebabnya pada tahun 2009 kami meluncurkan program ‘KOMPAK’, dengan membentuk beberapa focus group (kelompok diskusi) kecil. Kelompok-kelompok ini diharapkan akan menelurkan dan saling berbagi gagasan-gagasan baru – dan kemudian membahas implementasinya. Kami juga telah mengembangkan sistem ini dengan mengadakan Kontes Inovasi. Pada bulan November 2009, tiga finalis dari total 361 ide yang disertakan, diundang ke final ITM Innovation Convention di Balikpapan.
Untuk menjaga pertumbuhan dan meningkatkan kualitas teknikal Sumber Daya Manusia (SDM) yang kami miliki, kami membuat program rekrutmen baru bernama ‘Geologist & Engineer Training’ program atau ‘GET’. GET memberikan program pelatihan selama setahun untuk sarjana-sarjana geologi baru, yang bila mereka berhasil menyelesaikan proyek yang ditugaskan, maka mereka akan mendapatkan peluang menjadi karyawan ITM. Tujuh dari sebelas peserta di tahun 2008 kini bekerja di ITM dan anak-anak perusahaannya.
Tentang Perusahaan About the Company
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Dewan Komisaris juga memberikan perhatian khusus pada aspek pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG), dimana terlihat kemajuan yang menggembirakan sepanjang tahun yang lalu:
• Komite Tata Kelola Perusahaan, Nominasi dan Kompensasi (KTKPNK) telah menjalankan perannya dengan baik dalam memastikan terlaksananya prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, kewajaran dan kemandirian dalam setiap aspek aktivitas Perusahaan. Sosialisasi dokumen Aturan Perilaku dan Panduan Kebijakan Tata Kelola merupakan salah satu upaya penting yang dilakukan di tahun 2009.
• Komite Audit telah bekerja dengan baik dalam meningkatkan kualitas pengawasan dan memberikan masukan bagi sistem-sistem pengendalian dan audit internal Perusahaan.
• Penyempurnaan pada Piagam Dewan Komisaris telah dilakukan untuk meningkatkan standar profesionalisme dalam penerapan GCG.
• Komite Manajemen Risiko membantu dalam mengelola profil risiko Perusahaan secara keseluruhan. Laporan risiko operasional bulanan dan laporan risiko non-operasional triwulanan membantu mengambil tindakan langsung guna mengatasi parameter Risiko Harga Batubara, yang sedikit mengalami kenaikan di tahun 2009 sehubungan dengan ketidakpastian perekonomian global.
• Komite Manajemen Risiko Komoditas melalui aktivitasnya dalam memantau fluktuasi pasar batubara dan minyak bumi serta memberikan analisa dan arahan untuk pengelolaan risiko telah membantu meminimalkan fluktuasi terhadap biaya dan pendapatan Perusahaan. • Sementara itu, departemen Quality, Safety & Environment
(QSE) telah berperan banyak dalam mengembangkan praktik penambangan yang berkelanjutan serta dalam penyusunan Dokumen Penutupan Tambang dan Reklamasi sesuai peraturan yang ada.
Dewan Komisaris juga terus memantau keterlibatan ITM dengan pemegang kepentingan eksternal di Indonesia sebagai pelaksanaan aspek tanggung jawab sosial perusahaan. Di tahun 2009, ITM melanjutkan strategi kolaborasi dalam interaksinya dengan komunitas di sekitar lokasi tambang. Perusahaan telah membentuk struktur Forum Konsultatif Masyarakat (FKM) di tiap lokasi penambangan, terdiri dari wakil-wakil masyarakat dan unsur pemerintah setempat serta staf Pengembangan Masyarakat ITM, untuk memaksimalkan dukungan Perusahaan terhadap pemenuhan kebutuhan tiap komunitas yang bersangkutan. ITM membuka lebih banyak kesempatan bagi pemuda-pemudi setempat untuk memperoleh pelatihan kewirausahaan dan kursus-kursus keterampilan praktis.
Inisiatif lainnya difokuskan pada bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan. Dalam bidang pendidikan, aktivitas yang dilakukan meliputi:
The BoC also pays particular attention to matters of Good Corporate Governance (GCG) and I am happy to see that considerable progress has been made in this area over the past year:
• The Good Corporate Governance, Nomination and Compensation Committee (GCGNC), in particular, plays a critical role in ensuring that principles of transparency, accountability, responsibility, fairness and independence permeate all aspects of the Company’s conduct. Dissemination of the Code of Conduct and Corporate Governance Policy in 2009 was an important step towards the broader adoption of these principles.
• The work of the Audit Committee has provided better oversight and input for our internal audit and controls systems.
• Improvements to the BoC Charter have enhanced the professionalism of our obligations to GCG.
• The Risk Management Committee has helped to manage our overall risk profile. Our monthly operational risk reports and quarterly non-operational risk reports have helped to make immediate steps to address the Coal Price Risk parameter, which edged up slightly in 2009 due to global economic uncertainty.
• The Commodity Risk Management Committee which monitors fluctuations in the coal and petroleum markets, providing analysis and risk management advice has helped to protect the Company against income and cost volatility during the year.
• Meanwhile our Quality, Safety and Environment (QSE) Department has played a key role in formulating sustainable mining practices and in developing mine closure and reclamation procedures in full compliance with Indonesian regulations.
The BoC also monitors ITM’s relationships with external stakeholders and the Company’s conduct as a responsible corporate citizen in Indonesia. In 2009, ITM continued to use a collaborative approach to communicate with the communities surrounding its mines. Community Consultative Committees (CCC) comprising local community representatives, officials from local government and ITM’s community development staff have been established at each mine site to assess needs and optimise our support. Our activities provided opportunities for young people to get training in vocational skills and entrepreneurship.
Other initiatives that we focused on were education and health care. In the area of education key activities have included:
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
• Tambang untuk Anak: program buku bacaan untuk mengedukasi murid-murid Sekolah Dasar tentang penambangan batubara, mulai dari pembentukan batubara, jenis-jenis batubara, penggunaan batubara, proses penambangan dan transportasi batubara, rehabilitasi tambang, dan pengembangan masyarakat di sekitar tambang.
• Program Volunter Aksi: memberikan dukungan dan pengetahuan pendidikan kepada para relawan yang membantu pendidikan bagi anak-anak tidak mampu di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
• Program Cerdas Ajar: ditujukan untuk meningkatkan kualitas guru-guru Sekolah Dasar melalui ajang berbagi pengalaman serta pengetahuan teknik-teknik mengajar dari narasumber ahli.
Perkenankan saya dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada Direksi atas upaya yang konsisten dan sungguh-sungguh sepanjang tahun 2009 menuju tercapainya visi dan misi Perusahaan, serta atas langkah-langkah efektif yang dilakukan dalam menjalankan strategi usaha ITM yang telah ditetapkan.
Bapak Jeffrey Mulyono telah mengundurkan diri dari jajaran Dewan Komisaris, dan kami mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini. Sekaligus, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ibrahim Yusuf dengan pengalamannya yang luas guna terus memperkuat kinerja Dewan Komisaris. Dewan Komisaris juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rudijanto Boentoro yang telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Perusahaan, dan selamat datang kepada Bapak Mahyudin Lubis yang bergabung dengan jajaran Direksi pada April 2009.
Dewan Komisaris juga ingin berterima kasih kepada seluruh pemegang saham atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Perusahaan. Kami sangat menghargai kerja sama yang baik dari seluruh pemasok dan mitra kerja lain yang telah berperan dalam sukses Perusahaan. Terima kasih kepada Pemerintah dan otoritas di semua tingkatan serta para pemangku kepentingan lainnya, dan kami berharap keberhasilan kami dapat berkontribusi bagi kepentingan seluruh masyarakat. Terakhir, kepada seluruh jajaran karyawan di lingkungan ITM dan anak-anak perusahaannya, Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas hasil kerja nyata yang dapat menjadi kebanggaan kita semua.
• Mining For Children: a story-telling program to provide elementary school children with basic knowledge about coal mining ranging from coal formation, types of coal, the uses of coal, the mining process, transportation, rehabilitation programs and community development. • Volunteer Action Program: initiated to provide support
and knowledge of education-related volunteers and to enhance the quality of education for underprivileged children in Jakarta and its surrounding areas.
• Smart Teaching Program: established to increase and stimulate elementary school teachers’ creativity through sharing teaching experiences and learning new teaching techniques from reputable guest speakers.
After such a successful year, I would like to take this opportunity to thank the BoD for their consistent and dedicated hard work throughout 2009 in pursuing the Company’s vision and mission and in the effective implementation of ITM’s strategy.
With sadness at his departure from the BoC and best wishes for the future, I would also like to thank Mr. Jeffrey Mulyono for his service with the Company. Likewise, I would like to thank Mr. Rudijanto Boentoro who recently left the BoD. In addition, I would like to extend a warm welcome to Mr. Ibrahim Yusuf, who joined the BoC and to Mr. Mahyudin Lubis who joined the BoD in April 2009.
I also wish to thank all shareholders for their trust in the Company and hope that this confidence will continue. For suppliers and business partners, we truly appreciate all the cooperative efforts that went into creating this year’s success. For Governments at all levels and all other stakeholders, we hope that we have lived up to your expectations and our mission to contribute to society. Finally, to all employees within ITM and its subsidiaries, the BoC would like to say a special thank you for your praiseworthy and strenuous efforts over the past few years. You should feel proud of what you have achieved.
Tentang Perusahaan About the Company | Laporan Komisaris Utama Report from the President Commissioner
Hormat kami, Yours Sincerely,
Sutoyo (Sutejo), SH, MH Komisaris Utama
Tentang Perusahaan About the Company
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t
Laporan Direktur Utama
Report from the President Director
…indikasi yang meyakinkan bahwa kami berada
di jalur yang tepat.
… a strong measure of confidence that we are on the right course.
ITM’s performance was commendable in all key areas in 2009. Earnings were up by 43% thanks to higher production better mine management and effective cost control measures and lower fuel prices. The safety record was good and new governance procedures were successfully implemented. With a professional and efficient operating framework now firmly in place, the completion of the Bontang Coal Terminal (BoCT) expansion imminent, and a strong balance sheet, ITM is well positioned for future growth.
Pada tahun 2009, ITM mencatat kinerja yang baik di seluruh aspek utama bisnisnya. Pencapaian laba meningkat sebesar 43%, ditunjang oleh peningkatan produksi batubara, perbaikan operasional penambangan, dan penurunan harga bahan bakar. Kinerja keselamatan kerja baik, sementara berbagai prosedur baru telah diterapkan guna meningkatkan kualitas tata kelola. Dengan telah terbentuknya kerangka operasional yang efisien dan profesional, proyek perluasan kapasitas Bontang Coal Terminal (BoCT) yang telah memasuki tahap penyelesaian akhir, serta posisi keuangan yang kokoh, ITM berada pada posisi yang lebih baik untuk meraih pertumbuhan ke depan.
Somyot Ruchirawat Direktur Utama President Director
Lapor an Tahunan 2009 Ann ual Rep or t FINANCIAL PERFORMANCE IN 2009
ITM delivered a strong financial result in 2009, with an increase in Net Profit After Tax of 43% versus 2008 to US$336 million. On a per share basis this was equivalent to EPS1 growth from
US$21 cents in 2008 to US$30 cents per share in 2009. The earnings performance was driven ultimately by higher coal output and cost efficiencies generating increased revenues and higher margins.
While in 2009, ITM booked foreign exchange gains compared to losses in the previous year, the main factor boosting earnings was the substantial rise in EBITDA2 from US$388
million to US$492 million, in turn a function of higher sales, increased gross profit margin (38% versus 36% in 2008) and tighter SG&A3. ITM’s net sales grew 15% from US$1,317 million
to US$1,508 million in 2009 due to 18% increase in sales volume from 17.8 mt to 21.0 mt – and in spite of a fall in the average selling price from US$73.9 to US$71.5 per tonne.
At year end, ITM still has a strong balance sheet with total assets of US$1,199 million and a substantial net cash position (after all interest-bearing debt). ITM can easily fund its planned capital expenditure from its cash - and is in a position, if necessary, to gear up to take advantage of any major new acquisition opportunities. While ITM will continue to be cautious in our evaluation and analysis of investment, merger and acquisition ideas, ITM will continue to be pro-active and will not hesitate to seize any opportunities where we believe we can create value and deliver superior returns to our shareholders.
COAL SALES IN 2009
Sales volume of coal to North-East Asia represented just over half of all sales in 2009 (54%) comprising 4.2 mt to Japan, 4.0 mt to China, 2.6 mt to Taiwan and 0.6 mt to Korea. Coal sales to South-East Asia accounted for 29% of total sales including 2.0 mt to Thailand, 1.8 mt to the Philippines, 1.3 mt to Indonesia and 0.9 mt to Malaysia. The remaining were sold to customers in India (2.2 mt) and Italy (1.4 mt). ITM continues to benefit from a strong marketing team and the ability to blend coals from several different pits and site operations. On average around three quarters of ITM’s coals are blended before delivery to customers, ensuring that we meet customer specifications and maximise pricing.
1 Earnings per share
2 Earnings before interest, tax, depreciation and amortisation
KINERJA KEUANGAN 2009
ITM membukukan kinerja keuangan yang solid pada tahun 2009, dengan Laba Bersih Setelah Pajak meningkat sebesar 43% dibandingkan tahun 2008, menjadi sebesar US$336 juta. Ini adalah ekuivalen dengan laba per lembar saham sebesar US$30 sen, dibandingkan US$21 sen di tahun 2008. Kinerja profitabilitas tersebut merupakan hasil dari kenaikan produksi batubara dan perbaikan efisiensi biaya yang berdampak pada peningkatan pendapatan maupun marjin usaha.
Tahun 2009, ITM juga membukukan laba selisih kurs, dibandingkan rugi yang dicatat pada pos tersebut tahun 2008. Namun demikian, kontributor terbesar terhadap kenaikan laba adalah pertumbuhan Laba Sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi & Amortisasi (EBITDA) dari US$388 juta menjadi US$492 juta, didorong oleh kenaikan penjualan, perbaikan marjin laba kotor (dari 36% di 2008 menjadi 38%) dan terkendalinya biaya-biaya penjualan, umum dan administrasi. Penjualan bersih tercatat tumbuh 15% dari US$1.317 juta menjadi US$1.508 juta di tahun 2009 seiring dengan kenaikan 18% pada volume penjualan batubara dari 17,8 juta ton menjadi 21,0 juta ton, sekalipun harga jual rata-rata turun dari US$73,9 menjadi US$71,5 per ton. Di akhir tahun, total aktiva tercatat sebesar US$1.199 juta, termasuk posisi kas bersih yang substansial (setelah dikurangi seluruh hutang terbeban bunga). Dengan demikian, ITM akan dapat mendanai rencana-rencana pembelanjaan barang modal dari arus kas internal, dan berada pada posisi yang baik untuk mengambil hutang baru – apabila diperlukan – guna memanfaatkan peluang ekspansi melalui akuisisi. Sementara ITM tetap berhati-hati dalam mengevaluasi dan menganalisa rencana-rencana investasi, merger dan akuisisi, ITM akan secara pro-aktif dan tanpa ragu menangkap peluang yang ada apabila diyakini dapat meningkatkan nilai dan hasil bagi pemegang saham.
PENJUALAN BATUBARA 2009
Volume penjualan batubara ke pasar Asia Timur Laut mengkontribusikan lebih dari setengah (54%) total penjualan di 2009, yaitu Jepang (4,2 juta ton), Cina (4,0 juta ton), Taiwan (2,6 juta ton) dan Korea (0,6 juta ton). Penjualan ke pasar Asia Tenggara mengkontribusikan 29% dari total penjualan, yaitu ke Thailand (2,0 juta ton), Filipina (1,8 juta ton), Indonesia (1,3 juta ton) dan Malaysia (0,9 juta ton), sedangkan selebihnya terutama adalah penjualan ke India (2,2 juta ton) dan Italia (1,4 juta ton). ITM memiliki keunggulan di aspek kemampuan pemasaran maupun dari produk-produk batubara campuran dari berbagai lokasi tambang. Secara rata-rata, sekitar tiga perempat dari seluruh pengapalan ke pelanggan adalah batubara campuran, sehingga ITM dapat lebih memenuhi spesifikasi pelanggan dan sekaligus memiliki strategi harga yang lebih